Liputan6.com, Jakarta - Jakarta, sebagai megapolitan, selalu menyuguhkan beragam pilihan kuliner yang memanjakan lidah, termasuk masakan Padang yang kaya rempah. Meskipun banyak restoran Padang besar yang sudah dikenal luas, kota ini juga menyimpan "permata tersembunyi" yang menawarkan cita rasa autentik dan pengalaman bersantap yang tak kalah istimewa.
Bagi para pencinta kuliner Minang, mencari tempat makan yang menyajikan hidangan dengan resep asli dan bumbu pekat adalah sebuah petualangan tersendiri. Dari ayam pop yang gurih hingga rendang yang empuk, setiap hidangan memiliki cerita dan keunikan bumbu khas Sumatera Barat.
Berikut restoran Padang underrated di Jakarta, mungkin belum sepopuler nama-nama besar, namun konsistensi rasa dan keunikan menunya patut diacungi jempol. Mana saja tempatnya? Yuk simak!
1. RM Pondok Djaja
Berdiri sejak tahun 1969, RM Pondok Djaja di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, merupakan salah satu rumah makan Padang legendaris yang patut dicoba. Konsistensi cita rasa masakannya menjadi daya tarik utama, berkat juru masak yang disebut tidak pernah berganti selama puluhan tahun.
Racikan bumbu khas Minang yang dipertahankan turun-temurun menghasilkan hidangan yang autentik dan kaya rasa. Menu andalan yang wajib dicicipi di sini adalah ayam goreng kering yang gurih renyah, serta rendang dengan bumbu pekat yang meresap sempurna ke dalam daging.
2. Minang Tempa Doeloe
Di tengah hiruk pikuk kawasan PIK, Jakarta Utara, tersimpan sebuah restoran Padang yang jarang terekspos namun menawarkan pengalaman kuliner modern, yaitu Minang Tempa Doeloe. Restoran ini mengusung konsep rumah makan Minang dengan interior apik dan nyaman, sangat cocok untuk bersantap bersama keluarga atau teman.
Minang Tempa Doeloe menyajikan nasi Padang autentik dengan harga yang masih terjangkau, menjadikannya pilihan menarik di area yang cenderung mahal. Menu favorit yang direkomendasikan adalah ayam goreng gurih pedas yang disajikan dengan kuah gulai kental, dengan racikan bumbu yang autentik dan royal.
3. RM Rinai Pambasuah Luko
Sebuah "permata tersembunyi" (hidden gem) yang telah ada sejak tahun 1996 dapat ditemukan di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, bernama RM Rinai Pambasuah Luko. Rumah makan Padang ini dikenal dengan dendeng batokok yang disajikan secara unik dengan topping bawang merah, memberikan sentuhan rasa yang berbeda.
Yang menarik, RM Rinai Pambasuah Luko secara sengaja menolak menjual rendang, dengan alasan bahwa rendang sudah menjadi hidangan yang umum. Keputusan ini menunjukkan fokus mereka pada menu-menu khas lain yang mungkin kurang populer namun memiliki kualitas rasa yang istimewa, menjadikannya salah satu restoran Padang underrated di Jakarta yang patut dijelajahi.
4. RM Ganto Minang
RM Ganto Minang memiliki beberapa cabang di Jakarta, termasuk di Duren Tiga, Pancoran, dan Lebak Bulus dengan nama Ganto Minang Pak Jho. Restoran ini menawarkan hidangan Padang dengan harga yang tergolong terjangkau, sekitar Rp 20 ribuan per porsi dengan satu lauk pilihan, menjadikannya pilihan ekonomis namun tetap lezat.
Di cabang Duren Tiga, menu yang wajib dicoba adalah ayam macan, yaitu ayam goreng berbalut tepung yang dimasak bersama balado cabai rawit dengan cita rasa pedas gurih. Sementara itu, di Ganto Minang Pak Jho, rendang, peyek udang, dan aneka lauk balado dengan sambal ijo menjadi rekomendasi favorit para pengunjung.
5. RM Dibao Untuang
RM Dibao Untuang adalah salah satu "nasi Padang hidden gem" lainnya di Jakarta, berlokasi di kawasan Kebon Kacang, Jakarta Pusat, tepatnya di Jalan Kebon Kacang XI No. 18. Rumah makan ini memulai perjalanannya pada tahun 1975, awalnya berjualan di pinggir jalan dekat Pasar Tanah Abang, menunjukkan sejarah panjang dan dedikasi pada masakan Minang.
Restoran ini terkenal dengan asam padeh tunjang dan sop dagingnya yang nikmat, menawarkan cita rasa khas yang sulit dilupakan. Tunjang yang disajikan memiliki ukuran besar dengan tekstur empuk kenyal, menjadikannya favorit bagi penggemar hidangan berkuah asam pedas.
6. Bopet Mini
Bopet Mini, sebuah restoran Padang legendaris di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, telah berdiri sejak tahun 1982 dan dirintis oleh orang asli dari Batu Sangkar, Sumatera Barat. Restoran ini menonjolkan keunikan menu yang jarang ditemukan di tempat lain, seperti gulai rebung yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Selain itu, rendang di Bopet Mini memiliki sentuhan berbeda dengan penambahan kacang merah, memberikan tekstur dan rasa yang unik. Bopet Mini juga dikenal sebagai spesialis makanan ringan khas Sumatera Barat, seperti lupis, serabi, dan bubur kampiun, melengkapi pengalaman kuliner Padang yang otentik.
7. RM Sepakat
RM Sepakat adalah rumah makan Padang legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1967, dengan dua cabang di Jakarta, yaitu di Pasar Mayestik dan Melawai. Tempat ini sangat terkenal dengan gulai gajebo, yaitu sandung lamur kuah asam padeh yang sulit ditemukan di restoran Padang lainnya.
Gulai gajebo di RM Sepakat menawarkan perpaduan rasa gurih dan asam segar, dengan potongan daging yang super lembut, menjadikannya hidangan yang sangat direkomendasikan. Menu populer lainnya meliputi ayam pop, dendeng batokok, dan sambal lado merah, yang semuanya disajikan dengan cita rasa khas Minang yang kuat.
8. RM Padang Telaga Sari
RM Padang Telaga Sari merupakan pilihan lain yang direkomendasikan untuk menikmati hidangan Padang autentik, dengan beberapa cabang di Jakarta. Salah satu cabang yang sering direkomendasikan adalah di daerah Pejaten, Jakarta Selatan, yang dikenal dengan konsistensi rasanya.
Beberapa menu masakan Padang favorit di sini meliputi ikan tongkol balado yang kaya bumbu, ayam balado yang pedas gurih, serta sambal goreng kentang dengan ati-ampela yang lezat. RM Padang Telaga Sari menawarkan pilihan lauk yang beragam, memastikan setiap pengunjung dapat menemukan hidangan favoritnya.
Pertanyaan Umum Seputar Topik Restoran Padang Underrated di Jakarta
1. Apa yang dimaksud dengan restoran Padang 'underrated' di Jakarta?
Restoran Padang 'underrated' adalah tempat makan yang mungkin belum sepopuler restoran besar lainnya, namun menyajikan hidangan dengan cita rasa autentik, resep legendaris, dan kualitas yang konsisten, seringkali dengan keunikan menu tersendiri.
2. Di mana lokasi RM Pondok Djaja dan apa menu andalannya?
RM Pondok Djaja berlokasi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, dan telah berdiri sejak 1969. Menu andalannya adalah ayam goreng kering yang gurih renyah dan rendang berbumbu pekat.
3. Mengapa RM Rinai Pambasuah Luko dianggap unik?
RM Rinai Pambasuah Luko unik karena menolak menjual rendang, dengan alasan rendang sudah umum. Mereka fokus pada menu khas lain seperti dendeng batokok dengan topping bawang merah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6558138/original/026406900_1779405928-000_B3AB2KE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3278430/original/033747100_1603703186-tumis-oncom.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6283483/original/066045300_1779158326-unnamed_-_2026-05-19T093325.657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6606069/original/019475200_1779441112-mariyu_eggroll_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6609608/original/038261300_1779443624-000_77UP8WE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6608570/original/015437800_1779442886-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6601170/original/011035200_1779437643-neermana-studio-SYKYxuT2o5w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214050/original/035537300_1746710170-fe0e2972-05e3-4639-9e7a-5aa3593a8548.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6600516/original/015292700_1779437240-hermes_birkin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6578867/original/072863400_1779421765-unnamed_-_2026-05-22T103718.911.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6303526/original/046996400_1779177996-Gemini_Generated_Image_hgitwhhgitwhhgit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5596827/original/060232900_1778157659-10-jajanan-tradisional-indonesia-yang-wajib-dicoba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876295/original/015408000_1719462606-peter-pham-v5yVy3IhSRU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4104477/original/065316300_1659015885-es_tape.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6583643/original/074869100_1779425232-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6504514/original/051884100_1779361695-IMG-20260521-WA0052.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6574619/original/072255600_1779418766-unnamed_-_2026-05-22T095623.623.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6573403/original/051182900_1779417779-unnamed_-_2026-05-22T093602.772.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573703/original/099009100_1777950384-AFP__20260505__2274552688__v1__MidRes__The2026MetGalaCelebratingCostumeArtArrivals.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6578813/original/031992500_1779421740-cropped-d2c9e3fe-0346-46cd-adeb-0049c826bf9e.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483058/original/082385200_1769322591-20260125_132615.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130439/original/091465400_1739343321-54318718348_fb712dec5a_c__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482171/original/016117100_1769163345-Depositphotos_150827586_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480205/original/065971100_1769049178-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483002/original/061252400_1769316245-074418100_1542783768-photo-1526130963484-68fa9ba0717a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490055/original/041786300_1769987581-Matera_Reside.jpg.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO, Ini 3 Hal yang Perlu Diperhatikan](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Ijzr3v2dUoIhbDr5hvRjx1LSTrg=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456539/original/029590800_1766901849-WhatsApp_Image_2025-12-28_at_10.08.30_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486728/original/017225600_1769597871-drw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490070/original/049147700_1769994542-AP26032840374760.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482231/original/069145300_1769166718-1280px-Kolak_pisang_dan_ubi.jpg)