Liputan6.com, Jakarta Resep Pancake Kentang Keju layak masuk daftar camilan wajib coba di akhir pekan: renyah keemasan di bagian luar, lembut di dalam, dengan tarikan keju yang lumer di setiap gigitan. Berbeda dari pancake manis untuk sarapan, versi gurih ini mengandalkan kentang parut, keju, dan sedikit tepung, lalu dimasak tipis di wajan antilengket. Hasilnya kudapan hemat yang mengenyangkan, cocok untuk teman ngeteh sore maupun bekal anak.
Daya tariknya bukan sekadar rasa. Kentang termasuk bahan dapur paling fleksibel, dan memadukannya dengan keju mozzarella menghasilkan tekstur creamy-gurih yang jarang gagal. Bahkan pemula yang biasa membuat pancake dengan sedikit bahan pun bisa mencobanya. Sebelum masuk ke takaran, ada baiknya mengenal asal-usul hidangan ini dan apa yang membedakannya dari kudapan kentang lain yang mirip.
Sekilas tentang Pancake Kentang Keju
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351435/original/083443300_1789695898-8c1ba2d3-f18b-4530-8e0a-d8f25b93f907.jpg)
Perbesar
Pancake kentang bukan milik satu negara. Ia punya banyak kerabat di berbagai dapur dunia, mulai dari Kartoffelpuffer di Jerman, latke dalam tradisi Yahudi, sampai gamjajeon di Korea. Dilansir dari Tasting Table, panekuk kentang alias Kartoffelpuffer mulai populer sebagai jajanan kaki lima di Jerman pada era 1870-an.
Menariknya, latke tidak selalu berbahan kentang merujuk catatan The Nosher, panekuk goreng ini semula dibuat dari keju dan baru bertransformasi menjadi olahan kentang setelah kentang menjadi bahan pokok di Eropa Timur pada pertengahan abad ke-19. Untuk menyusuri ragamnya, kamu bisa melihat keluarga besar pancake dunia yang lain.
Di Indonesia, pancake kentang keju kerap tertukar dengan perkedel. Bedanya, perkedel umumnya berbentuk bulat tebal dari kentang tumbuk yang digoreng terendam minyak, sementara pancake kentang keju dibentuk pipih dan cukup dimasak dengan sedikit minyak.
Versi Korea, gamjajeon, yang merupakan spesialitas Provinsi Gangwon, memakai kentang parut halus tanpa banyak tepung sehingga lebih tipis dan garing. Chef sekaligus pembawa acara Andrew Zimmern, dikutip dari Parade, menyebut, "Latke kentang adalah makanan khas hari raya yang paling utama."
Info Resep Ringkas
| 4 porsi (8-10 buah) | 20 menit | 20 menit | Mudah |
Bahan-Bahan Pancake Kentang Keju
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351436/original/097889400_1789695898-e7079e0d-f117-4a10-8dc5-02bb1b65b99e.jpg)
Perbesar
Bahan utama:
- 500 gram kentang tua, kupas
- 100 gram keju cheddar, parut
- 80 gram keju mozzarella, parut
- 2 butir telur
- 4 sdm (40 gram) tepung terigu serbaguna
- 2 sdm (20 gram) tepung maizena
- 1/2 buah bawang bombay, cincang halus
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 1/2 sdt garam
- 1/4 sdt merica bubuk
- minyak goreng secukupnya untuk menggoreng dangkal
Pelengkap:
- 2 sdm keju cheddar parut untuk taburan
- saus sambal atau mayones untuk cocolan
Cara Membuat Pancake Kentang Keju
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351437/original/006506600_1789695899-9351d0bd-b981-42d6-ac57-df97ff8d6c3b.jpg)
Perbesar
Kunci pancake kentang keju terletak pada pengelolaan air dan pati. Pada olahan sejenis latke, kentang biasanya diparut kasar lalu diperas untuk mengurangi kadar air sebelum digoreng.
Teknik ini membantu menghasilkan bagian luar yang renyah dengan bagian dalam yang tetap lembut. Jika kamu terbiasa dengan cara membuat pancake manis, teknik untuk versi gurih ini sedikit berbeda karena berbasis kentang segar.
- Parut kasar kentang menggunakan parutan keju, lalu rendam sebentar dalam air dingin untuk membuang pati di permukaan.
- Tiriskan, lalu peras kentang dengan kain bersih hingga airnya benar-benar keluar dan adonan terasa kering.
- Pindahkan kentang ke wadah, tambahkan bawang bombay, daun bawang, garam, dan merica.
- Masukkan telur, tepung terigu, dan tepung maizena, lalu aduk hingga adonan menyatu dan mudah dibentuk.
- Tambahkan keju cheddar dan mozzarella parut, aduk rata hingga tercampur.
- Panaskan sedikit minyak dalam wajan antilengket dengan api sedang.
- Ambil satu sendok makan penuh adonan, letakkan di wajan, lalu tekan hingga pipih setebal sekitar satu sentimeter.
- Goreng hingga bagian bawah kuning keemasan dan pinggirannya renyah, sekitar 3 menit, lalu balik.
- Masak sisi satunya hingga sama-sama keemasan dan kentang matang, taburi keju cheddar untuk taburan hingga meleleh.
- Angkat, tiriskan di atas tisu dapur, dan sajikan hangat bersama saus sambal atau mayones.
Tips agar Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5235430/original/058696300_1748420142-Kentang_rebus.jpg)
Perbesar
- Pilih kentang berkadar pati tinggi. Kentang tua atau jenis russet lebih kering dan bertepung sehingga mudah menyatu tanpa banyak tepung. Hillary Sterling, executive chef Ci Siamo, dikutip dari Food & Wine, menuturkan, "Rahasia latke yang enak? Dimulai dari memilih kentang yang tepat."
- Buang air kentang sebanyak mungkin. Kentang parut yang masih basah membuat pancake lembek, bukan renyah. Peras kuat-kuat memakai kain bersih sebelum dicampur bahan lain.
- Andalkan sedikit maizena untuk kerak renyah. Tepung maizena menyerap sisa air dan membentuk lapisan garing yang bertahan lebih lama dibanding hanya memakai tepung terigu.
- Jaga api tetap sedang. Api terlalu besar membuat permukaan cepat gosong sementara kentang dan keju di dalam belum matang serta belum meleleh sempurna.
- Jangan menumpuk adonan di wajan. Goreng bertahap agar tiap pancake matang merata dan berwarna cokelat keemasan, bukan menguap dan berair.
Variasi dan Substitusi
Versi Korea (gamjajeon).
Parut kentang lebih halus, kurangi tepung, dan tipiskan adonan agar hasilnya lebih garing khas gamjajeon. Sajikan dengan saus kecap dan cuka sebagai cocolan. Maangchi, dikutip dari Maangchi, menyebut, "bawang bombay dan kentang adalah kombinasi yang pas."
Versi isian mozzarella.
Ganti kentang parut dengan kentang kukus yang dihaluskan plus maizena, lalu isi keju mozzarella di tengahnya. Pipihkan dan pan-fry hingga keemasan untuk sensasi keju yang meleleh saat digigit.
Versi ekstra sederhana atau ekstra garing.
Kalau ingin rasa kentang yang murni menonjol, kurangi bahan tambahan; Chef Chris Cho, dikutip dari laman Chef Chris Cho, berpendapat, "satu kentang saja sebenarnya sudah cukup." Sebaliknya, untuk kulit ekstra renyah, balut tipis dengan tepung panir sebelum digoreng.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pancake Kentang Keju
Kentang jenis apa yang paling cocok untuk pancake kentang keju?
Pilih kentang tua yang bertekstur bertepung dan kadar airnya rendah, seperti jenis russet atau kentang kuning yang sudah lama disimpan. Kentang seperti ini lebih mudah menyatu dan menghasilkan pancake yang renyah. Hindari kentang muda karena kandungan airnya tinggi sehingga adonan cenderung lembek dan sulit dibentuk.
Kenapa pancake kentang saya lembek dan tidak renyah?
Penyebab paling umum adalah kentang yang kurang diperas sehingga adonan terlalu basah. Setelah diparut, peras kentang sekuat mungkin dan tambahkan sedikit maizena agar adonan padat dan tidak hancur saat digoreng. Pastikan pula minyak sudah panas dan api tidak terlalu kecil supaya permukaan cepat mengering dan garing.
Bagaimana cara menyimpan dan menghangatkan pancake kentang keju?
Simpan pancake yang sudah dingin dalam wadah tertutup di kulkas maksimal dua hingga tiga hari. Untuk menghangatkan, panggang kembali di oven atau air fryer supaya teksturnya kembali renyah, dan hindari microwave jika ingin hasil yang tetap garing. Sajikan segera setelah dipanaskan agar kejunya kembali lembut dan lumer.
Dengan bahan sederhana dan teknik yang tepat, yaitu kentang yang diperas kering, sedikit maizena, dan api yang terjaga, resep pancake kentang keju ini bisa menjadi salah satu olahan kentang andalan di rumah. Sesuaikan takaran keju dan sausnya dengan selera keluarga, lalu nikmati selagi hangat saat kerak masih renyah dan bagian dalamnya lumer.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351269/original/059585400_1789650829-WhatsApp_Image_2026-09-17_at_7.56.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351291/original/096215000_1789652350-WhatsApp_Image_2026-09-17_at_18.13.11__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351737/original/006674100_1789712504-9e377149-c2e1-48f9-9d2c-404bbd302110.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351627/original/029972800_1789708656-ChatGPT_Image_Sep_18__2026__12_16_57_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351528/original/048635600_1789700636-PORTRAIT_02_260420_AUDEMARS_PIGUET_SW_ZG_042.Preview-only---do-NOT-use-for-communication.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/9351418/original/019919300_1789695241-IMG_8661.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323272/original/070855900_1786608059-HupMcOpzvAzHVidtDIMh6gb8wfHlcB29qmQ7KzDP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5419299/original/081009900_1763684252-Majid_Nabawi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351256/original/047021700_1789648704-Gemini_Generated_Image_bzz6g3bzz6g3bzz6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350900/original/024584100_1789633650-Gemini_Generated_Image_7dziws7dziws7dzi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541409/original/060127000_1774861518-sambal_bawang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350883/original/052534100_1789633285-d770f32b-64f3-4fda-9f66-31c7222bf8af.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350584/original/092788600_1789622876-thriday-rjx4A724IuI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350837/original/007990800_1789632106-616e0fe7-f035-44ec-8c65-498551292315.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345895/original/047370900_1789097487-01M262SDVN7XHGTQ8E3X2PWAYY.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350393/original/075404800_1789614410-Depositphotos_280828272_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350856/original/026509000_1789632639-Depositphotos_163168062_L.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350814/original/040692100_1789631166-Gemini_Generated_Image_u9ni1uu9ni1uu9ni.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6610471/original/011715300_1779444215-ep-06-semua-demi-keluarga-28c099.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232439/original/082617800_1748237422-WhatsApp_Image_2025-05-26_at_12.21.20_3b863ea9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528537/original/052440100_1773287361-Gemini_Generated_Image_lplkyclplkyclplk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9111011/original/024501100_1783051379-20260702_105924.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562555/original/091164900_1776832543-Gemini_Generated_Image_ejg8ucejg8ucejg8.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214050/original/035537300_1746710170-fe0e2972-05e3-4639-9e7a-5aa3593a8548.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6505400/original/089646500_1779362850-RS_Muhammadiyah_Lamongan_dan_Lazismu_Jatim_menggelar_makan_bakso_gratis_di_Yayasan_Bberkas_Bersinar_Abadi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7515165/original/021911600_1780287274-steak_daging_sapi_cincang_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8518325/original/097874700_1782444664-cropped-b1b071e0-12bb-43b0-b0ba-7c97cfd1f1e9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290528/original/093615500_1753142190-fef43afb-5889-4588-8f07-c8f05a2116c2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7027551/original/058017700_1779801970-Depositphotos_205131202_L.jpg)