Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Idul Adha identik dengan melimpahnya daging kurban yang sering diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan tahan lama. Salah satu olahan populer yang cocok memanfaatkan daging kurban adalah Dendeng Batokok, masakan khas Minangkabau dengan cita rasa pedas dan gurih.
Dendeng Batokok menjadi solusi praktis untuk mengawetkan daging kurban, terutama bagi yang memiliki keterbatasan penyimpanan. Proses pembuatannya meliputi pengirisan tipis, perebusan berbumbu, pemukulan daging, penggorengan, dan penyiraman sambal hingga menghasilkan tekstur empuk dan renyah.
Keunikan hidangan ini terletak pada teknik “batokok” atau memukul daging setelah digoreng agar bumbu lebih meresap dan teksturnya lebih lembut. Dengan resep dan tips yang tepat, Dendeng Batokok ala rumah makan Padang dapat dibuat sendiri di rumah sebagai sajian istimewa dari daging kurban. Berikut cara membuatnya, dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (25/5).
Resep dan Bahan Utama Dendeng Batokok Kurban
Untuk memulai cara membuat Dendeng Batokok pakai daging kurban yang lezat, pemilihan bahan utama sangat penting.
Bahan Utama:
- 500 gram daging sapi has dalam atau paha belakang
- Air secukupnya untuk merebus
- Air kelapa secukupnya (opsional agar daging lebih empuk dan gurih)
Bumbu Ungkep:
- 5 siung bawang putih
- 6 siung bawang merah
- 1 sdt ketumbar
- 1 ruas jahe
- 1 ruas lengkuas
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, geprek
- Garam secukupnya
Bahan Sambal Balado:
- 10 cabai merah besar
- 8 cabai keriting merah
- Cabai rawit secukupnya (opsional)
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 buah tomat
- Jeruk nipis atau asam kandis secukupnya
- Garam secukupnya
- Minyak untuk menumis
Cara Membuat:
- Cuci bersih daging sapi lalu rebus bersama air, air kelapa, dan bumbu ungkep hingga daging empuk serta air menyusut.
- Angkat daging yang sudah matang, kemudian iris tipis searah serat agar teksturnya tidak alot.
- Pukul-pukul irisan daging menggunakan ulekan atau palu daging hingga pipih. Teknik ini disebut “batokok” agar daging lebih lembut dan bumbu mudah meresap.
- Panaskan minyak, lalu goreng daging hingga kering dan berwarna cokelat keemasan. Setelah matang, angkat dan tiriskan.
- Haluskan atau ulek kasar bahan sambal balado sesuai selera.
- Tumis sambal hingga harum dan matang, lalu tambahkan sedikit perasan jeruk nipis atau asam kandis agar rasanya lebih segar.
- Siram sambal balado di atas dendeng goreng dan sajikan selagi hangat sebagai lauk utama.
Tips Mengolah Daging Kurban agar Dendeng Batokok Empuk
Pemilihan jenis daging kurban sangat mempengaruhi kualitas Dendeng Batokok yang dihasilkan, terutama untuk mendapatkan tekstur yang empuk dan berserat baik. Disarankan menggunakan daging sapi bagian paha belakang atau has dalam (tenderloin) karena bagian ini memiliki sedikit lemak dan urat. Mengiris daging searah dengan seratnya juga penting untuk memudahkan proses pengeringan atau penggorengan, serta menghasilkan dendeng yang mudah dikunyah.
Untuk memastikan daging kurban tidak alot dan memiliki tekstur yang lembut, ada beberapa teknik pengempukan yang bisa diterapkan. Selain proses perebusan yang cukup lama dengan bumbu ungkep, teknik "batokok" atau memukul daging hingga pipih adalah kunci utama untuk membuat dendeng lebih empuk dan bumbu meresap sempurna. Teknik ini memecah serat daging secara fisik.
Beberapa sumber juga menyarankan penggunaan pengempuk alami seperti parutan nanas atau daun pepaya untuk memecah serat daging. Namun, penggunaan bahan alami ini harus dilakukan dengan hati-hati agar daging tidak terlalu lembek atau hancur. Keseimbangan dalam proses pengempukan sangat penting untuk mencapai tekstur Dendeng Batokok yang ideal.
Mengolah daging kurban menjadi dendeng merupakan metode pengawetan alami yang efektif, memungkinkan daging dinikmati lebih lama tanpa khawatir cepat basi. Setelah diungkep, daging yang belum digoreng bisa disimpan di kulkas atau freezer, dan baru digoreng serta disiram sambal saat akan disajikan. Ini menjadikannya lauk praktis yang tahan lama dan mudah disiapkan kapan saja.
Sejarah, Ciri Khas, dan Inspirasi Penyajian Dendeng Batokok
Konsep pengeringan dan pengasapan daging telah lama digunakan di Indonesia sebagai metode pengawetan makanan, terutama di daerah tropis. Dendeng dipercaya berasal dari tradisi masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat dan awalnya dibuat agar daging lebih tahan lama.
Ciri khas Dendeng Batokok terletak pada teknik “batokok” atau memukul daging setelah digoreng hingga pipih. Teknik ini membuat tekstur daging lebih lembut sekaligus membantu sambal meresap ke dalam serat daging.
Dendeng Batokok biasanya disajikan sebagai lauk pendamping nasi putih hangat agar rasanya semakin nikmat. Hidangan ini juga cocok dilengkapi lalapan segar, daun singkong, atau sayur urap khas Minang.
Selain menjadi lauk utama, Dendeng Batokok dapat digunakan sebagai campuran berbagai masakan seperti lemper, nasi goreng, dan mie goreng. Untuk penyimpanan, dendeng yang sudah diungkep dan digeprek bisa disimpan di freezer lalu digoreng dan diberi sambal saat akan disajikan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Dendeng Batokok Pakai Daging Kurban
1. Apa itu Dendeng Batokok?
Dendeng Batokok adalah masakan khas Minangkabau berupa irisan daging sapi tipis yang diungkep, dipukul-pukul (batokok), digoreng, dan disiram sambal balado, dikenal karena teksturnya yang empuk dan gurih.
2. Mengapa Dendeng Batokok cocok untuk mengolah daging kurban?
Dendeng Batokok cocok karena merupakan metode pengawetan daging yang efektif, mengubah daging kurban menjadi hidangan lezat dan tahan lama yang bisa disimpan untuk dinikmati beberapa hari.
3. Bagian daging sapi apa yang paling baik untuk membuat Dendeng Batokok?
Daging sapi bagian has dalam atau paha belakang sangat direkomendasikan karena memiliki sedikit lemak dan urat, sehingga mudah diiris tipis dan tidak alot setelah diolah.
4. Apa fungsi teknik "batokok" dalam pembuatan Dendeng Batokok?
Teknik "batokok" atau memukul daging berfungsi untuk membuat tekstur daging lebih lembut dan memungkinkan bumbu sambal meresap lebih sempurna ke dalam serat daging.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4935039/original/020594500_1725330687-000_34HX2FX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444566/original/076011800_1765781538-Cuci_Berulang_di_Air_Mengalir__Fokus_pada_Rongga_Perut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6187862/original/072095400_1779067929-Gemini_Generated_Image_m29nqkm29nqkm29n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4029133/original/002711300_1653100051-000_32AH9GB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5071379/original/061426200_1735539566-1735028600056_resep-setup-roti-tawar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6925316/original/088183700_1779695764-ChatGPT_Image_May_25__2026__02_54_39_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6928510/original/065297200_1779698790-KAI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3011384/original/042073100_1577991606-TEH_TALUA-Novia_H__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6318462/original/024439000_1779193072-tiramisuu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6918317/original/010870500_1779688840-L1003478-1_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6909736/original/021182300_1779680100-Merebus_Tulang_Iga_Sapi_agar_Empuk_dan_Daging_Mudah_Lepas_tanpa_Presto.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3586787/original/080195300_1632890238-Mangut_Beong_-_Visit_Magelang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6909298/original/034423100_1779679785-cropped-f3d9516b-eca8-4bb8-9c66-0f803497b1bf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555114/original/028791000_1776143182-68114f74-3adb-48b4-ada1-b151b44bfa36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6805653/original/018395900_1779596910-jang_wonyoung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377892/original/039699400_1760166061-Dimsum.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6910653/original/003708200_1779681000-Roti_Tawar_Gulung_Cokelat_di_Teflon.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6908523/original/013763900_1779679025-cropped-510900a3-97db-48ba-9ee7-3451489a4e53.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6909836/original/035509900_1779680478-6793845957007514608.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5631973/original/077498900_1778230832-mie_ayam_malioboro.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486728/original/017225600_1769597871-drw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490055/original/041786300_1769987581-Matera_Reside.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490070/original/049147700_1769994542-AP26032840374760.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494624/original/004797900_1770301548-000_33YZ6V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475653/original/079203500_1768636464-unnamed-24.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563023/original/075687300_1693830555-carles-rabada-reZbnolscDo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354370/original/022354000_1758247499-mj-tangonan-CAUgg2lxRk0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500323/original/022128900_1770860747-cumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484492/original/003236400_1769433636-Depositphotos_855662500_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4961440/original/032709700_1728222801-fotor-ai-20241006205048.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485548/original/063674100_1769511840-closeup-shot-sleeping-bat-wrapped-its-wings.jpg)