- Kenapa cireng menjadi keras setelah dingin?
- Apakah air panas wajib digunakan saat membuat cireng?
- Berapa lama waktu menggoreng cireng yang tepat?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Cireng sering jadi pilihan camilan rumahan karena bahan mudah didapat dan cara membuatnya sederhana. Namun, banyak yang mengeluhkan hasilnya menjadi keras setelah dingin, sehingga kurang nikmat saat dimakan. Kualitas pun semakin menurun ketika cireng disimpan lama, sehingga membuatnya semakin tidak nikmat disantap.
Masalah ini biasanya terjadi karena takaran bahan dan proses pembuatan yang kurang tepat. Padahal, dengan teknik yang benar sejak awal, cireng tetap bisa empuk di dalam dan tidak mengeras meski sudah dingin.
Anda bisa mengikuti tips dan langkah-langkah yang Liputan6 hadirkan berikut, untuk bisa membuat cireng yang renyahnya awet, tetap kenyal dan nikmat disajikan meski telah disimpan lama. Kira-kira bagaimana cara membuatnya? Mari simak informasi berikut, dihadirkan Liputan6 selengkapnya, Kamis (26/3).
Bahan Membuat Cireng yang Tidak Keras
Pemilihan serta takaran bahan menjadi langkah awal yang menentukan hasil kematangan cireng, karena komposisi yang tepat akan membantu adonan tetap lentur dan tidak berubah menjadi keras setelah dingin. Berikut bahan-bahan untuk membuat cireng yang renyahnya tahan lama:
- 200 gram tepung tapioka
- 2 sendok makan tepung terigu
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1 batang daun bawang, iris tipis
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk
- 200 ml air panas
- Minyak untuk menggoreng
Perbandingan tepung tapioka dan tepung terigu perlu diperhatikan karena tepung terigu membantu adonan lebih stabil saat digoreng sehingga tidak mudah mengeras. Air panas juga berperan penting dalam membentuk adonan yang bisa diolah dengan mudah tanpa membuat tekstur menjadi kaku.
Penggunaan bumbu sederhana tetap cukup untuk memberikan rasa tanpa mengubah struktur adonan. Dengan komposisi ini, adonan cireng dapat menghasilkan tekstur yang tetap nyaman saat sudah dingin.
Langkah Membuat Cireng agar Tetap Kenyal dan Renyah
Setelah seluruh bahan tersedia, Anda bisa mulai membuatnya. Caranya cukup sederhana dan bisa sangat mungkin dibuat sendiri di rumah. Berikut langkah-langkah membuat cireng yang tidak mengeras saat sudah dingin:
- Campurkan tepung tapioka, tepung terigu, bawang putih, garam, dan kaldu dalam wadah
- Tuangkan air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menggumpal
- Uleni adonan hingga tercampur tanpa membuatnya terlalu padat
- Tambahkan irisan daun bawang, aduk kembali hingga merata
- Bentuk adonan sesuai selera tanpa menekan terlalu kuat
- Panaskan minyak dengan api sedang, lalu goreng hingga bagian luar mengering
- Angkat dan tiriskan tanpa menunggu warna berubah terlalu gelap
Penggunaan air panas bertujuan membantu sebagian tepung matang lebih dulu sehingga adonan lebih mudah dibentuk dan tidak keras setelah dingin. Proses menggoreng juga perlu diperhatikan agar tidak terlalu lama. Dengan mengikuti langkah ini, cireng akan memiliki bagian luar yang tetap kering dan bagian dalam yang tidak berubah menjadi keras saat suhu turun.
Gunakan Air Panas untuk Membantu Struktur Adonan
Air panas memiliki peran penting dalam proses pembuatan cireng karena dapat mengubah tekstur tepung sejak awal sehingga hasil akhir lebih stabil saat sudah dingin. Banyak orang menggunakan air biasa, padahal hal ini membuat adonan sulit diolah.
Ketika air panas dituangkan, sebagian tepung akan berubah menjadi lebih lengket sehingga adonan dapat menyatu tanpa perlu ditekan berlebihan. Proses ini membantu menjaga tekstur tetap lentur meskipun cireng sudah tidak panas.
Penggunaan air panas juga mengurangi risiko cireng menjadi keras karena struktur adonan sudah terbentuk sejak awal. Oleh karena itu, langkah ini tidak sebaiknya dilewatkan dalam proses pembuatan.
Jangan Menguleni Adonan Terlalu Lama
Menguleni adonan terlalu lama sering dilakukan dengan tujuan agar adonan lebih halus, namun justru dapat membuat cireng menjadi keras setelah dingin. Tekanan yang berlebihan membuat struktur adonan menjadi padat.
Adonan yang terlalu padat akan menghasilkan cireng dengan tekstur yang sulit dikunyah ketika suhu sudah turun. Oleh karena itu, proses menguleni cukup dilakukan hingga bahan tercampur tanpa perlu ditekan berulang kali.
Dengan menjaga adonan tetap ringan, hasil cireng akan lebih mudah dikunyah dan tidak berubah menjadi keras meskipun sudah tidak panas.
Perhatikan Suhu Minyak saat Menggoreng
Suhu minyak saat menggoreng memiliki pengaruh langsung terhadap hasil cireng karena suhu yang tidak tepat dapat membuat bagian luar matang terlalu cepat sementara bagian dalam belum siap.
Minyak yang terlalu panas akan membuat permukaan cireng cepat mengering dan menyebabkan bagian dalam menjadi padat. Sebaliknya, minyak yang kurang panas membuat cireng menyerap minyak dan kehilangan tekstur.
Gunakan api sedang agar cireng matang secara merata tanpa membuat bagian dalam menjadi keras setelah dingin. Proses ini membantu menjaga keseimbangan tekstur.
Jangan Menggoreng Terlalu Lama
Menggoreng cireng hingga terlalu lama sering dianggap dapat membuat hasil lebih kering, padahal hal ini justru membuat tekstur berubah setelah dingin. Waktu menggoreng perlu disesuaikan agar tidak berlebihan.
Cireng cukup digoreng hingga bagian luar terlihat kering tanpa menunggu warna berubah terlalu gelap. Jika terlalu lama, bagian dalam akan kehilangan kelembapan dan menjadi keras.
Dengan waktu yang tepat, cireng tetap memiliki tekstur yang bisa dinikmati meskipun sudah tidak panas. Hal ini penting untuk menjaga kualitas saat disajikan dalam waktu lebih lama.
Simpan dan Sajikan dengan Cara yang Tepat
Cara penyimpanan juga memengaruhi tekstur cireng setelah dingin karena kondisi lingkungan dapat membuat cireng cepat mengeras jika tidak diperhatikan.
Setelah digoreng, cireng sebaiknya ditiriskan hingga minyak berkurang sebelum disimpan. Hindari menutup cireng saat masih panas karena uap air dapat mengubah tekstur.
Jika ingin disimpan, gunakan wadah terbuka terlebih dahulu hingga suhu turun, lalu simpan dengan cara yang tidak membuat cireng saling menekan. Cara ini membantu menjaga tekstur tetap nyaman saat dimakan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Kenapa cireng menjadi keras setelah dingin?
Cireng menjadi keras karena komposisi adonan tidak seimbang, penggunaan air tidak tepat, atau proses menggoreng terlalu lama.
2. Apakah air panas wajib digunakan saat membuat cireng?
Air panas membantu membentuk adonan lebih lentur sehingga cireng tidak mudah keras setelah dingin.
3. Berapa lama waktu menggoreng cireng yang tepat?
Cireng cukup digoreng hingga bagian luar kering tanpa menunggu warna berubah terlalu gelap.
4. Apakah tepung terigu harus digunakan dalam adonan cireng?
Tepung terigu membantu menjaga struktur adonan agar tidak terlalu padat saat digoreng.
5. Bagaimana cara menyimpan cireng agar tetap enak?
Simpan cireng setelah suhu turun dan hindari menutupnya saat masih panas agar tekstur tidak berubah.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538514/original/087469700_1774520761-SnapInsta-Ai_3860548257055259883.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538554/original/089577900_1774524699-Depositphotos_515230576_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428125/original/006153100_1764479222-Rendang_Daging_dalam_kemasan_vakum_mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5234912/original/058977100_1748405032-2149722326.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538484/original/015807100_1774519048-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_10.51.44.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410617/original/053917800_1762938623-bakwan_udng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538362/original/007928400_1774513680-Mimume_Citra_-_Nota_Nobita.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538413/original/099120500_1774514400-cropped-e8f5f584-fe54-4ec9-9c5d-279efbf7192b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530710/original/009159700_1773471987-lontong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4743431/original/047080500_1707970436-xsj5jqsktuhuaptvkvgp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537888/original/012928200_1774491288-dwayne_johnson.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538138/original/004555100_1774504029-cropped-5e496036-f28a-4d92-b4a2-cdc821bf6b8f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500436/original/032525300_1770865507-gambar__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538281/original/062097100_1774509244-cropped-4414e507-21f5-497e-8adf-240ab46cc125.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538191/original/003594200_1774505939-unnamed-45.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538108/original/010075300_1774501855-cropped-a6485931-a67b-465a-a616-037c7cef537d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4941712/original/056926200_1726025335-Sepiring_ayam_geprek_sambal_matah.__Liputan6.comIGluis_widarto_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537452/original/075826100_1774423984-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3147099/original/041682800_1591625291-ikan-tongkol-balado-foto-resep-utama.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538110/original/048678000_1774501885-Tahu_Pedas.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428558/original/097011800_1764549830-SnapInsta.to_588298374_18542978182059174_8357170256040915428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441754/original/040472300_1765517078-One_Piece_-_The_Davy_Back_Fight_Arc_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447615/original/067533700_1765959670-cgr_bdy.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124986/original/034186300_1738911365-Depositphotos_747789088_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431671/original/012450200_1764744760-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425508/original/051124800_1764229185-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444308/original/050763000_1765775522-Screenshot__1255_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3533246/original/091243000_1628240946-Jule1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439070/original/061485400_1765347758-ATK_UEL_2025_MATCH_JADWAL__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349986/original/010413900_1757957789-468707238_18107862853447638_3999908763040214358_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5406057/original/038711200_1762509412-Puteri_Indonesia_Pariwisata.jpg)