Berita ini membuatmu penasaran?
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus paru sapi pertama kali?Mengapa paru sapi perlu dibaluri dengan lemon atau jeruk nipis?Apa fungsi bumbu rempah saat merebus paru sapi?
Baca artikel ini 6x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Bagi para penggemar olahan jeroan, paru sapi seringkali menjadi pilihan favorit karena teksturnya yang kenyal dan rasanya yang khas. Namun, tantangan utama saat mengolah paru sapi adalah menghilangkan bau amis yang kerap melekat. Untuk memastikan hidangan paru sapi Anda lezat dan bebas bau tak sedap, ada beberapa tips membersihkan paru sapi agar tidak amis saat dimasak yang bisa Anda terapkan di rumah.
Bau amis pada paru sapi umumnya disebabkan oleh sisa darah dan cairan yang masih menempel setelah proses pemotongan. Tekstur paru yang berpori seperti busa membuatnya mudah menyerap dan menyimpan cairan tersebut. Kondisi ini kemudian menimbulkan aroma anyir yang kuat jika tidak ditangani dengan benar.
Jika tidak dibersihkan dengan benar, bau ini dapat mengganggu cita rasa masakan dan mengurangi kenikmatan saat menyantapnya. Proses pembersihan paru sapi tidaklah rumit, namun memerlukan ketelitian dan beberapa langkah khusus. Berikut ulasan lengkapnya yang dirangkum Liputan6.com pada Rabu (20/5/2026).
1. Pemilihan Paru Sapi Segar Berkualitas
Langkah awal yang menentukan keberhasilan dalam mengolah paru sapi adalah memilih bahan baku yang segar dan berkualitas. Paru sapi yang baik memiliki ciri-ciri tertentu yang dapat dikenali dengan mudah. Warna paru segar biasanya merah muda hingga abu-abu terang dan tidak terdapat bercak hitam atau keunguan.
Hindari paru yang berwarna pucat keabu-abuan atau memiliki bercak hitam, karena ini bisa menandakan kualitasnya sudah menurun. Selain warna, perhatikan juga tekstur dan aromanya. Paru yang segar terasa kenyal seperti spons saat ditekan dan tidak berlendir. Aroma paru segar cenderung khas daging sapi, tidak tercium bau busuk atau amis yang menusuk sebelum dicuci.
2. Pencucian Awal dengan Air Mengalir
Setelah mendapatkan paru sapi yang berkualitas, langkah berikutnya adalah melakukan pencucian awal secara menyeluruh di bawah air mengalir. Karena struktur paru yang berpori seperti busa, mencuci permukaannya saja tidak cukup efektif. Letakkan paru di bawah air mengalir, lalu tekan-tekan bagian paru secara perlahan namun mantap.
Tujuan dari teknik ini adalah untuk mengeluarkan sisa-sisa darah yang terjebak di dalam pori-pori dan saluran udara paru. Lakukan proses ini hingga air yang keluar dari paru tidak lagi berwarna kemerahan. Anda juga bisa menggosok paru dengan jari untuk menghilangkan kotoran yang menempel, terutama pada bagian otot-otot yang berlubang.
3. Perendaman dengan Bahan Asam dan Garam
Untuk memutus rantai bau amis yang menempel pada lendir paru, perendaman dengan bahan asam dan garam menjadi langkah yang efektif. Lumuri seluruh permukaan paru dengan garam kasar dan perasan jeruk nipis atau lemon secara melimpah. Remas-remas paru sapi dengan garam dan air lemon hingga tercampur sempurna.
Diamkan selama 15 hingga 20 menit agar bahan meresap. Asam dari jeruk nipis akan menetralisir aroma anyir, sementara garam membantu mengangkat lendir yang menempel pada tekstur spons paru. Setelah perendaman, bilas kembali paru sapi di bawah air mengalir sebanyak dua hingga tiga kali hingga bersih dan kesat, serta bau amis sudah tidak terasa lagi.
4. Perebusan Awal (Blanching)
Sebelum masuk ke tahap perebusan dengan bumbu, lakukan perebusan awal atau sering disebut 'perebusan kotor' terlebih dahulu. Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan paru secara utuh ke dalamnya. Masak selama sekitar 10 menit untuk mengangkat kotoran awal.
Anda akan melihat buih-buih putih kecokelatan yang mengapung di permukaan air, ini adalah sisa kotoran dan protein darah yang tersisa. Angkat paru dan segera buang air rebusan tersebut. Proses perebusan pertama ini penting untuk menghilangkan buih dan kotoran, serta darah dan lendir yang ada di rongga-rongga paru, yang merupakan penyebab bau amis.
5. Perebusan Kedua dengan Rempah Aromatik
Setelah perebusan awal, paru kini siap direbus hingga empuk dengan bumbu aromatik. Gunakan air baru, lalu masukkan rempah-rempah seperti jahe geprek, lengkuas, serai, daun salam, dan daun jeruk dalam jumlah yang cukup. Rempah-rempah ini memiliki aroma yang kuat dan segar sehingga mampu menetralkan bau amis yang masih ada.
Proses perebusan kedua ini membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 45 menit agar bumbu rempah meresap ke dalam paru dan membuatnya empuk. Tambahkan sedikit cuka makan atau asam jawa ke dalam air rebusan jika paru dirasa masih memiliki aroma anyir yang tajam. Bumbu rempah juga memberikan rasa yang lebih gurih pada paru sapi yang sudah bersih.
6. Pemotongan dan Pembilasan Akhir
Setelah selesai direbus dan paru sudah empuk, angkat dan tiriskan. Biarkan paru sedikit mendingin sebelum dipotong sesuai selera. Memotong paru menjadi irisan tipis atau dadu kecil memudahkan bumbu meresap dan paru menjadi lebih cepat empuk saat dimasak.
Saat memotong, perhatikan jika ada bagian keras atau saluran udara yang mungkin masih mengandung kotoran. Bagian ini bisa dibuang atau dikikis untuk memastikan kebersihan optimal.
Setelah dipotong, cuci kembali potongan-potongan paru di bawah air mengalir hingga benar-benar bersih. Pastikan tidak ada lagi sisa darah atau kotoran yang menempel, ulangi proses pencucian ini beberapa kali hingga air bilasan terlihat jernih.
Pertanyaan Umum Seputar Cara Merebus Paru Sapi
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus paru sapi pertama kali?
A: Rebus paru sapi selama 10 menit pada tahap pertama untuk menghilangkan buih dan kotoran.
Q: Mengapa paru sapi perlu dibaluri dengan lemon atau jeruk nipis?
A: Baluran lemon atau jeruk nipis membantu menghilangkan bau amis pada paru sapi sebelum dicuci.
Q: Apa fungsi bumbu rempah saat merebus paru sapi?
A: Bumbu rempah seperti daun jeruk dan jahe membantu menghilangkan aroma amis sekaligus memberikan rasa gurih.
Q: Apakah paru sapi bisa direbus tanpa rempah?
A: Anda dapat merebus paru sapi tanpa menambahkan rempah-rempah, namun hasilnya akan memiliki rasa yang lebih amis.
Q: Bagaimana cara membuat paru sapi lebih gurih?
A: Untuk meningkatkan rasa gurih pada paru sapi, Anda bisa menambahkan garam dan sedikit bubuk kaldu saat melakukan perebusan kedua.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4212859/original/061773300_1667443416-gliezl-bancal-Utjz0sjngu4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6372631/original/068293300_1779247778-unnamed_-_2026-05-20T102355.677.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6400512/original/054032100_1779274545-000_B3BJ9NT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3563327/original/028348900_1630980730-ridho-ibrahim-Q5dKAbRfPN0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447668/original/005845400_1765961008-O2__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4871920/original/053265300_1719116844-Sepiring_babat_gongso_pedas._Liputan6.comIGdapur_mamaalba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5693088/original/036367300_1778569766-IMG_9174_2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290528/original/093615500_1753142190-fef43afb-5889-4588-8f07-c8f05a2116c2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6389680/original/093868000_1779264954-sawah_kitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6391706/original/004536300_1779267060-cropped-8af04120-68e1-4991-9c6b-5b6abaaa5fd5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6383454/original/076242100_1779258701-ChatGPT_Image_May_20__2026__01_26_58_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6382754/original/076302200_1779257959-000_34LX8MW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6372904/original/047539900_1779247995-ChatGPT_Image_20_Mei_2026__10.29.09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564254/original/056634300_1776931594-unnamed_-_2026-04-23T150357.409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6384777/original/067497200_1779259979-cropped-f7970cc8-5c19-4ef9-bce7-7be6e1dbd070.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6381538/original/011348500_1779256647-Screenshot_2026-05-20_at_12.35.25.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6189062/original/028125300_1779069058-Gemini_Generated_Image_9qm5sv9qm5sv9qm5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4188337/original/098947400_1665507101-WhatsApp_Image_2022-10-11_at_23.08.09.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5673646/original/056861400_1778541119-Mont_Blanc.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762442/original/092574700_1709625037-IMG_1493.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483058/original/082385200_1769322591-20260125_132615.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4105592/original/078026500_1659098223-ezgif.com-gif-maker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130439/original/091465400_1739343321-54318718348_fb712dec5a_c__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482171/original/016117100_1769163345-Depositphotos_150827586_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480205/original/065971100_1769049178-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483002/original/061252400_1769316245-074418100_1542783768-photo-1526130963484-68fa9ba0717a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO, Ini 3 Hal yang Perlu Diperhatikan](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Ijzr3v2dUoIhbDr5hvRjx1LSTrg=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456539/original/029590800_1766901849-WhatsApp_Image_2025-12-28_at_10.08.30_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2245386/original/050027300_1528618987-20180610-mudik-stasiun_tugu3-yogya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480757/original/063578900_1769066765-Angonjiwo_Resto_-_Mardika_Sariyyudin_HL.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479933/original/062236400_1768996558-Bridestory_Wedding_Trend_-_Petal_Dreamscapes.jpg)