Resep Sambal Ijo Cumi Asin ala Masakan Padang, Gurih dan Menggugah Selera

1 week ago 33

Liputan6.com, Jakarta - Sambal Ijo Cumi Asin merupakan hidangan khas dari Masakan Padang yang menggabungkan cita rasa laut dengan bumbu rempah pekat khas Minangkabau. Hidangan ini terkenal karena mampu meningkatkan selera makan berkat perpaduan cumi asin yang gurih dan sambal hijau yang pedas, asin serta sedikit manis.

Cumi asin sendiri mampu memberikan tekstur kenyal dan rasa asin yang lezat. Sedangkan sambal ijo, yang terbuat dari cabai hijau segar, bawang, dan tomat hijau, menghadirkan sensasi pedas yang pas. Ketika keduanya berpadu, cita rasa gurih umami langsung tercipta, terlebih saat berpadu dengan menu masakan lainnya.

Proses pembuatan Sambal Ijo Cumi Asin diketahui tidak terlalu sulit, dan bisa Anda coba sendiri di rumah. Alih-alih harus pergi ke Rumah Makan Pandang dan mengeluarkan uang banyak, dengan membuatnya sendiri di rumah, justru akan lebih menekan anggaran belanja sekaligus bisa menghadirkan menu makanan yang lezat dan nikmat.  Yuk ikuti langkah-langkah di bawah ini, untuk membuat menu Sambal Ijo Cumi Asin ala Masakan Padang, dirangkum Liputan6, Senin (29/12).

Bahan dan Langkah Membuat Sambal Ijo Cumi Asin

Pembuatan Sambal Ijo Cumi Asin melibatkan beberapa langkah yang harus diikuti untuk mendapatkan rasa yang optimal. Untuk langkah awal, perlu adanya pemilihan bahan sekaligus penentuan takaran yang pas. Berikut persiapannya:

  • Cumi Asin: 250 gram
  • Cabai Hijau Besar: 100 gram
  • Cabai Keriting Hijau: 75 gram
  • Cabai Rawit Hijau: 100 gram
  • Tomat Hijau: 2 buah
  • Bawang Merah: 7 siung
  • Bawang Putih: 3 siung
  • Daun Jeruk: 4 lembar
  • Garam: 1 sendok teh
  • Gula Pasir: 1,5 sendok teh
  • Kaldu Bubuk: 1 sendok teh
  • Minyak Goreng: Secukupnya
  • Air Jeruk Nipis: Opsional
  • Petai: Secukupnya

Setelah bahan-bahan siap, Anda bisa memulai untuk membuat menu Sambal Ijo Cumi Asin ala warung makan Padang. Di langkah pertama, terdapat sejumlah hal yang harus diperhatikan, salah satunya mencuci bahan agar kesegarannya terjaga dan terbebas dari pestisida yang terbawa, berikut langkah membuatnya:

  1. Pertama, siapkan cumi asin dengan mencucinya di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran.
  2. Setelah itu, rendam cumi asin dalam air hangat selama 15-20 menit untuk mengurangi kadar garam dan bau amis.
  3. Setelah direndam, tiriskan cumi asin dan potong sesuai ukuran yang diinginkan.
  4. Selanjutnya, rebus bahan sambal seperti cabai hijau besar, cabai keriting hijau, cabai rawit hijau, bawang merah, bawang putih, dan tomat hijau hingga layu.
  5. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar lima menit. Setelah bahan sambal layu, angkat dan tiriskan.
  6. Haluskan bahan sambal yang sudah direbus menggunakan ulekan atau blender hingga mencapai tekstur yang diinginkan.
  7. Setelah bahan sambal halus, panaskan minyak dalam wajan dan goreng cumi asin hingga setengah matang. Angkat dan tiriskan cumi asin.
  8. Panaskan kembali minyak dalam wajan, tumis bumbu sambal yang sudah dihaluskan hingga harum.
  9. Masukkan cumi asin yang sudah digoreng ke dalam tumisan sambal dan aduk rata.
  10. Tambahkan garam, gula, dan kaldu bubuk ke dalam masakan, aduk hingga bumbu meresap.
  11. Jika menggunakan petai, masukkan pada tahap ini dan masak hingga matang.
  12. Terakhir, matikan api dan tambahkan air jeruk nipis jika diinginkan.

Tips Memilih Cumi Asin yang Segar agar Tidak Tertipu

Pemilihan cumi asin yang berkualitas sangat penting untuk menghasilkan hidangan yang lezat. Cumi asin yang segar akan memberikan rasa dan tekstur yang optimal. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih cumi asin yang baik:

1. Bentuk Utuh

Pilih cumi asin yang bentuknya masih utuh. Cumi asin yang utuh memudahkan dalam mengidentifikasi bagian yang rusak. Cumi asin yang baik biasanya masih memiliki tentakel yang menempel dan warna kulit kemerahan.

2. Aroma Segar

Cumi asin yang baik memiliki aroma segar dan tidak tengik. Aroma menyengat atau tengik dapat menjadi tanda kontaminasi atau kerusakan. Cumi segar harus memiliki aroma laut yang segar.

3. Tekstur Tidak Terlalu Keras dan Basah

Pilih cumi asin dengan tekstur yang tidak terlalu keras dan tidak basah. Cumi segar memiliki daging yang kenyal dan tidak mudah hancur saat ditekan. Hindari cumi yang lembek dan berlendir.

4. Warna Kulit Cerah

Cumi segar memiliki kulit yang bersih dan transparan dengan warna cerah. Hindari cumi yang kulitnya kusam atau terdapat bercak gelap.

5. Beli di Tempat Terpercaya

Membeli cumi asin di tempat yang terpercaya dapat meningkatkan kemungkinan mendapatkan produk berkualitas. Penjual yang terpercaya biasanya menjajakan cumi asin dengan bentuk yang baik dan rasa yang enak.

Kunci Kelezatan Sambal Ijo Cumi Asin Anti Gagal yang Mudah Dibuat

Menciptakan Sambal Ijo Cumi Asin yang lezat memerlukan perhatian pada beberapa aspek penting selama proses memasak. Kualitas rasa hidangan ini tidak hanya bergantung pada bahan baku, tetapi juga pada teknik pengolahan dan penyesuaian bumbu. Memahami kunci-kunci ini dapat membantu menghasilkan hidangan yang konsisten.

Rendam cumi asin dalam air hangat selama 15-20 menit sebelum dimasak. Proses ini berfungsi untuk mengurangi kadar garam berlebih pada cumi asin. Rebus bahan-bahan sambal hingga layu untuk membantu melunakkan bahan sehingga mudah dihaluskan. Haluskan bumbu sambal dengan cara diulek kasar untuk mendapatkan tekstur yang diinginkan.

1. Tumis Bumbu dengan Api Sedang

Saat menumis bumbu sambal, gunakan api sedang untuk memastikan bumbu matang secara merata. Hindari menumis terlalu kering agar sambal tidak terasa pahit.

2. Tambahkan Gula dan Garam Secukupnya

Penambahan gula dan garam harus disesuaikan dengan rasa cumi asin yang sudah ada. Cumi asin sudah memiliki rasa asin, sehingga penambahan garam perlu dilakukan secara bertahap.

Adakah Pengganti Alternatif Selain Cumi Asin yang Sama-Sama Cocok dan Lezat untuk Menu Ini?

Cumi asin merupakan komponen utama dalam hidangan Sambal Ijo Cumi Asin, memberikan karakter rasa dan tekstur yang khas. Meskipun cumi asin memiliki peran sentral, sambal ijo sendiri merupakan pelengkap yang serbaguna. Sambal ijo dapat dipadukan dengan berbagai jenis protein lain untuk menciptakan hidangan yang berbeda namun tetap lezat.

Beberapa bahan dapat digunakan sebagai alternatif protein yang dipadukan dengan sambal ijo. Contohnya, sambal ijo sering dipadukan dengan teri, petai, atau jengkol untuk menambah cita rasa. Ikan asin jenis lain juga dapat menjadi pilihan untuk dipadukan dengan sambal ijo, memberikan rasa gurih dan asin yang kuat.

Cara Mengatur Kepedasan Sambal saat Membuatnya

Tingkat kepedasan Sambal Ijo Cumi Asin dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing individu. Salah satu cara utama untuk mengatur kepedasan adalah dengan mengontrol jumlah cabai rawit hijau yang digunakan. Mengurangi atau menambah jumlah cabai rawit hijau secara langsung akan mempengaruhi intensitas rasa pedas pada sambal.

Selain jumlah cabai, jenis cabai yang dipilih juga berperan. Jika menginginkan sambal dengan kepedasan yang lebih ringan, fokus pada penggunaan cabai hijau besar dan cabai keriting hijau dengan sedikit atau tanpa cabai rawit. Sebaliknya, untuk kepedasan yang lebih kuat, proporsi cabai rawit hijau dapat ditingkatkan.

Penambahan tomat hijau juga dapat membantu menyeimbangkan rasa pedas dengan memberikan sedikit rasa asam. Dengan cara ini, Anda dapat menyesuaikan sambal sesuai dengan selera.

Sambal Ijo Cumi Asin merupakan hidangan yang memiliki rasa kuat dan dapat meningkatkan selera makan. Kombinasi rasa asin, pedas, dan gurih dari hidangan ini membuatnya cocok dipadukan dengan berbagai jenis lauk. Pemilihan lauk pendamping yang tepat dapat melengkapi pengalaman makan.

Hidangan ini sangat cocok disajikan dengan nasi putih hangat. Nasi putih berfungsi sebagai penyeimbang rasa pedas dan asin dari sambal cumi. Selain nasi putih, Sambal Ijo Cumi Asin juga dapat dipadukan dengan lauk-lauk sederhana lainnya.

Lalapan segar seperti mentimun atau kemangi dapat memberikan kesegaran yang kontras dengan rasa pedas sambal. Beberapa hidangan lain yang cocok sebagai pendamping meliputi ayam goreng, ikan bakar, telur dadar, atau tahu dan tempe goreng.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Apa perbedaan sambal ijo dengan sambal merah?

A: Sambal ijo menggunakan cabai hijau, sedangkan sambal merah menggunakan cabai merah.

Q: Bisakah cumi asin diganti dengan cumi segar dalam resep ini?

A: Penggunaan cumi segar akan mengubah karakter hidangan secara signifikan.

Q: Bagaimana cara menyimpan Sambal Ijo Cumi Asin agar tahan lama?

A: Simpan sambal dalam wadah kedap udara setelah dimasak dengan baik.

Q: Apakah Sambal Ijo Cumi Asin cocok untuk orang yang tidak suka pedas?

A: Tingkat kepedasan dapat diatur dengan mengurangi jumlah cabai rawit hijau.

Q: Apa manfaat mengonsumsi cumi asin?

A: Cumi asin merupakan sumber protein dan dapat meningkatkan selera makan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |