Liputan6.com, Jakarta - Pemanfaatan tanaman herbal tradisional kembali diminati seiring meningkatnya kesadaran menjaga kebugaran. Bayam duri termasuk salah satu tanaman lokal kaya senyawa aktif dan nutrisi penting. Pembahasan seputar manfaat bayam duri membantu membuka wawasan, terkait peran tanaman liar dalam menunjang fungsi tubuh secara alami.
Berbagai kandungan vitamin, mineral, serta fitokimia menjadikan bayam duri bernilai lebih dari sekadar gulma. Penggunaan tanaman ini telah dikenal turun-temurun dalam pengobatan tradisional. Penjelasan tentang manfaat bayam duri memberi gambaran, terkait potensi kesehatan berbasis alam yang mudah dijangkau masyarakat.
Perubahan gaya hidup juga mendorong pencarian alternatif alami bagi perawatan tubuh jangka panjang. Tanaman lokal seperti bayam duri menawarkan solusi sederhana berbasis kearifan tradisional. Ulasan mengenai manfaat bayam duri menjadi referensi penting, bagi siapa pun tertarik menerapkan pola hidup lebih seimbang berbasis herbal.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (7/1/2026).
Mengenal Lebih Dekat Bayam Duri dan Manfaatnya
Bayam duri, meskipun sering dianggap gulma, memiliki nilai lebih sebagai tanaman obat tradisional. Tanaman ini memiliki batang tegak bercabang dengan duri tajam di pangkal tangkai daun, serta daun berbentuk oval meruncing berwarna hijau tua dan bunga yang tumbuh bergerombol.
Tumbuhan ini tumbuh optimal di area yang cukup sinar matahari dengan suhu 25–35 derajat Celcius, dan dapat mencapai ketinggian hingga 1 meter. Kemampuannya beradaptasi di berbagai lingkungan menunjukkan ketahanannya.
Di Indonesia, seluruh bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai obat, meskipun masyarakat lebih sering menggunakan daunnya untuk mengobati berbagai penyakit. Berikut beberapa khasiat atau manfaat bayam duri bagi kesehatan:
1. Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Bayam duri memiliki kandungan vitamin C cukup tinggi, berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C membantu merangsang aktivitas sel imun sehingga tubuh lebih siap menghadapi serangan bakteri, virus, maupun mikroorganisme penyebab penyakit. Selain itu, bayam duri juga mengandung antioksidan alami yang berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Perlindungan ini membantu mengurangi peradangan, mempercepat proses pemulihan saat tubuh sedang tidak fit, serta menjaga kesehatan secara menyeluruh.
2. Mendukung Produksi ASI pada Ibu Menyusui
Sejak lama, bayam duri dikenal sebagai tanaman herbal pendukung produksi ASI atau ASI booster alami. Kandungan zat besi di dalamnya membantu mencegah anemia, kondisi yang sering dialami ibu menyusui dan dapat memengaruhi kualitas serta jumlah ASI. Zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah, sehingga sirkulasi darah dalam tubuh berjalan lebih optimal. Aliran darah yang lancar membantu distribusi nutrisi ke kelenjar susu, sehingga proses produksi ASI dapat berlangsung lebih baik dan kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi secara optimal.
Bayam duri memiliki sifat antipiretik, yaitu kemampuan membantu menurunkan suhu tubuh saat terjadi demam. Senyawa aktif di dalam tanaman ini bekerja menyerupai obat penurun panas, membantu tubuh mengatur kembali suhu internalnya. Oleh sebab itu, bayam duri sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional sebagai ramuan alami untuk meredakan demam, terutama pada kondisi ringan hingga sedang, tanpa memberikan efek samping berat seperti obat kimia tertentu.
4. Menjaga Kesehatan dan Penampilan Kulit
Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam bayam duri memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit. Vitamin A membantu proses regenerasi sel kulit, sementara vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, protein utama yang menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit. Kombinasi kedua vitamin ini membantu kulit tetap lembap, tampak cerah, dan sehat. Selain itu, sifat antiradang pada bayam duri juga berpotensi membantu meredakan iritasi ringan, peradangan, serta mempercepat proses penyembuhan luka kecil pada kulit.
5. Membantu Meredakan Nyeri dan Kekakuan Sendi
Dalam praktik pengobatan tradisional, bayam duri sering digunakan sebagai ramuan herbal untuk membantu mengurangi nyeri sendi akibat rematik atau artritis. Senyawa antiradang yang terkandung di dalamnya membantu menekan peradangan pada persendian, sehingga rasa nyeri dan kaku dapat berkurang. Selain itu, kandungan kalsium berperan dalam menjaga kekuatan dan kepadatan tulang, sedangkan zat besi membantu melancarkan aliran darah ke jaringan sendi, mendukung fungsi gerak yang lebih nyaman.
6. Berpotensi Mendukung Pengobatan Malaria
Bayam duri diketahui mengandung senyawa betasianin dan fenolik, dua senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas melawan parasit penyebab malaria. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa tersebut berpotensi menghambat perkembangan parasit di dalam tubuh. Oleh karena itu, bayam duri kerap dimanfaatkan sebagai pendukung pengobatan malaria dalam pengobatan tradisional, meskipun tetap diperlukan terapi medis utama.
7. Membantu Mengatasi Masalah Cacingan
Ekstrak bayam duri diketahui memiliki efek antiparasit yang dapat membantu membasmi cacing di dalam saluran pencernaan. Di beberapa negara, tanaman ini telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi cacingan. Meski demikian, efektivitas bayam duri sebagai obat cacing masih memerlukan penelitian ilmiah lebih lanjut. Oleh sebab itu, penggunaannya sebaiknya tidak menggantikan obat cacing medis, melainkan sebagai pendukung terapi.
8. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah
Bayam duri juga memiliki potensi membantu menurunkan dan menjaga kestabilan kadar gula darah. Kandungan antioksidan di dalamnya berperan dalam membantu meningkatkan kinerja insulin, sehingga pengaturan gula darah menjadi lebih baik. Meski begitu, konsumsi bayam duri perlu diperhatikan, terutama bagi penderita diabetes yang sedang menjalani pengobatan, guna menghindari risiko penurunan gula darah secara berlebihan.
Cara Mengonsumsi dan Mengolah Bayam Duri
Bayam duri dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun ramuan herbal tradisional. Meski memiliki banyak manfaat kesehatan, pengolahan bayam duri perlu dilakukan secara tepat agar aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping. Berikut beberapa cara umum mengolah dan mengonsumsi bayam duri.
1. Diolah sebagai Sayur Rebus atau Tumis Ringan
Cara paling sederhana mengonsumsi bayam duri adalah mengolah daunnya menjadi sayur. Daun bayam duri muda dipilih, kemudian dicuci bersih hingga tidak ada sisa tanah atau kotoran. Daun dapat direbus sebentar hingga layu atau ditumis ringan menggunakan sedikit minyak. Pengolahan singkat membantu mempertahankan kandungan nutrisi serta mengurangi rasa getir alami pada daun.
Contoh olahan:
- Sayur bening bayam duri
- Tumis bayam duri bawang putih
- Bayam duri rebus sebagai lalapan hangat
2. Dijadikan Teh Herbal
Daun bayam duri juga dapat dikonsumsi dalam bentuk teh herbal. Cara ini cukup populer dalam pengobatan tradisional, terutama untuk tujuan menjaga daya tahan tubuh atau membantu melancarkan pencernaan. Daun bayam duri dicuci bersih, kemudian dikeringkan secara alami. Setelah kering, daun diseduh menggunakan air panas dan dibiarkan beberapa menit sebelum diminum.
Tips konsumsi:
- Minum satu gelas per hari
- Tambahkan sedikit madu alami bila diperlukan
3. Direbus sebagai Air Ramuan Herbal
Selain diseduh, bayam duri juga dapat direbus bersama air untuk menghasilkan air rebusan herbal. Daun atau bagian tanaman tertentu direbus selama beberapa menit, kemudian air rebusan disaring dan diminum setelah hangat. Metode ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu meredakan demam atau menjaga kebugaran tubuh.
Catatan: Gunakan air rebusan dalam jumlah wajar dan tidak dikonsumsi berlebihan.
Bayam duri dapat dijadikan bahan tambahan pada berbagai menu sehat, seperti sup sayuran, nasi tim, atau campuran isian tahu dan tempe. Cara ini membantu mengurangi rasa pahit dan membuat konsumsi bayam duri lebih bervariasi.
Contoh penggunaan:
- Campuran sup bening sayur
- Isian pepes tahu
- Pelengkap menu nasi sehat
FAQ Seputar Topik
Apa saja manfaat bayam duri untuk kesehatan?
Manfaat bayam duri meliputi peningkatan imunitas tubuh, peningkatan produksi ASI, penurunan demam, menjaga kesehatan kulit, melancarkan pencernaan, serta memiliki potensi antibakteri dan antimalaria.
Kandungan nutrisi apa yang terdapat dalam Bayam Duri?
Bayam duri kaya akan vitamin A, C, K, folat, zat besi, kalsium, dan magnesium. Selain itu, mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan karotenoid.
Apakah ada efek samping dari konsumsi Bayam Duri?
Ya, konsumsi berlebihan atau pada kondisi tertentu dapat menimbulkan efek samping seperti peningkatan risiko asam urat karena purin, pembentukan batu ginjal karena oksalat, dan interaksi dengan obat pengencer darah karena vitamin K.
Bagaimana bayam duri digunakan dalam pengobatan tradisional?
Secara tradisional, seluruh bagian tanaman ini, terutama daunnya, dimanfaatkan untuk mengobati diare, bisul, keputihan, gangguan pernapasan, malaria, dan sebagai antipiretik untuk menurunkan demam.

1 day ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411839/original/014280000_1763022491-ilustrasi_nonton_drama_korea.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5171377/original/055327700_1742632157-young-couple-sitting-sofa_1048944-20243918.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325355/original/077961300_1755962747-cheerful-asian-young-women-sitting-cafe-drinking-coffee-with-friends-talking-together_11zon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5089313/original/055870700_1736525483-IMG-20250110-WA0026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5184880/original/012754200_1744350090-small-asian-female-child-walking-park_181624-56092.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4689983/original/044530000_1702883142-ilustrasi_kelapa_muda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467036/original/062910800_1767860942-mbg_2026.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1162644/original/046496300_1457264533-obat1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466700/original/072892100_1767852043-ratih.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466784/original/016581300_1767855259-Perbedaan_Ptosis_dan_Blefaritis_pada_Mata.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466562/original/000258500_1767848471-peranan-babandotan-ageratum-conyzoides-l-sebagai-pestisida-nabati-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4953199/original/093342800_1727287032-WhatsApp_Image_2024-09-25_at_12.35.35_62b8031a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466779/original/060448100_1767854693-Skrining_BPJS_Kesehatan_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466730/original/093450700_1767852781-ilustrasi_akar_serapat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5466581/original/006806000_1767848830-ratih_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5466551/original/037865900_1767847802-ratih.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381613/original/069355300_1760512548-mom-comforting-her-upset-daughter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2730512/original/088532900_1550345667-PURWOCENG-Muhamad_Ridlo.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4763684/original/016326400_1709707430-kereta_api_nataru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1754987/original/026621500_1509348143-20171030-Vietnam-Adit1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347525/original/083062600_1757675276-SnapInsta.to_543107841_18526684450015278_5485787036975048528_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)