Liputan6.com, Jakarta - Es Tape Ketan Hitam merupakan salah satu minuman tradisional Indonesia yang dikenal akan kesegarannya, terutama saat dinikmati di tengah cuaca panas. Minuman ini menawarkan perpaduan rasa manis dan sedikit asam yang khas, berkat bahan utamanya, yaitu tape ketan hitam yang telah melalui proses fermentasi. Selain menyegarkan, tape ketan hitam juga kaya akan probiotik yang bermanfaat bagi pencernaan.
Bahan dasar minuman ini adalah beras ketan hitam yang difermentasi, menghasilkan tekstur yang lembut dan rasa manis alami. Proses fermentasi ini tidak hanya menciptakan cita rasa unik, tetapi juga memberikan aroma sedap yang menjadi daya tarik tersendiri bagi Es Tape Ketan Hitam.
Fleksibilitas dalam penyajian membuat Es Tape Ketan Hitam dapat dinikmati dalam berbagai variasi, mulai dari resep sederhana hingga kreasi yang lebih kaya rasa, termasuk ciri khas Es Tape Ketan Hitam Malang yang legendaris. Berikut simak ulasan selengkapnya, dirnagkum oleh Liputan6.com dari berbagain sumber pada Senin (15/6/2026).
Bahan-bahan Es Tape Ketan Hitam
Bahan utama yang dibutuhkan untuk membuat Es Tape Ketan Hitam meliputi:
- Tape Ketan Hitam: Ini adalah bahan dasar yang memberikan rasa manis dan sedikit asam. Pastikan tape dalam keadaan segar agar rasa fermentasi tidak terlalu tajam.
- Santan Kental: Memberikan sensasi gurih dan lembut pada minuman. Beberapa resep juga menggunakan susu evaporasi sebagai alternatif.
- Gula Merah atau Gula Pasir: Digunakan untuk menambah rasa manis. Gula aren juga bisa digunakan untuk rasa manis yang lebih mendalam.
- Es Serut atau Es Batu: Untuk memberikan sensasi dingin dan menyegarkan.
- Air: Digunakan untuk melarutkan gula dan sebagai bagian dari kuah.
Bahan pelengkap opsional untuk menambah cita rasa dan tekstur:
- Daun Pandan: Untuk menambah aroma khas pada kuah santan atau gula.
- Susu Kental Manis: Dapat ditambahkan untuk sensasi creamy dan manis.
- Bubur Mutiara: Sebagai tambahan tekstur yang kenyal.
- Sirup (Cocopandan/Frambozen/Vanili): Untuk menambah rasa dan warna.
- Daging Kelapa Muda: Memberikan kesegaran dan tekstur.
- Biji Delima: Untuk tambahan warna dan tekstur.
- Roti Tawar: Sering disajikan sebagai pelengkap, terutama pada Es Tape Ketan Hitam khas Malang.
- Nata de Coco atau Jelly: Untuk variasi tekstur yang menyenangkan.
- Buah-buahan (misalnya leci, nangka): Untuk menambah kesegaran dan aroma alami.
- Cendol Merah: Ciri khas Es Tape Ketan Hitam Malang.
- Keju: Untuk kombinasi rasa gurih dan legit.
- Saus Cokelat atau Susu Kental Manis Cokelat: Sebagai topping untuk penggemar cokelat.
- Bubble Mutiara: Untuk tekstur yang lebih modern.
Cara Membuat Tape Ketan Hitam (Fermentasi)
Karena tape ketan hitam adalah bahan utama, penting untuk mengetahui cara membuatnya:
- Persiapan Beras Ketan: Cuci bersih beras ketan hitam. Rendam beras ketan hitam selama minimal 3 jam, idealnya 3 hingga 12 jam, atau bahkan semalam. Perendaman yang cukup lama penting untuk hasil yang maksimal.
- Pengukusan: Kukus beras ketan hingga matang, biasanya membutuhkan waktu sekitar 30-40 menit. Beberapa resep menyarankan untuk mengukus ketan bersama daun pandan untuk aroma.
- Pendinginan: Setelah matang, angkat dan dinginkan ketan hingga benar-benar mencapai suhu ruang. Pastikan ketan benar-benar dingin sebelum diberi ragi.
- Pemberian Ragi: Haluskan ragi tape (sekitar 7,5-10 gram untuk 400 gram beras ketan). Taburi ragi tape secara merata di atas ketan yang sudah dingin, lalu aduk perlahan agar ragi tercampur sempurna. Penting untuk tidak menggunakan terlalu banyak ragi karena bisa membuat tape pahit.
- Fermentasi: Simpan beras ketan yang sudah diberi ragi dalam wadah tertutup rapat. Diamkan selama 2-3 hari pada suhu ruang. Pada hari kedua, tape sudah manis, dan pada hari ketiga akan lebih legit. Tape ketan yang berhasil ditandai dengan aroma sedap dan rasa manis.
Cara Meracik Es Tape Ketan Hitam
Ada beberapa variasi cara meracik Es Tape Ketan Hitam, tergantung pada bahan pelengkap yang digunakan:
Metode Sederhana (dengan Susu Kental Manis)
- Siapkan Bahan: Masak bubur mutiara hingga matang sesuai petunjuk kemasan, lalu dinginkan.
- Campurkan: Campurkan tape ketan hitam, bubur mutiara, susu kental manis, sirup (misalnya cocopandan/frambozen), dan air es secukupnya. Aduk rata.
- Sajikan: Tuang ke dalam gelas, tambahkan es batu, dan beri sedikit susu kental manis di atasnya sebagai topping.
Metode dengan Kuah Santan
- Siapkan Kuah Santan: Cairkan gula merah dengan sedikit air dan rebus bersama daun pandan untuk menambah aroma. Atau, campurkan santan, gula, tepung maizena, dan garam, lalu aduk hingga rata dan mendidih.
- Dinginkan Kuah: Biarkan kuah santan dingin.
- Penyajian: Siapkan gelas saji. Masukkan tape ketan hitam ke dasar gelas. Tambahkan bahan pelengkap seperti cendol merah, daging kelapa muda, atau biji delima.
- Tuang Kuah dan Sirup: Tuangkan sirup (misalnya frambozen) secukupnya, lalu siram dengan kuah santan dingin yang sudah dicampur es batu.
- Tambahkan Topping: Beri topping susu kental manis putih di atasnya untuk menambah kekayaan rasa. Jika menggunakan roti tawar, siram permukaannya dengan sirup frambozen dan letakkan di atas gelas.
Metode Es Loly Tape Ketan Hitam
- Campurkan Bahan: Tuang tape ketan hitam ke dalam panci. Tambahkan susu, santan, gula pasir, tepung maizena, dan garam.
- Masak: Aduk hingga rata dan mendidih.
- Saring (Opsional): Pisahkan antara kuah dan tape ketan hitam dengan disaring.
- Cetak: Masukkan tape ke dalam cetakan es loly, kemudian diikuti kuahnya hingga penuh.
- Bekukan: Simpan di freezer hingga setengah beku, lalu tambahkan stik es di tengahnya. Dinginkan hingga beku sempurna.
Tips Tambahan
Membuat Es Tape Ketan Hitam yang manis dan menyegarkan dimulai dari proses persiapan bahan baku yang higienis dan terencana. Langkah awal yang krusial adalah merendam beras ketan hitam berkualitas minimal selama tiga jam sebelum dikukus untuk mendapatkan tekstur yang sempurna. Selama proses pembuatan tape, menjaga kebersihan alat dan bahan adalah kunci utama guna memastikan proses fermentasi berjalan dengan baik. Waktu fermentasi yang ideal berkisar antara dua hingga tiga hari pada suhu ruang; di mana pada hari kedua tape mulai terasa manis, dan pada hari ketiga teksturnya akan menjadi lebih legit dengan keseimbangan rasa manis dan asam yang pas tanpa menjadi terlalu basi.
Setelah tape ketan hitam matang dengan kualitas optimal, Anda bisa berkreasi dengan perpaduan rasa dan aroma untuk meningkatkan kelezatannya. Untuk memberikan rasa manis yang lebih mendalam dan kaya, penggunaan gula aren sangat direkomendasikan. Selain itu, Anda bisa menambahkan daun pandan saat merebus sirup gula atau kuah santan demi menghadirkan aroma khas yang menggugah selera. Jika Anda menyukai sensasi rasa yang lebih gurih dan creamy, menambahkan sedikit santan atau susu kental manis ke dalam racikan es akan menjadi kombinasi yang sangat memanjakan lidah.
Terakhir, kunci dari kesegaran es tape ketan hitam ini terletak pada cara dan waktu penyajiannya. Hidangan ini paling nikmat jika disajikan segera setelah semua bahan diracik bersama es batu, sehingga rasa dingin dan segarnya langsung terasa di setiap seruputan. Perpaduan antara tape yang legit, kuah yang manis aromatik, serta sensasi dingin yang instan membuat es tape ketan hitam ini menjadi pilihan takjil atau pencuci mulut yang sempurna untuk melepaskan dahaga di hari yang terik.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
Apa beda es tape ketan hitam Malang dengan es tape biasa?
Es Tape Ketan Hitam Malang menggunakan santan cair, ditambah cendol merah, serta disajikan dengan roti tawar yang disiram sirup frambozen di atas gelas. Ini adalah ciri khas Es Santan 68 Pak No yang membedakannya.
Berapa lama fermentasi tape ketan hitam yang ideal?
Fermentasi tape ketan hitam yang ideal adalah 2-3 hari pada suhu ruang. Pada hari kedua, tape sudah manis, dan pada hari ketiga akan lebih legit dengan aroma sedap.
Mengapa penting mendinginkan ketan sebelum diberi ragi?
Mendinginkan ketan hingga suhu ruang sebelum diberi ragi sangat penting karena jika ketan masih hangat, fermentasi bisa gagal atau tape yang dihasilkan menjadi asam.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2848016/original/082077400_1562644407-people-2604321_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259838/original/028621500_1781515096-000_B6Y99N6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259881/original/054877500_1781517542-HL_es.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259168/original/031539500_1781489464-WhatsApp_Image_2026-06-14_at_18.20.41.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517018/original/068010400_1772377610-soto_daging_sapi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259731/original/052187500_1781511098-woonyoung_ive.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257586/original/042369100_1781248916-Screenshot_2026-06-12_141445.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259566/original/041735700_1781506902-Screenshot_2026-06-15_140021.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259507/original/065984200_1781503699-9755e913-25fe-4470-a3f1-b2c11e6d7fc3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259438/original/031216400_1781500993-cropped-d28e5211-82f2-4937-bab2-1771ad6e5475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2946399/original/015925100_1571738624-20191022-Waspada_-Cuaca-Jakarta-Memanas-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2812380/original/060751900_1558493098-Otak-otak_ikan__742_x_411_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7594303/original/047691500_1780377312-Puding_Roti_Kopi_Kukus_Sederhana_dari_Roti_Tawar_Sisa_Enak_dan_Lembut.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/904850/original/047884900_1434657936-Es_Goyobod.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259313/original/079503100_1781495732-Gemini_Generated_Image_mxccbtmxccbtmxcc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259159/original/043331500_1781487728-bungee_jumping.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257888/original/069993100_1781261219-Depositphotos_33843281_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259142/original/037412800_1781485520-panda_rio.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508830/original/006980600_1771618006-IMG-20260221-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508582/original/075041300_1771579697-ChatGPT_Image_20_Feb_2026__16.27.27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)