Liputan6.com, Jakarta - Ada kalanya tubuh sudah berhenti bergerak, tapi pikiran justru berlari ke mana-mana. Satu persoalan muncul, disusul ingatan tentang kejadian kemarin, pekerjaan yang belum selesai, hingga kekhawatiran tentang sesuatu yang bahkan belum terjadi. Keheningan yang diharapkan dari meditasi pun terasa semakin jauh.
Situasi seperti itu membuat meditasi kerap dianggap bukan untuk semua orang. Duduk dalam posisi tertentu, mengatur napas, lalu berusaha mengosongkan pikiran terdengar sederhana, tapi tidak selalu mudah dilakukan. Bagi sebagian orang, mencoba berhenti berpikir justru membuat isi kepala terasa semakin ramai.
Pandangan berbeda ditawarkan dalam Meditasi SOUL Reflection yang dikembangkan Bunda Arsaningsih. Metode ini tidak menjadikan pikiran kosong sebagai tujuan utama, melainkan mengajak seseorang mengamati apa yang sedang terjadi di dalam dirinya.
Pikiran yang ramai itu wajar, karena fungsi dasar otak memang untuk berpikir, merujuk keterangan resminya pada Lifestyle Liputan6,com, Selasa, 11 Agustus 2026. Cara pandang tersebut membuat meditasi terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Seseorang tidak perlu menunggu pikirannya benar-benar sunyi untuk mulai memperhatikan diri. Rasa gelisah, sedih, kecewa, atau tertekan yang muncul justru dapat menjadi pintu untuk mengenali kondisi batin.
Dalam SOUL Reflection, proses itu dilakukan dengan mengamati gejolak yang muncul, sekaligus mengenali sumbernya. Praktik tersebut tidak selalu mengharuskan seseorang duduk diam dalam waktu lama. Pemula dapat menyediakan waktu khusus untuk berlatih, sementara praktisi yang lebih terlatih dapat menerapkannya di tengah aktivitas sehari-hari.
Kondisi Setiap Orang Tak Selalu Sama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321701/original/090597800_1786495789-3.jpeg)
Perbesar
Pendekatan ini berangkat dari pemahaman bahwa kondisi setiap orang tidak selalu sama. Teknik meditasi yang terasa cocok bagi satu orang belum tentu memberikan pengalaman serupa bagi orang lain. Bunda Arsaningsih kemudian menggabungkan pengamatan dan pengelolaan mental sebagai bagian dari proses meditasi yang lebih utuh.
Ada hal lain yang membuat proses tersebut menarik. Meditasi tidak diposisikan sekadar sebagai upaya menjauh sejenak dari persoalan, tapi jadi kesempatan untuk melihat kembali apa yang sedang berlangsung dalam diri.
Ketika seseorang menyadari rasa cemas, kesedihan berkepanjangan, atau tekanan akibat suatu peristiwa, ia memiliki kesempatan untuk mengelolanya sebelum kondisi tersebut semakin mengganggu keseharian.
Pengalaman setiap orang dalam proses tersebut tentu berbeda. Santi, peserta dari Jakarta, menggambarkan meditasi sebagai kesempatan untuk membuka ruang pengenalan diri yang sebelumnya mungkin terlewatkan. "Setelah mengikuti meditasi ini, saya menjadi lebih terbuka untuk mengenal diri," ujarnya.
3 Fondasi SOUL Reflection
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321702/original/038338600_1786495800-4.jpeg)
Perbesar
Pikiran yang terus kembali pada pengalaman masa lalu juga dapat menjadi bagian dari proses pengamatan. Luka atau pengalaman yang belum selesai terkadang muncul kembali ketika seseorang berhadapan dengan situasi tertentu.
Alih-alih memaksa ingatan tersebut pergi, praktisi diajak mengenali perasaan yang hadir dan memperhatikannya dengan lebih sadar. Proses itu kemudian dirangkum dalam tiga fondasi SOUL Reflection, yakni identifikasi, pemurnian, dan top up tabungan kebaikan.
Identifikasi dilakukan dengan mengamati respons diri terhadap berbagai situasi yang memicu gejolak. Pemurnian diarahkan pada upaya membangun keterhubungan dengan Tuhan, sekaligus membersihkan batin dari luka dan emosi negatif. Tahap terakhir mengajak seseorang mengisi kembali dirinya melalui niat baik, doa, dan perbuatan baik.
Gita Yohanna Thomdean, peserta dari Purbalingga, merasakan tahap terakhir sebagai bagian yang memberi makna tersendiri. "Kita bisa melakukan top up tabungan karma baik secara energi, tidak selalu harus berorientasi pada sedekah materi," katanya.
Sesuai Kebutuhan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321700/original/018847000_1786495779-2.jpeg)
Perbesar
Bagi pemula, pendekatan semacam ini dapat mengubah cara memandang meditasi. Tidak ada keharusan untuk langsung mencapai pikiran yang sepenuhnya hening. Ada ruang untuk menyadari bahwa kegelisahan pun merupakan bagian dari pengalaman manusia yang bisa diamati.
Waktu latihan juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Bunda Arsaningsih menyebut pagi hari sebagai waktu yang baik, terutama ketika suasana masih tenang dan seseorang belum banyak terpapar aktivitas dari luar.
Rentang pukul 03.00 hingga 05.00 disebut sebagai salah satu waktu yang dianggap baik untuk membangun keterhubungan dengan Tuhan dan membersihkan batin. Pada akhirnya, meditasi mungkin bukan tentang membuat kepala menjadi kosong.
Praktik ini bisa menjadi jeda untuk mendengarkan sesuatu yang selama ini tertutup oleh riuhnya aktivitas: suara dari dalam diri sendiri. Dari sana, seseorang perlahan belajar mengenali apa yang dirasakan, menerima apa yang muncul, lalu memilih bagaimana akan meresponsnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322322/original/062793400_1786524846-DIGITAL_ONLINE_ONLY_sRGB_3118_IMAGINE_20260527_FERRAGAMO_FW26_PUMP___.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321855/original/070582700_1786506857-Foto_4A_-_Ari_Bayuaji__pemenang_Grand_Prize_kategori_Professional_MR.D.I.Y._Indonesia_Art_Competition_2026._Indonesia_Art_Competition_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/9321002/original/099660800_1786422923-IMG_7324.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321392/original/068826200_1786441248-BOhAGtpGOj6JOO05Onq291laiwLhEMAALiA53QDg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322413/original/063450100_1786527605-566372.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465747/original/009965000_1767775055-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/9321806/original/027153600_1786505120-WhatsApp_Image_2026-08-11_at_1.58.04_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322270/original/073909000_1786523748-a7e43436-31a2-4339-8634-695fe87de3ce.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321662/original/012585800_1786467283-Screenshot_2026-08-11_234520.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322086/original/035706600_1786516065-C______G.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321985/original/079330400_1786513535-Gemini_Generated_Image_87lg0v87lg0v87lg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321935/original/038374200_1786511319-Gemini_Generated_Image_6meq856meq856meq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321853/original/084310500_1786506849-pexels-tima-miroshnichenko-6694866.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532137/original/072795500_1773642930-resep_bumbu_opor_ayam_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321719/original/070336700_1786500443-gimbab_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321752/original/048928500_1786502671-cropped-bee0c83b-878b-4310-ab99-4035792e7817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321745/original/091159800_1786501956-cropped-85da1f8a-2793-4a8e-b4d7-0b47b3470c89.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397815/original/018135000_1761817503-sayur_lodeh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4919816/original/094794800_1723785499-IMG_2378.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4743971/original/005145200_1707997687-Snapinsta.app_361604155_18396996121037292_2312770092176980343_n_1080.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551533/original/048197900_1775728093-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562023/original/082621900_1776773066-IPU_Jazuli.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549688/original/002731400_1775628134-jude.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556410/original/028040000_1776244961-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547723/original/002473300_1775468861-john-arano-h4i9G-de7Po-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563238/original/089093200_1776851416-IMG0439_edit_lip6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563237/original/019666600_1776851190-2026_02_26_GGG_GRAB_STILLS_EPS_01_1.293.1__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5772023/original/003677500_1778674939-KV_MASTER_LANDSCAPE_PAW_PATROL_MAIN_KV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4967782/original/005564500_1728822071-IMG-20241013-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556874/original/075806100_1776310133-fd97f8ea-a580-4ff6-b52e-98ec7a1d3f61.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4683257/original/088654500_1702367964-Rice_Cooker_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3473547/original/099113300_1622812564-Kue_Cucur__Jakarta__July_4_2018.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5562009/original/001674100_1776771898-Dokter_Spesialis_Kulit_dan_Kelamin__Dr._dr._Hanny_Nilasari__Sp.D.V.E__Subsp._Ven__FINSDV__FAADV__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5558156/original/021922800_1776407904-siti_nadia__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476775/original/042917400_1768798185-martabak_mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556820/original/045700600_1776308310-Lotek_Khas_Bandung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693298/original/083339000_1703073556-biji_buah_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453421/original/028351900_1766478156-frozen_nugget__2_.jpg)