:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516724/original/086331000_1772341976-turkish-chig-kofte-with-meat-herbs.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Indonesia, dengan kekayaan budaya dan rempah-rempah yang melimpah, telah lama dikenal sebagai surga kuliner yang memikat lidah. Di antara beragam hidangan lezatnya, olahan daging menempati posisi istimewa, menawarkan cita rasa yang kaya dan bumbu yang mendalam. Pengakuan global atas kelezatan ini datang dari platform ensiklopedia kuliner internasional, TasteAtlas, yang secara rutin merilis peringkat makanan tradisional berdasarkan ulasan pengguna, termasuk olahan daging terbaik di Indonesia versi TasteAtlas.
Peringkat yang disusun oleh TasteAtlas ini, meskipun bukan tolok ukur mutlak, seringkali menjadi referensi penting bagi wisatawan dan pencinta kuliner yang ingin menjelajahi hidangan khas suatu negara. Sistem pemeringkatan TasteAtlas didasarkan pada ribuan penilaian dan ulasan pengguna yang telah melalui proses verifikasi ketat. Penilaian ini memberikan gambaran menarik tentang hidangan mana yang paling dihargai secara global. Berikut informasi selengkapnya.
1. Sate Padang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2807219/original/095809200_1557990260-1.jpg)
Perbesar
Dari laman resminya, dengan rating 4.4, Sate Padang menduduki posisi teratas sebagai salah satu olahan daging terbaik di Indonesia versi TasteAtlas. Hidangan khas Sumatera Barat ini dikenal dengan kuah kental berwarna kuning yang kaya rempah, berbeda dari sate pada umumnya yang menggunakan saus kacang atau kecap manis.
Daging yang digunakan dalam Sate Padang biasanya adalah daging sapi, lidah sapi, atau jeroan seperti usus dan jantung. Potongan daging ini direbus dalam kaldu berbumbu hingga empuk sebelum dibakar di atas arang, menghasilkan aroma berasap dan lapisan karamel yang menggugah selera. Kuah kental keemasan dibuat dengan mengentalkan kaldu sisa rebusan daging menggunakan tepung beras, diperkaya dengan lengkuas, kunyit, ketumbar, jintan, serai, serta cabai.
Hidangan ini umumnya disajikan di atas daun pisang, ditemani ketupat atau lontong, dan ditaburi bawang goreng renyah. Sate Padang menjadi bukti kekayaan kuliner Minangkabau yang mendalam dalam penggunaan rempah.
2. Rendang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567194/original/007339900_1777269572-Rendang_frozen_minang.jpg)
Perbesar
Rendang, hidangan daging sapi asal masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat, meraih rating 4.3 dari TasteAtlas, menjadikannya salah satu olahan daging terbaik di Indonesia versi TasteAtlas yang paling diakui secara global. Hidangan ini terkenal karena kepedasannya dan prosedur memasak yang panjang, sering dibandingkan dengan kari India karena konsistensi dan rasanya yang unik.
Teori tentang asal-usul rendang mengklaim bahwa penggunaan rempah-rempah yang melimpah dan waktu memasak yang lama berfungsi untuk mengawetkan daging di iklim panas dan tropis seperti Indonesia. Proses memasak yang memakan waktu berjam-jam ini memungkinkan bumbu meresap sempurna ke dalam serat daging, menciptakan lapisan rasa yang kompleks dan mendalam. Rendang telah melampaui batas-batas Indonesia dan memiliki reputasi sebagai salah satu hidangan paling lezat di dunia.
3. Semur Daging
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6296677/original/040236100_1779171192-9d846c23-881a-4de4-ab42-fbd2ef37e93f.jpg)
Perbesar
Semur Daging adalah semur daging sapi Indonesia yang kaya rempah, dimasak perlahan dalam kecap manis dan rempah aromatik hingga daging menjadi sangat empuk. Berakar pada tradisi Jawa dan pengaruh Belanda, nama "semur" diyakini berasal dari kata Belanda "smoor" yang berarti "merebus". Semur Daging dibangun di sekitar rasa manis gelap kecap manis, dilapisi rempah hangat seperti pala, kayu manis, cengkeh, lada putih, bawang putih, bawang merah, dan terkadang jahe.
4. Nasi Gandul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2751403/original/056422200_1552562680-KMJ_1.jpg)
Perbesar
Dari kota Pati di Jawa Tengah, Nasi Gandul hadir dengan rating 3.9, menawarkan hidangan nasi beraroma kaya yang unik. Hidangan ini menampilkan nasi kukus yang disajikan dengan irisan daging sapi atau jeroan yang empuk dalam kuah santan tipis beraroma. Kuahnya biasanya diresapi dengan rempah-rempah seperti ketumbar, bawang putih, bawang merah, jintan, dan kayu manis.
Nasi Gandul sering disamakan dengan gulai versi yang lebih ringan atau rendang daging sapi yang lebih berkuah, dengan ciri khas keseimbangan antara elemen gurih, manis, dan krimi. Nama "gandul" yang berarti "menggantung" dalam bahasa Jawa, diyakini merujuk pada cara pedagang zaman dahulu membawa makanan mereka, digantung pada tiang bambu di bahu.
Hidangan ini disajikan di atas piring yang dilapisi daun pisang, yang tidak hanya memperkaya aroma tetapi juga memberikan daya tarik pedesaan yang autentik. Nasi Gandul menunjukkan keragaman kuliner daging Indonesia dari sudut pandang Jawa Tengah.
5. Dendeng Balado
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494313/original/062457800_1770283954-Dendeng_Daging_Sapi_Balado_Pedas.jpg)
Perbesar
Dendeng Balado, hidangan daging sapi pedas dari Sumatera Barat, meraih rating 3.7. Hidangan ini sangat terkait dengan masyarakat Minangkabau dan masakan mereka yang kaya cabai. Hidangan ini terdiri dari irisan tipis daging sapi kering atau goreng yang dilumuri sambal cabai pedas yang dikenal sebagai balado.
Kata "dendeng" mengacu pada daging sapi yang dimarinasi, dikeringkan di bawah sinar matahari, atau digoreng hingga renyah. Sementara itu, "balado" menunjukkan pasta cabai khas Sumatera Barat yang terbuat dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan air jeruk nipis, sering ditumis dalam minyak untuk mengintensifkan rasanya. Meskipun secara tradisional dibuat dengan daging sapi, variasi dendeng balado juga dapat mencakup ayam, hati, atau bahkan terong, namun versi daging sapi tetap yang paling ikonik.
6. Selat Solo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5399728/original/012585300_1761997005-Selat_Vien_s_Solo.jpg)
Perbesar
Dengan rating yang sama, 3.3, Selat Solo dan Semur Daging menunjukkan perpaduan kuliner yang menarik dengan jejak pengaruh kolonial. Selat Solo adalah hidangan daging sapi khas Jawa Tengah yang disajikan dalam kuah sedikit manis dan beraroma, ditemani sayuran. Nama "selat" berasal dari kata "salad" dari periode kolonial Belanda, meskipun hidangan ini tidak banyak menyerupai salad Barat.
Selat Solo terdiri dari daging sapi rebus, biasanya tenderloin, dalam saus tipis yang terbuat dari kecap manis, bawang putih, bawang merah, pala, cengkeh, dan lada hitam. Hidangan ini umumnya disajikan dengan sayuran rebus seperti wortel, buncis, dan kentang, baik direbus maupun digoreng.
7. Iga Senyet
Dua hidangan daging lainnya yang menunjukkan keragaman kuliner Indonesia adalah Iga Senyet dan Lapis Palaro, meskipun belum ada rating spesifik yang ditemukan di TasteAtlas untuk keduanya. Hidangan ini dikenal karena penggunaan iga sapi yang dimarinasi, dimasak perlahan, dan biasanya dipanggang atau digoreng sebelum disajikan dengan sambal dan nasi.
Nama "senyet" adalah istilah lokal yang menyiratkan penekanan atau penghancuran bahan, sering merujuk pada sambal yang menyertainya. Sambal dibuat dengan menggiling cabai, bawang merah, bawang putih, dan air jeruk nipis. Persiapan iga senyet melibatkan marinasi iga dalam campuran kecap manis, bawang putih, jahe, ketumbar, dan rempah lokal lainnya, kemudian dimasak hingga daging empuk.
8. Lapis Palaro
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5023249/original/041832400_1732611455-Lapis_Palaro.jpg)
Perbesar
Lapis Palaro, di sisi lain, adalah hidangan tradisional dari Kepulauan Maluku. Hidangan ini dibuat dengan kombinasi daging sapi, tepung maizena, minyak, dan pasta rempah yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, ketumbar, pala, jintan, cabai pedas, garam, dan gula. Daging sapi diiris tipis, dimasak dengan pasta rempah dan air hingga empuk, lalu digoreng.
Tepung maizena dicampur dengan sisa kaldu menjadi saus yang dibumbui dan dituangkan di atas irisan daging sapi goreng. Lapis Palaro adalah salah satu kuliner langka yang ada di Maluku, makanan ini menggunakan daging sapi sebagai bahan utamanya dan dicampur dengan berbagai macam bumbu rempah yang banyak tersedia di dataran Maluku, ragam rempah ini digunakan untuk meningkatkan cita rasa.
Daftar olahan daging terbaik di Indonesia versi TasteAtlas ini menunjukkan betapa kayanya tradisi kuliner Tanah Air. Mulai dari rendang, aneka sate, hingga hidangan rebusan seperti semur, setiap daerah menawarkan olahan daging dengan karakter rasa dan teknik memasak yang berbeda-beda.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa itu TasteAtlas dan bagaimana mereka menentukan "olahan daging terbaik di Indonesia"?
TasteAtlas adalah platform ensiklopedia kuliner internasional yang merilis peringkat makanan tradisional berdasarkan penilaian dan ulasan pengguna yang telah diverifikasi.
2. Hidangan daging apa yang menempati peringkat tertinggi dalam daftar ini?
Sate Padang memiliki rating 4.4, menjadikannya salah satu yang tertinggi dalam daftar ini.
Rendang memiliki rating 4.3 dan sering disebut sebagai salah satu hidangan paling lezat di dunia, bahkan diakui oleh CNN dan UNESCO sebagai warisan budaya takbenda karena rasa kompleks dan proses memasaknya yang panjang.
4. Apa ciri khas dari Nasi Gandul?
Nasi Gandul adalah hidangan nasi dari Pati, Jawa Tengah, yang disajikan dengan irisan daging sapi atau jeroan dalam kuah santan tipis beraroma rempah, sering disamakan dengan gulai yang lebih ringan.
5. Apakah semua hidangan daging yang disebutkan memiliki rating di TasteAtlas?
Tidak, beberapa hidangan seperti Iga Senyet dan Lapis Palaro belum memiliki rating spesifik yang ditemukan di TasteAtlas, meskipun deskripsi hidangannya tersedia.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531181/original/062983900_1773551819-Gemini_Generated_Image_bklglbklglbklglb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2915243/original/077306300_1568812228-papaya-1707495_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553360/original/056092100_1775962626-Gemini_Generated_Image_kf79rdkf79rdkf79.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3543657/original/004020500_1629271438-international-2693231_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8265417/original/000938900_1782111548-62ab55f2-db71-4c0a-b46f-fa7769a01a7d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8265187/original/040597200_1782110940-8242eb1d-9a54-4997-b0c3-82a93c9ef141.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8267074/original/093991000_1782115695-cropped-54740ff8-6e7a-48e2-b07e-336c8ac0d0a9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264095/original/063888900_1782090529-jisoo_cartier.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264304/original/066601900_1782106287-ChatGPT_Image_Jun_22__2026__12_29_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264293/original/012492800_1782105583-1b39a4c7-a101-49a3-9e86-f5799109ba84.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264290/original/089610500_1782105361-6402086857478612764.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264263/original/023498500_1782102862-e68315c0-cbdf-4172-ad1d-e357569f1860.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955618/original/053672600_1646713773-23668318_532698587081173_6400545287395344384_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264180/original/031002900_1782097431-cropped-4e8880fd-c3d3-40a6-ae74-5785edb94bd7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264270/original/037332700_1782103499-cropped-798547a3-aca6-4766-9e2d-559c5348bc79.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264084/original/076278000_1782085027-pangeran_william.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264144/original/017276400_1782096036-cropped-3bfed0a6-8041-436e-8ca1-b6ab15fd3513.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7329359/original/011414000_1780114159-Mie_AYam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264124/original/075932800_1782094862-cropped-45ffabf0-c83f-443d-8776-3c92ba6f14b9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264075/original/012933100_1782082121-marish-sharma-HxxRQ-S2dSY-unsplash.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511163/original/089854700_1771897892-Menggoreng_kacang_telur_kribo__Gemini_AI_.jpg)