6 Cara Menghilangkan Bau Asam Kolang Kaling, Lebih Segar dan Siap Diolah

12 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Cara menghilangkan bau asam kolang kaling penting dilakukan agar buah ini lebih segar dan enak diolah menjadi minuman atau hidangan manis. Aroma tajam yang khas sering membuat orang enggan mengonsumsinya, sehingga teknik yang tepat sangat membantu.

Selain aroma, tekstur juga perlu diperhatikan. Dengan cara menghilangkan bau asam kolang kaling, buah ini tetap kenyal dan tidak lengket, sehingga hasil olahan lebih nyaman dikonsumsi, terutama saat berkumpul dengan keluarga.

Langkah awal yang krusial adalah perendaman dan pencucian. Mengikuti cara menghilangkan bau asam kolang kaling dengan benar membuat kolang kaling aman, higienis, dan tetap mempertahankan rasa manis alaminya.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara menghilangkan bau asam kolang kaling, Selasa (3/3/2026).

1. Pencucian Menyeluruh di Bawah Air Mengalir

Langkah pertama dalam cara menghilangkan bau asam kolang kaling adalah mencuci buah kolang-kaling secara menyeluruh di bawah air mengalir. Proses ini penting untuk membersihkan kotoran, lendir, dan sisa cairan fermentasi yang menempel di permukaannya.

Sambil dicuci, remas kolang-kaling secara perlahan dengan tangan agar lendir lebih mudah terangkat. Ulangi pencucian dua hingga tiga kali hingga air bilasan tampak jernih dan tekstur kolang-kaling terasa kesat, menandakan bahwa kolang-kaling siap untuk tahap berikutnya.

2. Perendaman dalam Air Cucian Beras atau Alternatif Lain

Setelah dicuci, kolang-kaling direndam dalam air cucian beras atau air tajin selama 1–2 jam, bahkan bisa 2–4 jam untuk hasil optimal. Air ini mengandung pati dan senyawa alami yang menyerap bau serta menetralkan aroma asam.

Jika air beras tidak tersedia, perendaman dapat dilakukan menggunakan air garam atau air perasan lemon selama 15–30 menit. Kedua bahan ini efektif menghilangkan lendir dan aroma asam sebelum kolang-kaling dibilas bersih kembali.

3. Perebusan Pertama untuk Menghilangkan Lendir

Perebusan awal merupakan kunci dalam cara menghilangkan bau asam kolang kaling. Kolang-kaling direbus dalam air mendidih selama 5–15 menit, kemudian air rebusan pertama dibuang. Langkah ini penting karena air pertama mengandung sisa lendir dan senyawa penyebab bau.

Dengan membuang air rebusan pertama, kolang-kaling akan lebih bersih, mengurangi aroma asam, dan mempersiapkan buah untuk perebusan berikutnya agar lebih empuk dan bening.

4. Perebusan Kedua untuk Tekstur Empuk

Setelah air pertama dibuang, kolang-kaling direbus kembali dalam air bersih selama 30–45 menit hingga empuk. Teknik perebusan ganda ini memastikan kolang-kaling bebas bau asam dan siap diolah menjadi hidangan manis atau minuman segar.

Rebusan kedua juga membantu kolang-kaling menyerap air bersih, menjaga tekstur tetap kenyal dan tidak lengket, sehingga lebih nikmat saat disajikan.

5. Penambahan Rempah untuk Aroma Alami

Untuk menambah aroma dan menetralkan bau asam, rempah aromatik seperti daun pandan, daun jeruk, atau kayu manis bisa ditambahkan saat perebusan. Aromanya yang harum akan meresap ke kolang-kaling, membuat hidangan lebih wangi dan menggugah selera.

Selain rempah, menambahkan sedikit gula saat merebus juga membantu mengurangi rasa asam sekaligus memberikan rasa manis alami. Air kelapa bisa menjadi alternatif, memberi aroma gurih alami sekaligus menetralkan bau asam.

6. Pendinginan dan Penyimpanan yang Tepat

Setelah kolang-kaling direbus dan dicampur rempah atau gula, tahap terakhir adalah pendinginan sebelum disimpan. Tiriskan kolang-kaling hingga suhu ruangan, lalu simpan dalam wadah kedap udara di lemari es.

Penyimpanan yang tepat tidak hanya menjaga kesegaran dan tekstur kolang-kaling, tetapi juga mencegah bau asam muncul kembali. Kolang-kaling pun siap digunakan untuk berbagai olahan seperti minuman segar, kolak, atau manisan Lebaran.

Q & A Seputar Topik

Mengapa kolang-kaling sering berbau asam dan berlendir?

Kolang-kaling sering berbau asam dan berlendir karena proses fermentasi alami yang terjadi selama penyimpanan, serta adanya lendir alami yang belum hilang sempurna.

Apakah wajib merendam kolang-kaling dengan air cucian beras?

Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena air cucian beras mengandung pati yang efektif mengikat lendir dan mengurangi bau apek secara alami. Alternatifnya bisa menggunakan air garam atau perasan jeruk nipis.

Berapa lama waktu ideal merebus kolang-kaling agar tidak bau?

Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena air cucian beras mengandung pati yang efektif mengikat lendir dan mengurangi bau apek secara alami. Alternatifnya bisa menggunakan air garam atau perasan jeruk nipis.

Bahan apa saja yang bisa ditambahkan saat merebus kolang-kaling untuk menghilangkan bau?

Anda bisa menambahkan rempah aromatik seperti daun pandan, daun jeruk, atau kayu manis. Merebus dengan gula juga membantu menghilangkan bau asam dan berfungsi sebagai pengawet alami.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |