Menikmati Kopi Racikan Barista Kelas Dunia di Toko Furnitur

13 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - IKEA Indonesia memperluas pengalaman pengunjungnya dengan menghadirkan aktivasi kopi bertajuk Brew Takeover: with Mikael Jasin. Program itu menunjukkan bahwa IKEA tidak hanya identik dengan furnitur dan inspirasi ruang, tetapi juga menghadirkan pengalaman menyeduh kopi sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari masyarakat.

Digelar di IKEA Alam Sutera, Tangerang, Kamis, 21 Mei 2026, IKEA mengajak pengunjung menikmati kopi di rumah sebagai sesuatu yang sederhana, personal, dan dekat dengan rutinitas harian. Jaringan toko furnitur itu mengangkat konsep fika, budaya asal Swedia yang identik dengan momen beristirahat sambil menikmati kopi dan camilan bersama keluarga, teman, atau rekan kerja.

Konsep tersebut diterjemahkan IKEA dalam pengalaman minum kopi yang tidak hanya menonjolkan rasa, tetapi juga suasana, kenyamanan, serta interaksi yang tercipta di sekitarnya. Dalam acara ini, pengunjung diajak menyaksikan proses live brewing oleh World Barista Champion 2024 Mikael Jasin sekaligus mencicipi kreasi menu kopi hasil kolaborasi IKEA dengan Arummi Cashew Milk.

Commercial Food Manager IKEA Indonesia, Ariane Vinsontia, mengatakan bahwa kopi saat ini bukan hanya minuman sehari-hari, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari budaya dan pengalaman. Menurutnya, IKEA melihat perubahan ini sebagai peluang untuk menghadirkan sesuatu yang relevan dengan kebiasaan masyarakat modern.

"Kopi bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal suasana dan pengalaman ketika menikmatinya. Itu yang ingin kami hadirkan di IKEA," ujarnya.

Sang barista, Mikael menjelaskan bahwa salah satu hal penting dalam meracik kopi adalah memahami karakter bahan yang digunakan, termasuk ketika menggunakan susu nabati. Menurutnya, susu kacang mede memiliki karakter rasa yang creamy dan nutty, tetapi tidak mendominasi kopi sehingga tetap menghasilkan profil rasa yang seimbang.

"Cashew milk memberi tekstur creamy dengan karakter rasa yang tetap familiar ketika dipadukan dengan kopi," ujar Mikael.

Dalam acara tersebut, pengunjung mencicipi beberapa menu kolaborasi seperti Kopi Susu Biskuit dan Mocha Dubai Pistachio. IKEA menyebut pengembangan menu dilakukan dengan melihat tren rasa yang sedang populer sekaligus menyesuaikannya dengan preferensi konsumen Indonesia.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari eksplorasi IKEA terhadap kemungkinan menghadirkan menu kopi spesial secara terbatas di restoran atau kafe IKEA. Menurut IKEA, respons pengunjung terhadap menu yang diperkenalkan dalam acara ini akan menjadi salah satu pertimbangan untuk pengembangan ke depan.

Pilih Biji Kopi Ramah Lingkungan

Selain menghadirkan pengalaman baru, IKEA juga menekankan aspek keberlanjutan melalui penggunaan biji kopi bersertifikasi Rainforest Alliance dan kolaborasi dengan Arummi Cashew Milk sebagai produk nabati lokal.  Sustainability Business Partner IKEA Indonesia Ahmad Alhamid menyebut langkah ini sejalan dengan visi IKEA untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang melalui pilihan produk yang lebih bertanggung jawab.

Dari sisi bisnis, aktivasi ini menjadi cara IKEA untuk memperkuat pengalaman konsumen di dalam toko. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat produk rumah tangga, tetapi juga menikmati suasana, mencoba menu baru, dan berinteraksi dengan pengalaman yang lebih personal. IKEA menilai pendekatan ini dapat memperkuat posisi mereka sebagai destinasi gaya hidup yang lebih luas.

Kebijakan Label Nutri-Level

Terpisah, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mendorong gerai minuman, termasuk kopi, memasang label nutri-level pada produknya. Kehadiran nutri-level dengan grade A, B, C dan D diharapkan bisa membantu konsumen lebih bijak memilih minuman.

Mengutip kanal Health Liputan6.com, untuk kopi, Budi dalam banyak kesempatan selalu menyarankan mengonsumsi americano alias kopi hitam tanpa gula. Kopi ini termasuk dalam nutri-level A.

Nutri-level A pada produk minuman merupakan yang paling sehat, yakni rendah gula, sedangkan level D sebaliknya. Namun, nutri-level tidak hanya terkait gula tapi juga garam dan lemak. Budi berharap makin banyak jaringan minuman yang menerapkan label nutri-level di menu sehingga masyarakat bisa bijak memilih minuman dan makanan yang lebih sehat.

"Supaya makin banyak restoran siap saji yang memasang nutri-level di menu. (Nanti disusul) Kalau sudah siap nutri-level di makanan dan minuman siap saji," kata Budi.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |