6 Resep Lauk Kering Tahan 1 Minggu, Anti Basi untuk Bekal Kerja dan Anak Sekolah

1 month ago 57

Liputan6.com, Jakarta - Menyiapkan bekal makanan yang lezat dan tahan lama adalah solusi cerdas bagi individu yang memiliki jadwal padat, baik untuk bekal kerja maupun anak sekolah. Keterbatasan waktu di pagi hari seringkali menjadi kendala utama, sehingga menyiapkan lauk yang bisa bertahan beberapa hari menjadi sangat membantu. Lauk kering menawarkan kepraktisan karena mudah dibawa, tidak mudah basi, dan tetap nikmat meski disantap beberapa jam kemudian.

Memilih resep lauk kering yang tepat tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memastikan asupan gizi tetap terjaga. Dengan teknik memasak dan penyimpanan yang benar, lauk-pauk ini bisa bertahan hingga satu minggu, bahkan lebih, tanpa mengurangi kualitas rasa. Ini adalah strategi efektif untuk menghindari kebosanan menu harian dan memastikan selalu ada pilihan makanan sehat di tengah kesibukan.

 Melansir dari berbagai sumber, Rabu (10/12), simak ulasan informasinya berikut ini. 

1. Dendeng Balado Kering

Dendeng balado kering merupakan hidangan klasik Indonesia yang digemari karena perpaduan rasa gurih, pedas, dan legitnya. Terbuat dari irisan daging sapi tipis yang direbus, digoreng hingga renyah, kemudian dibalut bumbu balado pedas, lauk ini dikenal memiliki daya simpan yang sangat baik. Kunci utama ketahanan dendeng balado terletak pada proses penggorengan daging yang benar-benar kering dan pemasakan bumbu balado hingga matang sempurna, memastikan tidak ada kadar air yang memicu pembusukan.

Hidangan ini sangat cocok untuk bekal karena praktis dan tidak mudah basi, menjadikannya pilihan favorit untuk perjalanan jauh atau persediaan lauk di rumah. Penyimpanan dalam wadah kedap udara adalah langkah krusial untuk menjaga kerenyahan dan keawetannya. Dendeng balado kering dapat dinikmati bersama nasi hangat, bahkan bisa menjadi camilan gurih yang menggugah selera.

Bahan-bahan:

  • 500 gr daging sapi, iris tipis searah serat
  • Air kelapa secukupnya (untuk ungkep)
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu Ungkep (dihaluskan):

  • 4-5 siung bawang putih
  • 1 ruas jahe
  • 2 ruas lengkuas
  • 1 sdm ketumbar
  • 1 lembar daun kunyit (opsional)
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 sdt garam

Bumbu Balado (dihaluskan/diulek kasar):

  • 12 buah cabai merah (sesuai selera)
  • 5 buah bawang merah
  • 1 sdm air asam jawa
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt kaldu jamur (opsional)
  • Daun salam dan serai (opsional, untuk menumis bumbu balado)

Cara Membuat:

  1. Ungkep Daging: Rebus daging sapi dengan bumbu ungkep yang sudah dihaluskan, daun jeruk, dan air kelapa hingga matang dan empuk, serta bumbu meresap dan air menyusut habis (sekitar 30 menit). Angkat dan tiriskan daging.
  2. Iris dan Pukul Daging: Setelah agak dingin, iris tipis daging searah serat. Pukul-pukul daging hingga pipih.
  3. Goreng Daging: Panaskan minyak, goreng dendeng sapi hingga kering dan renyah. Angkat dan tiriskan. Pastikan daging benar-benar kering agar tahan lama.
  4. Buat Bumbu Balado: Tumis bumbu balado yang sudah dihaluskan/diulek kasar hingga harum. Masukkan daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas (jika menggunakan). Masak hingga bumbu matang dan tidak langu.
  5. Campurkan Dendeng: Masukkan dendeng sapi yang sudah digoreng kering ke dalam tumisan bumbu balado. Aduk rata hingga semua dendeng terbalut bumbu dengan sempurna. Masak sebentar hingga bumbu meresap dan kering.
  6. Penyimpanan: Biarkan dendeng balado kering dingin sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.

2. Serundeng Daging Sapi

Serundeng daging sapi adalah olahan daging sapi yang dimasak dengan parutan kelapa dan bumbu rempah-rempah pilihan hingga kering dan renyah. Hidangan ini memiliki cita rasa gurih, sedikit manis, dan aroma rempah yang kuat, menjadikannya lauk favorit banyak keluarga. Proses memasak yang memakan waktu lama hingga serundeng benar-benar kering adalah kunci utama yang membuat hidangan ini memiliki daya simpan yang sangat baik, bahkan bisa bertahan lama jika disimpan dengan benar.

Serundeng daging sangat fleksibel, dapat disajikan sebagai lauk utama pendamping nasi hangat, taburan untuk nasi uduk atau nasi kuning, bahkan sebagai camilan. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang kaya membuatnya selalu menggugah selera. Untuk menjaga kualitas dan keawetannya, pastikan serundeng benar-benar dingin sebelum disimpan dalam wadah kedap udara di suhu ruang atau lemari es.

Bahan-bahan:

  • 1 kg daging sapi
  • 1 butir kelapa, diparut lalu disangrai hingga kering
  • 150 ml air kaldu (sisa rebusan daging)
  • Garam, kaldu bubuk, kecap, dan gula secukupnya
  • Minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 15 siung bawang merah
  • 10 siung bawang putih
  • 1 sdt merica butiran
  • 1 sdt ketumbar
  • 1/2 sdt jintan
  • 1/4 butir biji pala
  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas lengkuas

Bumbu Lain:

  • Serai, memarkan
  • Lengkuas, memarkan
  • Daun salam
  • Daun jeruk
  • Gula merah (opsional)

Cara Membuat:

  1. Rebus Daging: Rebus daging sapi hingga matang dan empuk. Sisakan air rebusannya sebagai kaldu. Angkat daging, potong kecil-kecil atau suwir sesuai selera.
  2. Sangrai Kelapa: Sangrai kelapa parut hingga kering dan berwarna keemasan. Sisihkan.
  3. Tumis Bumbu Halus: Tumis bumbu halus bersama serai, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk hingga harum.
  4. Masak Daging: Masukkan daging sapi yang sudah dipotong/disuwir ke dalam tumisan bumbu. Aduk rata.
  5. Tambahkan Bumbu dan Kaldu: Tambahkan garam, kaldu bubuk, kecap, dan gula. Aduk rata. Tuangkan air kaldu secukupnya.
  6. Masukkan Kelapa Sangrai: Masukkan kelapa parut sangrai ke dalam wajan. Aduk rata dan masak dengan api kecil hingga semua bumbu meresap, kelapa dan daging menjadi kering, serta bumbu menyatu sempurna. Proses ini membutuhkan waktu agar serundeng benar-benar kering dan tahan lama.
  7. Penyimpanan: Biarkan serundeng dingin sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.

3. Abon Ayam

Abon ayam adalah olahan daging ayam yang disuwir halus, dibumbui dengan rempah-rempah, dan digoreng hingga kering. Teksturnya yang renyah dan kering membuat abon ayam memiliki daya simpan yang sangat lama, bahkan bisa berminggu-minggu jika disimpan dalam wadah kedap udara yang rapat. Rasanya yang gurih dan aroma rempah yang khas menjadikan abon ayam sebagai lauk praktis yang disukai banyak orang.

Proses pembuatan abon ayam memang memerlukan ketelatenan, mulai dari perebusan daging, penyuwiran, pembumbuan, hingga penggorengan. Setiap langkah memiliki peran penting dalam menghasilkan abon ayam yang lezat, tahan lama, dan memiliki aroma khas yang menggugah selera. Abon ayam sangat praktis disajikan sebagai lauk pendamping nasi, isian roti, atau taburan berbagai hidangan lainnya, cocok untuk bekal kerja maupun sekolah.

Bahan-bahan:

  • 1 kg dada ayam, buang kulit dan tulangnya
  • 300 ml santan kental
  • 5 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 10 siung bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 2 sdm ketumbar
  • 3 cm lengkuas
  • 3 sdm gula merah, sisir halus
  • 2 sdt garam
  • 1 sdt merica bubuk

Bumbu Lain:

  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai, memarkan

Cara Membuat:

  1. Rebus dan Suwir Ayam: Cuci bersih dada ayam, lalu rebus hingga matang dengan sedikit garam dan daun salam. Tiriskan, lalu suwir daging ayam hingga halus menjadi serabut-serabut.
  2. Tumis Bumbu: Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, dan serai hingga harum.
  3. Masak Ayam dengan Bumbu: Masukkan suwiran ayam ke dalam tumisan bumbu. Aduk rata. Tambahkan gula merah, garam, dan merica bubuk.
  4. Tuang Santan: Tuang santan kental sedikit demi sedikit sambil terus diaduk rata.
  5. Masak Hingga Kering: Masak dengan api sedang cenderung kecil sambil terus diaduk hingga santan meresap dan ayam mengering sempurna. Proses ini penting agar abon tahan lama.
  6. Goreng (opsional): Untuk hasil yang lebih renyah dan tahan lama, goreng abon dengan api kecil sambil terus diaduk hingga kering dan berwarna kecokelatan. Tiriskan minyaknya hingga benar-benar kering.
  7. Penyimpanan: Dinginkan abon sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.

4. Kentang Mustofa

Kentang mustofa adalah lauk kering yang sangat populer, dikenal dengan teksturnya yang renyah dan rasanya yang perpaduan pedas, manis, dan gurih. Hidangan ini terbuat dari irisan kentang tipis berbentuk korek api yang digoreng hingga garing, kemudian dibalut dengan bumbu balado pedas manis yang kental. Keunggulan utama kentang mustofa adalah daya tahannya yang lama, bisa mencapai 1-2 minggu jika disimpan dengan benar, menjadikannya pilihan ideal untuk stok lauk atau bekal.

Menurut buku "27 Set Menu Lengkap Hits di Instagram untuk Hari Istimewa & Sehari-Hari" (2022) karya Lilik Indrayani, teknik perendaman kentang dengan kapur sirih atau cuka menjadi kunci untuk menghasilkan tekstur yang renyah dan awet. Proses ini memastikan kentang tetap kriuk meskipun disimpan beberapa hari, sangat cocok sebagai lauk bekal kerja yang masih crunchy saat disantap. Perpaduan rasa yang kaya dan tekstur yang menarik membuat kentang mustofa selalu menjadi favorit.

Bahan-bahan:

  • 1 kg kentang
  • 1 sdt kapur sirih
  • 5 sdm gula pasir
  • 100 ml air
  • 1/2 sdt asam jawa
  • 1/2 jempol laos geprek
  • 5 lembar daun jeruk
  • 3/4 sdt kaldu bubuk
  • 1/2 sdt garam

Bumbu Halus:

  • 6 siung bawang putih
  • 2 siung bawang merah
  • 5 cabai merah keriting
  • 2 cabai merah besar
  • Cabai kecil sesuai selera

Cara Membuat:

  1. Iris kentang bentuk korek api, rendam 1 jam dengan air kapur sirih, kemudian bilas bersih.
  2. Goreng kentang dalam minyak banyak dan panas hingga renyah, lalu tiriskan.
  3. Haluskan bumbu, tumis hingga harum. Kemudian tambahkan air, gula, asam, daun jeruk, dan laos.
  4. Masak bumbu hingga mengental seperti karamel. Matikan api dan masukkan kentang goreng.
  5. Aduk rata hingga semua kentang terbalut bumbu dengan sempurna.
  6. Kentang mustofa bisa bertahan 1-2 minggu jika disimpan dalam wadah kedap udara.

5. Orek Tempe Kering

Orek tempe kering adalah salah satu lauk tradisional Indonesia yang sangat digemari karena perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedasnya. Hidangan ini terbuat dari tempe yang dipotong kecil-kecil atau berbentuk korek api, digoreng hingga kering, lalu dimasak dengan bumbu kecap yang kaya rasa. Kepraktisan dan daya tahannya yang cukup lama menjadikan orek tempe kering pilihan favorit untuk bekal sehari-hari atau persediaan lauk di rumah.

Kunci keawetan orek tempe kering terletak pada proses penggorengan tempe hingga benar-benar renyah dan pemasakan bumbu hingga mengering dan meresap sempurna. Ini mencegah kelembapan yang dapat mempercepat pembusukan. Dengan persiapan yang tepat, orek tempe kering dapat bertahan hingga beberapa hari dalam suhu ruang, dan lebih lama lagi jika disimpan dalam wadah kedap udara di lemari es.

Bahan-bahan:

  • 2 papan tempe, potong korek api tipis
  • Minyak goreng secukupnya
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 5 siung bawang merah, iris tipis
  • 2 buah cabai merah besar, iris serong (opsional)
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ruas lengkuas, memarkan
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 sdm gula merah, sisir
  • 1/2 sdt garam
  • 1/4 sdt kaldu bubuk
  • Sedikit air asam jawa (opsional)

Cara Membuat:

  1. Goreng tempe yang sudah dipotong hingga kering dan renyah. Angkat dan tiriskan minyaknya.
  2. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang putih, bawang merah, cabai merah (jika pakai), daun salam, dan lengkuas hingga harum.
  3. Masukkan kecap manis, gula merah, garam, kaldu bubuk, dan air asam jawa (jika pakai). Aduk rata hingga gula larut dan bumbu mengental. Masak hingga bumbu benar-benar matang dan sedikit mengering.
  4. Kecilkan api, masukkan tempe goreng ke dalam tumisan bumbu. Aduk cepat hingga semua tempe terbalut rata dan bumbu mengering sempurna.
  5. Angkat dan biarkan orek tempe dingin sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara agar tetap renyah dan tahan lama.

6. Kering Tempe Kacang

Kering tempe kacang adalah variasi orek tempe yang lebih kaya rasa dan tekstur berkat penambahan kacang tanah goreng. Perpaduan manis, gurih, dan sedikit pedas dari bumbu kecap, renyahnya tempe, serta kriuknya kacang tanah menciptakan sensasi makan yang istimewa. Hidangan ini sangat populer sebagai lauk pendamping nasi, terutama untuk bekal atau persediaan makanan karena daya tahannya yang sangat baik.

Sama seperti orek tempe biasa, kering tempe kacang juga memiliki daya simpan yang lama, menjadikannya pilihan ideal untuk persediaan lauk di rumah atau bekal perjalanan. Kunci utama keawetannya adalah memastikan tempe dan kacang digoreng hingga benar-benar kering, serta bumbu dimasak hingga mengental dan meresap tanpa menyisakan kelembapan. Penyimpanan dalam wadah kedap udara akan menjaga kerenyahan dan kesegaran rasanya.

Bahan-bahan:

  • 2 papan tempe, potong korek api tipis
  • 100 gr kacang tanah, goreng hingga matang
  • Minyak goreng secukupnya
  • 4 siung bawang putih, iris tipis
  • 6 siung bawang merah, iris tipis
  • 3 buah cabai merah besar, iris serong
  • 5 buah cabai rawit (sesuai selera), iris serong
  • 2 lembar daun salam
  • 2 ruas lengkuas, memarkan
  • 4 sdm kecap manis
  • 1 sdm gula merah, sisir
  • 1/2 sdt garam
  • 1/4 sdt kaldu bubuk
  • 1 sdm air asam jawa

Cara Membuat:

  1. Goreng tempe hingga kering dan renyah. Angkat dan tiriskan. Goreng kacang tanah hingga matang, sisihkan.
  2. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, daun salam, dan lengkuas hingga harum.
  3. Masukkan kecap manis, gula merah, garam, kaldu bubuk, dan air asam jawa. Aduk rata hingga gula larut dan bumbu mengental. Masak hingga bumbu benar-benar matang dan sedikit mengering.
  4. Kecilkan api, masukkan tempe goreng dan kacang tanah. Aduk cepat hingga semua bahan terbalut bumbu secara merata. Pastikan bumbu tidak gosong.
  5. Angkat dan biarkan dingin sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara agar tetap renyah dan tahan lama.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Lauk Kering Tahan 1 Minggu

1. Bagaimana cara membuat lauk kering tahan lama hingga 1 minggu?

Jawaban: Kunci utama adalah memastikan bahan digoreng atau dimasak hingga benar-benar kering, bumbu matang sempurna, dan disimpan dalam wadah kedap udara setelah dingin.

2. Apa saja contoh resep lauk kering yang cocok untuk bekal kerja dan anak sekolah?

Jawaban: Beberapa pilihan populer meliputi dendeng balado kering, serundeng daging sapi, abon ayam, kentang mustofa, orek tempe kering, dan kering tempe kacang.

3. Mengapa lauk kering menjadi pilihan praktis untuk bekal sehari-hari?

Jawaban: Lauk kering praktis karena hemat waktu persiapan, tidak mudah basi, mudah dibawa, dan menawarkan variasi menu yang dapat disiapkan untuk beberapa hari sekaligus.

4. Apakah ada tips khusus agar lauk kering tetap renyah dan tidak melempem?

Jawaban: Pastikan semua bahan benar-benar kering sebelum dicampur bumbu, masak bumbu hingga mengental dan tidak berair, lalu simpan dalam wadah kedap udara setelah dingin sempurna.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |