7 Tips Kue Kering Kastengel Gurih Renyah, Kudapan Favorit Lebaran dan Natal

3 weeks ago 60

Liputan6.com, Jakarta - Aroma keju yang keluar dari oven selalu menghadirkan kenangan hangat di dapur rumah. Kastengel bukan sekadar kue kering, melainkan simbol kebersamaan yang hampir selalu hadir di meja tamu saat Lebaran, Natal, atau perayaan keluarga lainnya. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih membuat kue keju ini sulit ditolak oleh siapa pun.

Di tengah dominasi kue kering manis seperti nastar dan putri salju, kastengel hadir sebagai penyeimbang rasa. Gigitan pertama langsung menghadirkan sensasi keju yang kuat, asin-gurih, dan buttery. Inilah alasan mengapa banyak orang rela meluangkan waktu khusus untuk membuatnya sendiri di rumah.

Meski terlihat sederhana, membuat kastengel yang benar-benar gurih dan renyah ternyata membutuhkan perhatian pada detail. Mulai dari pemilihan keju hingga cara pendinginan, semuanya berpengaruh pada hasil akhir. Agar kastengel buatan rumah memiliki rasa “ngeju”, tekstur renyah, dan tahan lama di dalam toples, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan. Much Desserts (muchdesserts.com), menekankan bahwa kualitas bahan dan teknik pengolahan memegang peranan besar dalam keberhasilan kastengel, berikut ulasan Liputan6.com, Senin (15/12/2025).

1. Pilih Keju Berkualitas dan Rendah Air

Kunci utama dari tips kue kering kastengel gurih renyah terletak pada kejunya. Keju edam dikenal sebagai pilihan terbaik karena termasuk keju tua dengan kadar air rendah dan aroma tajam. Tekstur kering ini membuat adonan tidak lembek dan hasil panggangan lebih renyah. Semakin tinggi proporsi keju edam, semakin kuat pula rasa keju pada kastengel.

2. Kombinasikan Edam dan Cheddar dengan Tepat

Selain edam, keju cheddar sering digunakan untuk memperkaya rasa. Menurut Much Desserts, kombinasi edam dan cheddar menciptakan keseimbangan antara aroma tajam dan rasa gurih asin. Namun, perbandingannya perlu dijaga. Jika cheddar terlalu dominan, aroma kastengel bisa kalah kuat dan teksturnya menjadi lebih lembap.

3. Keringkan Keju Cheddar Sebelum Digunakan

Keju cheddar memiliki kadar air lebih tinggi dibanding edam. Inilah salah satu alasan mengapa kastengel terkadang sulit kering. Solusinya cukup sederhana: parut cheddar, sebarkan di loyang, lalu jemur di bawah sinar matahari atau angin-anginkan dengan kipas selama 1–2 jam. Setelah kering, teksturnya akan lebih mirip edam dan membantu menghasilkan kastengel yang renyah.

4. Jangan Terlalu Banyak Mengaduk Adonan

Kesalahan umum saat membuat kue kering adalah overmixing. Adonan kastengel cukup diaduk hingga semua bahan tercampur rata. Mengaduk terlalu lama akan membuat gluten pada tepung berkembang berlebihan, sehingga kastengel menjadi keras dan kurang renyah.

5. Perhatikan Ketebalan dan Ukuran

Ketebalan kastengel sangat memengaruhi tingkat kerenyahan. Kastengel sebaiknya dipipihkan dengan ketebalan yang sama agar matang merata. Jika ada yang terlalu tebal, bagian dalamnya bisa tetap lembap dan tidak renyah meski bagian luar sudah kecokelatan.

6. Gunakan Suhu Oven yang Stabil

Beberapa sumber kuliner Indonesia menyarankan memanggang kastengel pada suhu sekitar 130–160 derajat Celsius, tergantung resep. Pemanggangan perlahan dengan suhu stabil membuat kastengel kering merata hingga ke dalam tanpa cepat gosong.

7. Dinginkan dengan Sempurna Sebelum Disimpan

Setelah matang, kastengel sebaiknya dipindahkan ke cooling rack, bukan dibiarkan di loyang. Hal ini memungkinkan uap panas keluar dari seluruh sisi kue. Kastengel akan menjadi lebih renyah setelah benar-benar dingin. Pastikan pula penyimpanannya di dalam toples kedap udara agar kerenyahannya bertahan lama.

Resep Lengkap Kastengel Keju Edam

Resep berikut merujuk pada buku “Step by Step Resep Sukses Kue Kering Keju” (2015) karya Dewi Priyatni L., terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, yang telah teruji menghasilkan kastengel renyah dan lumer di mulut.

Bahan:

  • 150 gram mentega
  • 100 gram margarin
  • 75 gram keju edam parut
  • 1/4 sdt garam
  • 2 butir kuning telur
  • 1 butir putih telur

Bahan Campuran:

  • 40 gram susu bubuk
  • 40 gram tepung maizena
  • 400 gram tepung terigu

Bahan Olesan:

  • 2 butir kuning telur
  • 1/4 sdt garam

Bahan Taburan:

  • 50 gram keju cheddar parut

Cara Membuat:

  1. Kocok mentega dan margarin hingga lembut. Masukkan keju edam parut, aduk hingga rata.
  2. Tambahkan garam, kuning telur, dan putih telur, kocok kembali sampai tercampur.
  3. Masukkan bahan campuran (tepung terigu, maizena, dan susu bubuk), aduk perlahan hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk.
  4. Bentuk adonan menyerupai stik kecil atau jari. Susun di atas loyang yang sudah diolesi margarin.
  5. Olesi permukaan dengan campuran kuning telur dan garam, lalu taburi keju cheddar.
  6. Panggang dalam oven suhu 160 derajat Celsius selama ±25 menit hingga kuning keemasan.
  7. Dinginkan sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.

FAQ Seputar Kastengel

1. Mengapa kastengel saya tidak renyah meski sudah dipanggang lama?

Biasanya karena kadar air keju terlalu tinggi atau kastengel tidak didinginkan dengan benar sebelum disimpan.

2. Apakah keju edam wajib digunakan?

Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena aromanya kuat dan teksturnya kering. Alternatifnya adalah gouda tua atau kombinasi dengan parmesan.

3. Bolehkah menggunakan margarin saja tanpa mentega?

Boleh, tetapi rasa dan aroma kastengel akan kurang gurih. Mentega memberi cita rasa yang lebih kaya.

4. Berapa lama kastengel bisa bertahan di toples?

Jika disimpan dalam wadah kedap udara, kastengel bisa bertahan 3–4 minggu dengan kerenyahan yang baik.

5. Apakah kastengel bisa dibuat jauh hari sebelum Lebaran?

Bisa, asalkan proses pendinginan dan penyimpanan dilakukan dengan benar untuk menjaga teksturnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |