Waspada Campak Saat Mudik, Ini Imbauan Kemenkes untuk Pemudik

18 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Tips aman mudik perlu menjadi perhatian masyarakat terutama di tengah peningkatan kasus campak. Mobilitas masyarakat yang meningkat saat mudik bisa membuat penularan penyakit campak meningkat. 

Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah pemudik adalah menjaga kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) selama perjalanan. 

“Mencuci tangan dengan sabun secara teratur menjadi langkah sederhana mencegah penyebaran penyakit,” ucap Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, dokter Andi Saguni saat ditemui dalam acara Pelepasan Mudik 2026 di Kemenkes Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2026.

Kebiasaan ini penting dilakukan, terutama setelah menyentuh berbagai benda di fasilitas umum seperti kursi, pegangan tangga, maupun peralatan di kendaraan umum. Menjaga kebersihan tangan menjadi salah satu cara efektif untuk menurunkan risiko penularan selama perjalanan.

Selain itu, penggunaan masker juga dianjurkan, khususnya saat berada di tempat ramai. Terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan merupakan titik dengan interaksi antarindividu yang tinggi sehingga berpotensi meningkatkan risiko penularan campak yang sangat mudah menyebar.

“Orang-orang yang memiliki gejala batuk dan pilek harus menggunakan masker. Sementara itu, orang sehat yang berada di keramaian juga sebaiknya tetap menggunakan masker,” tegasnya.

Cek Kesehatan dan Imunisasi Campak pada Anak

Jika Anda belum sempat melakukan pemeriksaan sebelum mudik, maka bisa memanfaatkan pemeriksaan di posko yang tersedia di berbagai titik.  

“Posko tersebut disiapkan terutama untuk layanan pemeriksaan bagi orang-orang yang mudik dan diisi dengan cek pemeriksaan gratis,” kata Andi.

Lalu, Kementerian Kesehatan juga menyiapkan beberapa posko mudik untuk skrining tuberkulosis juga pemberian imunisasi campak. 

“Beberapa titik posko melibatkan balai karantina kesehatan dan dinas kesehatan kabupaten, kota setempat ada yang membuka layanan imunisasi campak dan pemeriksaan rontgen TBC,” jelas Andi.

Orangtua Cek Kondisi Anak Sebelum Mudik

Bagi anak-anak yang bakal mudik ke kampung halaman, maka orangtua diminta untuk memastikan kondisi anak dalam keadaan sehat sebelum melakukan perjalanan jauh.

Salah satunya adalah memastikan anak sudah mendapatkan imunisasi sesuai usia seperti disampaikan Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso. 

“Vaksinasi adalah benteng pertahanan terkuat yang bisa kita berikan kepada anak. Langkah paling krusial sebelum mudik adalah memastikan imunisasi anak Anda lengkap, terutama vaksin MR/MMR,” katanya dikutip dari siaran pers IDAI pada Minggu, 15 Maret 2026.

Ia juga menambahkan bahwa vaksinasi 2 dosis memberikan perlindungan yang optimal bagi anak. “Vaksinasi dua dosis terbukti menjadi cara paling efektif untuk mencegah penularan campak yang sangat mudah menyebar. Jika imunisasi anak sudah lengkap, perlindungannya sudah optimal, dan ini memberikan ketenangan ekstra bagi orangtua selama liburan,” tuturnya.

Jika anak mengalami gejala seperti demam, batuk, atau pilek, sebaiknya perjalanan ditunda hingga kondisi kesehatan benar-benar pulih. Hal ini penting agar perjalanan mudik Anda berjalan dengan aman. Jika anak Anda sakit saat diperjalanan, disarankan datang ke posko kesehatan untuk penanganan pertama terhadap anak.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |