BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam yang Ditambah Kimia Obat, Didominasi Produk Stamina Pria

4 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - BPOM atau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada awal 2026 menemukan produk obat bahan alam yang mengandung bahan kimia obat.

Berdasarkan pengawasan periode Januari hingga Februari 2026 ada 1.858 sampel obat bahan alam (OBA), obat kuasi, dan suplemen kesehatan yang diuji lab. Hasilnya ada 24 produk yang teridentifikasi mengandung bahan kimia obat (BKO).

Produk yang ditemukan didominasi obat bahan alami dengan klaim stamina pria berjumlah 9 produk. Yang mana di dalam produk tersebut ada yang mengandung sildenafil, metil testosteron, dan parasetamol.

Lalu, ada 8 OBA dengan klaim pegal linu yang mengandung kafein, fenilbutason, natrium diklofenak, parasetamol, deksametason, chlorpheniramine maleate (CTM), dan prednison.

Kemudian, 4 OBA dengan klaim pelangsing yang mengandung sibutramin. Lalu, 3 OBA dengan klaim penambah nafsu makan yang mengandung deksametason dan siproheptadin.

Terkait temuan ini, Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa penambahan bahan kimia obat dalam produk obat bahan alam merupakan pelanggaran serius.

“BKO tersebut seharusnya hanya digunakan dalam obat yang diresepkan serta diawasi oleh tenaga kesehatan,” tegas Taruna Ikrar lewat keterangan tertulis di Jakarta (4/4/2026).

Penambahan Bahan Kimia Obat Bahayakan Kesehatan

Taruna mengatakan obat bahan alam seharusnya hanya mengandung bahan alami. Penambahan bahan kimia obat secara ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Ia menyebut tambahan bahan kimia obat bernama sildenafil. Ini adalah obat yang digunakan untuk terapi disfungsi ereksi dan hanya boleh digunakan berdasarkan resep dokter. Penggunaan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan efek samping seperti tekanan darah yang tidak stabil, gangguan jantung, hingga interaksi berbahaya dengan obat lain.

Lalu, sibutramin telah dilarang penggunaannya dalam produk pelangsing karena dapat meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular.

Bisakodil yang merupakan obat pencahar, dapat menimbulkan gangguan saluran pencernaan dan ketidakseimbangan elektrolit apabila digunakan secara tidak tepat. Sementara, siproheptadin merupakan obat antihistamin yang penggunaannya harus berdasarkan pertimbangan medis.

Jangan Tergiur Efek Cepat

BPOM mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dalam memilih dan mengonsumsi produk OBA dan suplemen kesehatan. Di tengah maraknya penjualan OBA dan suplemen kesehatan melalui platform daring, masyarakat diharapkan lebih cermat dan kritis dalam membaca informasi produk yang tercantum dalam kemasan maupun promosi atau iklan yang ditampilkan.

Lalu, jangan tergiur produk yang dipasarkan dengan klaim memberikan efek cepat.

Taruna pun mengingatkan selalu melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, Kedaluwarsa) sebelum membeli dan/atau menggunakan produk OBA dan SK.

“BPOM mengajak masyarakat turut mengambil peran dalam keterlibatan pengawasan obat dan makanan. Jika menemukan produk OBA dan SK yang diduga ilegal, dapat segera melaporkan melalui kanal pengaduan resmi BPOM,” tutup Taruna Ikrar.

Daftar 24 Obat Bahan Alam Mengandung Kimia Obat

Berikut daftarnya:

1. Akar Bajakah

2. Anrisend

3. Brastomolo

4. Dewa Naga Pegal Linu

5. Flu Tulang Omega Black

6. Jamu Buah Merah Plus Ginseng

7. Kapsul Asam Urat 99

8. Sinatren

9. Penggemuk PHS

10. Vitamin Penggemuk Badan Aslshop 05

11. Vitamin Penggemuk Badan Lalaashop_25

12. Kapsul Pink

13. N&N Slimming Capsule Super Strong

14. SBM+15. SWH Slim With Herbal

16. DHA Strong

17. Ramuan Dayak

18. Coffee SJ Plus Super Jantan

19. Kopi Extra Jantan Max

20. Kopi Raja Jantan New

21. Kopi Sibak Agam

22. King Jantan Kopi Kuat Minuman Suplemen Keperkasaan

23. Pak 'e Tole Khusus Pria Dewasa

24. Urat Madu Kopi Kuat dan Tahan Lama

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |