Pemilihan Puteri Indonesia 2026, 45 Finalis Bersaing Rebut 6 Mahkota Borobudur

2 days ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Pemilihan Puteri Indonesia 2026 resmi memasuki tahap karantina yang berlangsung pada 18--24 April 2026. Total 45 finalis dari 34 provinsi di Indonesia masuk ke babak tersebut dengan beragam profesi, mulai dari dokter, infuencer, model, karyawati, pengusaha, profesional, pegiat sosial dan lingkungan, hingga mahasiswi dari berbagai universitas dari dalam maupun luar negeri.

Ke-45 finalis bersaing memperebutkan empat mahkota Borobudur yang dipersembahkan Hartono Wira Tanik (HWT) untuk Puteri Indonesia 2026. Itu terdiri dari Mahkota Merah untuk Puteri Indonesia, Mahkota Hijau untuk Puteri Indonesia Lingkungan, Mahkota Biru untuk Puteri Indonesia Pariwisata, dan Mahkota Kuning untuk masing-masing Puteri Indonesia Pendidikan, Puteri Indonesia Kebudayaan, dan Puteri Indonesia Inovasi dan Teknologi.

Dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Senin, 20 April 2026, para finalis sebelumnya mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pembekalan dan kelas saat pra-karantina yang berlangsung pada 8--17 April 2026. Di antaranya pembekalan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), psikotes, kelas koreografi, hingga acara Women Empowerment Journey Crown of Impact x The 5th Motion Challenge.

Sementara dalam tahap karantina, mereka mendapatkan berbagai pembekalan dari Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Mereka juga harus bersiap beradu bakat di ajang Talent Show, dilanjutkan dengan National Costume dan Preliminary di Ballroom Kuningan City, belajar public speaking, koreografi, dan lainnya untuk malam final yang akan berlangsung pada 24 April 2026 di Plenary Hall, JICC.

"Kami ingin menekankan bahwa kecantikan bukan hanya sebatas wajah semata (beauty). Kecerdasan atau keterampilan harus terus diasah (brain). Tata krama pergaulan dan perilaku (behaviour) juga terus diperbaiki, Brave dan Be Right, yaitu sikap ketika dihadapkan kepada pilihan sulit di dalam kehidupan, kita harus memilih yang baik dan benar. Itulah kualitas seorang Puteri Indonesia yang seutuhnya," kata Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani, dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu, 18 April 2026.

Tema Utama Pemilihan Puteri Indonesia 2026

Tahun ini, ajang yang berlangsung ke -29 kali itu mengusung tema 'Dari Indonesia untuk Dunia: Kontribusi Perempuan dalam Inovasi dan Teknologi yang Berdampak untuk Keberlanjutan Alam serta Perdamaian Global'. Menurut Putri, tema itu mencerminkan komitmen untuk melahirkan perempuan dengan keunggulan yang menyeluruh, tidak hanya dalam penampilan, tetapi juga dalam pemikiran, kepemimpinan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Direktur PT Mustika Ratu Tbk juga Ketua Pemilihan Puteri Indonesia, Kusuma Anjani menjelaskan proses seleksi Puteri Indonesia mengedepankan aspek intelektualitas, keterampilan, kepribadian, serta semangat kontribusi sosial.  Proses pemilihan dirancang inklusif, adaptif terhadap perkembangan zaman agar tidak hanya siap tampil di panggung, tapi juga turun langsung sebagai agen perubahan.

"Proses seleksi dan pembekalan yang kami rancang tahun ini berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan, karena Indonesia membutuhkan perempuan muda yang tangguh, cerdas, dan mampu menjadi inspirasi lintas generasi," ujar perempuan yang akrab disapa Ajeng itu.

Hadiah bagi Pemenang Puteri Indonesia 2026

Di samping itu, panitia menyiapkan hadiah beasiswa bagi seluruh finalis Puteri Indonesia 2026 sebagai bentuk komitmen peningkatkan Sumber Daya Puteri Indonesia dalam pendidikan. Rinciannya terdiri dari:

· Pemenang juara Puteri Indodnesia juara 1, 2, 3 dan 4 akan mendapatkan beasiswa S2 dan S3  dari Universitas Indonesia.

· Pemenang Puteri Indonesia Runner up 4, Runner up 5 dan Puteri Indonesia Persahabatan mendapatkan beasiswa S2 dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN)

· Pemenang 3 Puteri Indonesia Intelegensia 2025 akan mendapatkan beasiswa S2 dari Sekolah Tinggi Manajemen IPMI untuk untuk Program Master Of Business Administration (MBA)

· Pemenang  Puteri Indonesia Berbakat , Best National Costume, dan semua finalis PPI 2026 mendapatkan beasiswa S1 dan S2 di Universitas Bina Sarana Informatika (BSI).

· Pemenang Puteri Indonesia Influencer mendapatkan Beasiswa S2 dari President University

· Pemenang Puteri Indonesia Best Speaker Motion Challange mendapatkan Beasiswa dari Universitas Nasional.

Sementara itu, ajang Crown of Impact x the 5th Motion Challenge (Mocha) Puteri Indonesia 2026 telah digelar di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki Jakarta, pada Selasa, 14 April 2026. Ajang yang didukung Netzme -perusahaan penyedia jasa solusi sistem pembayaran digital berbasis QRIS untuk UMKM- itu menjadi panggung bagi 45 finalis untuk mempresentasikan program advokasi yang berdampak dan berkelanjutan.

Pemenang Program Advokasi yang Berdampak dan Berkelanjutan

Dalam kompetisi tersebut, Cheryl Lidia Regar, wakil Kalimantan Timur, meraih penghargaan Best Advokasi melalui inisiatif platform ekonomi sirkular CIRO WASTE atau CIROES yang memungkinkan pengelolaan limbah secara efisien sekaligus menciptakan nilai ekonomi. Gagasan itu dinilai inovatif, implementatif, dan berpotensi besar untuk berdampak nyata bagi masyarakat.

Cheryl pun berhak memperoleh dukungan investasi dan pendampingan langsung dari Netzme. Langkah ini memastikan bahwa advokasi tersebut tidak berhenti pada tahap kompetisi, melainkan bertransformasi menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan demi kelestarian lingkungan dan kemandirian ekonomi daerah.

"Kami ingin mendorong para finalis untuk tidak hanya sekadar menjalankan program inisiatif advokasi biasa yang dampaknya sulit terukur secara maksimal. Kami menantang mereka agar proposal tersebut mampu memberikan dampak nyata, baik dari sisi sosial, kemanusiaan maupun dari sisi keberlanjutan bisnisnya," ujar CEO Netzme, Vicky Ganda Saputra.

Ajeng menambahkan, ke depan, inisiatif seperti Crown of Impact x Motion Challenge diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi agenda berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem advokasi yang kuat, kolaboratif, dan berdampak luas.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |