:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264290/original/089610500_1782105361-6402086857478612764.jpeg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Kue Kochi merupakan jajanan pasar tradisional Indonesia yang dikenal dengan cita rasa manis dan tekstur lembut. Kue ini dibuat dari tepung ketan dengan isian unti kelapa, yaitu campuran kelapa parut dan gula merah, yang kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang.
Kue Kochi banyak ditemukan di berbagai daerah dan sering disajikan dalam acara adat, pernikahan, maupun perayaan sebagai simbol kebersamaan. Namun, salah satu tantangan dalam pembuatannya adalah menjaga tekstur agar tetap kenyal dan tidak mengeras setelah dingin.
Tekstur yang mengeras dapat mengurangi kenikmatan saat menyantapnya. Berikut resep dan tips penting untuk menghasilkan Kue Kochi yang tetap lembut dan kenyal meskipun sudah didinginkan, dirangkum Liputan6.com pada Senin (22/6/2026).
Resep Kue Kochi yang Kenyal dan Tidak Keras Setelah Dingin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264291/original/016132600_1782105362-17872369311049911123.jpeg)
Perbesar
Bahan Kulit:
- 150–250 gram tepung ketan berkualitas baik
- 50 gram tepung sagu atau tapioka
- 1/4 sendok teh garam
- 175–220 ml santan kental hangat
- 1 sendok teh air kapur sirih (opsional, untuk kekenyalan)
- Pasta pandan atau air suji secukupnya (opsional, untuk aroma dan warna)
Bahan Isian Kelapa (Unti Kelapa):
- 200 gram kelapa parut kasar
- 100–150 gram gula merah, disisir halus
- 150 ml air
- 1 lembar daun pandan
- 1/4 sendok teh garam
Alternatif Isian (Kacang Hijau):
- 200 gram kacang hijau kupas
- Santan secukupnya
- Gula merah dan gula pasir secukupnya
- 1/4 sendok teh garam
- Vanili bubuk secukupnya
Bahan Pembungkus:
- ±24 lembar daun pisang
- Sedikit minyak goreng (untuk olesan daun)
Cara Membuat Kue Kochi:
1. Membuat Isian:
Isian kelapa:
- Masak kelapa parut, gula merah, daun pandan, dan garam.
- Tambahkan air, aduk rata hingga meresap.
- Masak hingga air mengering dan isian menjadi lengket serta “punel”.
- Dinginkan, lalu bentuk bulatan kecil.
Isian kacang hijau (opsional):
- Rebus kacang hijau kupas ±20 menit hingga matang.
- Haluskan kacang hijau.
- Masak kembali bersama santan, gula, garam, dan vanili hingga kalis.
- Dinginkan, lalu bentuk bulatan kecil.
2. Membuat Adonan Kulit
- Campurkan tepung ketan, tepung sagu/tapioka, dan garam.
- Tuang santan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni.
- Uleni hingga adonan kalis, lembut, dan tidak lengket.
- Tambahkan air kapur sirih (opsional) untuk tekstur lebih kenyal.
- Tambahkan pasta pandan atau air suji jika ingin warna dan aroma khas.
3. Membentuk Kue Kochi
- Ambil sedikit adonan, pipihkan.
- Letakkan isian di tengah adonan.
- Tutup dan bulatkan hingga rapat, pastikan tidak ada celah.
- Olesi daun pisang dengan sedikit minyak.
- Bungkus adonan dengan daun pisang (bentuk kerucut atau prisma).
4. Proses Pengukusan
- Kukus Kue Kochi selama 15–20 menit dengan api sedang.
- Pastikan kukusan sudah panas sebelum memasukkan kue.
- Sesekali buka tutup kukusan agar uap tidak berlebihan.
- Angkat setelah matang dan biarkan hangat sebelum disajikan.
Tips agar Kue Kochi Kenyal dan Tidak Keras Setelah Dingin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4030791/original/015092000_1653291030-glass-bowl-flour-marble__1_.jpg)
Perbesar
Untuk menghasilkan Kue Kochi yang lembut dan tidak keras, gunakan tepung ketan yang masih segar agar teksturnya tetap baik. Santan yang digunakan juga harus kental supaya adonan menghasilkan kue yang lembut dan kenyal.
Selain itu, jangan mengukus kue terlalu lama karena dapat membuat teksturnya menjadi keras setelah dingin. Pastikan juga isian tidak terlalu basah agar kue tidak cepat basi dan tetap awet.
Setelah matang, Kue Kochi sebaiknya disimpan di suhu ruang atau dapat dihangatkan kembali sebelum disajikan jika diperlukan. Cara ini membantu menjaga kelembutan dan kekenyalan kue saat akan dinikmati.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Kue Kochi yang Kenyal
1. Kenapa Kue Kochi terasa keras setelah dingin?
Kue Kochi bisa menjadi keras karena adonan terlalu lama dikukus atau takaran cairannya kurang. Penggunaan tepung ketan yang terlalu banyak juga dapat memengaruhi teksturnya.
2. Bagaimana cara agar Kue Kochi tetap lembut dan kenyal?
Gunakan tepung ketan berkualitas baik dan tambahkan sedikit minyak atau margarin ke dalam adonan. Simpan Kue Kochi di wadah tertutup agar tidak cepat mengering.
3. Apakah isian Kue Kochi bisa diganti?
Isian Kue Kochi dapat diganti sesuai selera, seperti kacang hijau, cokelat, keju, atau selai kacang. Pastikan tekstur isian tidak terlalu cair agar mudah dibentuk.
4. Berapa lama Kue Kochi kukus dapat disimpan?
Kue Kochi kukus umumnya dapat bertahan 1-2 hari di suhu ruang dalam wadah tertutup. Jika disimpan di kulkas, teksturnya bisa menjadi lebih padat.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531181/original/062983900_1773551819-Gemini_Generated_Image_bklglbklglbklglb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2915243/original/077306300_1568812228-papaya-1707495_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516724/original/086331000_1772341976-turkish-chig-kofte-with-meat-herbs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553360/original/056092100_1775962626-Gemini_Generated_Image_kf79rdkf79rdkf79.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3543657/original/004020500_1629271438-international-2693231_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8265417/original/000938900_1782111548-62ab55f2-db71-4c0a-b46f-fa7769a01a7d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8265187/original/040597200_1782110940-8242eb1d-9a54-4997-b0c3-82a93c9ef141.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8267074/original/093991000_1782115695-cropped-54740ff8-6e7a-48e2-b07e-336c8ac0d0a9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264095/original/063888900_1782090529-jisoo_cartier.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264304/original/066601900_1782106287-ChatGPT_Image_Jun_22__2026__12_29_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264293/original/012492800_1782105583-1b39a4c7-a101-49a3-9e86-f5799109ba84.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264263/original/023498500_1782102862-e68315c0-cbdf-4172-ad1d-e357569f1860.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955618/original/053672600_1646713773-23668318_532698587081173_6400545287395344384_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264180/original/031002900_1782097431-cropped-4e8880fd-c3d3-40a6-ae74-5785edb94bd7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264270/original/037332700_1782103499-cropped-798547a3-aca6-4766-9e2d-559c5348bc79.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264084/original/076278000_1782085027-pangeran_william.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264144/original/017276400_1782096036-cropped-3bfed0a6-8041-436e-8ca1-b6ab15fd3513.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7329359/original/011414000_1780114159-Mie_AYam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264124/original/075932800_1782094862-cropped-45ffabf0-c83f-443d-8776-3c92ba6f14b9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264075/original/012933100_1782082121-marish-sharma-HxxRQ-S2dSY-unsplash.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511163/original/089854700_1771897892-Menggoreng_kacang_telur_kribo__Gemini_AI_.jpg)