Liputan6.com, Jakarta - Yogyakarta selama ini dikenal sebagai destinasi wisata yang tidak hanya kaya budaya, tetapi juga memiliki beragam kuliner khas yang selalu diburu wisatawan setiap kali berkunjung. Namun di balik popularitasnya, tidak semua oleh-oleh khas Jogja praktis dibawa pulang, terutama bagi wisatawan yang menempuh perjalanan jauh. Banyak makanan tradisional yang memiliki daya tahan terbatas sehingga berisiko basi sebelum sampai ke tujuan.
Kondisi tersebut kemudian mendorong wisatawan untuk mencari alternatif oleh-oleh yang tidak hanya khas, tetapi juga lebih tahan lama dan aman selama perjalanan. Pilihan ini menjadi penting, terutama bagi mereka yang ingin membawa buah tangan dalam jumlah banyak tanpa harus khawatir soal kualitas. Selain itu, kemudahan penyimpanan dan kepraktisan juga menjadi faktor utama dalam menentukan oleh-oleh.
Seiring berkembangnya inovasi kuliner dan kemasan, kini semakin banyak pilihan oleh-oleh Jogja selain bakpia yang terbukti lebih awet tanpa mengurangi cita rasa khasnya. Berbagai produk ini hadir dalam bentuk modern maupun tradisional yang telah disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan masa kini. Mulai dari makanan kering hingga produk non-kuliner, semuanya bisa menjadi pilihan menarik untuk dibawa pulang.
Berikut selengkapnya:
1. Gudeg Kaleng Jadi Solusi Praktis Oleh-oleh Ikonik yang Tidak Mudah Basi
Gudeg sebagai salah satu ikon kuliner Yogyakarta kini mengalami inovasi besar melalui kemasan kaleng yang membuatnya jauh lebih tahan lama dibandingkan versi tradisional. Produk ini diproses dengan teknik sterilisasi modern sehingga mampu menjaga kualitas rasa sekaligus memperpanjang masa simpan. Hal ini menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin membawa gudeg tanpa harus segera mengonsumsinya.
Dalam proses pembuatannya, gudeg tetap menggunakan bahan utama seperti nangka muda, santan, dan rempah khas yang dimasak dalam waktu lama hingga menghasilkan rasa manis gurih yang khas. Setelah matang, gudeg kemudian dikemas dalam kondisi higienis untuk menjaga kesegarannya. Proses ini memastikan bahwa rasa autentik tetap terjaga meskipun disimpan dalam jangka waktu lama.
Kepraktisan gudeg kaleng membuatnya menjadi salah satu oleh-oleh favorit karena mudah dibawa dan tidak memerlukan penanganan khusus selama perjalanan. Produk ini bahkan dapat bertahan hingga berbulan-bulan tanpa mengalami penurunan kualitas. Dengan keunggulan tersebut, gudeg kaleng menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin membawa cita rasa Jogja ke kota lain.
2. Yangko Bertahan Lama Berkat Tekstur Kenyal dan Kemasan Tradisionalnya
Yangko merupakan jajanan khas Yogyakarta yang memiliki tekstur kenyal menyerupai mochi dengan balutan tepung yang membuatnya tidak mudah lengket. Kue ini dikenal memiliki daya tahan yang cukup baik karena komposisinya yang sederhana dan tidak mudah rusak. Hal tersebut menjadikannya sebagai salah satu oleh-oleh yang praktis untuk dibawa.
Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan yangko adalah tepung ketan dengan isian kacang manis yang memberikan perpaduan rasa gurih dan legit. Proses pembuatannya dilakukan secara tradisional sehingga menghasilkan tekstur khas yang disukai banyak orang. Selain itu, bentuknya yang kecil memudahkan dalam pengemasan dan penyimpanan.
Daya tahan yangko yang bisa mencapai beberapa minggu membuatnya cocok dijadikan buah tangan bagi keluarga atau kerabat. Produk ini juga tidak memerlukan penyimpanan khusus sehingga lebih fleksibel untuk dibawa dalam perjalanan jauh. Dengan cita rasa khas dan kepraktisannya, yangko tetap menjadi pilihan populer hingga saat ini.
3. Geplak Menarik Perhatian karena Warna Cerah dan Daya Simpan yang Stabil
Geplak dikenal sebagai jajanan tradisional berbahan dasar kelapa yang memiliki tampilan warna-warni mencolok sehingga mudah dikenali. Selain tampilannya yang menarik, geplak juga memiliki tekstur yang cenderung kering sehingga tidak mudah basi. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu oleh-oleh yang tahan lama.
Proses pembuatan geplak melibatkan campuran kelapa parut dan gula yang dimasak hingga mengeras dan membentuk tekstur padat. Setelah itu, geplak diberi pewarna makanan alami untuk menambah daya tarik visual. Rasa manis yang dominan menjadi ciri khas dari camilan ini.
Karena tidak mengandung banyak air, geplak mampu bertahan cukup lama dalam suhu ruang tanpa perubahan signifikan pada rasa. Produk ini juga mudah dikemas dan tidak memerlukan perlakuan khusus saat dibawa. Dengan keunikan warna dan rasanya, geplak tetap menjadi favorit wisatawan.
4. Wedang Uwuh Kering Memudahkan Wisatawan Membawa Minuman Tradisional
Wedang uwuh merupakan minuman tradisional khas Jogja yang kini hadir dalam bentuk kering sehingga lebih praktis dijadikan oleh-oleh. Campuran rempah seperti jahe, kayu secang, dan gula batu dikemas dalam bentuk siap seduh. Hal ini memungkinkan wisatawan untuk menikmatinya kapan saja tanpa perlu repot.
Bentuk kering dari wedang uwuh membuatnya lebih tahan lama dibandingkan versi siap minum. Produk ini dapat disimpan dalam waktu lama tanpa khawatir basi atau rusak. Selain itu, kemasannya yang ringkas memudahkan untuk dibawa dalam jumlah banyak.
Keunggulan lain dari wedang uwuh adalah manfaatnya yang dikenal dapat menghangatkan tubuh dan memberikan sensasi relaksasi. Hal ini membuatnya tidak hanya sekadar oleh-oleh, tetapi juga minuman kesehatan tradisional. Dengan berbagai kelebihan tersebut, wedang uwuh menjadi pilihan yang semakin diminati.
5. Cokelat Monggo Menguatkan Posisi Oleh-oleh Premium yang Tahan Suhu Ruang
Cokelat Monggo menjadi salah satu produk oleh-oleh modern khas Jogja yang menawarkan kualitas premium dengan cita rasa yang khas. Produk ini dibuat menggunakan bahan berkualitas tinggi sehingga menghasilkan cokelat dengan tekstur lembut dan rasa yang seimbang. Hal ini membuatnya berbeda dari cokelat biasa.
Salah satu keunggulan utama dari cokelat ini adalah kemampuannya bertahan dalam suhu ruang jika disimpan dengan baik. Kemasan yang digunakan juga dirancang untuk menjaga kualitas produk selama perjalanan. Dengan demikian, wisatawan tidak perlu khawatir cokelat akan meleleh.
Beragam varian rasa yang tersedia memberikan pilihan menarik bagi konsumen, mulai dari rasa klasik hingga inovasi modern. Hal ini membuat cokelat Monggo cocok dijadikan oleh-oleh untuk berbagai kalangan. Selain enak, tampilannya yang elegan juga menambah nilai sebagai buah tangan.
6. Peyek Tumpuk Dipilih karena Tekstur Renyah yang Tahan Lama
Peyek tumpuk merupakan camilan khas yang terkenal dengan teksturnya yang renyah dan rasa gurih yang kuat. Berbeda dengan peyek biasa, peyek tumpuk memiliki lapisan kacang yang lebih banyak sehingga memberikan sensasi berbeda saat dikonsumsi. Hal ini membuatnya menjadi favorit banyak orang.
Proses penggorengan yang dilakukan hingga kering membuat peyek memiliki daya tahan yang cukup lama. Kandungan air yang rendah membantu mencegah peyek menjadi cepat basi atau melempem. Dengan penyimpanan yang tepat, peyek tetap renyah meskipun disimpan dalam beberapa waktu.
Kemasan modern yang kini digunakan juga membantu menjaga kualitas peyek selama perjalanan. Produk ini mudah dibawa dan tidak memerlukan perlakuan khusus. Dengan rasa yang khas dan daya tahan yang baik, peyek tumpuk menjadi pilihan oleh-oleh yang praktis.
7. Keripik Belut Jadi Oleh-oleh Unik dengan Ketahanan Tinggi
Keripik belut menjadi salah satu oleh-oleh khas Jogja yang unik karena tidak banyak ditemukan di daerah lain. Camilan ini menawarkan rasa gurih dengan tekstur renyah yang khas. Keunikan tersebut membuatnya banyak diminati wisatawan.
Proses pembuatan keripik belut dilakukan dengan cara menggoreng hingga kering sehingga menghasilkan tekstur yang tahan lama. Teknik ini juga membantu menjaga rasa tetap stabil meskipun disimpan dalam waktu tertentu. Selain itu, penggunaan bumbu khas menambah cita rasa yang kuat.
Kemasan yang digunakan saat ini juga semakin modern dan kedap udara sehingga kualitas produk tetap terjaga. Hal ini membuat keripik belut aman dibawa dalam perjalanan jauh. Dengan keunggulan tersebut, camilan ini menjadi salah satu pilihan oleh-oleh yang menarik.
8. Jadah Tempe Menjadi Pilihan Tradisional yang Tetap Awet dalam Perjalanan
Jadah tempe merupakan makanan khas yang berasal dari kawasan Kaliurang dan memiliki cita rasa unik perpaduan antara gurih dan manis. Makanan ini terdiri dari ketan yang dipadukan dengan tempe bacem yang kaya rempah. Kombinasi tersebut menghasilkan rasa yang khas dan berbeda.
Meskipun termasuk makanan tradisional, jadah tempe memiliki daya tahan yang cukup baik jika disimpan dengan benar. Produk ini biasanya dikemas dengan rapi sehingga tetap aman selama perjalanan. Hal ini membuatnya cocok untuk perjalanan jarak menengah.
Kepraktisan dalam penyajian juga menjadi nilai tambah karena jadah tempe dapat langsung dikonsumsi tanpa perlu diolah kembali. Selain itu, cita rasanya yang khas membuatnya tetap diminati wisatawan. Dengan keunikan tersebut, jadah tempe menjadi pilihan oleh-oleh yang tidak lekang oleh waktu.
9. Abon Sapi atau Abon Burung Jadi Alternatif Oleh-oleh Tahan Lama Berprotein Tinggi
Abon merupakan salah satu oleh-oleh yang memiliki daya tahan tinggi karena dibuat melalui proses pengeringan yang mengurangi kadar air. Hal ini membuat abon tidak mudah basi dan dapat disimpan dalam waktu lama. Produk ini juga dikenal praktis untuk dibawa.
Tersedia berbagai pilihan seperti abon sapi maupun abon burung yang memiliki cita rasa khas masing-masing. Teksturnya yang ringan dan kering membuat abon mudah dikonsumsi dalam berbagai cara. Selain itu, produk ini juga cocok dijadikan lauk tambahan.
Kemasan abon yang rapat dan higienis membantu menjaga kualitas selama perjalanan. Dengan daya tahan yang tinggi, abon menjadi pilihan oleh-oleh yang aman dan praktis. Produk ini juga memiliki nilai tambah karena kandungan proteinnya.
10. Batik Jogja Menguatkan Oleh-oleh Non-Makanan yang Awet dan Bernilai Tinggi
Batik Jogja menjadi salah satu oleh-oleh non-makanan yang memiliki nilai budaya tinggi dan daya tahan yang sangat lama. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai pakaian, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya daerah. Hal ini menjadikannya berbeda dari oleh-oleh lainnya.
Motif batik Jogja dikenal memiliki filosofi mendalam yang mencerminkan nilai kehidupan masyarakat setempat. Setiap corak memiliki makna tersendiri yang membuatnya semakin bernilai. Proses pembuatannya yang detail juga menambah kualitas produk.
Karena tidak mudah rusak, batik sangat cocok dijadikan oleh-oleh untuk jangka panjang. Produk ini juga tersedia dalam berbagai bentuk seperti kain, pakaian, hingga aksesoris. Dengan keunggulan tersebut, batik menjadi pilihan oleh-oleh yang elegan dan berkelas.
5 Pertanyaan dan Jawaban
1. Apa oleh-oleh Jogja yang tahan lama selain bakpia?
Gudeg kaleng, abon, wedang uwuh, dan peyek termasuk yang paling tahan lama.
2. Oleh-oleh Jogja apa yang tidak mudah basi?
Camilan kering seperti keripik belut, peyek, dan geplak tidak mudah basi.
3. Apakah gudeg bisa dibawa keluar kota?
Bisa, terutama dalam bentuk gudeg kaleng yang lebih awet.
4. Selain makanan, apa oleh-oleh khas Jogja?
Batik dan kerajinan tangan menjadi pilihan oleh-oleh non-makanan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547614/original/040455100_1775464979-000_74A46BC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5201976/original/055746600_1745844184-beautiful-hair-process-keratin-treatment.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3981714/original/014600000_1648791638-20220401-Malaysia-Buka-Perbatasan-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3997445/original/088181600_1650177233-20220417-Coachella-2022-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553027/original/022860200_1775885687-IMG-20260411-WA0010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553125/original/035538100_1775896805-unnamed__18_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3992339/original/084656100_1649691123-Potret_Pernikahan_Hyun_Bin_dan_Son_Ye_Jin.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552961/original/061366400_1775879810-IMG-20260411-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553013/original/094838600_1775885533-unnamed-45.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435002/original/024638400_1765000357-Suraloka_Interactive_Zoo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552214/original/076614800_1775803991-AFP__20260409__A7BB6BD__v15__HighRes__UsFirstLadyMelaniaTrumpMakesAnAnnouncementAtTh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552965/original/078738400_1775880375-WhatsApp_Image_2026-04-02_at_15.25.18.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552900/original/043133400_1775872459-WhatsApp_Image_2026-04-07_at_04.41.37__3_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5212291/original/025676700_1746608442-izzat-sofian-1Yd1URmvQ2E-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551876/original/084094800_1775786891-hotel_terbaik_dunia1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4828216/original/028031000_1715353742-shutterstock_2131925009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5552880/original/046441500_1775858598-WhatsApp_Image_2026-04-07_at_04.41.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539324/original/071661300_1774596925-AFP__20260326__2268526479__v2__MidRes__2026IheartradioMusicAwardsArrivals.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4172703/original/062749500_1664266456-AP22267506548307.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5552533/original/007223200_1775812345-IMG_3473.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124986/original/034186300_1738911365-Depositphotos_747789088_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447615/original/067533700_1765959670-cgr_bdy.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444308/original/050763000_1765775522-Screenshot__1255_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3533246/original/091243000_1628240946-Jule1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451328/original/014531400_1766285850-florian-wehde--y3sidWvDxg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4435592/original/039268900_1684722031-Aktivis_perubahan_iklim_mengubah_Air_Mancur_Trevi_Italia_menjadi_hitam-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1677282/original/072536700_1502557224-Monas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452675/original/049859600_1766421336-tata_juliastrid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448627/original/070389700_1766034915-rosalind-chang-i7JC5LCx-zM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447392/original/016928700_1765955994-Kue_Palm_Cheese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451629/original/037720500_1766319255-prince_wales1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451320/original/091153900_1766280778-kiarash-mansouri-STczlVcH100-unsplash.jpg)