Selain Permen, Kebiasaan Makan Camilan Ini Rentan Bikin Gigi Berlubang

21 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Gigi berlubang kerap disebut-sebut karena konsumsi makanan atau minuman manis. Padahal, bisa juga karena konsumsi makanan yang tampak tidak terlihat manis.

Dokter gigi Erin Fraundorf mengatakan penyebab seseorang rentang alami gigi berlubang bisa karena  sering konsumsi keripik, crackers, biskuit, dan berbagai camilan berbahan tepung olahan. 

Setelah makanan tersebut dikunyah, kandungan pati di dalamnya akan terurai menjadi gula sederhana yang mudah dimanfaatkan bakteri di mulut. Bakteri kemudian menghasilkan asam yang mengikis enamel gigi secara perlahan. 

Bahayanya, remah crackers, biskuit, dan keripik sangat mudah terselip di sela gigi maupun lekukan geraham sehingga paparan asam berlangsung lebih lama. Risiko akan semakin besar jika camilan ini dikonsumsi sedikit demi sedikit sepanjang hari karena mulut terus berada dalam kondisi asam tanpa jeda yang cukup untuk dipulihkan air liur. 

Selain keripik, crackers juga menjadi salah satu camilan yang paling sering menyebabkan gigi berlubang, baik pada anak maupun orang dewasa. Rasa gurih sering membuat orang tidak sadar bahwa makanan ini berbahaya bagi gigi. 

“Camilan bertepung seperti keripik dan crackers akan terurai menjadi gula yang bisa terselip di lekukan gigi. Karena teksturnya mudah hancur, partikel kecil snack ini sering menempel cukup lama di permukaan gigi,” ujarnya dikutip dari Huffpost pada Rabu, 1 April 2026.

Saat bakteri memecah gula hasil pati tersebut, pH mulut menurun dan enamel mulai kehilangan mineral penting. Jika kebiasaan ngemil ini terus berlangsung tanpa dibarengi minum air putih atau membersihkan gigi, lapisan gigi menjadi lebih rapuh dan mudah berlubang. 

Cara Menikmati Camilan Tanpa Merusak Gigi

Camilan tetap bisa dinikmati tanpa merusak gigi selama cara mengonsumsinya dengan cara berikut. Salah satu langkah yang dianjurkan adalah mengonsumsi snack dalam waktu yang terjadwal, misalnya saat jam makan siang atau sore, bukan sedikit demi sedikit sepanjang hari.

Kebiasaan ngemil terus-menerus membuat bakteri di mulut selalu mendapat  gula dari asupan pati yang terurai, sehingga produksi asam berlangsung tanpa henti.

Lalu, biasakan minum air putih agar sisa remah yang menempel di sela gigi lebih cepat terangkat. 

Selain itu snack bisa dipadukan dengan makanan seperti keju, yoghurt tanpa gula, apel, atau wortel, karena jenis makanan tersebut bisa membantu merangsang produksi air liur.

“Anda tidak harus sepenuhnya meninggalkan camilan favorit, tetapi memahami dampaknya terhadap gigi akan membantu menikmatinya dengan cara yang lebih benar,” tutur Erin. 

Hindari kebiasaan ngemil menjelang tidur malam karena pada malam hari produksi air liur menurun. Jika tidak sempat menyikat gigi, setidaknya berkumurlah atau kunyah permen karet bebas gula untuk membantu menetralkan asam di dalam mulut. 

Cara Menjaga Gigi agar Tetap Sehat

Menjaga gigi tetap sehat tidak cukup hanya dengan mengurangi camilan penyebab gigi berlubang, tetapi juga perlu perawatan yang konsisten setiap hari. Sikat gigi minimal dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride, terutama sebelum tidur malam. 

Bersihkan sela gigi dengan benang gigi (dental floss) agar sisa crackers atau keripik tidak berubah menjadi plak.

Selain itu, perbanyak air putih, kurangi minuman manis, dan lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan. 

 “Gigi adalah bagian tubuh yang tidak bisa tumbuh kembali, sehingga menjaga kesehatan mulut berarti juga menjaga kesehatan tubuh,” ungkap Erin. 

Dengan pola makan yang lebih bagus dan kebiasaan membersihkan gigi secara rutin, risiko gigi berlubang akibat cemilan gurih seperti crackers atau biskuit bisa dikurangi sehingga kesehatan mulut tetap terjaga.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |