Cara Bikin Kopi agar Tidak Pahit, Tips Jitu Ala Barista Profesional

8 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Cara bikin kopi agar tidak pahit menjadi pertanyaan yang sering muncul di kalangan pecinta kopi rumahan. Banyak orang merasa kopi buatan sendiri terasa terlalu pahit, asam, atau bahkan kurang seimbang dibanding racikan coffee shop favorit mereka.

Padahal, rasa kopi yang nikmat tidak selalu membutuhkan alat mahal. Teknik penyeduhan yang tepat, pemahaman karakter biji kopi, dan cara menuang air panas bisa membuat rasa kopi jauh lebih lembut dan kompleks.

Ana Himawari, Owner Kopi Gemolong Sragen, membagikan sejumlah tips penting bagi pemula yang ingin belajar meracik kopi dengan rasa lebih seimbang. Menurutnya, proses memahami kopi dimulai dari metode seduh manual hingga mengenali karakter biji kopi yang digunakan. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Senin (25/5/2026).

Belajar Manual Brew Jadi Dasar Membuat Kopi Enak

Bagi pemula yang ingin belajar membuat kopi, metode manual brew menjadi langkah awal yang paling penting. Teknik seperti kopi tubruk, V60, Japanese drip, Vietnam drip, hingga moka pot dianggap mampu melatih insting dan konsistensi rasa seorang barista.

Metode manual brew juga membantu seseorang memahami karakter kopi secara lebih mendalam. Mulai dari tingkat kehalusan gilingan, suhu air, hingga kecepatan menuang air akan memengaruhi rasa akhir kopi di dalam cangkir. Karena masih dilakukan secara manual, proses ini membutuhkan latihan dan pembiasaan.

“Jika ingin mulai mendalami kopi, yang pertama dipelajari adalah membuat manual brew. Menu-menu seperti kopi tubruk, V60, Japanese drip, Vietnam drip, dan moka pot biasanya jadi dasar untuk barista pemula agar terbiasa menghasilkan rasa kopi yang konsisten dan enak,” ujar Ana Himawari, Owner Kopi Gemolong Sragen.

Cara Bikin Kopi agar Tidak Pahit Berlebihan

Rasa pahit berlebihan pada kopi sering kali disebabkan suhu air yang terlalu panas atau proses penyeduhan yang terlalu cepat. Untuk kopi manual brew, penggunaan suhu air di bawah 90 derajat Celsius dinilai lebih ideal agar karakter rasa kopi tetap keluar tanpa mendominasi rasa pahit.

Selain suhu air, teknik pouring atau menuang air panas juga sangat menentukan hasil akhir kopi. Air panas sebaiknya dituangkan perlahan agar bubuk kopi terseduh secara merata. Teknik ini membantu mengeluarkan aroma dan rasa kopi dengan lebih seimbang.

“Agar kopi tidak terlalu pahit, usahakan tidak menggunakan suhu terlalu tinggi di atas 90°C. Saat pouring juga jangan langsung menuang semua air panas sekaligus, biarkan kopi terseduh perlahan supaya rasa aslinya keluar,” jelas Ana.

Memilih Biji Kopi dan Alat yang Tepat untuk Pemula

Bagi pecinta kopi pemula, memilih alat seduh sederhana bisa menjadi langkah awal yang cukup efektif. Beberapa alat yang direkomendasikan antara lain V60 beserta paper filter, moka pot, french press, dan dripper. Alat-alat tersebut sudah cukup untuk membuat kopi hitam maupun kopi susu di rumah.

Untuk biji kopi, pemula tidak harus langsung membeli grinder mahal. Biji kopi yang sudah digiling sesuai kebutuhan juga bisa digunakan agar lebih praktis. Namun jika ingin lebih serius mendalami dunia kopi, memiliki manual grinder rumahan dapat membantu mengeksplorasi rasa kopi lebih luas.

“Kalau low budget, sebenarnya alat seperti V60, moka pot, dan french press sudah cukup. Bean juga bisa beli yang sudah digiling sesuai kebutuhan. Tapi kalau ingin lebih lengkap, bisa beli manual grinder kecil untuk menuntaskan rasa penasaran terhadap karakter kopi,” kata Ana.

Skill Barista dan Espresso Jadi Penentu Rasa Kopi

Selain teknik seduh, kemampuan seorang barista juga sangat memengaruhi kualitas kopi yang dihasilkan. Tidak hanya soal meracik kopi, seorang barista juga perlu memiliki kemampuan komunikasi, menjaga kebersihan area kerja, serta mampu bekerja sama dalam tim terutama saat kondisi coffee shop sedang ramai.

Dalam pembuatan espresso, kualitas mesin dan kemampuan melakukan kalibrasi menjadi faktor penting. Kalibrasi membantu mengeluarkan rasa terbaik dari biji kopi sehingga espresso memiliki karakter rasa yang kompleks dan seimbang sebagai dasar berbagai menu kopi.

“Espresso itu nyawa dari kopi untuk dijadikan berbagai menu. Kualitas mesin dan skill barista sangat berpengaruh karena proses kalibrasi menentukan rasa yang keluar dari biji kopi,” ungkap Ana Himawari.

Pertanyaan Seputar Cara Bikin Kopi agar Tidak Pahit

1. Kenapa kopi buatan sendiri sering terasa pahit?

Biasanya karena suhu air terlalu panas, gilingan kopi terlalu halus, atau waktu seduh terlalu lama.

2. Suhu air ideal untuk menyeduh kopi manual brew berapa?

Disarankan menggunakan suhu di bawah 90 derajat Celsius agar rasa kopi lebih balance.

3. Apa alat kopi terbaik untuk pemula?

V60, french press, moka pot, dan dripper menjadi alat yang paling sering direkomendasikan untuk pemula.

4. Apa perbedaan kopi robusta dan arabika?

Robusta cenderung lebih pahit dan nutty, sedangkan arabika memiliki aroma fruity dengan rasa lebih seimbang.

5. Apakah membuat espresso harus memakai mesin?

Ya, espresso umumnya membutuhkan mesin khusus agar tekanan dan ekstraksi kopi menghasilkan rasa yang optimal.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |