Resep Kue Engkak Ketan yang Lembut dan Kaya Rasa, Kue Tradisional Palembang yang Selalu Bikin Rindu

11 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Resep kue engkak ketan yang lembut dan kaya rasa menjadi salah satu resep warisan Nusantara yang masih banyak diburu hingga sekarang. Kue tradisional khas Palembang ini terkenal karena teksturnya yang lembut, berlapis, harum santan, serta memiliki cita rasa manis yang pas. Selain populer di daerah asalnya, kue ini juga banyak dijumpai di Jambi, Lampung, dan beberapa wilayah Sumatera bagian selatan.

Sekilas tampilannya mengingatkan pada lapis legit, tetapi kue engkak menggunakan tepung ketan sehingga menghasilkan tekstur yang lebih lembut, sedikit kenyal, dan terasa padat namun tetap lumer di mulut. Tidak heran jika kue ini sering hadir sebagai sajian istimewa saat hari raya maupun acara keluarga.

Pada masa Kesultanan Palembang, kue ini sering dihidangkan dalam acara adat, pesta pernikahan, hingga perayaan hari besar keagamaan. Meski proses pembuatannya membutuhkan kesabaran karena dipanggang secara bertahap, hasil akhirnya benar-benar sepadan. Dengan mengikuti resep dan teknik yang tepat, Anda bisa membuat kue engkak ketan yang cantik, harum, serta memiliki lapisan yang rapi. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (8/7/2026).

Resep Kue Engkak Ketan yang Lembut dan Kaya Rasa

Berikut salah satu resep yang menghasilkan tekstur lembut, harum, dan kaya rasa seperti engkak ketan tradisional Palembang.

Bahan-bahan

  • 1.000 ml santan glondo (santan yang dimasak hingga mengeluarkan minyak)
  • 20 butir telur ayam
  • 500–600 gram gula pasir
  • 1 kaleng susu kental manis (370 gram)
  • 200 gram tepung ketan
  • ½ sendok teh vanili bubuk
  • 3 sendok makan margarin, dilelehkan
  • Margarin secukupnya untuk mengoles setiap lapisan

Peralatan

  • Loyang ukuran 24 x 24 x 7 cm
  • Kertas roti
  • Whisk
  • Saringan adonan
  • Oven dengan api atas dan bawah

Cara Membuat

1. Siapkan adonan santan

Campurkan santan glondo dengan gula pasir. Aduk menggunakan whisk hingga gula benar-benar larut. Setelah itu tambahkan tepung ketan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk sampai tidak ada gumpalan.

2. Masukkan telur

Pecahkan seluruh telur ke dalam adonan, lalu aduk perlahan hingga tercampur rata. Hindari mengocok terlalu kuat agar adonan tidak menghasilkan banyak gelembung udara.

3. Tambahkan bahan pelengkap

Masukkan susu kental manis, vanili bubuk, dan margarin leleh. Aduk hingga semua bahan tercampur sempurna.

4. Saring adonan

Saring adonan menggunakan saringan halus agar tekstur kue nantinya benar-benar lembut tanpa gumpalan.

5. Siapkan loyang

Lapisi dasar loyang menggunakan kertas roti, kemudian panaskan oven terlebih dahulu.

6. Panggang lapisan pertama

Tuangkan sekitar dua sendok sayur adonan ke dalam loyang. Panggang menggunakan api bawah hingga lapisan mulai matang.

7. Lanjutkan proses pelapisan

Setelah dua lapisan pertama matang menggunakan api bawah, lanjutkan memanggang menggunakan api atas saja. Setiap lapisan harus berwarna kuning kecokelatan sebelum ditimpa adonan berikutnya.

8. Tekan permukaan lapisan

Sebelum menuangkan lapisan baru, tekan perlahan permukaan kue menggunakan bagian belakang sendok agar lapisan lebih padat dan tidak berongga. Olesi tipis dengan margarin sebelum menambahkan adonan berikutnya.

9. Ulangi hingga adonan habis

Lakukan proses tersebut secara berulang hingga seluruh adonan habis. Inilah bagian yang membutuhkan kesabaran karena setiap lapisan harus matang sempurna agar menghasilkan garis lapisan yang cantik.

10. Dinginkan

Setelah seluruh lapisan selesai dipanggang, biarkan kue benar-benar dingin sebelum dipotong agar hasil irisannya rapi.

Tips Agar Kue Engkak Ketan Berhasil

Saat mencoba resep kue engkak ketan yang lembut dan kaya rasa, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

  • Gunakan santan berkualitas dengan kadar lemak tinggi agar rasa lebih gurih.
  • Santan glondo memberikan aroma khas sekaligus tekstur lebih lembut.
  • Jangan mengocok adonan menggunakan mixer karena dapat menghasilkan banyak gelembung udara.
  • Selalu saring adonan sebelum dipanggang.
  • Pastikan setiap lapisan sudah berwarna kuning kecokelatan sebelum menambahkan lapisan berikutnya.
  • Oleskan margarin tipis di antara lapisan agar hasilnya tidak kering.
  • Gunakan api yang stabil selama proses memanggang.
  • Dinginkan kue sepenuhnya sebelum dipotong.

Mengapa Kue Engkak Menggunakan Banyak Telur?

Sebagian orang mungkin terkejut melihat jumlah telur yang mencapai 20 butir dalam satu resep. Namun, telur merupakan salah satu kunci utama tekstur engkak ketan.

Telur memberikan struktur yang kokoh sekaligus membuat kue tetap lembut. Selain itu, telur juga membantu menghasilkan warna kuning keemasan yang cantik pada setiap lapisan. Aroma khas telur berpadu sempurna dengan santan sehingga menciptakan cita rasa yang kaya dan mewah.

Cara Menyimpan Kue Engkak

Kue engkak termasuk salah satu kue tradisional yang memiliki daya simpan cukup lama.

Pada suhu ruang, kue dapat bertahan sekitar 3–4 hari jika disimpan dalam wadah kedap udara.

Di dalam kulkas, daya simpannya bisa mencapai satu minggu. Sebelum disajikan kembali, cukup diamkan beberapa menit pada suhu ruang agar teksturnya kembali lembut.

Jika ingin menyimpannya lebih lama, kue dapat dibekukan dalam freezer selama beberapa minggu. Bungkus setiap potongan menggunakan plastik makanan agar kelembapannya tetap terjaga.

Keunikan Kue Engkak Ketan

Selain memiliki rasa yang lezat, kue ini juga menyimpan nilai budaya yang tinggi. Teknik memanggang secara berlapis telah diwariskan turun-temurun dan menjadi bagian dari tradisi masyarakat Palembang.

Setiap lapisan yang tersusun rapi mencerminkan ketelitian pembuatnya. Karena proses pembuatannya cukup panjang, kue engkak sering dijadikan sajian istimewa saat Idulfitri, pernikahan, syukuran, maupun acara keluarga besar.

Kini, resep kue engkak ketan yang lembut dan kaya rasa juga semakin populer di berbagai daerah Indonesia. Banyak orang mencoba membuatnya sendiri di rumah sebagai bentuk pelestarian kuliner tradisional Nusantara.

Tanya Jawab Seputar Kue Engkak

1. Apa perbedaan kue engkak dengan lapis legit?

Lapis legit menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama, sedangkan kue engkak memakai tepung ketan dan santan sehingga teksturnya lebih lembut, sedikit kenyal, serta memiliki aroma santan yang lebih kuat.

2. Mengapa setiap lapisan harus dipanggang satu per satu?

Teknik tersebut bertujuan menghasilkan lapisan yang rapi, padat, dan tidak mudah terpisah saat dipotong.

3. Apa itu santan glondo?

Santan glondo adalah santan yang dimasak hingga sebagian airnya menguap dan mulai mengeluarkan minyak alami. Santan jenis ini membuat rasa engkak menjadi lebih gurih dan harum.

4. Apakah kue engkak bisa dibuat tanpa oven?

Resep tradisional menggunakan oven karena diperlukan proses pemanggangan berlapis. Tanpa oven, karakteristik lapisan khas engkak akan sulit diperoleh.

5. Berapa lama kue engkak dapat disimpan?

Jika disimpan dalam wadah kedap udara, kue dapat bertahan sekitar 3–4 hari pada suhu ruang atau hingga satu minggu di dalam lemari pendingin.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |