Liputan6.com, Jakarta - Perkedel singkong menjadi salah satu camilan tradisional yang digemari banyak orang karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang khas. Namun, tidak semua orang berhasil membuat perkedel singkong yang pulen dan tidak keras. Kunci utamanya terletak pada pemilihan bumbu yang tepat serta teknik pengolahan yang benar.
Dengan kombinasi bumbu yang pas, perkedel singkong tidak hanya lezat tetapi juga memiliki tekstur yang lembut di dalam dan renyah di luar. Selain itu, penggunaan bahan tambahan tertentu juga dapat meningkatkan cita rasa secara signifikan. Menariknya, semua bahan ini mudah ditemukan di dapur sehari-hari. Berikut beberapa bumbu dan tips yang bisa Anda gunakan untuk menghasilkan perkedel singkong pulen dan enak, dirangkum Liputan6.com pada Senin (13/4/2026).
1. Bawang Putih sebagai Bumbu Dasar
Bawang putih menjadi bumbu utama dalam pembuatan perkedel singkong. Aroma khasnya mampu meningkatkan cita rasa gurih secara alami. Haluskan bawang putih lalu campurkan ke dalam adonan singkong. Pastikan jumlahnya tidak berlebihan agar tidak mendominasi rasa.
Selain menambah rasa, bawang putih juga memberikan aroma yang menggugah selera. Kombinasi ini membuat perkedel terasa lebih nikmat. Bumbu ini hampir selalu digunakan dalam berbagai olahan gorengan. Jadi, jangan sampai terlewat saat membuat perkedel singkong.
2. Bawang Merah untuk Rasa Lebih Harum
Bawang merah memberikan sentuhan rasa manis alami dan aroma yang khas. Anda bisa mengiris tipis atau menghaluskannya sebelum dicampurkan ke adonan. Penggunaan bawang merah membuat rasa perkedel lebih kompleks. Ini menjadi pelengkap sempurna dari bawang putih.
Selain itu, bawang merah juga membantu meningkatkan aroma saat digoreng. Hasilnya, perkedel singkong akan lebih menggoda. Kombinasi dua jenis bawang ini adalah kunci kelezatan. Pastikan digunakan dengan perbandingan yang seimbang.
3. Daun Bawang agar Lebih Segar
Penambahan daun bawang memberikan rasa segar pada perkedel singkong. Iris tipis daun bawang lalu campurkan ke dalam adonan. Selain menambah rasa, tampilannya juga menjadi lebih menarik. Warna hijau memberikan kesan segar dan menggugah selera.
Daun bawang juga membantu mengurangi rasa enek pada gorengan. Ini membuat perkedel lebih ringan saat disantap. Kombinasi rasa gurih dan segar menjadi lebih seimbang. Hasilnya pun lebih nikmat.
4. Garam dan Kaldu Bubuk sebagai Penguat Rasa
Garam menjadi bumbu wajib yang tidak boleh dilewatkan. Fungsinya untuk menyeimbangkan semua rasa dalam adonan. Tambahkan secukupnya agar tidak terlalu asin. Selain garam, Anda juga bisa menambahkan kaldu bubuk.
Kaldu bubuk memberikan rasa gurih yang lebih kuat. Ini membuat perkedel singkong terasa lebih lezat. Namun, gunakan dengan bijak agar tidak berlebihan. Kombinasi ini akan menghasilkan rasa yang pas.
5. Ketumbar untuk Aroma Tradisional
Ketumbar memberikan aroma khas yang sering digunakan dalam masakan tradisional. Anda bisa menggunakan ketumbar bubuk atau yang dihaluskan. Tambahkan sedikit saja untuk memberikan sentuhan rasa unik. Bumbu ini membuat perkedel terasa lebih autentik.
Selain itu, ketumbar juga membantu meningkatkan aroma saat digoreng. Hasilnya, perkedel menjadi lebih harum. Ini menjadi salah satu rahasia rasa yang jarang diketahui. Dengan tambahan ini, cita rasa semakin kaya.
6. Telur sebagai Pengikat Adonan
Telur berfungsi sebagai bahan pengikat agar adonan tidak mudah hancur. Tambahkan satu butir telur ke dalam adonan singkong. Aduk hingga tercampur rata sebelum dibentuk. Ini membantu menghasilkan tekstur yang lebih padat namun tetap lembut.
Selain itu, telur juga memberikan rasa gurih tambahan. Hasil akhirnya lebih pulen dan tidak kering. Penggunaan telur sangat disarankan untuk hasil terbaik. Ini menjadi salah satu kunci keberhasilan.
7. Santan agar Lebih Lembut dan Gurih
Santan dapat membuat tekstur perkedel singkong menjadi lebih lembut. Tambahkan sedikit santan ke dalam adonan untuk hasil yang lebih pulen. Selain itu, santan juga memberikan rasa gurih alami. Ini membuat perkedel semakin nikmat.
Namun, gunakan santan secukupnya agar adonan tidak terlalu lembek. Kombinasi yang tepat akan menghasilkan tekstur sempurna. Perkedel pun tidak mudah keras setelah dingin. Ini menjadi tips penting yang perlu diperhatikan.
Pertanyaan Seputar Bumbu Perkedel Singkong
1. Kenapa perkedel singkong bisa keras setelah digoreng?
Hal ini biasanya karena kurangnya bahan pengikat atau kelembapan dalam adonan. Penggunaan telur dan santan bisa membantu mengatasi masalah ini. Selain itu, teknik menggoreng juga berpengaruh. Pastikan minyak cukup panas.
2. Apakah singkong harus direbus sebelum diolah?
Ya, singkong sebaiknya direbus terlebih dahulu hingga empuk. Hal ini memudahkan proses penghalusan. Selain itu, tekstur adonan juga menjadi lebih lembut. Ini penting untuk hasil yang pulen.
3. Bolehkah menambahkan bahan lain ke dalam adonan?
Tentu saja, Anda bisa menambahkan bahan seperti keju atau daging cincang. Ini akan memberikan variasi rasa yang menarik. Namun, pastikan komposisinya seimbang. Jangan sampai mengganggu tekstur utama.
4. Bagaimana cara agar perkedel tidak mudah hancur saat digoreng?
Pastikan adonan cukup padat dan tidak terlalu lembek. Gunakan telur sebagai pengikat. Selain itu, jangan terlalu sering membolak-balik saat menggoreng. Dengan teknik yang tepat, perkedel akan tetap utuh.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554713/original/095117500_1776115920-qantas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554708/original/036968400_1776113069-t_way.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551124/original/036015700_1775718642-IMG-20260409-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541020/original/023893100_1774846485-8609af26-7b4e-4d46-9697-fb36e8cf16e7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554656/original/002608800_1776085968-063_2271131980.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5553692/original/050981700_1776025650-WhatsApp_Image_2026-04-13_at_02.15.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554106/original/045644100_1776059683-Rekomendasi_Tempat_Makan_Enak_di_Cawang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554403/original/095297900_1776069465-unnamed_-_2026-04-13T153429.457.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554371/original/099750900_1776068929-katy_perry4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554420/original/017496200_1776070086-Gemini_Generated_Image_s1i1h2s1i1h2s1i1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488119/original/060860000_1769730564-Screenshot__174_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490644/original/060693700_1770019429-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554274/original/031919400_1776065209-HKTB260201_HK_Mega8_Campaign_banner_R1h_EN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419947/original/082648600_1763716280-rawon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554163/original/059294500_1776061507-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553945/original/055210800_1776054905-Klangen_Coffee___Resto_-_Dea_Syanti.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554018/original/072087200_1776057357-Depositphotos_816750580_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552132/original/061998500_1775800806-WhatsApp_Image_2026-04-10_at_12.39.17.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553796/original/000202800_1776048570-cropped-58fd9b18-7ebe-4c1c-a986-64682071e9cf.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447615/original/067533700_1765959670-cgr_bdy.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444308/original/050763000_1765775522-Screenshot__1255_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3533246/original/091243000_1628240946-Jule1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451328/original/014531400_1766285850-florian-wehde--y3sidWvDxg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4435592/original/039268900_1684722031-Aktivis_perubahan_iklim_mengubah_Air_Mancur_Trevi_Italia_menjadi_hitam-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1677282/original/072536700_1502557224-Monas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452675/original/049859600_1766421336-tata_juliastrid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448627/original/070389700_1766034915-rosalind-chang-i7JC5LCx-zM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451629/original/037720500_1766319255-prince_wales1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447392/original/016928700_1765955994-Kue_Palm_Cheese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451320/original/091153900_1766280778-kiarash-mansouri-STczlVcH100-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)