7 Cara Membuat Roti Bomboloni Isi Cokelat Lumer Takaran Gelas di Rumah, Donat Italia yang Unik

6 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat roti bomboloni isi cokelat lumer takaran gelas menjadi topik menarik seiring populernya bomboloni, donat khas Italia tanpa lubang dengan isian melimpah yang digemari banyak orang. Teksturnya yang lembut dan rasa cokelat lumer di dalamnya membuat camilan ini semakin viral dan banyak dicoba untuk dibuat sendiri di rumah.

Panduan ini menyajikan langkah praktis membuat bomboloni menggunakan takaran gelas dan sendok, sehingga mudah diikuti pemula tanpa timbangan. Dengan bahan sederhana dan cara yang jelas, Anda bisa menghasilkan bomboloni empuk dan mengembang sempurna sebagai sajian istimewa untuk keluarga. Berikut cara membuat roti bomboloni isi cokelat lumer takaran gelas, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (23/4/2026). 

Bahan-Bahan untuk Bomboloni Isi Cokelat Lumer

Bahan Bomboloni:

  • 3 gelas tepung terigu protein sedang/tinggi
  • 2 sdm susu bubuk
  • 2 sdm gula pasir
  • 1 sdt ragi instan
  • 1 butir kuning telur
  • 1 gelas air putih atau susu cair hangat
  • 2 sdm margarin atau mentega
  • 1/2 sdt garam

Bahan Isian Cokelat (Vla):

  • 2 sdm cokelat bubuk
  • 2 sdm gula pasir
  • 1 sdm tepung maizena
  • ±150–250 ml air (sekitar 1 gelas kurang)
  • 2 sachet susu kental manis (SKM) cokelat
  • 50 gram cokelat batang (DCC), potong kecil
  • 1 sdm margarin

Catatan:

  • Pastikan semua bahan sudah tersedia sebelum mulai membuat.
  • Gunakan takaran gelas dan sendok agar lebih praktis tanpa alat ukur khusus.
  • Resep ini menghasilkan bomboloni yang lembut dengan isian cokelat yang lumer dan melimpah.

Mempersiapkan Biang Ragi Aktif untuk Adonan Bomboloni

Langkah Membuat Biang Ragi:

  • Siapkan 1 sdt ragi instan dan 2 sdm gula pasir.
  • Tuangkan ke dalam 1 gelas air putih hangat (pastikan tidak terlalu panas atau terlalu dingin).
  • Aduk hingga gula larut dan ragi tercampur merata.

Proses Aktivasi Ragi:

  • Diamkan larutan selama 5–10 menit.
  • Perhatikan permukaan larutan, ragi yang aktif akan menghasilkan busa.

Catatan Penting:

  • Biang ragi berfungsi sebagai pengembang agar bomboloni mengembang sempurna dan bertekstur empuk.
  • Jika tidak muncul busa, kemungkinan ragi sudah tidak aktif atau suhu air kurang tepat.
  • Ulangi proses dengan ragi baru dan air hangat yang sesuai agar hasil maksimal.

Mengombinasikan Bahan Kering Adonan Bomboloni

Langkah Mencampur Bahan Kering:

  • Siapkan wadah besar untuk adonan.
  • Masukkan 3 gelas tepung terigu protein sedang atau tinggi.
  • Tambahkan 2 sdm susu bubuk ke dalam tepung.

Proses Pencampuran:

  • Aduk semua bahan kering menggunakan spatula atau whisk hingga tercampur rata.
  • Pastikan tidak ada gumpalan agar tekstur adonan nantinya konsisten.

Catatan Penting:

  • Pencampuran bahan kering yang merata menjadi dasar penting sebelum menambahkan bahan basah.
  • Tepung protein tinggi menghasilkan tekstur lebih elastis, sedangkan protein sedang tetap memberikan hasil yang lembut dan baik.
  • Susu bubuk membantu menambah rasa gurih sekaligus membuat tekstur bomboloni lebih lembut.

Menggabungkan Bahan Basah dan Kering secara Bertahap

Langkah Menggabungkan Bahan Basah:

  • Masukkan 1 butir kuning telur ke dalam campuran bahan kering.
  • Aduk sebentar hingga kuning telur mulai menyatu dengan tepung.

Proses Penambahan Biang Ragi:

  • Tuangkan biang ragi yang sudah aktif sedikit demi sedikit ke dalam adonan.
  • Aduk atau uleni secara perlahan sambil menuangkan agar adonan tercampur merata.

Tahap Adonan:

  • Lanjutkan hingga adonan mulai menyatu dan mencapai tahap setengah kalis.
  • Ciri setengah kalis: adonan sudah tidak terlalu lengket, namun belum halus dan elastis sempurna.

Catatan Penting:

  • Penambahan bahan basah secara bertahap membantu mengontrol kelembapan adonan.
  • Kuning telur berfungsi memberikan warna alami, rasa lebih gurih, dan tekstur yang lebih lembut.

Proses Pengulenan Optimal dan Fermentasi Pertama

Langkah Pengulenan dan Fermentasi Bomboloni:

Uleni adonan hingga setengah kalis untuk mulai mengembangkan gluten.

Tambahkan:

  • 2 sendok makan margarin atau mentega
  • 1/2 sendok teh garam

Uleni kembali adonan hingga:

  • Kalis
  • Elastis
  • Tidak lengket di tangan

Lanjutkan proses menguleni selama ±10–15 menit (sesuaikan dengan kekuatan tangan).

Bulatkan adonan hingga rapi.

Siapkan wadah yang sudah diolesi sedikit minyak.

Masukkan adonan ke dalam wadah agar tidak lengket.

Tutup wadah menggunakan kain bersih atau plastic wrap.

Diamkan adonan selama 30–60 menit (proses fermentasi pertama).

Pastikan adonan mengembang hingga 2 kali lipat sebagai tanda siap ke tahap berikutnya.

Pembentukan Adonan dan Fermentasi Kedua yang Sempurna

Langkah Pembentukan dan Fermentasi Kedua Bomboloni:

Kempiskan adonan yang sudah mengembang untuk mengeluarkan gas di dalamnya.

Gilas adonan hingga ketebalan ±1–1,5 cm secara merata.

Pastikan ketebalan adonan konsisten agar matang merata saat digoreng.

Cetak adonan menggunakan:

  • Cetakan donat, atauBibir gelas diameter ±6–7 cm
  • Siapkan loyang atau alas yang sudah ditaburi tepung atau dilapisi kertas baking.

Letakkan adonan yang sudah dicetak agar tidak saling menempel.

Tutup adonan dengan kain bersih.

Diamkan selama 15–30 menit (fermentasi kedua).

Tunggu hingga adonan mengembang ringan dan siap untuk digoreng.

Teknik Menggoreng Bomboloni agar Matang Merata

Langkah Menggoreng Bomboloni:

  1. Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak di wajan.
  2. Gunakan api kecil agar bomboloni matang perlahan hingga ke dalam.
  3. Pastikan minyak cukup banyak agar bomboloni bisa mengambang dan matang merata.
  4. Masukkan adonan bomboloni ke dalam minyak panas.
  5. Goreng hingga berwarna kuning keemasan di bagian bawah.
  6. Balik bomboloni hanya 1 kali agar tidak menyerap terlalu banyak minyak.
  7. Lanjutkan menggoreng hingga kedua sisi matang merata.
  8. Angkat bomboloni yang sudah matang.
  9. Tiriskan di atas kertas penyerap minyak.
  10. Biarkan bomboloni dingin sebelum diberi isian agar tidak meleleh.

Membuat Isian Cokelat Lumer dan Penyelesaian Akhir

Langkah Membuat Vla Cokelat dan Mengisi Bomboloni:

A. Membuat Vla Cokelat:

Siapkan panci, lalu campurkan:

  • 2 sdm cokelat bubuk
  • 2 sdm gula pasir
  • 1 sdm tepung maizena

Tambahkan:

  • ±150 ml air (atau 250 ml sesuai kekentalan yang diinginkan)
  • 2 sachet susu kental manis cokelat

Aduk hingga rata dan tidak bergerindil.

Masak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga mengental.

Tambahkan:

  • 50 gram cokelat batang (dipotong kecil)
  • 1 sdm margarin

Aduk hingga cokelat meleleh dan vla menjadi halus serta mengilap.

Angkat, lalu dinginkan hingga suhu ruang.

B. Mengisi Bomboloni:

  • Pastikan bomboloni sudah dingin.
  • Buat lubang kecil di sisi bomboloni menggunakan sumpit atau ujung pisau.
  • Masukkan vla cokelat ke dalam piping bag.
  • Semprotkan vla ke dalam bomboloni hingga terisi penuh.
  • Taburi permukaan bomboloni dengan gula halus atau gula donat.

Bomboloni isi cokelat lumer siap disajikan.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Topik

1. Kenapa bomboloni tidak mengembang sempurna?

Bomboloni tidak mengembang biasanya karena ragi tidak aktif atau proses fermentasi kurang lama. Selain itu, air yang terlalu panas saat membuat biang juga bisa membunuh ragi sehingga adonan gagal mengembang.

2. Berapa lama waktu fermentasi adonan bomboloni yang ideal?

Fermentasi pertama idealnya 30–60 menit hingga adonan mengembang dua kali lipat. Fermentasi kedua cukup 15–30 menit agar tekstur bomboloni lebih ringan dan empuk saat digoreng.

3. Kenapa bomboloni menyerap banyak minyak saat digoreng?

Hal ini biasanya disebabkan suhu minyak terlalu rendah atau adonan belum cukup kalis. Adonan yang kurang elastis cenderung menyerap lebih banyak minyak saat digoreng.

4. Bagaimana cara agar isian cokelat bomboloni tetap lumer?

Gunakan campuran cokelat batang (DCC) dan vla cokelat, lalu isi bomboloni saat sudah dingin. Simpan pada suhu ruang agar tekstur cokelat tetap lembut dan tidak mengeras.

5. Apakah bomboloni bisa dibuat tanpa telur?

Bisa, tetapi tekstur akan sedikit berbeda. Telur membantu memberikan kelembutan dan warna pada adonan, sehingga tanpa telur hasilnya cenderung lebih padat.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |