Liputan6.com, Jakarta - Pagi itu, gerimis tipis menyelimuti kawasan Sin Ming, Singapura, saat Joy Chee, seorang petani urban, memetik dedaunan segar dari kebun kecilnya di atap rumah. Tanpa dicuci, daun-daun itu langsung ia berikan masih berkilau oleh tetesan hujan, seolah baru saja diangkat dari alam liar.
Melansir CNA, Kamis, 16 April 2026, tanaman-tanaman yang ia tanam bukanlah jenis yang umum ditemukan di rak buah dan sayur supermarket. Namun, menurut pria berusia 33 tahun tersebut, justru tanaman inilah yang tumbuh subur di lingkungan perkotaan seperti Singapura. Bahkan, beberapa di antaranya kerap tumbuh liar di pinggir jalan tanpa banyak disadari oleh masyarakat.
"Ini adalah lada liar. Anda mungkin pernah melihatnya tumbuh di bawah jalan raya," ujar Joy Chee.
Ia menjelaskan bahwa di Singapura, tanaman tersebut lebih sering dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Padahal, banyak masyarakat tidak menyadari bahwa daun ini merupakan bahan utama dalam hidangan tradisional Thailand, miang kham, yakni campuran kelapa panggang, kacang tanah, jeruk nipis, dan cabai yang dibungkus dengan daun tersebut. Dalam kuliner Vietnam, daun yang sama juga kerap digunakan untuk membungkus dan memanggang daging sapi.
Joy Chee kemudian menunjukkan tanaman lain yang biasa ditemukan di pinggir jalan, yaitu violet Cina. Tanaman itu bercita rasa yang sedikit menyerupai jamur dan dapat diolah dengan cara ditumis. Ia juga menanam bayam Brasil yang umum digunakan dalam berbagai hidangan tumis dan sup.
Joy Chee Dorong Warga Tanam Pangan Sendiri
Terdapat pula sayur manis yang dahulu sering dimanfaatkan pedagang kaki lima tradisional dalam hidangan seperti ban mian dan mee hoon kway. Namun kini, penggunaannya mulai berkurang dan banyak digantikan oleh bayam Cina yang lebih umum ditemukan di pasaran.
"Karena tanaman yang dapat dimakan ini tidak tersedia di supermarket, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa tanaman tersebut bisa dikonsumsi dan cenderung menganggapnya hanya sebagai tanaman hias atau bahkan gulma," ujar Joy Chee.
Pada 2024, Joy Chee bergabung sebagai salah satu pendiri The Freestyle Farmers, sebuah perusahaan sosial yang bergerak di bidang pertanian perkotaan dan keberlanjutan. Melalui inisiatif ini, ia berupaya mendorong masyarakat Singapura untuk mulai menanam sayuran sendiri, khususnya tanaman pangan yang secara alami dapat tumbuh subur di lingkungan lokal.
Melalui berbagai lokakarya dan keterlibatan komunitas, Joy Chee berupaya mengubah pola pikir masyarakat bahwa menanam makanan sendiri bukanlah aktivitas yang hanya bisa dilakukan oleh para profesional. Ia menegaskan bahwa siapa pun dapat melakukannya, bahkan dari jendela flat milik Housing & Development Board.
Dari Dunia Pendidikan ke Pertanian Perkotaan
Perjalanan Joy Chee menjadi petani perkotaan tidak dimulai dari latar belakang pertanian. Ia merupakan lulusan psikologi dan bahasa Inggris yang awalnya bercita-cita meniti karier sebagai guru. Ketertarikannya terhadap dunia pendidikan membawanya menempuh studi di Tufts University, Amerika Serikat.
Selama masa kuliah, Chee berkesempatan magang di Lex Hippo Family Club, sebuah jaringan global yang menawarkan program imersi multibahasa melalui berbagai aktivitas seperti klub bahasa, kegiatan terarah, hingga program pertukaran internasional. Pengalaman ini memperluas perspektifnya terhadap pembelajaran lintas budaya sekaligus membuka peluang karier di bidang pendidikan global.
Setelah lulus pada 2016, ia melanjutkan perjalanannya ke Tokyo, Jepang, untuk bekerja di organisasi yang sama. Selama tiga tahun, ia berperan mulai dari peserta magang hingga menjadi koordinator pertukaran. Dalam posisi tersebut, Chee terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan program pertukaran internasional, baik di dalam maupun luar Jepang.
Pengalaman lintas negara ini tidak hanya membentuk keterampilan komunikasinya, tetapi juga memperkaya cara pandangnya terhadap gaya hidup berkelanjutan—yang pada akhirnya mengarahkannya pada keputusan untuk terjun ke dunia pertanian perkotaan setelah berhenti di pekerjaan sebelumnya pada 2019.
Bertani dari Apartemen, Urban Farming ala Joy Chee
Joy Chee mendorong praktik pertanian perkotaan melalui berbagai kegiatan edukatif bersama The Freestyle Farmers. Ia memimpin lokakarya yang tidak hanya mengajarkan cara menanam, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang keberlanjutan. Kegiatan tersebut mencakup pembuatan kerajinan dari kardus bekas hingga pengolahan limbah makanan dan hortikultura menjadi pupuk organik. Sementara itu, pengembangan bisnis dan kurikulum turut didukung oleh rekannya, Leow, dari Kanada.
Ia menekankan bahwa keterbatasan ruang bukanlah hambatan. Dengan memanfaatkan pot kecil di balkon, rak di sepanjang koridor, atau area dekat jendela yang mendapat cahaya, masyarakat sudah bisa mulai menanam sendiri kebutuhan pangannya.
Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan merupakan bagian dari proses belajar. Tanaman yang mati bukan berarti kegagalan total, melainkan pengalaman penting untuk memahami kebutuhan tanaman.
Lebih lanjut, Chee menjelaskan bahwa kunci keberhasilan terletak pada pemilihan tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Untuk area dengan cahaya terbatas, ia menyarankan tanaman tahan teduh seperti daun ubi jalar atau kangkung. Sementara bagi pemula, kecambah dan sayuran mikro menjadi pilihan ideal karena mudah ditanam dan memiliki tingkat keberhasilan tinggi. Ia juga merekomendasikan sayur manis dan bayam Brasil sebagai tanaman yang adaptif dan tumbuh subur di lingkungan perkotaan seperti Singapura.

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/4827895/original/067350900_1715333655-IMG_0240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565309/original/076985800_1777018661-5cb2c7d9-1cca-49c1-9875-bd3190968334.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570679/original/082425700_1777536455-IMG-20260430-WA0063.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565933/original/098671000_1777097269-5e2edf91196b7f9a167049540a8eb8f1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570671/original/083396900_1777536093-Cover___Lead.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5570518/original/054936500_1777528870-WhatsApp_Image_2026-04-29_at_14.44.47.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570355/original/048076200_1777523097-Kue_Pancong_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550077/original/078047200_1775636580-bolu_pisang_lembut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570458/original/034757500_1777526573-e9648ec5-2192-4be4-bdb6-4afdfffb5949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570524/original/023968600_1777529126-hid2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570299/original/037029200_1777521859-IMG-20260430-WA0029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570409/original/079417300_1777524623-070d2a75-931c-4c29-a458-6e5f32cbc36d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520004/original/059152600_1772603854-Gemini_Generated_Image_r3pd40r3pd40r3pd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570248/original/025123000_1777520030-Tumis_Daun_Katuk_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5570287/original/067467100_1777521124-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_16.03.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569298/original/049734500_1777436979-wajik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570213/original/022925900_1777518611-unnamed__94_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543077/original/022937700_1775013592-ed353993-c993-466c-9795-171147109674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570086/original/072016000_1777511901-song_hye_kyo6.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428143/original/073281800_1764480694-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5460026/original/031674800_1767199754-WhatsApp_Image_2025-12-31_at_22.06.03__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460689/original/019088300_1767265318-Juara_dua_Dangdut_Academy_7_Indosiar__Achmad_Valen_Akbar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461296/original/097336800_1767361193-Rama_Duwaji.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477081/original/014158100_1768808089-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_14.25.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461569/original/030178100_1767421367-000_89EJ72P.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762442/original/092574700_1709625037-IMG_1493.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)