5 Resep Kue Talam Anti Bantat, Lapisan Lembut dan Tidak Keras

3 weeks ago 66

Liputan6.com, Jakarta - Kue talam merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang terkenal dengan teksturnya yang lembut dan rasa gurih-manis yang seimbang. Kue ini memiliki ciri khas dua lapisan dengan warna dan rasa berbeda, biasanya perpaduan santan dan gula. Kelembutan lapisan menjadi kunci utama kenikmatan kue talam. Jika salah teknik, kue talam bisa menjadi bantat atau keras setelah dingin.

Secara sejarah, kue talam berasal dari budaya kuliner Nusantara yang erat dengan penggunaan tepung beras dan santan. Nama “talam” diyakini berasal dari wadah saji berbentuk talam atau nampan. Kue ini sering disajikan pada acara adat, hajatan, hingga hidangan berbuka puasa. Hingga kini, kue talam terus berkembang dengan berbagai variasi rasa namun tetap mempertahankan tekstur lembutnya.

1. Resep Kue Talam Pandan Anti Bantat

Bahan Lapisan Bawah:

  • 100 gram tepung beras
  • 30 gram tepung tapioka
  • 120 gram gula pasir
  • 300 ml santan
  • 1/2 sdt pasta pandan
  • 1/4 sdt garam

Bahan Lapisan Atas:

  • 80 gram tepung beras
  • 20 gram tepung tapioka
  • 300 ml santan kental
  • 1/2 sdt garam

Cara Membuat:

  • Campurkan semua bahan lapisan bawah hingga benar-benar larut dan tidak bergerindil. 
  • Tuang ke cetakan yang sudah dipanaskan, lalu kukus selama 10 menit hingga setengah matang. 
  • Aduk bahan lapisan atas sampai halus, lalu tuang perlahan di atas lapisan pandan. 
  • Kukus kembali selama 15 menit hingga matang dan lembut.

2. Resep Kue Talam Gula Merah Lembut

Bahan Lapisan Bawah:

  • 100 gram tepung beras
  • 30 gram tepung tapioka
  • 150 gram gula merah, sisir halus
  • 300 ml santan
  • 1/4 sdt garam

Bahan Lapisan Atas:

  • 80 gram tepung beras
  • 20 gram tepung tapioka
  • 300 ml santan kental
  • 1/2 sdt garam

Cara Membuat:

  • Masak santan dan gula merah hingga larut, lalu dinginkan. 
  • Campurkan dengan tepung hingga adonan licin dan halus. 
  • Kukus lapisan bawah selama 10 menit sampai set. 
  • Tuang lapisan atas dan kukus kembali 15 menit sampai permukaan lembut dan tidak keras.

3. Resep Kue Talam Ubi Ungu Anti Keras

Bahan Lapisan Bawah:

  • 150 gram ubi ungu kukus, haluskan
  • 100 gram tepung beras
  • 30 gram tepung tapioka
  • 120 gram gula pasir
  • 300 ml santan
  • 1/4 sdt garam

Bahan Lapisan Atas:

  • 80 gram tepung beras
  • 20 gram tepung tapioka
  • 300 ml santan
  • 1/2 sdt garam

Cara Membuat:

  • Campurkan ubi ungu dengan semua bahan lapisan bawah hingga tercampur rata. 
  • Tuang ke cetakan dan kukus selama 12 menit hingga padat. 
  • Aduk bahan lapisan atas sampai licin, lalu tuang perlahan. 
  • Kukus kembali 15 menit hingga matang sempurna dan bertekstur lembut.

4. Resep Kue Talam Labu Kuning Lembut

Bahan Lapisan Bawah:

150 gram labu kuning kukus, haluskan

100 gram tepung beras

25 gram tepung tapioka

120 gram gula pasir

300 ml santan

1/4 sdt garam

Bahan Lapisan Atas:

80 gram tepung beras

20 gram tepung tapioka

300 ml santan kental

1/2 sdt garam

Cara Membuat:

  • Campurkan semua bahan lapisan bawah hingga adonan halus dan tidak menggumpal. 
  • Kukus selama 10–12 menit sampai lapisan set. 
  • Tuang lapisan santan secara perlahan agar tidak bercampur. 
  • Kukus kembali hingga matang dan teksturnya tetap lembut saat dingin.

5. Resep Kue Talam Cokelat Anti Bantat

Bahan Lapisan Bawah:

100 gram tepung beras

30 gram tepung tapioka

120 gram gula pasir

20 gram cokelat bubuk

300 ml santan

1/4 sdt garam

Bahan Lapisan Atas:

80 gram tepung beras

20 gram tepung tapioka

300 ml santan

1/2 sdt garam

Cara Membuat:

  • Campurkan semua bahan lapisan cokelat hingga adonan benar-benar halus. 
  • Kukus lapisan bawah selama 10 menit hingga tidak lengket. 
  • Tuang adonan lapisan atas dengan sendok agar rapi. 
  • Kukus kembali selama 15 menit hingga matang, lembut, dan tidak keras.

Cara Membuat Kue Talam Anti Bantat 

1. Gunakan kombinasi tepung yang tepat

Campurkan tepung beras dan sedikit tepung tapioka agar tekstur kue talam lembut namun tetap kokoh. Tepung beras memberi struktur, sementara tapioka membantu kue tidak keras saat dingin. Pastikan takaran tidak berlebihan agar kue tidak kenyal berlebihan. Kombinasi ini menjadi kunci utama kue talam anti bantat.

2. Aduk adonan sampai benar-benar halus

Semua bahan harus diaduk hingga larut tanpa ada gumpalan. Gunakan whisk dan saring adonan jika perlu. Adonan yang masih bergerindil bisa menyebabkan kue tidak matang merata. Tekstur adonan yang licin akan menghasilkan lapisan kue talam yang lembut.

3. Panaskan kukusan sebelum digunakan

Kukusan harus sudah beruap banyak sebelum adonan dimasukkan. Uap panas membantu kue langsung set dan tidak bantat. Lap tutup kukusan agar uap air tidak menetes ke adonan. Langkah ini sering disepelekan padahal sangat penting.

4. Kukus lapisan bawah hingga set, bukan matang total

Lapisan pertama cukup dikukus sampai set agar bisa menopang lapisan atas. Jika terlalu matang, tekstur kue bisa menjadi keras. Biasanya cukup 10–12 menit tergantung ukuran cetakan. Permukaan harus terlihat padat namun masih lembut.

5. Tuang lapisan atas secara perlahan

Gunakan sendok sayur dan tuang pelan di atas punggung sendok agar lapisan tidak tercampur. Cara ini menjaga tampilan dua lapisan tetap rapi. Lapisan atas yang dituangkan terlalu cepat bisa merusak struktur bawah. Hasil akhirnya jadi kurang cantik.

6. Gunakan api sedang dan stabil saat mengukus

Api terlalu besar bisa membuat permukaan kue berlubang atau bergelombang. Api terlalu kecil membuat kue lama matang dan berisiko bantat. Jaga api tetap sedang dan stabil selama proses kukus. Ini membantu kue matang merata.

7. Diamkan kue sebelum dikeluarkan dari cetakan

Setelah matang, biarkan kue talam dingin terlebih dahulu. Kue yang masih panas cenderung lembek dan mudah rusak. Saat sudah hangat atau dingin, teksturnya akan lebih set namun tetap lembut. Baru keluarkan dari cetakan agar hasilnya rapi.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |