Liputan6.com, Jakarta - Kue kukus ubi ungu menjadi pilihan menarik untuk hidangan suguhan di rumah, termasuk arisan keluarga. Kue ini menawarkan cita rasa lezat dengan tampilan yang menarik. Siapapun bisa membuat kue kukus ubi ungu hanya dengan menggunakan takaran gelas, bahkan bagi pemula.
Proses pembuatan kue kukus ubi ungu sangat praktis. Pembuat hanya perlu menggunakan gelas sebagai alat ukur tanpa harus menggunakan timbangan dapur. Ini memungkinkan lebih banyak orang bisa mencoba membuat hidangan manis di rumah tanpa merasa kesulitan.
Secara rasa dan tekstur, kue kukus ubi ungu menghadirkan perpaduan manis legit alami dan aroma gurih yang khas. Kombinasi ini lantas menjadikan kue ini sebagai suguhan yang memanjakan lidah. Yuk intip cara membuatnya, dihadirkan Liputan6, Kamis (23/4).
Mengapa Ubi Ungu Cocok Dijadikan Kue Kukus?
Ubi ungu memiliki karakteristik yang menjadikannya bahan ideal untuk kue kukus. Warna ungu cerah berasal dari pigmen antosianin yang tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga berfungsi sebagai antioksidan. Antosianin membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan.
Rasa manis alami dari ubi ungu menjadi daya tarik tersendiri. Kandungan gula alami yang tinggi memberikan rasa manis yang kuat, sehingga mengurangi kebutuhan penambahan gula dalam resep. Dengan demikian, kue yang dihasilkan memiliki rasa manis yang pas dan tidak berlebihan.
Metode pengolahan dengan cara dikukus sangat cocok untuk ubi ungu. Proses kukus memanfaatkan uap air untuk mematangkan adonan, sehingga kue yang dihasilkan memiliki tekstur lembap dan empuk. Hal ini berbeda dengan metode panggang yang cenderung menghasilkan kue dengan tekstur lebih kering.
Bagaimana Rasa dan Tekstur Kue Kukus Ubi Ungu?
Kue kukus ubi ungu menawarkan pengalaman rasa yang unik. Dominasi manis alami dari ubi ungu berpadu dengan aroma khas yang lembut, menciptakan harmoni rasa yang menyenangkan. Penggunaan ubi ungu segar yang telah dikukus dan dihaluskan memberikan rasa khas dan warna cantik pada bolu.
Tekstur kue kukus ubi ungu dikenal karena kelembutan dan kelembapannya. Proses pengukusan membuat kue menjadi empuk dan tidak kering, memberikan sensasi lumer di mulut saat disantap. Tekstur lembut ini menjadikan kue kukus ubi ungu mudah dinikmati oleh berbagai kalangan usia.
Kue ini juga memiliki tekstur sedikit kenyal namun tetap ringan. Uap panas yang digunakan dalam proses kukus membantu menjaga kelembutan dan kekenyalan bolu. Kombinasi rasa manis alami dan tekstur empuk menjadikan kue ini pilihan hidangan yang disukai banyak orang.
Bahan-Bahan untuk Membuat Kue Kukus Ubi Ungu Takaran Gelas
Pembuatan kue kukus ubi ungu dengan takaran gelas memberikan kemudahan bagi para pembuat kue di rumah. Metode ini sangat praktis, terutama bagi mereka yang belum memiliki timbangan dapur. Dengan takaran gelas, proses pengukuran bahan menjadi lebih cepat dan efisien.
Takaran gelas yang dimaksud umumnya mengacu pada gelas belimbing standar yang banyak tersedia di rumah tangga. Satu gelas air setara dengan 240 ml, satu gelas gula setara dengan 200 gram, dan satu gelas tepung terigu setara dengan 120 gram. Pemahaman mengenai konversi ini membantu memastikan proporsi bahan yang tepat untuk hasil kue yang konsisten.
- Ubi ungu kukus, 1 gelas (sekitar 150-200 gram) lalu dihaluskan.
- Tepung terigu protein sedang sebanyak 1 gelas (sekitar 120-130 gram)
- Gula pasir dengan takaran 1 gelas (sekitar 200 gram)
- Telur ayam sebanyak 2-4 butir
- Minyak goreng ¾ gelas (sekitar 120 ml) atau 100 ml
- Santan kental 65-100 ml atau 1 gelas
- Susu kental manis (SKM) 1-2 sachet atau 50 gram
- Pengembang kue (SP/TBM/Ovalet) ½ - 1 sendok teh
- Garam ¼ - ½ sendok teh
- Vanili bubuk/cair ¼ - ½ sendok teh
- Pewarna ungu (opsional) secukupnya
Resep Kue Kukus Ubi Ungu Takaran Gelas
Membuat kue kukus ubi ungu dengan takaran gelas adalah proses yang sederhana. Resep ini dirancang agar mudah diikuti, bahkan bagi pemula, dengan langkah-langkah yang jelas. Konsistensi dalam mengikuti setiap tahapan akan membantu menghasilkan kue dengan tekstur lembut.
Proses persiapan dimulai dengan mengolah ubi ungu hingga siap dicampur dengan bahan lain. Setelah itu, adonan akan dicampur secara bertahap untuk memastikan semua bahan tercampur rata. Pengukusan dilakukan dengan memperhatikan beberapa tips agar kue matang merata.
- Pertama, kukus ubi ungu hingga empuk, angkat ke wadah lalu kupas kulitnya.
- Haluskan ubi selagi panas menggunakan garpu atau saringan kawat hingga teksturnya halus.
- Campurkan ubi halus dengan santan, susu kental manis, dan minyak goreng.
- Setelahnya aduk rata hingga membentuk pasta yang licin, lalu sisihkan.
- Siapkan wadah bersih.
- Masukkan telur, gula pasir, dan pengembang kue.
- Kocok menggunakan mixer hingga adonan berubah warna menjadi putih pucat dan mengental.
- Masukkan tepung terigu secara bertahap ke dalam adonan telur, aduk perlahan hingga tercampur rata.
- Masukkan campuran ubi ungu yang sudah dihaluskan ke dalam adonan tepung.
- Aduk perlahan hingga semua bahan tercampur homogen.
- Olesi loyang dengan sedikit minyak atau alasi dengan kertas roti.
- Tuang adonan ke dalam loyang.
- Panaskan kukusan hingga air mendidih.
- Masukkan loyang berisi adonan ke dalam kukusan. Kukus selama 25-30 menit atau hingga matang.
- Angkat kue dari kukusan, biarkan dingin sebelum dipotong dan disajikan.
Bisa Jadi Berapa Porsi Kue Kukus Ubi Ungu Ini?
Jumlah porsi yang dihasilkan dari resep kue kukus ubi ungu takaran gelas dapat bervariasi. Umumnya, resep dengan takaran bahan yang disebutkan dapat menghasilkan satu loyang kue berukuran sedang. Misalnya, resep bolu kukus ubi ungu dengan 2 butir telur dapat menghasilkan sekitar 12 buah kue jika menggunakan cetakan kecil.
Beberapa resep lain menunjukkan bahwa dengan takaran bahan yang serupa, kue kukus ubi ungu dapat menghasilkan sekitar 23 buah jika menggunakan cetakan putu ayu berdiameter 6 cm. Jika menggunakan loyang berukuran 20x20 cm, satu resep dapat menghasilkan satu loyang kue yang kemudian dapat dipotong sesuai keinginan.
Faktor-faktor seperti ukuran cetakan dan ketebalan potongan akan memengaruhi jumlah sajian akhir. Untuk acara arisan keluarga, satu loyang kue kukus ubi ungu biasanya cukup untuk disajikan kepada sekitar 10-15 orang.
Cocok Jadi Suguhan Arisan Keluarga
Kue kukus ubi ungu merupakan pilihan hidangan yang tepat untuk acara arisan keluarga. Kehadirannya memberikan sentuhan istimewa pada pertemuan sosial. Kue ini mudah disajikan dan dinikmati bersama, menjadikannya pilihan praktis untuk tuan rumah.
Warna ungu alami dari ubi memberikan daya tarik visual yang kuat, membuat kue ini menonjol di antara hidangan lainnya. Rasa manis alami dan tekstur lembutnya juga disukai banyak orang, sehingga kue kukus ubi ungu seringkali menjadi favorit di acara-acara keluarga.
Selain arisan keluarga, sajian kue kukus ubi ungu ini juga cocok untuk berbagai acara lainnya. Kue ini dapat menjadi pilihan untuk isian snack box pada acara pengajian, rapat, atau seminar. Kelembutan dan rasa manisnya juga menjadikannya camilan yang disukai anak-anak, sehingga cocok untuk acara ulang tahun anak atau bekal sekolah.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Apa manfaat ubi ungu bagi kesehatan?
A: Ubi ungu kaya akan antosianin yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.
Q: Bisakah kue kukus ubi ungu disimpan lama?
A: Kue kukus sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara dan dapat bertahan 2-3 hari.
Q: Bagaimana cara memilih ubi ungu yang baik?
A: Pilih ubi ungu yang kulitnya lembut, tidak berbercak, dan padat.
Q: Apakah kue kukus ubi ungu bisa dikreasikan dengan topping lain?
A: Ya, kue kukus ubi ungu dapat dikreasikan dengan berbagai topping seperti keju atau cokelat.
Q: Apa perbedaan kue kukus dengan kue panggang?
A: Kue kukus dimasak dengan uap air, menghasilkan tekstur lembut, sedangkan kue panggang dimasak dengan panas kering.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538008/original/008615300_1774498527-menggoreng_sambal_balado.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564244/original/028531100_1776931454-dimsum.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4336597/original/053531100_1677233226-photo__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4291688/original/078364800_1673763858-20230115_warung_bakso_mercon_malang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563933/original/025513500_1776920920-IMG-20260423-WA0015_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560523/original/070942000_1776671711-sendok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5071951/original/097073000_1735541393-1735029907566_resep-bomboloni.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564111/original/024098300_1776926168-ilustrasi_kue_kukus_dari_tape_singkong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564019/original/018300500_1776923567-SnapInsta.to_651098012_18087943559177434_7629167159017203124_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563154/original/047341800_1776848902-WhatsApp_Image_2026-04-22_at_14.10.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563958/original/034745100_1776921209-279c8b22-dabb-4ee9-ad80-52bd6135422b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563768/original/056068100_1776916787-Screenshot_2026-04-23_105906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563503/original/072015800_1776893585-IMG-20260423-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563751/original/015552200_1776916403-134fc576-2277-49da-b738-1a69c0bdf404.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563582/original/018146500_1776909789-cov_bakso_ayam_frozen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563792/original/020596300_1776917426-Vania_Rahardjo__Co-Founder_Bloomery_Patisserie.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563535/original/099172500_1776904993-michael_jackson.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563587/original/036169600_1776910176-sambal_embem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563570/original/037254900_1776907977-Gemini_Generated_Image_jtcrn3jtcrn3jtcr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563516/original/011282000_1776898802-emily_blunt_anne_hathaway.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1677282/original/072536700_1502557224-Monas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452947/original/025750100_1766463339-meja_makan_bertema_natal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451582/original/093387000_1766312214-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Algojo_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457619/original/024579800_1767007726-The_Gifted_Graduation_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457234/original/059159100_1766992319-Kampanye_Diskon_Rame_Rame_ShopeeFood__Catatkan_Pertumbuhan_Konsisten_bagi_Merchant__1_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428143/original/073281800_1764480694-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455096/original/093687700_1766630243-044525500_1760345516-jagung_bakar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5460026/original/031674800_1767199754-WhatsApp_Image_2025-12-31_at_22.06.03__2_.jpeg)