Liputan6.com, Jakarta - Makanan pembawa hoki sering dicari oleh banyak orang untuk mendatangkan harapan baru. Sejak lama, berbagai kebudayaan di dunia memiliki tradisi menyantap hidangan khusus yang dipercaya mampu membawa keberuntungan.
Pemilihan jenis bahan pangan ini biasanya didasarkan pada bentuk, warna, maupun pelafalan namanya yang memiliki makna positif. Berbagai tradisi dari penjuru dunia menunjukkan bahwa kepercayaan ini telah dipercaya selama turun-temurun dan dilangsungkan saat memasukki momen-momen penting.
Masyarakat lantas percaya bahwa mengkonsumsi makanan ini dapat memengaruhi energi positif dalam kehidupan sehari-hari mereka. Apa sajakah makanan tersebut? Untuk mengetahuinya, simak informasi selengkapnya, dihadirkan Liputan6, Jumat (14/8).
1. Anggur (Spanyol)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3356044/original/042973900_1611250904-Ilustrasi_buah_anggur_1.jpg)
Perbesar
Makanan pembawa hoki berupa anggur sangat terkenal di Spanyol saat malam pergantian tahun. Warga setempat memiliki tradisi menyantap dua belas butir anggur tepat ketika jam menunjukkan tengah malam. Satu butir anggur dikonsumsi setiap kali lonceng berbunyi sebagai simbol harapan untuk setiap bulan di tahun baru.
Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran selama dua belas bulan ke depan bagi siapa saja yang melakukannya. Warga setempat meyakini bahwa melewatkan satu butir saja bisa memengaruhi nasib mereka selama satu bulan tersebut. Praktik sederhana ini menjadi bagian penting dalam menyambut tahun baru dengan penuh optimisme.
Banyak orang mengikuti tradisi ini karena kesederhanaan dan makna yang mendalam bagi mereka. Anggur yang dipilih biasanya memiliki ukuran seragam agar mudah dikonsumsi dalam waktu singkat. Kebiasaan ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh tradisi lokal dalam membentuk cara masyarakat menyambut masa depan yang lebih cerah.
2. Lentil (Italia)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565498/original/025727600_1777026472-30486.jpg)
Perbesar
Lentil menjadi pilihan makanan pembawa hoki yang utama dalam jamuan makan malam tahun baru di Italia. Biji-bijian ini dipilih karena bentuknya yang kecil dan bulat menyerupai koin uang logam pada masa kuno. Hidangan ini sering disajikan bersama daging sebagai pelengkap santapan keluarga di malam pergantian tahun.
Masyarakat Italia meyakini bahwa menyantap lentil akan membawa kelimpahan rezeki dan kekayaan di masa mendatang. Bentuk bulatnya dianggap sebagai perlambang uang yang akan terus mengalir ke dalam kehidupan setiap orang. Tradisi ini dilakukan dengan harapan agar tahun yang akan datang menjadi masa yang penuh dengan kesuksesan finansial.
Hidangan lentil kini mudah ditemukan dalam berbagai menu masakan modern di berbagai restoran. Cara penyajiannya pun cukup variatif namun tetap mempertahankan esensi tradisional sebagai simbol keberuntungan. Masyarakat tetap setia menjalankan kebiasaan ini sebagai cara untuk menjaga warisan budaya serta mendatangkan harapan bagi keluarga.
3. Mi Panjang (China)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4521710/original/091751000_1690878053-ksenia-kazak-lCEYf47Czww-unsplash.jpg)
Perbesar
Mi panjang merupakan makanan pembawa hoki yang melambangkan umur yang panjang bagi setiap orang. Hidangan ini disajikan dalam berbagai acara penting seperti perayaan ulang tahun atau pesta perayaan hari besar. Aturan utama dalam menyantap mi ini adalah tidak boleh memotongnya karena dipercaya akan memengaruhi panjangnya usia.
Dalam kebudayaan China, memutus mi saat dimasak atau dimakan dianggap sebagai hal yang harus dihindari. Kepercayaan ini sudah mendarah daging dan menjadi pedoman saat keluarga berkumpul menyantap hidangan tersebut bersama-sama. Mi panjang mencerminkan doa agar kehidupan seseorang selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam segala urusan.
Selain melambangkan usia, mi ini juga sering dikaitkan dengan kehidupan yang stabil serta jauh dari rintangan. Orang yang menyantapnya diharapkan memiliki kesabaran dan ketenangan dalam menjalani hari demi hari. Tradisi ini membuktikan bahwa makanan memiliki fungsi lebih dari sekadar pengisi perut tetapi juga penguat harapan manusia.
4. Kacang Black-Eyed Pea (Amerika Serikat)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324079/original/082689000_1786689103-Kacang_Black-Eyed_Pea.jpg)
Perbesar
Kacang black-eyed pea dikenal sebagai makanan pembawa hoki di wilayah selatan Amerika Serikat. Kacang ini biasanya diolah dalam hidangan khusus yang sering disajikan pada hari pertama di awal tahun. Kombinasi kacang dengan sayuran hijau melambangkan kekayaan uang kertas dan koin bagi siapa yang menyantapnya.
Tradisi menyantap kacang ini sudah berlangsung lama dan tetap terjaga hingga saat ini oleh banyak keluarga. Kacang dianggap membawa berkah berupa keberuntungan ekonomi bagi masyarakat yang mengonsumsinya dengan penuh syukur. Banyak orang percaya bahwa hidangan ini mampu membuka pintu rezeki bagi rumah tangga selama tahun berjalan.
Penyajian kacang ini biasanya dilakukan secara sederhana namun tetap memiliki cita rasa yang khas bagi banyak orang. Proses memasaknya yang tidak terlalu rumit membuat hidangan ini menjadi favorit saat perayaan di rumah. Masyarakat terus melestarikan kebiasaan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya yang diwariskan oleh nenek moyang.
5. Buah Delima (Yunani)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3366584/original/057835600_1612288565-Delima_1.jpg)
Perbesar
Buah delima termasuk dalam kategori makanan pembawa hoki yang diyakini membawa kesuburan di Yunani. Pada saat perayaan tahun baru, banyak keluarga memiliki kebiasaan unik dengan memecahkan buah ini di depan pintu. Biji-biji buah yang tersebar dianggap sebagai simbol keberuntungan dan pembaruan bagi seluruh anggota keluarga di dalam rumah.
Semakin banyak biji yang keluar saat buah dipecahkan, semakin besar pula harapan berkah yang akan didapatkan. Kepercayaan ini melambangkan kelimpahan serta kesuksesan yang diharapkan akan menyertai sepanjang tahun baru tersebut. Buah delima dipandang sebagai benda sakral yang mampu mengundang energi positif untuk masuk ke dalam hunian.
Praktik ini mencerminkan harapan masyarakat akan kehidupan yang lebih subur dan jauh dari segala bentuk kesulitan. Meskipun terlihat unik, tradisi memecahkan buah delima tetap dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari identitas budaya. Masyarakat Yunani menjaga tradisi ini untuk memperkuat ikatan keluarga dan mendatangkan keberuntungan di awal tahun.
6. Ikan (Jepang)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4134130/original/099940800_1661324259-ca-creative-kC9KUtSiflw-unsplash.jpg)
Perbesar
Ikan merupakan makanan pembawa hoki yang sangat populer terutama jenis ikan laut tertentu di Jepang. Nama ikan ini dikaitkan dengan istilah yang berarti penuh sukacita serta membawa keberuntungan bagi setiap orang. Sajian ikan menjadi menu utama dalam berbagai acara resmi seperti pernikahan atau jamuan perayaan tahun baru.
Kehadiran ikan dalam menu makanan dianggap sebagai penanda kebahagiaan serta kesuksesan yang akan diraih di masa mendatang. Keluarga Jepang sering menyajikan ikan utuh sebagai simbol keutuhan serta keberlangsungan hidup yang baik bagi anggota keluarga. Makan ikan dipercaya membawa pengaruh baik pada nasib seseorang yang sedang merayakan momen penting.
Budaya makan ikan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari pola konsumsi masyarakat Jepang setiap harinya. Selain karena kandungan gizinya, ikan juga memiliki nilai filosofis yang tinggi di mata banyak orang. Tradisi ini mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan berharap pada kebaikan yang akan datang di waktu berikutnya.
7. Dumpling (China)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5457628/original/022752200_1767008089-charlesdeluvio-D-vDQMTfAAU-unsplash.jpg)
Perbesar
Dumpling menjadi makanan pembawa hoki yang sering disantap saat perayaan hari besar di China. Bentuk dumpling yang menyerupai batangan emas kuno dipercaya mampu mendatangkan kekayaan bagi keluarga yang menyantapnya. Proses pembuatan dumpling secara bersama-sama menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antar anggota keluarga di rumah.
Beberapa keluarga memiliki kebiasaan menyembunyikan koin di dalam salah satu dumpling sebagai simbol keberuntungan tambahan. Siapa pun yang mendapatkan koin tersebut diyakini akan memperoleh keberuntungan besar sepanjang tahun yang baru berjalan. Tradisi ini menciptakan suasana gembira dan penuh harapan saat anggota keluarga berkumpul di meja makan.
Dumpling bukan hanya sekadar makanan tetapi juga alat untuk membangun kebersamaan dan rasa saling memiliki. Banyak orang menyukai dumpling karena cita rasanya yang enak dan cara makannya yang praktis bagi semua kalangan. Praktik ini terus dilestarikan sebagai wujud syukur atas rezeki yang telah diterima selama masa sebelumnya.
8. Buah Bulat (Filipina)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5338325/original/050692300_1756969701-4045.jpg)
Perbesar
Buah-buahan dengan bentuk bulat dianggap sebagai makanan pembawa hoki yang wajib ada di Filipina. Masyarakat setempat terbiasa menyiapkan dua belas jenis buah bulat saat menyambut malam pergantian tahun baru. Bentuk buah yang menyerupai koin menjadi simbol kekayaan dan kelimpahan finansial yang diharapkan selama satu tahun.
Pilihan buah seperti jeruk, apel, dan melon sering dipilih karena bentuknya yang sempurna dan segar. Penataan buah di meja makan diyakini mampu menarik keberuntungan bagi pemilik rumah agar usaha mereka berkembang pesat. Tradisi ini dilakukan dengan harapan agar rezeki selalu mengalir selama dua belas bulan ke depan tanpa hambatan.
Kebiasaan ini mencerminkan pola pikir masyarakat dalam menyambut tahun baru dengan kesiapan dan optimisme tinggi. Masyarakat Filipina memandang buah bulat sebagai simbol keberhasilan ekonomi yang harus dijaga melalui tindakan nyata. Tradisi ini sederhana namun memiliki dampak psikologis yang kuat bagi keluarga yang menjalaninya setiap tahun.
9. Mochi (Jepang)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5359022/original/050703200_1758617579-colorful-dessert-mochi.jpg)
Perbesar
Mochi adalah makanan pembawa hoki yang kenyal dan sangat diminati di Jepang saat perayaan tahun baru. Mochi dibuat dari beras ketan yang ditumbuk melalui proses panjang yang melambangkan kebersamaan dan usaha keluarga. Keberadaan mochi di setiap perayaan dianggap membawa umur panjang serta kekuatan bagi setiap orang yang memakannya.
Tekstur mochi yang lembut melambangkan kehidupan yang damai dan keutuhan keluarga yang harus selalu dijaga. Banyak variasi mochi yang tersedia saat ini untuk menyesuaikan dengan selera generasi muda tanpa menghilangkan nilai tradisinya. Konsumsi mochi dianggap sebagai cara untuk mendatangkan kesehatan dan keteguhan hati dalam menghadapi tantangan hidup.
Tradisi membuat mochi tetap dipertahankan meski zaman sudah modern karena nilainya yang sangat tinggi bagi masyarakat. Mochi menjadi simbol identitas kebudayaan Jepang yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya dengan penuh kebanggaan. Setiap gigitan mochi menyimpan harapan agar kehidupan selalu diberkati dengan kedamaian dan ketenangan jiwa.
10. Jeruk Mandarin (China)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4718309/original/030812500_1705464298-fresh-juicy-clementine-mandarins.jpg)
Perbesar
Jeruk mandarin dikenal sebagai makanan pembawa hoki yang memiliki warna emas yang sangat menarik perhatian. Warna buah ini melambangkan kekayaan yang melimpah dan kemakmuran bagi siapa saja yang menyimpan atau menyantapnya. Jeruk sering diberikan sebagai hadiah kepada keluarga atau teman saat perayaan besar sebagai doa agar mereka selalu sejahtera.
Pelafalan nama jeruk mandarin juga sangat mirip dengan kata yang bermakna keberuntungan dalam beberapa dialek setempat. Hal ini membuat jeruk mandarin menjadi pilihan utama sebagai buah tangan yang memberikan kesan mendalam bagi penerimanya. Kehadiran jeruk ini di rumah dianggap mampu mengusir energi negatif dan mendatangkan suasana yang lebih cerah.
Banyak orang meyakini bahwa menyimpan jeruk mandarin di dalam ruangan bisa membantu melancarkan segala urusan keuangan. Tradisi ini sangat sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa pun di rumah dengan biaya yang terjangkau. Masyarakat Tionghoa menjaga kebiasaan ini sebagai cara untuk menyebarkan kebaikan dan harapan bagi sesama setiap tahun.
11. Cornbread (Amerika Serikat)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5459116/original/094813100_1767153469-david-trinks-Xu6FyM9ZwQM-unsplash.jpg)
Perbesar
Cornbread atau roti jagung merupakan makanan pembawa hoki yang populer di Amerika bagian selatan. Warna kuning yang pekat pada roti ini menyerupai emas sehingga sering dijadikan simbol kekayaan oleh masyarakat. Roti ini biasanya disajikan bersama hidangan lainnya saat makan malam sebagai penanda harapan akan kelimpahan ekonomi.
Penyajian cornbread dilakukan untuk melengkapi hidangan lain sehingga tercipta menu yang utuh dan penuh makna. Banyak keluarga menganggap roti jagung sebagai bagian penting dari daftar menu wajib saat awal tahun. Harapan akan masa depan yang lebih makmur sering dipanjatkan saat menyantap hidangan roti jagung ini bersama-sama.
Cornbread kini mulai dikenal luas di berbagai daerah karena rasanya yang manis dan teksturnya yang khas. Kehadiran roti jagung di meja makan dianggap mampu mendatangkan suasana hangat bagi seluruh keluarga yang hadir. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa kebaikan bisa datang dari makanan sederhana yang kita santap setiap hari.
12. Sayuran Hijau (Amerika Serikat)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317221/original/050168900_1786006727-30c6bc4a-0fa2-4052-8bc8-175097d04b0a.jpeg)
Perbesar
Sayuran hijau dikategorikan sebagai makanan pembawa hoki bagi masyarakat Amerika karena warnanya menyerupai uang kertas. Hidangan ini sering disajikan dengan cara direbus atau ditumis sebagai pelengkap menu utama saat perayaan tahun baru. Banyak orang meyakini bahwa mengonsumsi sayuran hijau bisa mendatangkan rezeki yang stabil sepanjang tahun.
Warna hijau yang segar menjadi lambang pertumbuhan dan perkembangan ekonomi yang terus berjalan dengan baik. Hidangan ini biasanya dimasak bersama kacang-kacangan untuk mendapatkan nutrisi yang lengkap bagi tubuh setiap orang. Masyarakat setempat menjaga tradisi ini sebagai bentuk harapan akan kehidupan yang lebih produktif dan maju.
Sayuran hijau mudah didapatkan di pasar atau supermarket sehingga tradisi ini sangat mudah dilakukan oleh siapa pun. Selain manfaat kesehatan, nilai simbolis yang ada di dalamnya membuat sayuran hijau terus diminati oleh masyarakat. Kebiasaan ini membuktikan bahwa perhatian pada detail makanan bisa memengaruhi pandangan seseorang terhadap keberuntungan hidup.
13. Kue Lapis (Indonesia)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491766/original/059564600_1770105901-lapis_india_hunkwe.jpg)
Perbesar
Kue lapis sering dianggap sebagai makanan pembawa hoki di Indonesia karena bentuknya yang bersusun. Lapisan kue yang rapi melambangkan tingkatan rezeki yang diharapkan akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Kue ini biasanya disajikan dalam acara keluarga atau perayaan besar sebagai simbol kemakmuran dan keberhasilan hidup.
Warna kue lapis yang bervariasi menambah kesan meriah dan menyenangkan saat disantap bersama rekan atau keluarga. Banyak orang percaya bahwa memakan kue lapis bisa mendatangkan kemudahan dalam mencapai target hidup yang sudah direncanakan. Keberadaan kue ini di atas meja makan menjadi penyemangat bagi anggota keluarga untuk bekerja lebih giat.
Tradisi menyantap kue lapis sudah berlangsung lama di berbagai daerah dan menjadi identitas budaya yang kuat. Kue ini bisa dengan mudah ditemukan di pasar tradisional maupun toko roti modern saat ini. Masyarakat terus melestarikan kebiasaan menyantap kue lapis sebagai bagian dari doa untuk masa depan yang sukses.
14. Telur (Beberapa Kebudayaan)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4995917/original/005888600_1731054115-telur_rebus_1.jpg)
Perbesar
Telur sering kali menjadi makanan pembawa hoki yang melambangkan awal dari kehidupan baru bagi masyarakat. Bentuk telur yang bulat dan isinya yang padat dianggap sebagai lambang kesuburan dan potensi masa depan yang cerah. Banyak orang menggunakan telur dalam berbagai hidangan sebagai simbol harapan akan kesuksesan yang akan tumbuh.
Penggunaan telur dalam masakan sangat luas dan bervariasi tergantung pada kebudayaan yang ada di suatu daerah. Telur dipandang sebagai bahan dasar yang mudah diolah dan memiliki nilai filosofis yang sangat positif bagi manusia. Mengonsumsi telur di pagi hari sering dianggap sebagai langkah awal untuk mengawali aktivitas dengan penuh keberuntungan.
Tradisi menggunakan telur terus terjaga karena fleksibilitasnya dalam berbagai jenis hidangan sehari-hari. Telur memberikan kesan kesederhanaan namun tetap memiliki makna yang dalam bagi mereka yang memercayainya. Masyarakat bisa dengan mudah mengintegrasikan telur ke dalam menu harian mereka sebagai cara mengundang berkah hidup.
15. Nasi Kuning (Indonesia)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5168933/original/099445400_1742469757-curry-fried-rice.jpg)
Perbesar
Nasi kuning merupakan makanan pembawa hoki yang sangat identik dengan perayaan penting di Indonesia. Warna kuning dari kunyit melambangkan emas dan keberuntungan yang diharapkan akan selalu menyertai pemilik rumah. Hidangan ini biasanya disajikan saat syukuran untuk memohon keselamatan serta kelancaran rezeki bagi semua anggota keluarga.
Bentuk nasi yang dicetak menyerupai tumpeng melambangkan rasa syukur atas berkat yang telah diterima selama masa lalu. Nasi kuning bukan hanya sekadar menu makan tetapi juga sebagai simbol doa agar kehidupan terus membaik. Banyak orang menyajikan nasi kuning sebagai cara untuk merayakan keberhasilan yang telah dicapai dalam hidup.
Tradisi nasi kuning mencerminkan kearifan lokal yang tetap relevan hingga masa kini bagi semua masyarakat. Rasanya yang gurih membuat hidangan ini digemari oleh banyak orang dari berbagai latar belakang budaya. Kebiasaan menyantap nasi kuning menjadi momen yang berkesan untuk menjalin silaturahmi dengan sesama setiap saat.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Makanan yang Membawa Keberuntungan
1. Apa saja makanan yang dipercaya membawa keberuntungan di tahun baru?
Jawaban: Beberapa makanan seperti anggur, lentil, mi panjang, kacang, dan buah bulat sering dianggap membawa keberuntungan karena simbolisme bentuk dan warnanya.
2. Mengapa mi panjang dianggap sebagai pembawa hoki?
Jawaban: Mi panjang dianggap melambangkan umur yang panjang karena bentuknya yang tidak terputus, sehingga dipercaya memengaruhi kesehatan dan masa hidup seseorang.
3. Apakah setiap negara memiliki makanan pembawa hoki yang berbeda?
Jawaban: Ya, setiap negara memiliki tradisi unik terkait makanan pembawa hoki yang berakar pada kebudayaan, sejarah, dan kepercayaan lokal masing-masing daerah.
4. Apa kaitan antara warna makanan dan keberuntungan?
Jawaban: Warna makanan seperti kuning atau emas sering dianggap melambangkan kekayaan, sementara warna hijau melambangkan uang kertas dan kemakmuran finansial.
5. Bolehkah memotong mi saat merayakan hari besar menurut kepercayaan tertentu?
Jawaban: Menurut tradisi di beberapa kebudayaan seperti di China, mi sebaiknya tidak dipotong karena dipercaya dapat memutus keberuntungan atau memperpendek usia seseorang.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322856/original/083921000_1786591860-uP21GR1taP2aGokZhq3cDXMxXyb0zBpVveMHPsV9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8529717/original/015354700_1782461750-IMG_1215.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315057/original/047003300_1785825640-girl-field-with-balloons.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324345/original/044410700_1786700910-selai_kacang.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539311/original/052724700_1774596281-image-smiling-asian-girl-finish-homework-work-laptop-looking-pleased-result-computer.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6205817/original/032317100_1779084598-ChatGPT_Image_May_18__2026__01_06_32_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471045/original/017030800_1768275822-Gemini_Generated_Image_vyzcohvyzcohvyzc.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324330/original/084416700_1786699998-Resep__Creamy_Corn_Ribs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324406/original/033494400_1786702543-3150567.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316289/original/091551100_1755231243-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322861/original/009553700_1786591876-K3eXZF3wawxpX5ATG52Wo0uAHhnVMCUZKCAh0xpv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4970700/original/079564300_1729067366-milin-john-iUaeCs9g0fI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324238/original/044347700_1786695953-Depositphotos_205798360_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324122/original/070561500_1786691032-tempe_cabe_ambyar_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323827/original/045306100_1786676176-1C0A1151.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5181994/original/034348600_1744016591-Sayuran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323651/original/096151300_1786629209-WhatsApp_Image_2026-08-13_at_20.18.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323994/original/011211500_1786686749-SnapInsta.to_774105448_18124462342831950_455880939243557626_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323904/original/095146200_1786680557-FHRR0159.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562023/original/082621900_1776773066-IPU_Jazuli.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563238/original/089093200_1776851416-IMG0439_edit_lip6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563237/original/019666600_1776851190-2026_02_26_GGG_GRAB_STILLS_EPS_01_1.293.1__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5772023/original/003677500_1778674939-KV_MASTER_LANDSCAPE_PAW_PATROL_MAIN_KV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4967782/original/005564500_1728822071-IMG-20241013-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5562009/original/001674100_1776771898-Dokter_Spesialis_Kulit_dan_Kelamin__Dr._dr._Hanny_Nilasari__Sp.D.V.E__Subsp._Ven__FINSDV__FAADV__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5558156/original/021922800_1776407904-siti_nadia__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449221/original/092935000_1766050849-Screenshot_2025-12-18_162801.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574219/original/053227900_1777965448-cropped-6344059f-247c-497b-aae5-e40a882cdcdf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559487/original/076737000_1776577758-unnamed_-_2026-04-19T124834.767.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564855/original/078902500_1777002550-875cba9f-0d5a-4b59-a7af-395276fdd9b1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4878087/original/027138900_1719566267-IMG_2916.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5072012/original/060570900_1735541561-1735030004084_resep-brownies-panggang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5686292/original/032880500_1778560068-Memutihkan_Gigi_Kuning_Membandel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561950/original/081459700_1776767385-The_Hidden_Hikikomori_Master_Tae_Baek_Ho_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6610471/original/011715300_1779444215-ep-06-semua-demi-keluarga-28c099.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450218/original/011862400_1766134228-Resep_Roti_Goreng_yang_Enak_dan_Super_Empuk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557941/original/095886600_1776398784-Kue_Nona_Manis.jpg)