MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika Bakal Rekrut 100 Persen Marshal Lokal

9 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Ajang MotoGP Indonesia kembali digelar dengan nama resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Digelar pada 9--11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, The Mandalika, Nusa Tenggara Barat, itu akan menjadi tahun kelima penyelenggaraan MotoGP di Indonesia.

"Memasuki tahun kelima, Pertamina Grand Prix of Indonesia telah menjadi katalis pengembangan destinasi The Mandalika sekaligus instrumen nation branding Indonesia di mata dunia. Dengan jangkauan siaran yang mencapai sekitar 677 juta pasang mata secara global, ajang ini memperlihatkan bagaimana Indonesia mampu menghadirkan event berstandar dunia sekaligus menciptakan dampak nyata bagi masyarakat," kata Direktur Utama InJourney, Maya Watono, di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.

Pada ajang balap motor tahun ini, 76 pembalap terbaik dunia dari 23 negara akan hadir, terdiri atas 22 pembalap MotoGP dari delapan negara, 28 pembalap Moto2 dari 13 negara, dan 26 pembalap Moto3 dari 12 negara. Indonesia akan diwakili dua pembalap yang akan berlaga di kejuaraan dunia, yakni Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di kelas Moto3.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebut kehadiran pembalap Indonesia di level dunia menjadi bukti positif perkembangan pembinaan olahraga motorsport nasional.

"Kehadiran Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menunjukkan bahwa pembinaan olahraga motorsport Indonesia berada pada arah yang positif. Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya menghadirkan tontonan kelas dunia, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani bermimpi, berkompetisi, dan berprestasi di tingkat internasional," ujarnya.

100 Persen Marshal Lokal

Selain itu, Indonesia untuk pertama kalinya memanfaatkan keterampilan sumber daya manusia lokal. Mengusung semangat The Rise of Local Heroes, Maya menyatakan seluruh marshal yang bertugas tahun ini merupakan talenta lokal NTB yang memenuhi standar internasional.

"Ini adalah bukti bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia tidak hanya menghadirkan kebanggaan nasional, tetapi juga membuka peluang, meningkatkan kompetensi, dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat daerah," ujar dia.

Per kemarin, penyelenggara resmi menjual tiket ajang balap motor yang dimulai dengan program early bird. Program yang berlangsung hingga minggu kedua Juli 2026 itu menawarkan potongan harga 50 persen. 

Selanjutnya, Presale 1 berlangsung pada minggu kedua Juli hingga minggu kedua Agustus 2026 dengan potongan harga 30 persen, dan Presale 2 pada minggu kedua Agustus hingga minggu ketiga September 2026 dengan diskon 20 persen. Tiket resmi dijual  melalui aplikasi GOERS sebagai Official Master Ticketing Partner, situs resmi themandalikagp.com, serta Official Ticket Booth Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sarinah.

Mandalika Jadi Destinasi Sport Tourism Unik

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menyebut, Mandalika memiliki positioning unik dalam kalender MotoGP dunia. "Melalui konsep 'Thrill in Paradise', pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan balapan kelas dunia, tetapi juga menikmati keindahan alam, budaya, kuliner, sport tourism, dan berbagai pengalaman khas Indonesia yang menjadikan Mandalika sebagai salah satu destinasi sport tourism paling unik di dunia," tuturnya.

Sejalan dengan konsep itu, pengunjung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan menikmati berbagai pengalaman unggulan yang merepresentasikan keunikan The Mandalika, mulai dari sunset and sunrise experiences, outdoor sport and wellness activities, community race dan workshop, cultural infused experiences, festival musik dan hiburan, wisata bahari dan island hopping, hingga ragam kuliner serta budaya khas Lombok.

Sebagai kawasan destinasi terintegrasi, The Mandalika juga terus memperkuat kualitas pengalaman pengunjung melalui peningkatan konektivitas, optimalisasi area experiential destination, penguatan sistem mobilitas kawasan, pengembangan area F&B dan UMKM, serta peningkatan standar keamanan, kenyamanan, dan layanan pengunjung.

Kontribusi Ekonomi dari MotoGP Indonesia 2025

Pada penyelenggaraan tahun lalu, event tersebut berhasil menarik 140.324 penonton. Sementara itu, sepanjang penyelenggaraan MotoGP 2025, kawasan The Mandalika mencatat lebih dari 200 ribu total pengunjung dari berbagai aktivitas yang diselenggarakan di kawasan tersebut.

Dampak ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp 4,96 triliun secara nasional dengan multiplier effect yang menjangkau sektor transportasi, akomodasi, kuliner, UMKM, ekonomi kreatif, dan berbagai jasa pendukung lainnya. Lebih dari 600 UMKM lokal turut terlibat dalam ekosistem event dan destinasi, sementara lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap pada berbagai sektor pendukung saat pelaksanaan event MotoGP 2025.

Sementara, sepanjang 2025, Pertamina Mandalika International Circuit mencatat 285 hari aktivitas dan 206 event. Tren positif tersebut berlanjut pada 2026 dengan target 244 hari aktivitas dan 132 event yang terdiri dari 89 event motorsport dan 43 event non-motorsport.

"Dengan kombinasi kompetisi kelas dunia, keindahan destinasi, pertumbuhan talenta nasional, serta dampak ekonomi yang terus meluas, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 kembali jadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism kelas dunia," kata Troy.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |