- Berapa lama cendol bisa bertahan jika disimpan di kulkas?
- Mengapa cendol harus dipisahkan dari kuah santan dan gula merah saat disimpan?
- Apa tanda-tanda cendol sudah tidak layak dikonsumsi?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Cendol, minuman tradisional yang menyegarkan, kerap menjadi pilihan favorit untuk melepas dahaga. Namun, kesegaran cendol seringkali tidak bertahan lama jika tidak disimpan dengan metode yang tepat. Masalah ini seringkali membuat penikmatnya kesulitan menikmati kelezatan cendol dalam waktu yang lebih panjang. Oleh karena itu, memahami cara penyimpanan yang benar menjadi kunci untuk menjaga kualitas dan cita rasa cendol tetap optimal.
Asri Anggraeni (35), IRT sekaligus pelaku usaha minuman rumahan di Yogyakarta, berbagi pengalamannya tentang tips agar cendol tahan lama dengan liputan6 pada Senin (9/3/20206). Wanita yang mulai berjualan aneka minuman sejak 2019 ini menjual es cendol kecebong homemade sebagai menu utamanya. Berikut tips efektif agar cendol tahan lama dan tidak mudah rusak, sehingga Anda dapat menikmati minuman ini kapan saja dengan kesegaran maksimal.
1. Rendam Cendol dengan Air Matang Dingin Setelah Dicetak
Setelah proses pembuatan cendol selesai, langkah krusial berikutnya adalah merendamnya menggunakan air matang yang benar-benar dingin. Hal ini penting agar cendol tidak saling menempel dan menjaga teksturnya tetap kenyal. Air dingin membantu mendinginkan adonan dengan cepat sehingga cendol menjadi lebih stabil dan tidak mudah lembek saat disimpan sebentar sebelum disajikan. Proses ini sangat berguna terutama jika cendol akan dijual atau digunakan beberapa jam kemudian.
“Biar cendolnya tetap kenyal, harus langsung dikasih ke air bersih yang dingin setelah dicetak. Jangan sampe cendol nempel antara satu sama lain karena nanti bisa lembek," ujar Asri.
Proses ini juga efektif menghentikan pemasakan lebih lanjut dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme. Mikroorganisme menjadi penyebab utama bau tidak sedap dan perubahan rasa pada cendol. Dengan langkah ini, cendol bisa mempertahankan bentuk dan tekstur meski disimpan beberapa jam sebelum disajikan, sehingga tetap segar untuk pelanggan atau keluarga.
2. Gunakan Wadah Kedap Udara
Penyimpanan cendol yang efektif memerlukan wadah yang tepat. Disarankan untuk menggunakan wadah food grade dengan penutup rapat agar tidak tercemar aroma lain dari dalam kulkas. Wadah kedap udara seperti toples atau kontainer plastik yang tertutup rapat sangat direkomendasikan. Penggunaan wadah tertutup rapat juga membantu menjaga kelembapan cendol agar teksturnya tetap kenyal dan tidak mudah mengering.
Hindari menyimpan cendol di wadah terbuka atau setengah tertutup, karena bau dari berbagai bahan makanan di dalam kulkas sangat mudah terserap dan dapat mengubah aroma serta rasa asli cendol. Pemilihan wadah yang tepat memegang peranan besar dalam menjaga kualitas, kesegaran, serta cita rasa cendol selama disimpan.
3. Simpan di Kulkas Bagian Chiller
Cendol paling ideal disimpan di bagian chiller kulkas, bukan freezer. Suhu dingin yang stabil di chiller membantu memperlambat proses pembusukan tanpa merusak tekstur cendol. Menyimpan cendol di dalam kulkas pada suhu yang sesuai akan memperpanjang masa simpannya secara signifikan.
Untuk tujuan menyimpan cendol agar tahan hingga tiga hari, pendinginan biasa di chiller sudah lebih dari cukup untuk menjaga kualitasnya. Penyimpanan di freezer tidak disarankan karena dapat mengubah tekstur cendol menjadi keras dan kurang nikmat saat dikonsumsi.
4. Masak Santan hingga Matang dan Simpan Terpisah
Santan merupakan komponen dalam dawet yang paling cepat mengalami kerusakan. Apabila santan memang harus disimpan, pastikan santan sudah dimasak matang dan didinginkan sebelum dimasukkan ke kulkas. Santan segar sebaiknya dibuat mendekati waktu penyajian, bukan disimpan bersama cendol sejak awal. Agar santan tetap segar, cukup masak sebentar hingga mendidih dan tambahkan sedikit garam untuk menstabilkan rasa. Setelah itu, simpan dalam wadah tertutup di kulkas agar tahan lebih lama tanpa berubah rasa atau bau.
“Untuk santannya, jangan terlalu lama dimasak atau ditaruh di suhu ruang, karena bisa cepat asam dan baunya tengik. Pokoknya santan dimasak bentar aja sampai mendidih, terus ditambah sedikit garam supaya rasanya lebih stabil, lebih gurih lagi.” jelas Asri.
Dengan metode ini, kuah santan siap dipadukan dengan cendol kapan pun diperlukan tanpa mengurangi kualitas rasa dan aroma. Simpanlah santan di wadah terpisah dari cendol dan usahakan habis dalam maksimal dua hari untuk menjaga kesegaran rasanya. Memasak santan hingga matang akan membunuh bakteri yang dapat mempercepat pembusukan, sehingga santan bisa bertahan lebih lama.
5. Ganti Air Rendaman Secara Berkala
Air rendaman cendol perlu diganti secara berkala, minimal satu kali sehari. Langkah sederhana ini sangat membantu menjaga aroma cendol tetap netral selama proses penyimpanan. Penggantian air secara rutin juga mencegah pertumbuhan bakteri dan menjaga kebersihan cendol.
Pastikan air pengganti juga air matang dingin untuk hasil terbaik. Air rendaman yang kotor atau terlalu lama tidak diganti dapat menjadi media pertumbuhan mikroorganisme, yang pada akhirnya akan merusak kualitas cendol.
6. Pisahkan Cendol dari Kuah Santan dan Gula Merah
Kesalahan paling sering terjadi adalah menyimpan cendol dalam kondisi sudah tercampur dengan santan atau gula merah. Campuran tersebut mempercepat proses fermentasi dan memicu bau tidak sedap pada cendol. Oleh karena itu, selalu pastikan untuk menyimpan komponen-komponen cendol secara terpisah guna menjaga kualitasnya. Dengan cara ini, setiap komponen bisa dijaga kesegarannya masing-masing dan diracik kembali saat akan disajikan.
Hal ini sejalan dengan yang diungkap Asri bahwa cendol yang sudah jadi sebaiknya disimpan di lemari es dalam wadah tertutup supaya tidak terkontaminasi udara dan bakteri. Untuk kuah santan, simpan terpisah dari cendol agar teksturnya tetap terjaga dan tidak cepat rusak. Gunakan wadah tertutup untuk menyimpan cendol di lemari es agar tetap higienis dan terhindar dari kontaminasi udara. Cara ini membuat cendol dan kuah tetap segar saat dicampur sesaat sebelum disajikan, sehingga rasa dan kenyalnya tetap maksimal.
7. Perhatikan Tanda Kerusakan dan Batas Waktu Konsumsi
Meskipun disimpan dengan baik, cendol tetap perlu dicek sebelum digunakan. Jika air rendaman berubah keruh, muncul lendir, atau tercium bau asam menyengat, sebaiknya cendol tidak digunakan lagi. Cendol yang masih layak pakai umumnya memiliki warna cerah, tidak berlendir, dan aromanya netral.
Cendol dapat bertahan sekitar 2–3 hari di dalam kulkas jika disimpan dalam wadah tertutup dan bahan-bahannya dipisahkan. Namun, jika disimpan dengan benar dalam kulkas, cendol bisa bertahan hingga 3-4 hari, tetapi untuk rasa terbaik, sebaiknya dikonsumsi dalam 1-2 hari. Pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan sajian tetap aman dikonsumsi dan terhindar dari potensi masalah kesehatan seperti sakit perut atau keracunan makanan.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Berapa lama cendol bisa bertahan jika disimpan di kulkas?
Cendol dapat bertahan sekitar 2–3 hari di dalam kulkas jika disimpan dalam wadah tertutup dan bahan-bahannya dipisahkan. Jika disimpan dengan benar, bisa hingga 3-4 hari, namun disarankan konsumsi dalam 1-2 hari untuk rasa terbaik.
2. Mengapa cendol harus dipisahkan dari kuah santan dan gula merah saat disimpan?
Pemisahan ini penting karena campuran santan dan gula merah dapat mempercepat proses fermentasi, menyebabkan cendol cepat basi, berbau tidak sedap, dan teksturnya menjadi lembek.
3. Apa tanda-tanda cendol sudah tidak layak dikonsumsi?
Tanda-tanda cendol tidak layak dikonsumsi meliputi air rendaman yang berubah keruh, munculnya lendir, atau tercium bau asam menyengat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524266/original/080281300_1772927127-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_06.02.24.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524914/original/057293500_1773024908-unnamed__95_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511344/original/039046400_1771906430-Gemini_Generated_Image_rhm28frhm28frhm2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526215/original/055486000_1773115085-IMG_6024.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526719/original/074623500_1773131746-053511300_1771840660-pisahka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855937/original/088629100_1563356485-NASI_BAKAR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3345166/original/054030400_1610270651-trinity-moss-CwlFCanvxr8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526378/original/001100700_1773119045-cropped-830ae5d1-09d8-4128-b8c0-1d87786b7e96.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1036727/original/042842300_1446092639-wu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4799575/original/075150300_1712765385-Screenshot__658_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521770/original/028933000_1772699882-brownies_tepung_beras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990742/original/091429100_1730717205-cara-buat-kulit-lumpia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526475/original/007526400_1773123265-pizzeria.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526336/original/089383700_1773117766-cropped-42cd61c2-66e4-4363-ba40-f0566a985397.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526171/original/039930700_1773113587-unnamed__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526334/original/029252900_1773117493-Gemini_Generated_Image_4si3s44si3s44si3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526262/original/058152400_1773115931-cropped-0a41096d-9319-485e-ba12-8a4ba2f5ec1f.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411071/original/027135000_1762998340-kue_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2763703/original/047402500_1553768492-KETOPRAK_KARET_TENGSIN_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4246539/original/048015900_1669891197-lele-goreng-fried-catfish-is-traditional-indonesian-culinary-food-catfish-chilli-tomato-paste-popular-street-food-called-pecel-lele-lamongan-penyetan-lele_511235-5145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407992/original/099247800_1762760314-r-eris-i5XurHSjE1M-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428558/original/097011800_1764549830-SnapInsta.to_588298374_18542978182059174_8357170256040915428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4832484/original/048879500_1715759424-Lotek-Bandung-Sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)