- Tepung apa yang paling bagus ditambahkan agar gorengan renyah?
- Mengapa disarankan menggunakan air es saat membuat adonan?
- Apa fungsi teknik deep-frying dalam menggoreng?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Menikmati kudapan hangat di sore hari tentu kurang lengkap tanpa tekstur renyah yang menggoda selera. Namun, banyak orang sering mengeluhkan hasil gorengan yang hanya garing sesaat setelah diangkat, lalu berubah menjadi layu dan berminyak, sehingga penting untuk memahami cara membuat gorengan agar tidak cepat lembek melalui pemilihan bahan yang presisi.
Tekstur krispi yang konsisten sebenarnya merupakan hasil kolaborasi antara komposisi adonan yang tepat dan kontrol suhu minyak saat proses memasak. Dengan menerapkan teknik yang benar, gorengan buatan rumah bisa memiliki kualitas setara dengan camilan premium yang dijual di gerai profesional, tetap garing meski sudah didiamkan dalam waktu cukup lama.
Formulasi Adonan untuk Kerenyahan Maksimal
Kunci utama keberhasilan terletak pada jenis tepung yang digunakan. Tepung terigu protein sedang atau tinggi sebaiknya dikombinasikan dengan tepung beras atau tepung maizena. Tepung beras memberikan efek keras yang garing, sementara maizena memberikan tekstur renyah yang lebih ringan.
Selain itu, penggunaan cairan yang sangat dingin seperti air es atau air soda dingin sangat krusial. Air dingin menghambat pembentukan gluten yang berlebihan pada terigu, sehingga hasil akhirnya lebih renyah dan tidak alot.
Penambahan sedikit baking powder juga disarankan untuk menciptakan rongga udara kecil yang membuat gorengan terasa ringan saat digigit. Pastikan konsistensi adonan pas—tidak terlalu encer namun tidak terlalu padat, agar pelapis makanan tidak menjadi bantat.
- Tepung Terigu (Basis Utama): Gunakan 200 gram tepung terigu protein sedang atau tinggi sebagai kerangka utama adonan agar pelapis tetap kokoh.
- Tepung Beras (Efek Garing): Tambahkan 50-70 gram tepung beras. Rasio ini memberikan tekstur luar yang keras dan garing tahan lama.
- Tepung Maizena (Tekstur Ringan): Tambahkan 30 gram tepung maizena untuk memberikan sensasi renyah yang ringan dan mencegah gorengan menjadi terlalu keras.
- Cairan Dingin (Air Es/Soda): Gunakan sekitar 300-350 ml air es atau air soda yang sangat dingin. Tuangkan secara bertahap untuk mengontrol konsistensi agar tidak terlalu cair.
- Baking Powder (Rongga Udara): Masukkan ½ sendok teh baking powder untuk menciptakan tekstur yang airy (berongga) dan mekar saat terkena minyak panas.
- Garam dan Bumbu Bubuk: Tambahkan 1 sendok teh garam (atau sesuai selera). Gunakan bawang putih bubuk daripada ulekan basah agar tidak menambah kadar air pada adonan.
- Mentega Cair/Minyak (Opsi Tambahan): Tambahkan 1 sendok makan minyak goreng panas atau mentega cair ke dalam adonan untuk hasil yang lebih renyah meresap.
Teknik Menggoreng Deep-Frying dan Kontrol Suhu yang Presisi
Keberhasilan gorengan yang krispi sangat bergantung pada interaksi antara suhu minyak dan permukaan adonan. Metode deep-frying, yaitu merendam seluruh bagian makanan dalam minyak yang banyak, memastikan distribusi panas terjadi secara instan dan merata dari segala sisi. Hal ini menciptakan lapisan pelindung (crust) yang segera mengeras begitu adonan menyentuh minyak.
Pentingnya Suhu Ideal
Pastikan suhu minyak berada di rentang 175°C hingga 190°C. Jika Anda tidak memiliki termometer, tes dengan menjatuhkan sedikit adonan; jika adonan langsung naik ke permukaan dengan gelembung yang kuat, berarti minyak sudah siap. Memasukkan bahan saat minyak belum cukup panas akan menyebabkan pori-pori adonan terbuka dan menyedot minyak ke dalam, yang berujung pada gorengan berminyak dan cepat lembek.
Hindari Fenomena Overloading
Memasukkan terlalu banyak bahan sekaligus ke dalam wajan adalah kesalahan fatal. Setiap bahan yang masuk memiliki suhu ruang yang akan menurunkan suhu minyak secara drastis. Akibatnya, alih-alih tergoreng, makanan justru akan "terendam" dalam minyak hangat, merusak struktur renyah yang diinginkan. Gorenglah dalam porsi kecil secara bertahap agar suhu minyak tetap stabil dan uap air dari dalam makanan bisa menguap dengan sempurna tanpa terhalang potongan lainnya.
Mengelola Uap dan Sirkulasi Udara
Banyak orang menganggap tugas selesai saat gorengan diangkat, padahal tahap penirisan adalah momen krusial yang menentukan apakah gorengan akan bertahan renyah atau justru layu dalam hitungan menit. Musuh utama gorengan setelah matang bukanlah minyak, melainkan uap panasnya sendiri.
Gunakan Rak Kawat (Wire Rack)
Pindahkan gorengan yang baru matang ke atas rak kawat. Berbeda dengan piring yang dilapisi tisu, rak kawat memberikan ruang bagi udara untuk bergerak di bawah makanan. Jika menggunakan tisu dapur, minyak memang terserap, namun uap panas tetap terperangkap di bagian bawah gorengan, menciptakan kondensasi (embun) yang membuat lapisan bawah menjadi basah dan lembek.
Sirkulasi Udara 360 Derajat
Pastikan gorengan diletakkan dalam satu lapisan dan jangan ditumpuk. Penumpukan akan memerangkap kelembapan di sela-sela gorengan. Biarkan gorengan beristirahat hingga benar-benar dingin jika ingin disimpan. Jika Anda langsung menutup wadah saat gorengan masih hangat, uap air akan terjebak di dalam wadah dan merusak tekstur krispi dalam sekejap.
Cara Mengembalikan Kerenyahan Tanpa Menambah Minyak
Gorengan yang sudah dingin secara alami akan menyerap kelembapan dari udara sekitar (higroskopis), yang membuatnya kehilangan sensasi "kriuk". Namun, memanaskannya kembali dengan cara digoreng ulang dalam minyak panas hanya akan membuat makanan tersebut sangat berminyak dan berisiko gosong.
Pemanasan Kering (Dry Heat)
Gunakan oven atau air fryer sebagai solusi terbaik. Atur suhu pada level rendah hingga moderat, sekitar 120°C hingga 150°C. Suhu ini cukup kuat untuk menguapkan kembali kelembapan yang terserap tanpa merusak nutrisi atau rasa makanan.
Proses Re-Crisping
Masukkan gorengan selama 3 hingga 5 menit. Udara panas yang bersirkulasi di dalam perangkat tersebut akan menarik keluar kadar air dari lapisan kulit, sehingga struktur tepung kembali mengeras dan krispi. Hasilnya, gorengan akan terasa seperti baru saja diangkat dari wajan, tanpa ada tambahan lemak jenuh yang berlebihan.
FAQ Seputar Cara Membuat Gorengan Agar Tidak Cepat Lembek
1. Tepung apa yang paling bagus ditambahkan agar gorengan renyah?
Campurkan tepung beras atau tepung maizena ke dalam tepung terigu untuk mendapatkan tekstur garing yang lebih tahan lama.
2. Mengapa disarankan menggunakan air es saat membuat adonan?
Air es membantu meminimalkan pembentukan gluten sehingga hasil gorengan menjadi lebih krispi dan tidak mudah menyerap minyak.
3. Apa fungsi teknik deep-frying dalam menggoreng?
Teknik ini memastikan seluruh bagian makanan terendam minyak panas secara merata sehingga matang dengan sempurna dan teksturnya konsisten.
4. Mengapa gorengan tidak boleh langsung ditumpuk setelah matang?
Menumpuk gorengan menghambat sirkulasi udara dan memerangkap uap panas yang menyebabkan kelembapan kembali ke adonan sehingga cepat lembek.
5. Bagaimana cara memanaskan gorengan agar garing kembali?
Gunakan oven atau air fryer pada suhu rendah sekitar 120°C-150°C selama beberapa menit untuk menghilangkan kelembapan tanpa menambah minyak.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5305660/original/066526400_1754362936-WhatsApp_Image_2025-08-05_at_09.44.11_b0ff6b0d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525509/original/019743000_1773044217-bailu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525670/original/023012600_1773049049-unnamed__58_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507991/original/043705600_1771560319-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525658/original/035991800_1773048673-1000196587.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5010183/original/044021800_1731902914-2147897595.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525370/original/057157800_1773039384-rachel_tussey.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525501/original/077145200_1773043872-unnamed__38_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4053882/original/028824500_1655287700-pexels-rachel-claire-4846300.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5282504/original/050770900_1752477349-ChatGPT_Image_14_Jul_2025__14.10.16.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525081/original/035386400_1773031676-cropped-59cca8c8-ff8b-4a64-8ac6-b29d7045ef1e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525249/original/070008500_1773036080-unnamed__96_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525151/original/017355900_1773033207-Screenshot_2026-03-09_120600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525374/original/001777100_1773039594-Penandatanganan_MOU.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4831229/original/064688900_1715669949-resep-es-selendang-mayang-asli-betawi-yang-manis-dan-segar17-ezgif.com-webp-to-jpg-converter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525279/original/094113300_1773036888-jennie_paris1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525075/original/073274900_1773031012-cropped-7b3aedf6-0cd2-41ed-bae9-36259ada9155.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525216/original/067859300_1773034464-unnamed_-_2026-03-09T123321.159.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525027/original/062371300_1773028657-Gemini_Generated_Image_2kunjm2kunjm2kun.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479577/original/083090400_1768982126-Ilustrasi_Tahu_di_Dalam_Kulkas.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411071/original/027135000_1762998340-kue_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4246539/original/048015900_1669891197-lele-goreng-fried-catfish-is-traditional-indonesian-culinary-food-catfish-chilli-tomato-paste-popular-street-food-called-pecel-lele-lamongan-penyetan-lele_511235-5145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2763703/original/047402500_1553768492-KETOPRAK_KARET_TENGSIN_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407992/original/099247800_1762760314-r-eris-i5XurHSjE1M-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428558/original/097011800_1764549830-SnapInsta.to_588298374_18542978182059174_8357170256040915428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4832484/original/048879500_1715759424-Lotek-Bandung-Sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)