Louis Vuitton Hadirkan Ombak Buatan 26 Kaki ke Runway di Malam Terpanas Paris

4 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Pertunjukan fesyen Louis Vuitton pada Selasa, 23 Juni 2026, membuat mata penonton terbelalak saat ombak setinggi 26 kaki dihadirkan ke runway. Pertunjukan itu digelar di sela Paris Men's Fashion Week. Idenya datang dari Direktur Kreatif Louis Vuitton Men, Pharell Williams.

Ia yang merancang tata panggungnya yang berakar pada dunia komunitas peselancar keliling dan lanskap yang mendefinisikannya. "Ombak adalah penyeimbang yang hebat. Di pantai--pantai di seluruh dunia, dorongan yang sama menarik manusia menuju pasang surut: menuju kekuatan air yang monumental, dan ritme penyeimbang dari selancar.," bunyi siaran pers rumah mode itu, dikutip dari Elle Decor, Kamis (25/6/2026).

Para tamu tiba dan mendapati pasir di bawah kaki mereka dan suara deburan air, 'pengalaman hiper-sensorik yang khas bagi dunia Louis Vuitton Men', kata siaran pers tersebut. Sebuah pembukaan sinematik menampilkan peselancar Mikey February dan Julian Wilson, dan sebuah soundtrack orisinal, yang diproduksi di studio Louis Vuitton milik Williams dalam dialog langsung dengan pembuatan koleksi, mengiringi pertunjukan tersebut.

Koleksi itu terinspirasi dari dua figur yang telah menjadi fokus Williams sejak musim pertamanya di rumah mode ini: peselancar dan dandy, yang keduanya digambarkan berpakaian dengan tujuan dan menjalani hidup sesuai keinginan mereka sendiri.

"Kode berpakaian khas peselancar berakar pada perjalanan, performa, dan keahlian," jelas merek tersebut, seraya menambahkan bahwa nilai-nilai ini mencerminkan kepekaan gaya berpakaian dandy: keanggunan yang tidak konvensional dan kecanggihan yang santai.

Terapkan Prinsip Keberlanjutan

Williams memastikan seluruh properti yang digunakan di runway malam itu tak terbuang sia-sia. Air pembentuk ombak yang dihadirkan ke runway diambil dari Eaux de Paris, perusahaan air minum kota, dan disirkulasikan melalui sistem tertutup sebelum dialirkan ke saluran pembuangan Paris, sehingga tidak ada yang terbuang percuma.

Sementara, pasirnya akan didistribusikan kembali ke lapangan voli pantai di Cité Internationale Universitaire de Paris dan ke organisasi mitra Artstock. Tata letak tempat duduk dipertahankan dari peragaan busana Pria Musim Gugur-Musim Dingin 2026, dan semua kayu di lokasi peragaan memiliki sertifikasi FSC atau PEFC (standar internasional yang memverifikasi bahwa kayu tersebut berasal dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab).

Louis Vuitton juga mengumumkan kemitraan dengan Coral Gardeners sebagai bagian dari peta jalan keberlanjutan Regeneration 2030, mendanai penanaman kembali 1.000 terumbu karang dan restorasi 250 meter persegi (sekitar 2.690 kaki persegi) habitat terumbu karang di situs Tiaia, Polinesia Prancis tahun ini. Peselancar lokal dan atlet World Surf League akan bergabung dalam upaya pemantauan selama Tahiti Pro pada bulan Agustus.

"Selain memperkuat keanekaragaman hayati dan ketahanan ekosistem jangka panjang," catat rumah mode tersebut, "Proyek ini memberdayakan masyarakat lokal melalui pengelolaan aktif."

Koleksi Terbaru Rancangan Pharel Williams

Mengutip The Guardian, koleksi yang dihadirkan menyesuaikan tema utama runway. Ada pakaian selam bermerek, sepatu bot bergaya Ugg, dan rajutan tebal yang dikenakan peselancar di penghujung hari.

Terdapat beberapa jumper dan setelan longgar, tetapi ide gaya hidup aktif menjadi pusat perhatian dengan celana pendek, topi, sepatu kets bergaya skate, dan rompi. Beberapa model membawa papan selancar bermerek Louis Vuitton dan penampilan terakhir adalah seorang model dengan pakaian selam bermonogram yang membawa sepeda di pundaknya.

Rapper dan penyanyi Missy Elliott, aktor Jeremy Allen White, dan pemain bola basket Victor Wembanyama duduk di barisan depan, tetapi Louis Vuitton telah mencetak salah satu keberhasilan terbesar dalam busana pria selebriti sebelum minggu ini. Aktor Callum Turner, duta merek tersebut, mengenakan dua setelan jas rancangan Williams untuk pernikahannya yang terdiri dari tiga acara dengan Dua Lipa.

Picu Petisi Penolakan

Turner mengenakan setelan jas berwarna krem ​​untuk resepsi di Palermo, dan tuksedo hitam yang dibuat khusus untuk upacara terakhir di sebuah rumah besar Sisilia abad ke-18 – dengan unggahan Instagram Lipa yang menampilkan pengantin baru tersebut mendapatkan 14 juta suka, ini adalah jenis penempatan produk yang memiliki jangkauan yang serius.

Terlepas dari itu, pemilihan lokasi pertunjukan, yakni taman asrama universitas yang biasanya digunakan oleh mahasiswa, telah menimbulkan kontroversi. Terjadi protes kecil di luar acara dan 1.300 orang menandatangani petisi menentang penggunaan halaman rumput oleh merek tersebut, menjadikannya terlarang bagi mereka yang tinggal di sana.

Tapi Louis Vuitton hanya mengekor merek-merek lain, termasuk Loewe dan Victoria Beckham, yang menggunakan ruang tersebut. Pada April 2026, sebuah surat dari perwakilan serikat pekerja mengeluhkan 'acara eksternal yang tidak terkait dengan misi universitas berulang kali [memprivatisasi] ruang-ruang yang penting bagi kehidupan penghuni'.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |