Liputan6.com, Jakarta Bakso merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang begitu populer di berbagai kalangan. Sajian ini identik dengan bola daging yang disiram kuah gurih panas, sehingga cocok disantap kapan saja, baik siang maupun malam. Tidak hanya menggunakan daging sapi, bakso juga bisa dibuat dari daging ayam yang lebih ringan dan tetap nikmat. Kuah bakso ayam yang bening dan gurih menjadi salah satu kunci kelezatan sajian ini.
Menurut TasteAtlas, bakso termasuk dalam jajaran kuliner populer Indonesia yang sering disajikan dengan kuah kaldu panas, mi, bihun, sayuran, hingga sambal untuk menambah cita rasa. Variasi bakso pun beragam, mulai dari daging sapi, ikan, hingga ayam. Dari semua variasi tersebut, bakso ayam dikenal lebih ringan, rendah lemak, dan tetap memberikan sensasi hangat gurih yang memanjakan lidah.
Kelezatan bakso ayam tidak hanya ditentukan oleh kualitas dagingnya, tetapi juga pada kuah yang digunakan. Kuah bakso ayam harus memiliki cita rasa gurih, segar, dan aromatik agar mampu melengkapi bakso yang disantap. Untuk itu, penting mengetahui bumbu kuah bakso ayam yang tepat serta cara menyimpannya agar tetap aman dan berkualitas meskipun dibuat dalam jumlah banyak. Berikut Ulasan Liputan6.com, Jumat (29/8/2025).
Resep Bumbu Kuah Bakso Ayam
Resep kuah bakso ayam berikut diambil dari buku "Bakso Sehat, Tahan Simpan & Tanpa Pengawet" karya J. Edward (2016) terbitan Demedia. Bahan dan cara pembuatannya sederhana, namun hasilnya gurih dan sedap, cocok untuk mendampingi bakso ayam buatan rumah.
Bahan-bahan:
- 1.500 ml air
- 250 gram tulang ayam atau kaki ayam
- ½ butir bawang bombai
- 1 batang seledri (simpulkan)
- ½ buah wortel (potong-potong)
- 2 lembar daun salam
- 2 siung bawang putih (memarkan)
- 1 cm jahe (memarkan)
- 1 sdt merica butir
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
Cara Membuat:
- Masukkan semua bahan ke dalam panci, lalu tambahkan air.
- Masak dengan api kecil hingga air kaldu ayam menyusut dan tersisa sekitar 1 liter.
- Angkat dari kompor, saring kuah, lalu koreksi rasa.
- Didihkan kembali sebelum disajikan.
- Kuah siap disantap bersama bakso ayam, mi, dan pelengkap lainnya.
Resep ini menghasilkan kuah kaldu ayam yang bening dengan aroma bawang, seledri, serta jahe yang menyegarkan. Wortel dan bawang bombai menambah kedalaman rasa sehingga kuah terasa lebih manis alami.
Cara Menyimpan Kuah Bakso Ayam
Sering kali kita membuat kuah bakso dalam jumlah banyak, sehingga perlu disimpan untuk dikonsumsi kemudian. Menurut The Spruce Eats, ada beberapa metode penyimpanan kuah atau sup yang aman agar tetap berkualitas dan tidak mudah basi.
1. Menyimpan di Kulkas
Jika kuah akan dikonsumsi dalam waktu dekat (1–3 hari), simpan dalam wadah kedap udara dan masukkan ke kulkas maksimal 2 jam setelah dimasak. Pastikan kuah sudah agak dingin sebelum ditutup rapat.
2. Menyimpan di Freezer
Untuk penyimpanan jangka panjang, kuah bakso ayam bisa dibekukan hingga 2–3 bulan. Gunakan wadah freezer-safe atau kantong plastik khusus makanan. Usahakan tidak mengisi wadah terlalu penuh agar tidak pecah saat membeku. Saat akan digunakan kembali, cairkan di lemari es semalaman lalu didihkan sebelum disajikan.
3. Metode Pengalengan (Canning)
Bagi yang ingin menyimpan kuah dalam jangka lebih lama, metode pengalengan bisa digunakan. Namun, ini membutuhkan peralatan khusus seperti pressure canner dan harus mengikuti resep yang sudah teruji untuk keamanan pangan. Kuah yang disimpan dengan metode ini bisa bertahan hingga 1 tahun.
Dengan penyimpanan yang tepat, kuah bakso ayam tidak hanya tahan lebih lama, tetapi juga tetap aman dikonsumsi dengan rasa yang tetap lezat.
FAQ Seputar Bakso Ayam
1. Apa bedanya bakso ayam dengan bakso sapi?
Bakso ayam memiliki tekstur lebih lembut dan rasa lebih ringan dibandingkan bakso sapi. Kandungan lemaknya juga lebih rendah, sehingga lebih cocok untuk yang ingin hidangan sehat.
2. Apakah kuah bakso ayam harus selalu menggunakan tulang ayam?
Tidak harus, tetapi tulang ayam atau kaki ayam memberikan cita rasa kaldu yang lebih gurih dan mendalam dibandingkan hanya menggunakan daging.
3. Bisakah kuah bakso ayam disimpan lebih dari tiga hari di kulkas?
Tidak disarankan. Setelah tiga hari, kualitas dan keamanan kuah bisa menurun. Sebaiknya simpan di freezer jika ingin lebih lama.
4. Bagaimana cara agar kuah bakso ayam tetap bening dan tidak keruh?
Gunakan api kecil saat merebus dan jangan sering diaduk. Saring kuah setelah selesai direbus agar kotoran dan lemak terpisah.
5. Apakah kuah bakso ayam bisa dibekukan bersama baksonya?
Bisa, tetapi lebih baik menyimpannya terpisah. Kuah disimpan dalam wadah kedap udara, sedangkan bakso dibekukan dalam plastik terpisah agar teksturnya tetap kenyal saat dipanaskan kembali.
Sumber Rujukan:
- TasteAtlas. “Bakso.” tasteatlas.com
- J. Edward. Bakso Sehat, Tahan Simpan & Tanpa Pengawet. Demedia, 2016.
- The Spruce Eats. “You’ve Made the Big Batch of Soup or Stew, but Now How Do You Store It?” thespruceeats.com