Kitten Heel Jadi Tren Sandal Terbaru yang Curi Perhatian, Debut di Copenhagen Fashion Week

9 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Sandal kitten heel mencuri perhatian di Copenhagen Fashion Week Spring/Summer 2027. Siluet berhak rendah ini terlihat di runway sekaligus meramaikan street style, menandai dorongan baru arah eksperimen pada alas kaki santai.

Model ini memadukan thong atau flip-flop dengan hak pendek, memberi sedikit elevasi tanpa menanggalkan kesan effortless. Sejumlah media fashion internasional mencatat popularitasnya meningkat berkat keseimbangan antara estetika feminin, kenyamanan, dan fleksibilitas pemakaian harian.

Momentum tersebut turut dimanfaatkan Havaianas dengan menampilkan Havaianas Kitten Heel dalam presentasi Studio Constance. Langkah ini menjadi interpretasi baru terhadap desain toe-post ikonis yang selama ini melekat pada identitas brand.

Di panggung Studio Constance Spring/Summer 2027, Havaianas resmi memperkenalkan sandal berhak pertamanya. Siluet ini menjadi pembuka babak baru bagi label asal Brasil itu di kancah fashion yang lebih eksperimental dalam rangkaian Copenhagen Fashion Week.

Debut Havaianas Kitten Heel di Copenhagen

Alih-alih hak tinggi, Havaianas memilih kitten heel rendah berbentuk elips asimetris untuk memberi dimensi baru pada flip-flop. Pendekatan ini tetap mempertahankan karakter sederhana dan effortless yang menjadi ciri merek.

Model tersebut memakai signature rubber insole khas Havaianas. Untuk peluncuran perdananya, Havaianas Kitten Heel hadir dalam tiga warna: hitam, off-white, dan hijau vibrant.

Di presentasi Studio Constance, Havaianas tampil dalam 25 look yang memadukan Kitten Heel dengan sejumlah gaya klasik. Perpaduan ini mempertemukan identitas Brasil Havaianas dengan perspektif kontemporer Skandinavia yang menjadi karakter Copenhagen.

Dari Runway ke Jalanan Copenhagen

Usai peragaan, jejak eksperimen ini berlanjut di jalanan. Sejumlah kreator, editor, dan stylist terlihat mengenakan sandal Kitten Heel sepanjang pekan fashion tersebut.

Salah satu momen paling playful datang dari fashion figure Brasil Livia Nunes yang tampak mengendarai sepeda dengan Kitten Heel menggantikan pedal sepeda tradisional.

Aksi itu menggambarkan cara Copenhagen memandang fashion: tidak terlalu serius, namun sarat kreativitas. Alas kaki tidak semata pelengkap, melainkan bagian dari pengalaman dan ekspresi personal.

Fenomena ini menunjukkan flip-flop yang akrab dengan suasana pantai dan liburan kini punya tempat di lanskap urban, ikut membentuk narasi gaya sehari-hari yang lebih berani bereksperimen.

Siluet Kitten Heel dan Pergeseran Gaya

Daya tarik utama sandal kitten heel terletak pada kemampuannya mengubah kesan sebuah outfit melalui tambahan tinggi yang subtil. Siluet santai seperti thong atau flip-flop terlihat lebih refined saat dipadukan dengan hak rendah.

Kombinasi ini menarik untuk gaya eksperimental: bisa dikenakan bersama celana tailored, rok midi, denim, hingga dress feminin, menghadirkan kontras antara elemen kasual dan elegan.

Tren ini turut menandai pergeseran preferensi alas kaki. Jika sebelumnya hak tinggi menjadi rujukan untuk tampilan yang lebih sophisticated, kini hak rendah menawarkan pendekatan yang lebih santai dan relevan dengan ritme modern.

Di sisi lain, thong kitten heel kerap dipandang sebagai \"jalan tengah\" bagi generasi yang terbiasa memakai flat shoes namun mulai kembali melirik sepatu berhak.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |