Liputan6.com, Jakarta - Tips memanggang fudgy brownies dengan oven tangkring menjadi informasi yang banyak dicari para pecinta baking rumahan. Meski oven tangkring dikenal sederhana dibanding oven listrik atau oven built-in, alat ini tetap mampu menghasilkan brownies yang lembut, padat, dan cokelatnya terasa pekat jika digunakan dengan teknik yang tepat.
Banyak orang gagal mendapatkan tekstur fudgy karena brownies terlalu lama dipanggang, suhu oven tidak stabil, atau adonan terlalu banyak diaduk. Padahal, beberapa penyesuaian kecil dapat memberikan hasil yang jauh berbeda.
Dengan memahami karakteristik oven tangkring dan menerapkan teknik yang direkomendasikan berbagai sumber baking terpercaya, Anda dapat menghasilkan brownies dengan tekstur lembap, padat, dan sedikit lumer di bagian tengah tanpa takut gosong di bagian bawah. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (23/6/2026).
1. Panaskan Oven Tangkring Terlebih Dahulu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8329281/original/060049100_1782199138-oven_angkring.jpeg)
Perbesar
Salah satu kesalahan paling umum adalah memasukkan adonan ke dalam oven yang belum panas sempurna. Menurut Home Baking Association, oven sebaiknya dipanaskan selama 10–15 menit sebelum digunakan agar suhu di dalam stabil.
Pada oven tangkring, proses preheat sangat penting karena panas berasal langsung dari kompor. Gunakan api sedang menuju besar saat preheating, lalu sesuaikan kembali ketika adonan dimasukkan.
Suhu yang stabil membantu brownies matang merata dan mencegah bagian tengah tetap mentah sementara bagian pinggir sudah kering.
2. Gunakan Termometer Oven
Karena oven tangkring tidak memiliki pengatur suhu otomatis, penggunaan termometer oven sangat disarankan.
Brownies fudgy umumnya dipanggang pada suhu sekitar 160–170°C. Dengan termometer, Anda dapat memastikan suhu tidak terlalu tinggi yang berpotensi membuat brownies menjadi kering dan bertekstur seperti cake.
Sumber dari Home Baking Association menjelaskan bahwa kontrol suhu merupakan faktor paling penting dalam menghasilkan brownies dengan tekstur yang konsisten.
3. Campurkan Gula dengan Mentega Cair
Menurut ulasan dari Tasting Table, salah satu rahasia brownies fudgy adalah mencampurkan gula ke dalam mentega cair terlebih dahulu.
Teknik ini memberikan beberapa keuntungan:
- Membantu gula larut lebih baik.
- Menghasilkan permukaan brownies yang mengilap dan retak cantik.
- Mengurangi udara dalam adonan sehingga tekstur menjadi lebih padat.
Selain itu, mentega panas membantu mengeluarkan aroma dan rasa kakao secara maksimal sehingga cita rasa cokelat menjadi lebih kuat.
4. Tambahkan Sedikit Kopi Instan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8329282/original/064872300_1782199138-adonan_brownies.jpeg)
Perbesar
Kopi instan atau espresso powder sering digunakan oleh baker profesional untuk memperkuat rasa cokelat.
Menariknya, kopi tidak akan membuat brownies terasa seperti kopi jika digunakan dalam jumlah kecil. Sebaliknya, bahan ini membantu mempertegas rasa cokelat dan memberikan kesan brownies yang lebih kaya.
Menurut penelitian yang dikutip Tasting Table, kopi dapat meningkatkan persepsi rasa manis sekaligus mengurangi rasa pahit sehingga profil rasa cokelat menjadi lebih seimbang.
5. Jangan Mengaduk Adonan Terlalu Lama
Salah satu tips memanggang fudgy brownies dengan oven tangkring yang wajib diperhatikan adalah menghindari overmixing.
Home Baking Association menjelaskan bahwa pengadukan berlebihan dapat memasukkan terlalu banyak udara ke dalam adonan. Akibatnya brownies menjadi ringan dan menyerupai cake.
Cukup aduk hingga tepung tercampur rata dan tidak ada bagian kering yang tersisa. Gunakan spatula atau whisk manual agar proses pencampuran lebih terkontrol.
6. Gunakan Perbandingan Lemak yang Lebih Tinggi
Brownies fudgy membutuhkan kandungan lemak yang lebih tinggi dibanding brownies cakey.
Tasting Table menyarankan penggunaan mentega atau minyak dalam jumlah cukup sehingga tekstur akhir tetap lembap dan padat.
Lemak membantu menghambat pembentukan gluten sehingga brownies tidak menjadi keras. Namun tetap perhatikan keseimbangan resep agar adonan tidak terlalu berminyak.
7. Tambahkan Sedikit Tepung Maizena
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172650/original/075178100_1594115815-flat-lay-baking-bread-with-flour-dairy-products_23-2148438684.jpg)
Perbesar
Tepung maizena merupakan bahan sederhana yang dapat membantu menciptakan tekstur lebih lembut.
Menurut Tasting Table, sekitar 1 sendok makan maizena untuk setiap ½ cangkir tepung terigu dapat membuat struktur brownies menjadi lebih halus dan lembut.
Maizena bekerja dengan melemahkan jaringan protein dalam tepung sehingga tekstur brownies menjadi lebih lembap dan meleleh di mulut.
8. Gunakan Kombinasi Gula Putih dan Gula Aren
Brown sugar atau gula aren memiliki kandungan molase yang lebih tinggi sehingga mampu menambah kelembapan pada brownies.
Tasting Table merekomendasikan kombinasi gula putih dan gula aren untuk mendapatkan keseimbangan antara tekstur fudgy dan permukaan brownies yang mengilap.
Selain membuat tekstur lebih lembut, gula aren juga memberikan aroma karamel yang memperkaya rasa brownies.
9. Gunakan Rak Tengah Oven Tangkring
Posisi loyang sangat memengaruhi hasil akhir.
Pada oven tangkring, rak tengah merupakan posisi terbaik untuk brownies karena panas dapat tersebar lebih merata dari bawah ke atas.
Jika loyang terlalu dekat dengan sumber panas, bagian bawah brownies berisiko cepat gosong sementara bagian tengah belum matang sempurna.
Bila diperlukan, letakkan loyang kosong atau diffuser panas di bagian bawah oven untuk membantu menyebarkan panas lebih merata.
10. Jangan Memanggang Terlalu Lama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5115539/original/051111500_1738310757-89945133-4c1c-4e28-9538-48c4e0320371.jpg)
Perbesar
Menurut Tasting Table, brownies fudgy justru diperoleh dari teknik sedikit underbake.
Brownies sebaiknya dikeluarkan saat bagian tengah sudah set tetapi masih menyisakan sedikit kelembapan. Tanda-tandanya antara lain:
- Permukaan terlihat kering.
- Pinggiran mulai menjauh dari loyang.
- Tusuk gigi keluar dengan remah lembap, bukan bersih sepenuhnya.
Pada oven tangkring, periksa kematangan 5–10 menit lebih awal dari waktu yang tertera dalam resep karena karakter panas setiap oven berbeda.
11. Ketuk Loyang di Tengah Proses Pemanggangan
Teknik unik ini juga direkomendasikan oleh Tasting Table.
Sekitar pertengahan waktu memanggang, keluarkan loyang sebentar lalu ketukkan perlahan ke meja dapur sebelum dimasukkan kembali ke oven.
Tujuannya untuk mengeluarkan gelembung udara berlebih yang terbentuk selama pemanggangan. Hasil akhirnya adalah brownies yang lebih padat dan fudgy.
Teknik ini juga membantu menghasilkan permukaan brownies yang retak cantik.
12. Dinginkan Sebelum Dipotong
Banyak orang tergoda untuk langsung memotong brownies yang baru keluar dari oven. Padahal, langkah ini sering merusak tekstur.
Menurut Tasting Table, brownies masih mengalami proses pematangan setelah dikeluarkan dari oven karena panas residual yang tersimpan di dalam loyang.
Biarkan brownies dingin minimal 1–2 jam sebelum dipotong. Untuk hasil yang lebih rapi, simpan terlebih dahulu di suhu ruang hingga benar-benar set.
Dengan cara ini, tekstur fudgy akan terbentuk sempurna dan potongan brownies terlihat lebih cantik.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Oven Tangkring
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557001/original/022998900_1776315221-Gemini_Generated_Image_lak64rlak64rlak6.jpeg)
Perbesar
Beberapa kesalahan berikut sering menyebabkan brownies gagal:
- Tidak melakukan preheat.
- Menggunakan api terlalu besar selama pemanggangan.
- Terlalu sering membuka tutup oven.
- Mengaduk adonan terlalu lama.
- Memanggang hingga tusuk gigi benar-benar bersih.
- Menggunakan loyang terlalu tipis tanpa pelindung panas.
Menghindari kesalahan-kesalahan tersebut akan meningkatkan peluang mendapatkan brownies fudgy yang sempurna.
Pertanyaan Seputar Oven Tangkring
1. Apakah oven tangkring bisa menghasilkan brownies fudgy?
Bisa. Kunci utamanya adalah menjaga suhu stabil pada kisaran 160–170°C, menggunakan api sedang, dan tidak memanggang terlalu lama.
2. Berapa lama preheat oven tangkring?
Idealnya 10–15 menit sebelum adonan dimasukkan agar suhu di dalam oven stabil.
3. Mengapa bagian bawah brownies sering gosong di oven tangkring?
Biasanya karena api terlalu besar atau loyang terlalu dekat dengan sumber panas. Gunakan rak tengah dan diffuser panas bila perlu.
4. Apakah perlu menggunakan termometer oven?
Sangat disarankan. Termometer membantu memantau suhu sebenarnya karena oven tangkring tidak memiliki indikator suhu bawaan.
5. Kapan brownies sebaiknya dipotong?
Setelah benar-benar dingin, minimal 1–2 jam setelah keluar dari oven agar tekstur fudgy terbentuk sempurna dan hasil potongan lebih rapi.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8413939/original/021025500_1782298555-6af263e8-c8ca-453d-a7c8-f8e73c5a9f1a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/8264098/original/080012200_1782091012-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_07.29.36.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8397748/original/042125800_1782279035-9932350143312498083.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518634/original/048686400_1772514269-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8403255/original/085891800_1782285482-muhammad-arifin-nursalim-UcFkNQBPo4w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8404319/original/097912500_1782286823-cropped-ffbf128c-85a7-4544-87e7-136f7defe0dc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8405806/original/074765200_1782288615-ello-AEU9UZstCfs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8403081/original/028340000_1782285314-Untitlede.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4551845/original/081723400_1692959966-amir-hosseini-pITRdF0c6rg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396975/original/029573000_1782278102-Matchicha_HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396908/original/005946000_1782278056-cropped-36f22c0f-d315-4fdc-a265-e447ef87f543.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491798/original/032901900_1770106554-Acar_Timun_dan_Wortel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396531/original/034626400_1782277562-17715376420728250602.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2843652/original/051367500_1562145738-yayaya_oke.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8394616/original/093906900_1782275346-Nasi_Kikil_Gang_Gudang_Mbak_In.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396333/original/077102200_1782277369-cropped-498d3360-f7cb-4aea-994d-20c4472fb32d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8393961/original/038317700_1782274587-dc3b5ec8-fb05-4b70-8f8a-ff61f7822442.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8395860/original/088672000_1782276827-cropped-d3dd7089-28eb-4694-acef-2e6427f711e3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474547/original/092592300_1768484569-WhatsApp_Image_2026-01-14_at_21.42.51.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8390798/original/068550500_1782271087-telur_pontianak.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507993/original/083490700_1771560402-Depositphotos_585713484_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4760147/original/069717400_1709453620-000_34KK8VE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523071/original/048232900_1772787980-Deluxe_plus_Model.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4977265/original/069671600_1729661059-OMRON_Complete_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4276088/original/087489800_1672296030-20221229-Revitalisasi-Pasar-Faizal-7.jpg)