Bolehkah Minum Air Putih Saat Makan? Ini Manfaat dan Risikonya

9 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Minum air putih saat makan sering dianggap bisa mengganggu kerja lambung. Padahal, bagi kebanyakan orang, kebiasaan ini justru aman dan bermanfaat.

Air membantu makanan lebih mudah ditelan, menjaga tubuh tetap terhidrasi, serta membuat proses makan terasa lebih nyaman.

Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar, minum air saat makan tidak akan merusak proses pencernaan.

Spesialis kedokteran keluarga, Arshpreet Saraan, menjelaskan bahwa minum air saat makan tidak akan mengganggu kerja lambung. "Jika Anda hanya minum air sedikit demi sedikit, maka proses pencernaan tak akan terganggu," katanya seperti dilansir dari Real Simple pada Sabtu, 4 April 2026.

Air juga tidak melemahkan enzim pencernaan. Sebaliknya, air membantu melembutkan makanan yang sudah dikunyah, sehingga lebih mudah melewati lambung dan usus.

"Air hanya membantu melunakkan makanan yang Anda makan dan membantu mendorongnya melalui saluran pencernaan," tambahnya.

Dengan kata lain, air berperan sebagai pendukung proses pencernaan, bukan penghambat.

Manfaat Minum Air Putih Saat Makan

  • Membantu makanan lebih mudah ditelan
  • Mendukung proses pencernaan
  • Menjaga tubuh tetap terhidrasi
  • Membantu tubuh mengenali rasa kenyang
  • Mengurangi risiko makan berlebihan

Siapa yang Perlu Membatasi?

1. Penderita GERD

Bagi penderita GERD atau refluks asam, minum saat makan sebaiknya dibatasi.

Ketika makanan dan cairan masuk bersamaan, tekanan dalam lambung bisa meningkat dan memicu asam naik ke kerongkongan. Akibatnya, gejala seperti dada terasa panas, mual, atau begah bisa lebih mudah muncul.

"Pada penderita GERD, tekanan dalam perut bisa meningkat sehingga gejala refluks memburuk," kata Saraan.

Tips: beri jeda minum, misalnya sebelum makan atau setelah selesai makan.

2. Orang yang Baru Operasi Lambung

Pasien yang baru menjalani operasi lambung, termasuk operasi bariatrik, juga perlu membatasi minum saat makan.

Lambung yang lebih kecil membuat cairan cepat menimbulkan rasa penuh. Akibatnya, seseorang bisa kenyang sebelum kebutuhan gizinya terpenuhi.

"Hal ini bisa menyebabkan rasa kenyang muncul terlalu cepat dan berdampak pada jumlah makanan yang dikonsumsi," ujarnya.

Tips: atur waktu minum agar asupan nutrisi tetap optimal.

3. Orang yang Jarang Minum Seharian

Jika Anda jarang minum sepanjang hari lalu minum banyak saat makan, kebiasaan ini sebaiknya dihindari.

Minum terlalu banyak sekaligus bisa membuat perut terasa penuh dan tidak nyaman saat makan.

"Tetap penuhi kebutuhan cairan sepanjang hari agar tidak perlu minum terlalu banyak sekaligus saat makan," pungkasnya.

Tips: minum air secara bertahap dari pagi hingga malam.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |