- Apa itu Bubur Kampiun?
- Mengapa dinamakan Bubur Kampiun?
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merendam ketan hitam dan kacang hijau?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Bubur kampiun adalah hidangan manis khas Sumatera Barat yang kaya rasa dan tekstur. Makanan ini sering disajikan sebagai menu berbuka puasa karena manis, mengenyangkan, dan menyegarkan.
Keunikannya terletak pada perpaduan berbagai jenis bubur dan kolak dalam satu mangkuk. Kombinasi bubur sumsum, ketan hitam, kacang hijau, kolak pisang atau ubi, serta candil disiram kuah santan dan gula merah.
Meskipun terlihat kompleks, bubur kampiun dapat dibuat di rumah dengan langkah yang tepat. Dengan kesabaran, hidangan ini bisa menjadi sajian istimewa untuk keluarga dengan cita rasa otentik. Berikut cara membuat bubur kampiun ala rumahan, dihadirkan Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (21/4).
Sejarah dan Keunikan Bubur Kampiun
Bubur kampiun memiliki akar kuat dalam budaya Minangkabau, khususnya berasal dari daerah Bukittinggi, Sumatera Barat. Nama "kampiun" sendiri konon berasal dari kata "champion" dalam bahasa Inggris yang berarti "juara". Penamaan ini tidak lepas dari kisah unik di balik kemunculannya yang menarik untuk disimak.
Salah satu versi cerita populer menyebutkan bahwa pada sekitar tahun 1960-an, Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) mengadakan lomba kreasi membuat bubur di Desa Jambu Air, Banuhampu, Bukittinggi. Seorang nenek bernama Amai Zona, yang terlambat datang dan tidak memiliki persiapan matang, akhirnya mencampurkan berbagai jenis bubur sisa jualannya yang ada di dapur. Tak disangka, campuran bubur yang tidak disengaja ini justru memenangkan lomba dan disukai oleh para juri serta masyarakat, sehingga dijuluki "bubur kampiun" atau "bubur juara".
Lebih dari sekadar hidangan lezat, bubur kampiun juga mengandung filosofi mendalam yang patut direnungkan. Campuran berbagai jenis bubur dalam satu mangkuk melambangkan keragaman budaya dan tradisi Minangkabau yang dipersatukan. Keberagaman ini mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan masyarakat Minangkabau, menjadikannya simbol tradisi yang kaya makna dan nilai luhur.
Resep Bubur Kampiun ala Rumahan
Membuat bubur kampiun memang membutuhkan beberapa tahapan karena terdiri dari berbagai komponen, namun hasilnya akan sangat sepadan dengan usaha yang dikeluarkan. Berikut adalah resep lengkap bubur kampiun ala rumahan yang lezat dan otentik.
Bahan-bahan:
-
Bubur Sumsum
- 100 gram tepung beras
- 500-750 ml santan (kekentalan sedang)
- 1/2 sendok teh garam
- 1-2 lembar daun pandan, ikat simpul
-
Bubur Ketan Hitam
- 100-300 gram ketan hitam, rendam minimal 2-3 jam atau semalaman
- 750 ml - 1 liter air
- 50-75 gram gula pasir
- 1/4 - 1/2 sendok teh garam
- 1-2 lembar daun pandan, ikat simpul
-
Bubur Kacang Hijau
- 100-150 gram kacang hijau, rendam semalaman atau minimal 3 jam
- 1-1.25 liter air
- 100-200 gram gula merah, sisir
- 2 lembar daun pandan, ikat simpul
- 1/4 sendok teh garam
- 1 ruas jahe, memarkan (opsional)
- 250 ml santan kental (opsional, bisa ditambahkan di akhir)
-
Kolak Pisang
- 3-8 buah pisang kepok (atau pisang raja/tanduk), potong-potong
- 100-150 gram gula merah, sisir
- 500 ml air
- 100 ml santan kekentalan sedang
- 1-2 lembar daun pandan, ikat simpul
- Sejumput garam
-
Candil / Biji Salak
-
Adonan Candil:
- 100-200 gram ubi merah/ubi jalar, kukus dan haluskan
- 70-100 gram tepung tapioka/sagu
- 1/4 sendok teh garam
- Air hangat secukupnya (jika perlu)
-
Kuah Candil:
- 100-150 gram gula merah, sisir
- 400-500 ml air
- 1-2 lembar daun pandan
- 1 sendok makan tepung sagu/tapioka, larutkan dengan sedikit air (untuk pengental)
-
Adonan Candil:
-
Kuah Santan Kental
- 300-500 ml santan kental
- 200 ml air
- 2-3 lembar daun pandan
- 1/2 sendok teh garam
Cara Membuat:
1. Bubur Sumsum
- Campurkan tepung beras dengan sebagian santan hingga larut dan tidak bergerindil.
- Panaskan sisa santan bersama daun pandan dan garam hingga mendidih. Masukkan larutan tepung beras sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga mengental dan meletup-letup. Angkat dan sisihkan.
2. Bubur Ketan Hitam
- Rebus ketan hitam yang sudah direndam dengan air dan daun pandan hingga empuk dan merekah. Proses ini bisa memakan waktu cukup lama, rendam semalaman untuk mempercepat.
- Setelah ketan empuk, masukkan gula pasir dan garam, aduk rata hingga gula larut dan bubur mengental. Sisihkan.
3. Bubur Kacang Hijau
- Rebus kacang hijau yang sudah direndam dalam 1 liter air hingga empuk dan merekah.
- Di panci terpisah, rebus gula merah dengan sisa air hingga larut, lalu saring. Tuang larutan gula merah ke dalam rebusan kacang hijau. Masukkan jahe (jika pakai), daun pandan, dan garam, aduk rata dan masak hingga mendidih. Jika ingin lebih gurih, tambahkan santan kental di akhir dan masak sebentar hingga mendidih kembali.
4. Kolak Pisang
- Masak air, gula merah, daun pandan, dan garam hingga mendidih dan gula larut.
- Masukkan potongan pisang dan santan (jika pakai), masak hingga pisang lunak dan matang. Angkat dan sisihkan.
5. Candil / Biji Salak
- Haluskan ubi merah yang sudah dikukus. Campurkan ubi halus dengan tepung tapioka dan garam, uleni hingga kalis dan bisa dibentuk. Bentuk adonan menjadi bulatan-bulatan kecil.
- Rebus air dan gula merah hingga mendidih, lalu masukkan daun pandan. Masukkan bulatan candil ke dalam air gula, masak hingga mengapung dan matang. Kentalkan kuah dengan larutan tepung sagu/tapioka, aduk hingga mengental.
6. Kuah Santan Kental
- Campurkan santan kental, air, daun pandan, dan garam dalam panci.
- Masak di atas api sedang sambil terus diaduk agar santan tidak pecah, hingga mendidih. Angkat dan sisihkan.
Penyajian Bubur Kampiun:
- Ambil mangkuk saji. Tata bubur sumsum, bubur ketan hitam, bubur kacang hijau, kolak pisang, dan candil di dalamnya.
- Siram dengan kuah santan kental yang gurih. Bubur Kampiun siap dinikmati selagi hangat atau dingin.
Tips dan Variasi Bubur Kampiun Sempurna
Untuk mendapatkan bubur kampiun yang lezat dan otentik, beberapa tips penting dapat diterapkan di dapur. Beras ketan hitam dan kacang hijau sebaiknya direndam semalaman agar lebih cepat empuk saat dimasak.
Saat memasak bubur sumsum dan kuah santan, aduk terus agar tidak menggumpal atau pecah. Daun pandan dapat ditambahkan untuk aroma khas, serta jahe pada bubur kacang hijau untuk memberi rasa hangat.
Bubur Kampiun juga memiliki variasi isian sesuai daerah dan selera. Beberapa tambahan seperti ketan putih, lupis, atau bubur delima bisa digunakan, dengan tetap menjaga keseimbangan rasa manis dan gurih.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa itu Bubur Kampiun?
Bubur Kampiun adalah hidangan manis tradisional dari Sumatera Barat yang terdiri dari campuran berbagai jenis bubur seperti bubur sumsum, ketan hitam, kacang hijau, kolak pisang, dan candil, disiram kuah santan.
2. Mengapa dinamakan Bubur Kampiun?
Nama "Kampiun" berasal dari kata "champion" (juara) karena konon hidangan ini memenangkan lomba kreasi bubur di Bukittinggi sekitar tahun 1960-an.
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merendam ketan hitam dan kacang hijau?
Untuk hasil terbaik, ketan hitam dan kacang hijau sebaiknya direndam semalaman atau minimal 2-3 jam agar lebih cepat empuk saat dimasak.
4. Apa tips agar santan tidak pecah saat dimasak?
Saat memasak kuah santan, pastikan untuk terus mengaduknya di atas api sedang hingga mendidih agar santan tidak pecah dan teksturnya tetap lembut.
5. Bisakah Bubur Kampiun disajikan dingin?
Ya, Bubur Kampiun dapat dinikmati selagi hangat maupun dingin, sesuai selera.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561648/original/058922600_1776755561-unnamed__52_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561084/original/099438200_1776740829-zhang_linghe3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561890/original/002146700_1776764077-unnamed__69_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561660/original/015258000_1776755924-Soto_Ayam_Khas_Lamongan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558833/original/063817700_1776485834-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_10.51.48.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561656/original/076653600_1776755822-unnamed_-_2026-04-21T140415.572.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560495/original/019487800_1776670316-unnamed-97.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561616/original/060312300_1776754696-utm.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4015752/original/063830100_1651925636-morgane-perraud-Jc2JGFFsfNI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499250/original/046767400_1770781143-q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523657/original/022737300_1772853488-sayur_pedas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561129/original/044755800_1776742609-IMG-20260421-WA0013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561353/original/037151000_1776747491-63ac7d0e-4dc5-4781-ba7c-04ac436283c2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561341/original/027892100_1776746860-madonna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561175/original/069942200_1776743338-unnamed_-_2026-04-21T104036.324.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561062/original/051164300_1776740178-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560951/original/019009800_1776732595-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_09.56.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560977/original/065943300_1776735668-abimelec-castillo-Ek-xB2Xork8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560918/original/014197300_1776730430-neom-yx7TJle8LhM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560909/original/058988000_1776726585-SnapInsta-Ai_3877731684636722051.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1677282/original/072536700_1502557224-Monas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452675/original/049859600_1766421336-tata_juliastrid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4435592/original/039268900_1684722031-Aktivis_perubahan_iklim_mengubah_Air_Mancur_Trevi_Italia_menjadi_hitam-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452947/original/025750100_1766463339-meja_makan_bertema_natal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451582/original/093387000_1766312214-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Algojo_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453445/original/078551100_1766478558-Archipelago.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457619/original/024579800_1767007726-The_Gifted_Graduation_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457234/original/059159100_1766992319-Kampanye_Diskon_Rame_Rame_ShopeeFood__Catatkan_Pertumbuhan_Konsisten_bagi_Merchant__1_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452477/original/065067000_1766401549-Depositphotos_315974624_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)