Mengenal DNA Trout untuk Perawatan Kecantikan Regeneratif

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Persepsi soal kecantikan berubah seiring waktu. Dari tampilan yang terkesan sintetis, publik kini lebih mendambakan kecantikan yang lebih natural dengan kulit yang sehat, kenyal, bercahaya, dan terihat awet muda. Itu mendorong perkembangan intens perawatan kecantikan regeneratif berbasis polinukleotida.

Setelah selama beberapa tahun DNA salmon mendominasi, kini industri mulai menggarap sumber baru, DNA trout. Mengutip laman Georgia Wild Trout, sekitar 25 spesies ikan trout ditemukan di seluruh dunia yang mayoritas berjenis ikan air tawar. Mereka menjadi indikator kesehatan sungai atau danau. 

Tapi, ada pula jenis trout yang bisa hidup di air asin, seperti ikan salmon. Meski begitu, yang mendominasi di dunia adalah jenis ikan trout cokelat. Jenis tersebut bisa dibudidayakan oleh nelayan untuk menyediakan makanan maupun untuk dipancing. Ikan trout yang didomestikasi, dikutip dari wildtrout.org, bisa tumbuh cepat dan bertelur lebih awal.

Menurut sejumlah kajian mengenai polynukleotida generasi terbaru, DNA trout memiliki karakteristik yang memungkinkan tingkat kemurnian tinggi ketika diproses melalui teknologi purifikasi modern. Faktor kemurnian ini menjadi penting karena berpengaruh terhadap konsistensi produk, keamanan penggunaan, serta efektivitas stimulasi regenerasi jaringan.

Para ahli estetika juga menilai bahwa fokus utama inovasi terbaru bukan lagi semata pada sumber DNA yang digunakan, melainkan pada bagaimana proses ekstraksi dan pemurnian dilakukan sehingga menghasilkan polinukleotida berkualitas tinggi yang mampu bekerja optimal di dalam kulit.

Penentuan Kualitas Polinukleotida

Berangkat dari itu, GEA Aesthetic bersama Croma-Pharma meluncurkan PolyPhil, teknologi kecantikan regeneratif berbasis polinuklelotida dari DNA ikan trout. Tujuannya untuk membantu memperbaiki kualitas kulit melalui stimulasi proses regenerasi alami.

Dr. med. univ. Konstantin Frank, dari Munich, Jerman, menjelaskan bahwa kualitas dan keamanan polinukleotida sangat dipengaruhi oleh proses pemurnian dan sumber bahan bakunya. Maka itu, PolyPhil® menggunakan DNA ikan trout air tawar yang berasal dari peternakan terkontrol di Eropa dan diproses melalui teknologi PN-HPT®, sehingga mendukung standar kualitas, kemurnian, dan konsistensi produk yang tinggi.

Menurut Inneke Huang, General Manager GEA Aesthetic, kehadiran PolyPhil® menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi estetika yang berbasis sains dan keamanan.

"Membawa PolyPhil® ke Indonesia merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi aesthetic treatment berbasis science, safety, dan natural result. PolyPhil® didukung oleh lebih dari 20 tahun pengalaman penggunaan klinis di Eropa, lebih dari 80 publikasi peer-reviewed, serta teknologi PN-HPT® yang menghasilkan polynucleotide dengan tingkat kemurnian tinggi dan kualitas yang konsisten," ujarnya.

Manfaat DNA Trout untuk Perawatan Kecantikan

Dengan menggunakan teknologi PN-HPT® (Polynucleotide Highly Purified Technology), PolyPhil® membantu mendukung aktivitas fibroblast, merangsang produksi kolagen dan elastin, meningkatkan hidrasi, serta membantu proses perbaikan jaringan kulit secara alami. PolyPhil® dapat digunakan sebagai bagian dari strategi peremajaan kulit maupun perawatan pencegahan penuaan dini.

Dengan perawatan yang tepat, hal itu bisa membantu memperbaiki kualitas kulit, tampilan bopeng bekas jerawat (acne scars), kerutan halus, tekstur kulit, hingga area sensitif seperti bawah mata. Selain itu, PolyPhil® juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala serta sebagai skin preparation sebelum berbagai prosedur estetika lainnya seperti filler, botulinum toxin, chemical peeling, maupun laser treatment.

Untuk menjawab kebutuhan yang beragam, PolyPhil® hadir dalam beberapa varian, yaitu PolyPhil™ untuk skin rejuvenation, PolyPhil™ Next yang mengombinasikan polinukleotida dan asam hyaluronat, PolyPhil™ Eye untuk area mata, serta PolyPhil™ Hair yang berfokus pada kesehatan kulit kepala dan rambut.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |