2026 Lebih Bahagia, Ini 10 Cara untuk Meningkatkan Kebahagiaan

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Setiap manusia pasti selalu berusaha untuk menjaga kesehatan dan kebahagiaan, terdapat beberapa kegiatan sederhana yang dapat dilakukan yaitu mendengarkan membaca petualangan, berjalan-jalan di alam dan luangkan waktu bersama teman.

Mengutip dari laman Business Insider, pada Rabu (7/1/2026) sepuluh aktivitas yang bisa mendongkrak rasa bahagia.

1. Baca Cerita Petualangan

Sebuah studi kecil pada 2012 menemukan bahwa ketika orang membaca buku tentang pengalaman menakjubkan, mereka (dalam studi tersebut) akan merasa lebih puas, mengurangi stres dan lebih bersedia meluangkan waktu untuk membantu orang dibandingkan dengan orang yang hanya diperlihatkan sesuatu yang membuat mereka merasa bahagia.

2. Berjalan-jalan di Alam

Seseorang yang bekerja di kota besar dan merasa lelah dengan pekerjaannya, maka jalan singkat di alam mampu untuk mengusir pikiran negatif.

Dalam penelitian dari California Utara para pejalan kaki di alam melaporkan berkurangnya overthinking tentang dirinya sendiri dibanding dengan para pejalan kaki di kota.

3. Mendengarkan Lagu Sedih

Kebahagian bersifat subjektif, dalam sebuah penelitian yang meneliti 772 orang , peneliti mengungkap bahwa efek emosional dari musik sedih bermanfaat untuk mengatur suasana hati negatif dan mengatur emosi. 

Ternyata musik sedih dapat memicu pelepasan prolaktin hormon yang terkait dengan kenyamanan dan membantu mengurangi kesedihan.

4. Bermeditasi

Menurut penelitian meditasi melatih otak mengelola pikiran negatif, meningkatkan kesadaran diri, menurunkan hormon stress (kortisol) dan memperbaiki kualitas tidur.

Penelitian mediator jangka panjang biksu buddha menjelaskan orang yang meditasi, otaknya memiliki area yang berkembang baik hingga meningkatkan kesadaran dan pengendalian emosi. Orang yang menyelesaikan program meditasi menunjukkan perubahan otak terkait dengan kesadaran diri, perspektif dan memori.

5. Lakukan yang Hal bisa Membuat Anda Bahagia

Menurut Psikolog UC Riverside, kegiatan yang menghasil emosi positif memiliki kekuatan untuk menetralkan emosi negatif, dan bisa mendorong orang lebih proaktif. Kegiatan bahagia menimbulkan neurotransmitter yang bekerja pada pusat otak dan menciptakan sensasi emosi positif seperti kegembiraan dan rasa syukur.

6. Aktif Melakukan Kegiatan Budaya

Studi di Norwegia meneliti kecemasan dan depresi, orang-orang yang berpartisipasi dalam kegiatan budaya seperti mengunjungi museum, menonton konser atau bergabung dengan klub. Orang-orang itu memiliki depresi dan tingkat kecemasan yang rendah dan memiliki kepuasan hidup yang lebih tinggi.

7. Makan Siang di Pantai 

Ilmuwan dari Universitas Sussex mengukur kebahagiaan dengan hasil penelitian yang menunjukkan para pekerja bahagia ketika mereka makan siang di pantai. Paling tidak bahagia dengan pekerjaan ketika makan di meja kerja. Orang yang makan di ruang terbuka memiliki sikap positif terhadap pekerjaan mereka daripada makan siang di restoran.

8. Olahraga

Menurut Happify olahraga meningkatkan zat kimia dopamin yang membuat perasaan senang di otak, mengurangi hormon stres dan meredakan depresi cemas. Peneliti di Universitas Vermont menemukan bahwa hanya 20 menit berolahraga dapat memberi manfaat peningkatan suasana hati hingga 12 jam setelahnya

9. Tingkatkan Skill

Menurut studi tahun 2009, seseorang yang berusaha keras meningkatkan keterampilan seperti belajar matematika atau bahasa asing mungkin bisa menimbulkan stres jangka pendek. Tetapi, membuat orang merasa bahagia dalam jangka panjang karena tidak perlu mencapai tujuan dan untuk melihat kebahagiaannya.

10. Berpikir Optimis dan Positif

Menurut psikologi Sophia Chou, orang yang optimis dan pandangan realistis lebih sukses dan bahagia karena optimis dan realistis memiliki perpaduan sempurna untuk berhasil.  Optimisme dikaitkan dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, dan fungsi kardiovaskular yang baik serta risiko penyakit lebih rendah.

Faktor Lingkungan Mempengaruhi Kebahagiaan

Kebahagian dapat dipengaruhi oleh lingkungan fisik, lingkungan sosial dan lingkungan udara. Contoh lingkungan fisik seperti udara, misalnya desain nyaman. Lingkungan sosial seperti hubungan suportif dan interaksi. Lingkungan juga mencakup budaya seperti kepercayaan dan norma.

Lingkungan alam seperti serta kualitas udara. Karena ketika terjadi polusi udara dapat menyebabkan kecemasan dan menurunkan kebahagiaan. Namun ketika udara bersih dapat menimbulkan kebahagiaan.

Menurut penelitian psikologi Universitas Indonesia 2019, kedekatan dengan alam memprediksi kebahagiaan hidup individu secara positif. Hubungan tersebut dimediasi secara parsial oleh intensitas kontak atau paparan individu dengan lingkungan alam di sekitarnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |