Liputan6.com, Jakarta - Telur menjadi bahan pangan yang sering digunakan dalam menu harian karena mudah diolah dan tersedia di banyak tempat. Namun, cara mengombinasikan telur dengan bahan lain tetap perlu diperhatikan. Tidak semua makanan cocok dikonsumsi bersamaan dengan telur karena dapat memengaruhi pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam tubuh.
Beberapa kombinasi makanan dapat menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan jika dikonsumsi secara bersamaan dalam waktu yang sama. Hal ini tidak selalu menimbulkan dampak langsung, tetapi dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan rasa tidak nyaman. Oleh karena itu, penting untuk memahami kombinasi makanan yang perlu dihindari ketika Anda ingin mengkonsumsi olahan terlur.
Kira-kira apa saja makanan yang tidak bisa dikonsumsi dengan telur? Untuk mengetahuinya, simak informasi selengkapnya berikut, dihadirkan Liputan6, Rabu (22/4).
1. Telur dan Susu
Mengonsumsi telur bersama susu sering dianggap sebagai kombinasi umum dalam menu sarapan. Namun, kedua bahan ini memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga dapat memperlambat proses pencernaan jika dikonsumsi bersamaan. Kondisi ini dapat membuat tubuh bekerja lebih lama dalam memecah nutrisi.
Dalam beberapa kasus, kombinasi ini dapat menimbulkan rasa penuh pada perut atau gangguan ringan pada sistem pencernaan. Hal ini terutama terjadi jika dikonsumsi dalam jumlah besar atau oleh orang dengan kondisi pencernaan tertentu. Oleh karena itu, pemisahan waktu konsumsi dapat menjadi pilihan yang lebih aman.
Sebagai pengganti, telur dapat dikombinasikan dengan sayuran seperti bayam atau tomat. Sementara susu dapat dikonsumsi secara terpisah pada waktu lain. Cara ini membantu tubuh memproses nutrisi secara lebih seimbang tanpa membebani sistem pencernaan.
2. Telur dan Teh
Teh sering diminum setelah makan, termasuk setelah mengonsumsi telur. Namun, teh mengandung senyawa yang dapat menghambat penyerapan zat besi dan protein dari telur. Kombinasi ini dapat mengurangi manfaat nutrisi yang seharusnya diperoleh.
Konsumsi teh setelah makan telur juga dapat memperlambat proses pencernaan karena adanya reaksi antara senyawa dalam teh dan protein dalam telur. Hal ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut bagi sebagian orang.
Sebagai alternatif, air putih dapat menjadi pilihan minuman yang lebih aman setelah makan telur. Jika ingin minum teh, sebaiknya beri jeda waktu sebelum atau setelah makan agar penyerapan nutrisi tetap optimal.
3. Telur dan Daging Olahan
Daging olahan seperti sosis atau nugget sering dimasak bersama telur dalam satu hidangan. Kombinasi ini dapat meningkatkan asupan lemak dan protein dalam jumlah tinggi sekaligus, sehingga tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencernanya.
Selain itu, daging olahan mengandung bahan tambahan yang dapat memengaruhi proses metabolisme jika dikonsumsi bersamaan dengan telur secara rutin. Hal ini dapat menimbulkan beban pada sistem pencernaan.
Sebagai pengganti, telur dapat dikombinasikan dengan sumber protein lain seperti tahu atau tempe. Pilihan ini lebih mudah dicerna dan tetap memberikan asupan nutrisi yang diperlukan tubuh, tanpa menyebabkan masalah pencernaan.
4. Telur dan Gula
Mengonsumsi telur bersama gula dalam jumlah tertentu dapat menimbulkan reaksi yang memengaruhi nilai gizi. Proses pemanasan keduanya dapat menghasilkan senyawa yang tidak mudah dicerna oleh tubuh.
Kombinasi ini sering ditemukan dalam beberapa jenis makanan, tetapi konsumsi berlebihan dapat memengaruhi proses penyerapan nutrisi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan cara pengolahan dan jumlah konsumsi.
Sebagai alternatif, gunakan bahan alami seperti madu dalam jumlah terbatas jika ingin menambahkan rasa pada olahan telur. Pilihan ini lebih aman dan tidak mengganggu proses pencernaan, karena madu baik untuk kesehatan.
5. Telur dan Buah Asam
Buah dengan cita rasa asam seperti jeruk atau lemon tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan telur. Kandungan asam pada buah tersebut dapat memengaruhi protein dalam telur sehingga sulit dicerna oleh tubuh.
Kombinasi ini dapat menyebabkan gangguan ringan pada pencernaan, terutama jika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong. Reaksi ini dapat membuat tubuh tidak menyerap nutrisi secara optimal, dan perut terasa sedikit begah.
Namun terdapat pengganti makanan yang dapat dipadukan dengan telur, yakni sayuran segar yang tidak memiliki rasa asam. Buah dapat dikonsumsi secara terpisah untuk menjaga keseimbangan nutrisi.
6. Telur dan Ikan
Telur dan ikan sama-sama mengandung protein tinggi, namun kombinasi keduanya dapat menimbulkan reaksi tertentu pada sebagian orang. Hal ini dapat memicu gangguan pada kulit atau pencernaan.
Meskipun tidak terjadi pada semua orang, kombinasi ini perlu diperhatikan terutama bagi yang memiliki sensitivitas terhadap makanan tertentu. Konsumsi dalam jumlah besar dapat memperbesar kemungkinan reaksi tersebut.
Sebagai alternatif, pilih salah satu sumber protein dalam satu waktu makan. Telur dapat dikonsumsi dengan sayuran, sementara ikan dapat dijadikan menu pada waktu makan berikutnya.
7. Telur dan Kedelai
Kedelai dalam bentuk tertentu seperti susu kedelai atau olahan lain dapat menghambat penyerapan protein dari telur. Hal ini terjadi karena adanya senyawa yang memengaruhi proses pencernaan, dan berdampak ke tubuh.
Kombinasi ini dapat mengurangi manfaat nutrisi yang diperoleh tubuh jika dikonsumsi bersamaan secara rutin. Oleh karena itu, pemisahan waktu konsumsi keduanya bisa menjadi langkah yang lebih tepat.
Sebagai pengganti, telur dapat dikombinasikan dengan sumber karbohidrat seperti nasi atau roti. Sementara kedelai dapat dikonsumsi pada waktu berbeda.
8. Telur dan Pisang
Pisang sering dikonsumsi bersama telur dalam beberapa menu sarapan. Namun, kombinasi ini dapat memperlambat proses pencernaan karena keduanya memiliki karakter yang berbeda dalam tubuh.
Hal ini dapat menyebabkan rasa penuh pada perut jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Kondisi ini tidak berbahaya, tetapi dapat mengganggu kenyamanan saat beraktivitas.
Sebagai alternatif, telur dapat dipadukan dengan sayuran atau roti. Pisang dapat dikonsumsi sebagai camilan di waktu lain.
9. Telur dan Kentang Goreng
Kentang goreng mengandung lemak yang cukup tinggi, sehingga jika dikombinasikan dengan telur dapat meningkatkan beban kerja sistem pencernaan. Hal ini dapat memperlambat proses metabolisme.
Konsumsi kombinasi ini dalam jumlah besar juga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut. Oleh karena itu, penting untuk mengatur porsi makanan.
Sebagai pengganti, pilih kentang rebus atau kukus sebagai pendamping telur. Cara ini membantu menjaga keseimbangan asupan nutrisi.
10. Telur dan Makanan Pedas
Makanan pedas dapat memengaruhi sistem pencernaan, terutama jika dikonsumsi bersama telur. Kombinasi ini dapat meningkatkan risiko gangguan pada lambung.
Bagi sebagian orang, kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau panas pada perut. Hal ini bergantung pada tingkat sensitivitas masing-masing individu.
Sebagai alternatif, gunakan bumbu sederhana dalam olahan telur. Hal ini membantu menjaga kenyamanan saat makan tanpa mengganggu pencernaan.
11. Telur dan Minuman Dingin
Minuman dingin dapat memperlambat proses pencernaan ketika dikonsumsi bersama telur. Hal ini terjadi karena suhu dingin memengaruhi kerja enzim dalam tubuh.
Kombinasi ini dapat menyebabkan proses penyerapan nutrisi menjadi kurang optimal. Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengurangi manfaat dari makanan yang dikonsumsi.
Sebagai pengganti, konsumsi air dengan suhu normal setelah makan telur. Cara ini membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik.
12. Telur dan Alkohol
Mengonsumsi telur bersama alkohol dapat memengaruhi fungsi tubuh dalam memproses nutrisi. Alkohol dapat menghambat penyerapan protein dari telur.
Kombinasi ini juga dapat memperberat kerja organ tubuh, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Oleh karena itu, penting untuk menghindari konsumsi bersamaan.
Sebagai alternatif, pilih minuman non alkohol saat mengonsumsi telur. Air putih tetap menjadi pilihan paling aman untuk mendukung proses pencernaan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apakah telur boleh dimakan setiap hari?
Boleh, selama dalam jumlah wajar dan diimbangi dengan makanan lain.
2. Kapan waktu terbaik makan telur?
Pagi atau siang hari agar tubuh memiliki waktu cukup untuk mencerna.
3. Apakah telur bisa menyebabkan gangguan pencernaan?
Bisa jika dikombinasikan dengan makanan yang tidak tepat atau dikonsumsi berlebihan.
4. Apakah telur lebih baik direbus atau digoreng?
Direbus lebih dianjurkan karena tidak menambah lemak dari minyak.
5. Apa tanda tubuh tidak cocok dengan telur?
Rasa tidak nyaman pada perut atau reaksi tertentu setelah mengonsumsi telur.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562889/original/021489700_1776842283-SnapInsta-Ai_3880230804773443336.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562716/original/074125800_1776837941-Oleh-Oleh_Getuk_Goreng_Haji_Tohirin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562563/original/053850400_1776832753-8bb4a0c2-6026-471e-9647-0b626ca7b2d0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450218/original/011862400_1766134228-Resep_Roti_Goreng_yang_Enak_dan_Super_Empuk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562647/original/049116600_1776835889-cropped-256077cf-1743-4cd3-a646-3ff1a49672d7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346651/original/009455100_1757646152-Gemini_Generated_Image_g005nlg005nlg005.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3272367/original/061611100_1603169722-Resep-KueSusuVla-Vanila-Susu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562287/original/063256200_1776824351-SnapInsta-Ai_3878090900215973512.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562654/original/010886300_1776836740-cropped-b5b84b72-68ce-4879-aa44-0713ce6a9a4e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550076/original/048099300_1775636465-banana_cake.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562526/original/083636600_1776831795-cropped-d6d79d9b-4d1b-498e-8ae7-a42bbee1b72f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5343608/original/056791300_1757462528-Gemini_Generated_Image_8o7b9y8o7b9y8o7b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562474/original/072411300_1776830591-Depositphotos_542853292_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562263/original/065315600_1776822972-SnapInsta-Ai_3855685637563633857.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562365/original/040923500_1776827327-cropped-0ab0e252-5034-4d35-bf44-9415295a997a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562335/original/087258700_1776826097-cropped-6921113a-9d60-4272-845e-58a6e512a33d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562074/original/032206800_1776776795-WhatsApp_Image_2026-04-21_at_19.50.24.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562224/original/004238000_1776820022-harry_styles_zoe_kravitz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562202/original/067614500_1776814039-000_A8JP4CR__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562188/original/058994300_1776807512-WhatsApp_Image_2026-04-21_at_17.24.25__1_.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1677282/original/072536700_1502557224-Monas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4435592/original/039268900_1684722031-Aktivis_perubahan_iklim_mengubah_Air_Mancur_Trevi_Italia_menjadi_hitam-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452947/original/025750100_1766463339-meja_makan_bertema_natal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451582/original/093387000_1766312214-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Algojo_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457619/original/024579800_1767007726-The_Gifted_Graduation_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453445/original/078551100_1766478558-Archipelago.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457234/original/059159100_1766992319-Kampanye_Diskon_Rame_Rame_ShopeeFood__Catatkan_Pertumbuhan_Konsisten_bagi_Merchant__1_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453504/original/042173100_1766479543-Mie_Sedaap_2.jpg)