[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga: 6 Langkah Singapura Mengantisipasi Virus Nipah

3 weeks ago 48

Liputan6.com, Jakarta - Kemarin, 28 Januari 2026, Singapura mengumumkan enam langkah awal terkait antisipasi kasus penyakit akibat Virus Nipah di West Bengal, India.

Pertama, badan penanggulangan penyakit menular (Communicable Diseases Agency – CDA) mengumumkan bahwa akan melakukan skrining temperatur di Bandara Changi bagi pendatang dari daerah terjangkit.

Kedua, pemerintah Singapura meminta para dokter dan laboratorium di negaranya untuk segera melaporkan ke Communicable Diseases Agency – CDA apabila ada kasus suspek atau terkonfirmasi Virus Nipah.

Ketiga, Communicable Diseases Agency – CDA meminta kewaspadaan dari rumah sakit dan Instalasi Gawat Darurat terkait kemungkinan pasien dengan riwayat kunjungan ke West Bengal yang datang dengan gejala serupa infeksi Virus Nipah.

Keempat, penyuluhan kesehatan akan diberikan di bandara pintu masuk (points of entry) Singapura. Para pendatang diminta segera menghubungi petugas kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan setelah bepergian. Informasi kehati-hatian juga akan diberikan kepada mereka yang akan bepergian ke luar Singapura.

Kelima, Kementerian Tenaga Kerja (Ministry of Manpower – MOM) Singapura akan meningkatkan surveilans terhadap pekerja migran yang baru datang dari Asia Selatan.

Keenam, Communicable Diseases Agency – CDA akan terus berkoordinasi dengan penanggung jawab pengendalian penyakit menular di Asia Selatan untuk memantau perkembangan situasi secara ketat.

Enam upaya kesehatan masyarakat Singapura yang diumumkan pada 28 Januari 2026 menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melindungi warganya.

Langkah-langkah ini, bersama dengan tiga langkah Thailand (skrining di bandara, kesiapan rumah sakit, dan pendekatan One Health), dapat menjadi pertimbangan untuk diterapkan di negara kita.

Prof. Tjandra Yoga Aditama

Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University, Australia

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit, serta Kepala Balitbangkes

Penerima Rekor MURI April 2024, Penghargaan Paramakarya Paramahusada 2024 – PERSI, dan Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |