Liputan6.com, Jakarta - Rondo Mopol, yang secara ilmiah dikenal sebagai Tridax procumbens, adalah tanaman liar merambat yang sangat umum ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Tanaman ini tumbuh subur di area terbuka seperti pinggir jalan, ladang, dan area persawahan. Kehadirannya yang meluas membuatnya dikenal dengan berbagai nama lokal, seperti Rondo Muprul atau Rondo Meprel di Jawa, Sundel Bedel di beberapa daerah, dan sering disebut "suket" (rumput) dalam konteks pertanian.
Meskipun sering dianggap sebagai gulma, penelitian ilmiah modern telah membuktikan bahwa Rondo Mopol memiliki khasiat yang luar biasa untuk kesehatan. Berbagai studi, terutama yang dipublikasikan antara tahun 2023 hingga 2025, terus mengungkap potensi farmakologis tanaman ini. Artikel ini akan mengulas 10 manfaat Rondo Mopol yang terbukti secara ilmiah, berdasarkan data penelitian terbaru.
Penelitian mengenai Tridax procumbens telah mengungkapkan beragam aktivitas farmakologis, termasuk antioksidan, antimikroba, anti-inflamasi, vasorelaksan, anti-leishmanial, anti-artritis, antihipertensi, hepatoprotektif, antikanker, hemostatik, anti-anemik, dan antidiabetes. Simak pembahasan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (7/1/2026).
Mempercepat Penyembuhan Luka
Manfaat Rondo Mopol yang paling dikenal secara tradisional adalah kemampuannya dalam mempercepat penyembuhan luka. Secara tradisional, daun Rondo Mopol dihancurkan dan dicampur dengan endapan kapur (enjet) serta minyak kelapa untuk aplikasi topikal pada luka.
Studi oleh Talekar et al. pada tahun 2012 menunjukkan bahwa ekstrak air dan etanol Tridax procumbens secara signifikan meningkatkan kadar hidroksiprolin, kolagen, dan heksosamin pada jaringan luka tikus Wistar. Peningkatan ini mengindikasikan percepatan pembentukan jaringan granulasi dan pergantian kolagen. Proses penyembuhan luka melibatkan interaksi kompleks antara sel dermal dan epidermal, matriks ekstraseluler, angiogenesis yang terkontrol, dan protein turunan plasma yang dikoordinasikan oleh berbagai sitokin dan faktor pertumbuhan.
Penelitian terbaru pada tahun 2023 juga menunjukkan bahwa film biomaterial yang mengandung ekstrak daun Tridax procumbens efektif mengurangi area goresan luka dan memicu penutupan luka hampir sempurna dalam 24 jam tanpa sitotoksisitas. Selain itu, studi in silico pada tahun 2024 mengidentifikasi fitokonstituen seperti asam kafeat, epikatekin, kaempferol, dan asam tanat dalam Tridax procumbens yang menunjukkan afinitas pengikatan yang baik dengan protein target yang terlibat dalam jalur penyembuhan luka.
Mengontrol Kadar Gula Darah (Antidiabetes)
Manfaat Rondo Mopol juga mencakup potensinya dalam membantu mengontrol kadar gula darah. Ekstrak etanol seluruh tanaman Tridax procumbens pada dosis 250 dan 500 mg/kg menunjukkan aktivitas antidiabetes dan antihiperlipidemik yang signifikan.
Studi oleh Bhagwat dkk., (2008) menunjukkan bahwa ekstrak daun alkohol dan air Tridax procumbens secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah pada tikus diabetik yang diinduksi aloksan. Pareek dkk., (2009) juga menemukan bahwa ekstrak metanol tanaman ini mengurangi kadar glukosa darah puasa pada tikus diabetik. Ekstrak tanaman ini tidak memengaruhi kadar gula pada tikus normal.
Sebuah tinjauan komprehensif oleh Jangid et al. pada tahun 2025 mengkonfirmasi aktivitas antidiabetes Tridax procumbens melalui berbagai ekstrak, termasuk metanol, yang menunjukkan penurunan kadar glukosa darah dan peningkatan sensitivitas insulin. Ekstrak metanol bunga Tridax procumbens juga menunjukkan penghambatan α-amilase maksimum, yang penting dalam mengontrol kadar gula darah. Flavonoid yang ada dalam tanaman ini juga dapat meregenerasi sel beta pankreas yang rusak.
Aktivitas Antioksidan yang Kuat
Rondo Mopol kaya akan senyawa antioksidan alami yang penting untuk kesehatan tubuh. Ekstrak etil asetat Tridax procumbens menunjukkan aktivitas penghambatan yang kuat dalam uji antioksidan, dengan nilai IC50 terendah pada uji penangkapan radikal DPPH dan ABTS.
Habila dkk., (2010) melaporkan bahwa Tridax procumbens memiliki kandungan fenol total sebesar 12 mg/g GAE (Gallic Acid Equivalent) dan menunjukkan aktivitas pemulungan radikal DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) yang kuat, dengan aktivitas 96.70% pada konsentrasi 250 μg/mL. Aktivitas antioksidan ini dikaitkan dengan keberadaan senyawa fenolik seperti flavonoid, tanin, dan katekin.
Antioksidan ini berperan penting dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit degeneratif, kanker, dan penyakit jantung. Studi oleh Jangid, dkk., (2025) juga mengkonfirmasi efek antioksidan kuat dari Tridax procumbens yang berkorelasi dengan kandungan fenolik totalnya.
Melindungi Hati (Hepatoprotektif)
Rondo Mopol juga menunjukkan potensi sebagai agen hepatoprotektif, yaitu melindungi organ hati. Ekstrak air daun Tridax procumbens telah menunjukkan aktivitas hepatoprotektif pada tikus karena aktivitas penangkapan radikal bebas dan antioksidan yang aktif dari ekstrak tersebut.
Ravikumar dkk., (2005) menemukan bahwa ekstrak etanol Tridax procumbens memberikan perlindungan signifikan terhadap cedera hati yang diinduksi D-Galaktosamin/Lipopolisakarida (D-GalN/LPS) pada tikus. Ekstrak ini menormalkan penanda biokimia hati yang terganggu dan mengurangi kerusakan sel hati. Sebuah studi pada tahun 2025 juga mengevaluasi efek hepatoprotektif ekstrak etanol Tridax procumbens terhadap tikus yang diinduksi hepatotoksisitas parasetamol.
Studi oleh Chandra dan Shanmugapandiyan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa ekstrak metanol Tridax procumbens memiliki efek hepatoprotektif terhadap cedera hati yang diinduksi isoniazid-rifampisin, dengan menormalkan biomarker hati dan meningkatkan enzim antioksidan. Dalam sistem pengobatan Ayurveda, Tridax procumbens dikenal sebagai "Bhringraj," yang dihargai karena kemampuannya mendukung kesehatan hati dan mengatasi gangguan hati.
Aktivitas Anti-Inflamasi dan Analgesik
Manfaat Rondo Mopol juga mencakup sifat anti-inflamasi (anti-peradangan) dan analgesik (pereda nyeri). Ekstrak etanol daun Tridax procumbens pada dosis 200 dan 400 mg/kg menunjukkan aktivitas anti-inflamasi yang substansial terhadap peradangan yang dipicu oleh Irish Moss.
Awasthi dkk., (2009) menemukan bahwa ekstrak Tridax procumbens menunjukkan aktivitas anti-inflamasi yang sebanding dengan ibuprofen dalam menghambat edema kaki yang diinduksi karagenan pada tikus. Berlin Grace et al. (2020) melaporkan bahwa ekstrak daun Tridax procumbens secara signifikan menurunkan ekspresi gen TNF-α dan COX-2, yang merupakan mediator penting dalam proses inflamasi. Penurunan ekspresi gen ini menunjukkan tindakan anti-inflamasi pada tingkat molekuler.
Sifat anti-inflamasi dan analgesik ini menjadikan Rondo Mopol berpotensi untuk meredakan nyeri sendi, nyeri otot, asam urat, dan kram menstruasi. Fitokimia seperti fenol dan flavonoid dalam Tridax procumbens juga berkontribusi pada aktivitas anti-inflamasi.
Antimikroba Alami
Rondo Mopol memiliki sifat antimikroba yang dapat melawan berbagai jenis mikroorganisme. Ekstrak etil asetat Tridax procumbens menunjukkan penghambatan yang efektif terhadap pertumbuhan Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Proteus mirabilis.
Ekstrak Tridax procumbens telah terbukti efektif melawan bakteri seperti Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan juga jamur Candida albicans. Ekstrak metanol bunga Tridax procumbens juga ditemukan memiliki aktivitas yang baik terhadap mikroba yang diteliti.
Senyawa fitokimia seperti flavonoid dan alkaloid yang terkandung dalam Rondo Mopol diyakini bertanggung jawab atas aktivitas antimikroba ini, kemungkinan dengan merusak membran sel mikroba. Potensi antimikroba ini mendukung penggunaan tradisional Rondo Mopol untuk infeksi kulit, luka terinfeksi, dan masalah kulit lainnya.
Menurunkan Tekanan Darah
Manfaat Rondo Mopol juga mencakup efek antihipertensi, yaitu kemampuan menurunkan tekanan darah. Ekstrak air daun Tridax procumbens telah digunakan secara tradisional di Nigeria bagian selatan untuk pengobatan hipertensi.
Salahdeen dkk., (2004) menunjukkan bahwa ekstrak daun Tridax procumbens secara signifikan menurunkan tekanan arteri rata-rata pada tikus Sprague-Dawley yang dianestesi, dengan efek yang tergantung dosis. Dosis yang lebih tinggi dari ekstrak (6 dan 9 mg/kg) menghasilkan penurunan tekanan darah yang lebih signifikan.
Penelitian lebih lanjut mengindikasikan bahwa mekanisme vasorelaksasi (pelebaran pembuluh darah) yang diinduksi ekstrak ini melibatkan blokade atau modulasi cGMP dan cAMP di aorta tikus. Flavonoid seperti quercetin dan luteolin yang ada dalam daun Tridax procumbens juga diketahui dapat menurunkan tekanan darah dan menginduksi relaksasi arteri.
Aktivitas Antikanker Potensial
Manfaat Rondo Mopol juga sedang dieksplorasi dalam bidang antikanker, menunjukkan hasil yang menjanjikan. Studi pada tahun 2024 menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Tridax procumbens menunjukkan potensi antikanker yang signifikan terhadap sel MCF-7 (kanker payudara).
Vishnupriya dkk., (2011) melaporkan bahwa ekstrak aseton bunga Tridax procumbens menyebabkan kematian 82.28% sel kanker prostat PC3 dalam waktu 24 jam dalam uji MTT. Syed et al. (2020) menemukan bahwa ekstrak daun Tridax procumbens menunjukkan efek sitotoksisitas yang lebih kuat terhadap sel kanker paru-paru manusia dibandingkan sel kanker payudara, dengan 84±2% kematian sel kanker paru-paru pada konsentrasi 250 μg/mL.
Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak ini dapat menginduksi apoptosis (kematian sel terprogram) melalui peningkatan spesies oksigen reaktif (ROS) intraseluler dan penurunan potensial membran mitokondria. Minyak esensial dari Tridax procumbens juga menunjukkan efek signifikan dalam mencegah metastasis paru-paru dengan menghambat angiogenesis dan menginduksi apoptosis. Ekstrak aseton dan etanol daun Tridax procumbens juga menunjukkan aktivitas antikanker yang kuat pada sel kanker paru-paru (A549) dan sel karsinoma hati (Hep G2).
Menurunkan Kolesterol (Hipolipidemik)
Manfaat Rondo Mopol juga mencakup kemampuannya untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dan lipid dalam darah. Ekstrak etanol seluruh tanaman Tridax procumbens menunjukkan aktivitas antihiperlipidemik yang signifikan.
Koukoui dkk., (2015) melaporkan bahwa ekstrak daun Tridax procumbens secara signifikan mengurangi akumulasi lipid dalam sel HepG2, yang merupakan model untuk penyakit hati berlemak non-alkoholik (NAFLD). Efek hipolipidemik ini penting untuk pencegahan aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular terkait.
Sebuah studi oleh Pradeepa et al. pada tahun 2024 menunjukkan bahwa ekstrak bunga Tridax procumbens secara signifikan menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, LDL, dan VLDL, sambil meningkatkan HDL pada tikus Wistar albino jantan, menyoroti potensi anti-lipidemiknya. Ekstrak daun Tridax procumbens juga memiliki efek antilipidemik, antioksidan, selain aktivitas antidiabetes. Ekstrak hidroetanolik Tridax procumbens juga dapat mengatur kadar lipid dalam darah tikus Wistar.
Aktivitas Antiurolitiasis
Manfaat Rondo Mopol juga mencakup potensinya dalam mencegah dan mengatasi pembentukan batu ginjal (urolitiasis). Studi pada tahun 2023 menunjukkan bahwa ekstrak Tridax procumbens memiliki kapasitas substansial untuk melarutkan kalsium fosfat dan kalsium oksalat, serta flavonoidnya menghambat pembentukan endapan di tubulus ginjal.
Sailaja dkk., (2011) menemukan bahwa Tridax procumbens mengurangi kadar kalsium dan oksalat urin pada model urolitiasis tikus, menunjukkan penurunan supersaturasi kalsium oksalat (CaOx). Ekstrak tanaman ini dapat menghambat kristalisasi kalsium oksalat dan membantu pelarutan batu yang sudah terbentuk.
Studi in vitro oleh Kalpana dkk., (2014) menunjukkan bahwa ekstrak Tridax procumbens secara signifikan mengurangi panjang dan lebar kristal kalsium oksalat, serta mengganggu nukleasi, pertumbuhan, dan agregasi kristal. Penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak etanol Tridax procumbens efektif dalam melarutkan kalkuli ginjal kalsium oksalat yang sudah terbentuk.
Rondo Mopol (Tridax procumbens) adalah contoh nyata bagaimana tanaman liar yang sering diabaikan dapat menyimpan potensi farmakologis yang luar biasa. Dari penyembuhan luka, kontrol gula darah, hingga perlindungan hati dan aktivitas antikanker, manfaat Rondo Mopol didukung oleh semakin banyaknya penelitian ilmiah. Studi-studi terbaru, khususnya dari tahun 2023 hingga 2025, terus mengungkap mekanisme molekuler di balik khasiatnya, memperkuat bukti yang ada.
Meskipun penggunaan tradisional telah lama ada, potensi pengembangan Rondo Mopol sebagai obat herbal standar masih membutuhkan penelitian lebih lanjut yang mendalam. Namun, jelas bahwa penggunaan tradisional tanaman ini kini semakin didukung oleh bukti ilmiah modern, menjadikannya subjek yang menarik untuk eksplorasi medis dan farmasi di masa depan.
Referensi:
- Amutha, R., Sudha, A., & Pandiselvi, P. (2019). Tridax procumbens (COAT BUTTONS) – A GIFT OF NATURE: AN OVERVIEW. Dalam R. Amutha, A. Sudha, & P. Pandiselvi (Eds.), Pharmacological Benefits of Natural Products (hlm. 193-212). JPS Scientific Publications.
- Jangid, T., Jain, A., Bhardwaj, G. S., & Jangir, R. N. (2025). A comprehensive review on traditional uses, phytochemical constituents, and pharmacological properties of Tridax procumbens. The Journal of Phytopharmacology, 14(4), 223-246.
FAQ
Q: Apa itu Rondo Mopol?
A: Rondo Mopol (Tridax procumbens) adalah tanaman liar merambat dari keluarga Asteraceae, dikenal dengan berbagai nama lokal seperti Rondo Muprul, Sundel Bedel, atau Rumput Belulang.
Q: Bagaimana cara menggunakan Rondo Mopol untuk pengobatan?
A: Untuk luka, daun dihancurkan dan dicampur dengan endapan kapur (enjet) dan minyak kelapa untuk aplikasi topikal. Untuk dikonsumsi, daun dapat direbus dan diminum 2-3 kali sehari untuk demam atau hepatitis.
Q: Apakah ada efek samping Rondo Mopol?
A: Penggunaan Rondo Mopol dapat menyebabkan ruam pada kulit sensitif, terutama dengan paparan sinar matahari. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya, terutama untuk infeksi atau kondisi kronis, karena Rondo Mopol bukan pengganti pengobatan medis.
Q: Bagaimana validitas penelitian tentang manfaat Rondo Mopol?
A: Semua klaim manfaat dalam artikel ini didukung oleh penelitian ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal peer-review, dengan fokus pada studi dari tahun 2019 hingga 2025. Ini mencakup studi in vitro (laboratorium), in vivo (pada hewan), dan beberapa uji klinis awal, yang memperkuat kredibilitas informasi yang disajikan.
Q: Di mana bisa menemukan Rondo Mopol?
A: Tumbuhan ini mudah ditemukan di area terbuka seperti pinggir jalan, lapangan, dan area persawahan di seluruh Indonesia, terutama di daerah tropis.

1 day ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411839/original/014280000_1763022491-ilustrasi_nonton_drama_korea.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5171377/original/055327700_1742632157-young-couple-sitting-sofa_1048944-20243918.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325355/original/077961300_1755962747-cheerful-asian-young-women-sitting-cafe-drinking-coffee-with-friends-talking-together_11zon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5089313/original/055870700_1736525483-IMG-20250110-WA0026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5184880/original/012754200_1744350090-small-asian-female-child-walking-park_181624-56092.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4689983/original/044530000_1702883142-ilustrasi_kelapa_muda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467036/original/062910800_1767860942-mbg_2026.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1162644/original/046496300_1457264533-obat1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466700/original/072892100_1767852043-ratih.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466784/original/016581300_1767855259-Perbedaan_Ptosis_dan_Blefaritis_pada_Mata.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466562/original/000258500_1767848471-peranan-babandotan-ageratum-conyzoides-l-sebagai-pestisida-nabati-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4953199/original/093342800_1727287032-WhatsApp_Image_2024-09-25_at_12.35.35_62b8031a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466779/original/060448100_1767854693-Skrining_BPJS_Kesehatan_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466730/original/093450700_1767852781-ilustrasi_akar_serapat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5466581/original/006806000_1767848830-ratih_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5466551/original/037865900_1767847802-ratih.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381613/original/069355300_1760512548-mom-comforting-her-upset-daughter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2730512/original/088532900_1550345667-PURWOCENG-Muhamad_Ridlo.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4763684/original/016326400_1709707430-kereta_api_nataru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1754987/original/026621500_1509348143-20171030-Vietnam-Adit1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347525/original/083062600_1757675276-SnapInsta.to_543107841_18526684450015278_5485787036975048528_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)