6 Pose Shanty di Studio KLY Jakarta, Jalani Sesi Pemotretan Hingga Manggung Nyanyi Lagu I Do

22 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Menandai produktivitasnya di industri musik Tanah Air, Shanty kembali dengan lagu baruI Do.” Lagu karya musisi Pringgo Aryo dan Vicky Shu ini dirilis pada Februari 2026. Shanty berbagi banyak cerita di balik penggarapan “I Do.” Bintang film The Photograph dan Berbagi Suami menyebut, “I Do” seperti jodoh yang dikirim Sang Khalik. Shanty percaya lagu mencari penyanyinya. “I Do” mencari dan akhirnya menemukan “pasangan” yang tepat. Ini seperti karakter dalam film mencari aktor atau aktris yang pas agar hidup di layar lebar.

Dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com di gedung KLY Jakarta, belum lama ini, Shanty teringat dua hit besarnya, “Hanya Memuji” dan “Oh Kasih,” kali pertama disodori “I Do.” Masih segar dalam ingatan, “Oh Kasih” dan “Hanya Memuji” berjodoh dengan Shanty. Setelah direkam, keduanya jadi hit besar. “Hanya Memuji” bahkan direkam ulang Krisdayanti dan Sandhy Sondoro. “Oh Kasih” dan “Hanya Memuji” lalu menembus ruang dan waktu. Lebih dari 25 tahun berlalu, keduanya disukai lintas generasi.

“Aku punya feeling yang sama dengan ‘I Do’ karena ‘I Do’ mencari aku pada saat momen-momen dalam hidupku persis dengan lirik lagunya,” kata Shanty lalu menbambahkan, “I Do” bukan hasil curhat, workshop, atau jamming di studio rekaman seperti lagu-lagu lainnya.

Saat merekam lagu, Shanty tak mengubah satu kata pun dalam liriknya. Laporan khas Liputan6.com kali ini merangkum 6 pose Shanty kala menjalani sesi pempotretan dan manggung di studio KLY Jakarta. Ia optimistis “I Do” disambut hangat pencinta musik.

1. Putih dan Pink Menyala

Shanty sejak dulu dikenal berani bermain warna dalam setiap penampilan saat manggung maupun syuting video klip. Dalam klip “Oh Kasih” misalnya, ia tampil dengan para penari berkostum serba emas. Siapa sangka citra gold itu melekat di ingatan pencinta musik hingga kini.

Saat manggung di studio KLY, Shanty memadukan atasan putih polos dengan celana panjang pink menyala. Rambut dibiarkan tergerai. Kesan kasual sekaligus energik terasa betul dalam sesi pemotretan maupun manggung. Usia hanya angka. Energi Shanty dari dulu tak berubah.

2. Semangat dalam Sesi Podcast

Menjalani sesi pemotretan, wawancara hingga podcast, semangat Shanty benaran terasa. Ia menjelaskan, “I Do” adalah lagu baru. Dua single Shanty sebelumnya, merekam ulang lagu lama “Mahadaya Cinta” dari Krisdayanti dan “Dahulu,” hit milik The Groove.

Merekam ulang lagu lawas dan single baru rupanya beda rasa. “Beda banget. Rasanya ini lebih personal. Apalagi, yang aku bilang lagu ini matching dengan my journal. Ini personal banget. Kalau dulu itu ada juga rasa personalnya, tapi memang beda rasanya,” beri tahu Shanty.

3. Energi Shanty Saat Manggung

Beginilah momen Shanty manggung di studio KLY Jakarta. Para penonton mengabadikan momen lewat kamera ponsel. Ia memperkenalkan lagu “I Do.” Apakah “I Do” jadi pemanasan menuju album atau mini album baru? Shanty memasrahkannya pada Sang Khalik.

“Aku juga sempat merilis Kupu Menanti itu tahun 2022. Itu hasil curhat pas pulang dari Hong Kong. Mungkin karena baru pemanasan orang belum terlalu ngeh kali, ya? Tapi aku merasa ‘I Do’ akan mendongkrak karyaku yang lain,” Shanty membeberkan.

4. Pose Ala Sampul Album Para Diva

Generasi 1990-an yang dulu sering belum kaset atau CD tentu akrab dengan pose Shanty yang ini. Permainan angle kamera dari depan dan samping, plus pose dengan tangan di sekitar wajah maupun kepala adalah ciri khas sampul album para diva.

Shanty pernah berpose mirip seperti ini di album debutnya, yang didominasi warna merah, rilisan Warner Music Indonesia pada 2000. Jam terbang enggak bohong. Tak perlu diarahkan detail, Shanty telah menemukan gaya dan posenya yang menawan.

5. Rekaman Paling Lancar

Salah satu hal yang disyukuri Shanty saat menggarap lagu “I Do,” proses rekaman berjalan lancar dari fase persiapan hingga eksekusi di studio. Terang-terangan, ibu dua anak ini mengaku rekaman “I Do” beres hanya dalam dua jam.

“Enggak ada kesusahan dalam merekam lagu ini. Hanya dua jam, beres,” kenangnya. Sebelum merekam, ada sekali rapat via Zoom lalu disepakati, jadwal rekaman 20 Desember 2025. “I Do” memang berjodoh dengan Shanty.

6. Rekam Jejak Shanty

Shanty salah satu penyanyi dengan rekam jejak gemilang. Ia telah melahirkan empat album sukses yakni Shanty (2000), Persembahan Dari Hati (2002), Seperti Langit (2005), dan Bintang Utara (2010). Tiga album perdana Shanty ditangani Warner Music Indonesia.

Pada 2007, Shanty merilis album 9907 dalam format the best of. Ada dua lagu baru dalam album 9907 yakni, “Unbreakable” dan “Selamat Tinggal Selamanya.” Judul yang disebut terakhir, karya Boy Syarief dan Dewi Sandra. Video klipnya digarap Nia Dinata.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |