Liputan6.com, Jakarta - Bunga lawang atau Illicium verum sangat mudah dikenali karena bentuk buahnya yang menyerupai bintang berujung delapan. Tanaman ini berasal dari wilayah China dan Vietnam, serta banyak dimanfaatkan sebagai rempah-rempah maupun bahan tambahan dalam produk kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk di Indonesia.
Melansir Epic Gardening, Selasa, 19 Mei 2026, tanaman bunga lawang merupakan pohon tropis hijau abadi dengan daun berwarna hijau mengilap dan bunga berwarna merah muda hingga merah. Pohon ini umumnya mulai berbunga setelah memasuki usia sekitar enam tahun.
Bunganya berukuran kecil dengan susunan kelopak melingkar yang kemudian berkembang menjadi buah berbentuk bintang khas berwarna cokelat kemerahan. Setiap buah terdiri dari delapan segmen yang menyerupai tanduk kecil dan berisi biji di bagian dalamnya. Saat tumbuh dewasa, tinggi pohon bunga lawang dapat mencapai lima meter.
Namun, tidak semua jenis bunga lawang aman dikonsumsi karena ada yang beracun. Salah satunya adalah bunga lawang Jepang (Illicium anisatum) yang memiliki bentuk polong dan bunga berbeda dari bunga lawang asli. Ada pula jenis Illicium parviflorum yang menghasilkan bunga putih dan berukuran lebih kecil.
Sebelum menanam bunga lawang (Illicium verum), ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar tanaman dapat tumbuh optimal.
1. Pencahayaan
Bunga lawang sebaiknya ditanam di area yang mendapatkan sinar matahari pagi atau teduh sebagian. Tanaman ini tidak menyukai paparan sinar matahari yang terlalu terik sepanjang hari karena di habitat aslinya bunga lawang tumbuh di bawah naungan pohon-pohon besar di kawasan subtropis. Jika ditanam di halaman rumah, pilih lokasi yang mendapat cahaya cukup tetapi tetap terlindung dari panas matahari siang berlebihan agar pertumbuhan tanaman tetap optimal.
Tips Menanam Bunga Lawang agar Tumbuh Subur
2. Penyiraman
Tanaman bunga lawang membutuhkan tanah yang lembap secara konsisten, tetapi tidak terlalu basah. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi hari setelah bagian atas tanah mulai mengering sekitar beberapa sentimeter.
Baik ditanam di pot maupun langsung di tanah, bunga lawang idealnya mendapatkan air yang cukup setiap minggu. Sistem penyiraman tetes juga bisa menjadi pilihan karena mampu menjaga kelembapan tanah secara merata tanpa membuat akar tergenang air.
3. Jenis Tanah
Bunga lawang tumbuh baik di tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase baik. Sebelum menanam, tanah dapat dicampur dengan kompos atau pupuk kandang matang untuk meningkatkan kandungan nutrisi.
Selain itu, tanaman ini lebih menyukai tanah dengan tingkat keasaman sedikit asam hingga netral. Kondisi tanah yang terlalu padat atau mudah tergenang dapat menghambat pertumbuhan akar.
4. Suhu dan Lingkungan
Sebagai tanaman tropis, bunga lawang cocok tumbuh di wilayah beriklim hangat seperti Indonesia. Tanaman ini membutuhkan suhu stabil dan kelembapan udara yang cukup tinggi agar dapat berkembang dengan baik. Meski tahan terhadap cuaca panas, bunga lawang tetap memerlukan penyiraman cukup saat musim kemarau agar daun tidak mengering dan pertumbuhannya tetap sehat.
5. Pemupukan
Pemupukan bunga lawang sebenarnya cukup sederhana. Tanaman ini lebih cocok diberi pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang matang yang diberikan pada awal musim hujan atau saat tanaman mulai aktif tumbuh.
Pupuk dapat ditaburkan di sekitar pangkal tanaman dengan ketebalan tipis, kemudian disiram secukupnya agar nutrisi cepat meresap ke dalam tanah. Hindari penggunaan pupuk kimia berlebihan karena dapat merusak akar dan mengganggu pertumbuhan tanaman.
Cara Panen Bunga Lawang yang Tepat
Salah satu tahap paling menarik dalam menanam bunga lawang adalah proses panennya. Buah bunga lawang mulai dapat dipanen setelah polongnya terbentuk sempurna dan terlihat bulat. Polong kemudian dipetik satu per satu menggunakan gunting tanaman agar tidak merusak cabang pohon.
Setelah dipanen, polong dijemur di bawah sinar matahari hingga mengering secara alami. Selama proses pengeringan, bentuk buah akan berubah dari bulat menjadi bentuk bintang khas yang selama ini dikenal sebagai bunga lawang. Pada tahap ini, warna buah juga berubah dari hijau menjadi cokelat kemerahan.
Bentuk bintang tersebut biasanya memiliki delapan ujung yang sering disebut sebagai delapan tanduk, ciri khas utama dari bunga lawang. Saat polong sudah benar-benar matang, bagian buah akan mulai terbuka dan biji di dalamnya dapat digunakan sebagai bumbu masakan maupun campuran minuman herbal.
Untuk memastikan bunga lawang siap digunakan, ambil satu biji lalu remas perlahan. Jika sudah tercium aroma manis khas seperti akar manis atau licorice, berarti bunga lawang telah matang sempurna dan siap dimanfaatkan. Namun, jika aroma tersebut belum muncul, polong sebaiknya didiamkan beberapa hari lagi hingga proses pematangan selesai sepenuhnya.
Tips Menyimpan Bunga Lawang agar Aroma Tetap Awet
Agar kualitas aroma dan rasanya tetap terjaga, bunga lawang perlu disimpan dengan cara yang tepat setelah dipanen dan dikeringkan. Penyimpanan terbaik dilakukan menggunakan wadah kedap udara untuk menjaga aroma khasnya tetap kuat. Jika biji masih disimpan di dalam polong berbentuk bintang, bunga lawang umumnya dapat bertahan hingga sekitar dua tahun tanpa kehilangan kualitasnya.
Sementara itu, bunga lawang yang sudah digiling menjadi bubuk sebaiknya digunakan dalam waktu kurang dari satu tahun. Setelah digiling, aroma rempah cenderung lebih cepat memudar sehingga kualitas rasa dan manfaatnya akan berkurang.
Simpan bunga lawang di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung agar kandungan aromatiknya tidak cepat hilang. Jika bunga lawang sudah tidak mengeluarkan aroma manis khas saat diremas atau dicium, sebaiknya rempah tersebut tidak lagi digunakan karena kualitas dan efektivitasnya telah menurun.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6558138/original/026406900_1779405928-000_B3AB2KE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3278430/original/033747100_1603703186-tumis-oncom.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6283483/original/066045300_1779158326-unnamed_-_2026-05-19T093325.657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6606069/original/019475200_1779441112-mariyu_eggroll_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6609608/original/038261300_1779443624-000_77UP8WE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6608570/original/015437800_1779442886-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6601170/original/011035200_1779437643-neermana-studio-SYKYxuT2o5w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214050/original/035537300_1746710170-fe0e2972-05e3-4639-9e7a-5aa3593a8548.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510368/original/041283700_1771826944-WhatsApp_Image_2026-02-22_at_13.41.56.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6600516/original/015292700_1779437240-hermes_birkin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6578867/original/072863400_1779421765-unnamed_-_2026-05-22T103718.911.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6303526/original/046996400_1779177996-Gemini_Generated_Image_hgitwhhgitwhhgit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5596827/original/060232900_1778157659-10-jajanan-tradisional-indonesia-yang-wajib-dicoba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876295/original/015408000_1719462606-peter-pham-v5yVy3IhSRU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4104477/original/065316300_1659015885-es_tape.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6583643/original/074869100_1779425232-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6504514/original/051884100_1779361695-IMG-20260521-WA0052.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6574619/original/072255600_1779418766-unnamed_-_2026-05-22T095623.623.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6573403/original/051182900_1779417779-unnamed_-_2026-05-22T093602.772.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573703/original/099009100_1777950384-AFP__20260505__2274552688__v1__MidRes__The2026MetGalaCelebratingCostumeArtArrivals.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483058/original/082385200_1769322591-20260125_132615.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130439/original/091465400_1739343321-54318718348_fb712dec5a_c__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482171/original/016117100_1769163345-Depositphotos_150827586_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480205/original/065971100_1769049178-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483002/original/061252400_1769316245-074418100_1542783768-photo-1526130963484-68fa9ba0717a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490055/original/041786300_1769987581-Matera_Reside.jpg.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO, Ini 3 Hal yang Perlu Diperhatikan](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Ijzr3v2dUoIhbDr5hvRjx1LSTrg=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456539/original/029590800_1766901849-WhatsApp_Image_2025-12-28_at_10.08.30_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486728/original/017225600_1769597871-drw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490070/original/049147700_1769994542-AP26032840374760.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482231/original/069145300_1769166718-1280px-Kolak_pisang_dan_ubi.jpg)