Liputan6.com, Jakarta - Kulit yang tampak awet sehat tidak terbentuk secara instan, melainkan merupakan hasil dari proses biologis yang berlangsung terus-menerus di dalam tubuh. Salah satu faktor penentunya adalah kolagen, protein struktural yang menjaga elastisitas, kekencangan, dan kelembapan kulit. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami akan menurun secara perlahan tanpa disadari. Ketika kolagen menurun, kulit lebih mudah kusam, kendur, dan muncul garis halus. Asupan makanan harian memegang peran penting dalam menjaga kesehatan kulit jangka panjang.
Banyak orang mengira kolagen hanya bisa didapat dari suplemen, padahal sumber alaminya tersebar luas pada bahan makanan sehari-hari. Makanan tertentu bekerja langsung sebagai sumber kolagen, sementara lainnya berperan sebagai pemicu pembentukannya. Ketika tubuh memperoleh nutrisi pendukung secara konsisten, proses regenerasi kulit dapat berjalan lebih optimal. Efeknya tidak hanya terasa pada tampilan kulit, tetapi juga pada kesehatan sendi dan jaringan tubuh. Berikut 18 sumber kolagen alami yang bisa membuat kulit khususnya kulit wajah tampak lebih sehat, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Sabtu (31/1/2026).
1. Tiram Segar
Tiram dikenal sebagai seafood yang mengandung kombinasi kolagen dan omega-3 dalam jumlah signifikan. Kandungan ini membantu menjaga struktur kulit sekaligus melindunginya dari peradangan kronis. Omega-3 berperan memperkuat membran sel kulit agar tidak mudah rusak. Ketika kulit terlindungi dengan baik, kolagen alami tidak cepat terurai. Efek jangka panjangnya membuat kulit tampak lebih kenyal dan sehat.
Selain manfaat untuk kulit, tiram juga berkontribusi pada kesehatan pembuluh darah. Aliran nutrisi ke jaringan kulit menjadi lebih lancar sehingga proses regenerasi berlangsung optimal. Tiram juga mengandung zinc yang mendukung pembelahan sel baru. Dengan konsumsi rutin, proses pembentukan kolagen bisa berjalan lebih stabil. Hal ini menjadikan tiram sebagai makanan pendukung kecantikan dari dalam.
2. Kaldu Tulang Ayam
Kaldu tulang ayam dihasilkan dari proses perebusan tulang dalam waktu lama hingga kolagen terurai menjadi gelatin. Bentuk ini lebih mudah diserap oleh tubuh dibanding kolagen utuh. Ketika dikonsumsi, gelatin membantu memperbaiki struktur kulit yang mulai menua. Kandungan collagen peptides di dalamnya juga meningkatkan antioksidan alami kulit. Efeknya membuat kulit lebih kuat menghadapi stres lingkungan.
Kaldu tulang juga mendukung kesehatan sendi dan jaringan ikat. Ketika sendi sehat, aktivitas fisik menjadi lebih optimal dan sirkulasi darah meningkat. Kondisi ini berdampak langsung pada nutrisi kulit. Konsumsi kaldu secara rutin memberi efek perlindungan dari dalam. Karena itulah kaldu tulang sering disebut sebagai sumber kolagen alami paling efektif.
3. Stroberi
Stroberi mengandung mangan dan vitamin C yang berperan penting dalam sintesis kolagen. Vitamin C membantu mengubah asam amino menjadi serat kolagen baru. Ketika asupan vitamin C mencukupi, produksi kolagen berlangsung lebih efisien. Kulit pun menjadi lebih cerah dan elastis. Kandungan antioksidannya juga melindungi kolagen dari kerusakan dini.
Buah ini juga membantu menjaga kelembapan kulit secara alami. Kandungan air yang tinggi mendukung hidrasi sel kulit. Ketika sel terhidrasi dengan baik, struktur kolagen menjadi lebih stabil. Stroberi juga membantu mengurangi efek radikal bebas. Kombinasi ini menjadikannya buah pendukung kulit awet muda.
4. Ceker Ayam
Ceker ayam terdiri dari sekitar 70 persen kolagen yang sangat dibutuhkan tubuh. Struktur tulang rawan dan kulitnya menjadi sumber kolagen alami yang kuat. Saat dikonsumsi, kolagen membantu proses regenerasi jaringan kulit. Efeknya membuat kulit tampak lebih halus dan segar. Banyak orang merasakan perbedaan tekstur kulit setelah konsumsi rutin.
Selain kulit, ceker ayam juga bermanfaat bagi sendi. Jaringan ikat menjadi lebih fleksibel dan tidak mudah nyeri. Ketika tubuh bergerak dengan nyaman, metabolisme berjalan lebih lancar. Proses ini turut mendukung distribusi nutrisi ke kulit. Karena itu, ceker ayam tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga kesehatan menyeluruh.
5. Tomat
Tomat kaya akan vitamin C yang berperan langsung dalam pembentukan kolagen. Vitamin ini membantu memperkuat serat kolagen agar tidak mudah rusak. Selain itu, tomat mengandung likopen sebagai antioksidan kuat. Likopen melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebih. Dengan perlindungan ini, kolagen alami dapat bertahan lebih lama.
Konsumsi tomat juga membantu meredakan kemerahan pada kulit. Proses pemulihan kulit menjadi lebih cepat setelah terpapar polusi. Ketika kulit terlindungi, produksi kolagen tidak terganggu. Tomat pun sering dijadikan bagian dari pola makan sehat. Manfaatnya terasa baik untuk kulit maupun kesehatan tubuh.
6. Iga Sapi
Iga sapi mengandung sekitar 3 gram kolagen per porsi. Jaringan ikat tebal pada bagian ini menjadi sumber kolagen tipe I dan III. Kedua tipe kolagen tersebut penting untuk kekuatan kulit dan tulang. Konsumsi iga sapi membantu menjaga elastisitas kulit dari dalam. Kulit pun terasa lebih padat dan kenyal.
Selain kolagen, iga sapi juga mengandung protein tinggi. Protein ini mendukung pembentukan asam amino pembentuk kolagen. Ketika asupan protein cukup, proses regenerasi kulit berlangsung optimal. Dengan pengolahan yang sehat, manfaatnya bisa maksimal. Iga sapi menjadi pilihan sumber kolagen hewani yang efektif.
7. Yogurt
Yogurt mengandung proline dan glycine yang dibutuhkan dalam pembentukan kolagen. Kedua asam amino ini membantu menyusun struktur kolagen baru. Selain itu, yogurt kaya probiotik yang menjaga kesehatan pencernaan. Sistem pencernaan yang sehat meningkatkan penyerapan nutrisi. Dengan demikian, kolagen dapat terbentuk lebih optimal.
Keseimbangan bakteri baik juga berdampak pada kondisi kulit. Peradangan kulit dapat ditekan secara alami. Ketika peradangan berkurang, kolagen tidak cepat rusak. Yogurt menjadi pilihan camilan sehat yang mendukung kecantikan. Konsumsi rutin memberi efek jangka panjang yang positif.
8. Salmon
Salmon mengandung kolagen yang banyak terdapat pada kulitnya. Karena itu, mengolah salmon tanpa membuang kulit memberikan manfaat maksimal. Selain kolagen, salmon kaya omega-3 yang menjaga elastisitas kulit. Omega-3 membantu mempertahankan kelembapan alami kulit. Kulit pun tampak lebih bercahaya.
Protein salmon juga mendukung perbaikan jaringan tubuh. Ketika jaringan kulit diperbaiki secara konsisten, tanda penuaan bisa diperlambat. Salmon juga membantu mengurangi peradangan kronis. Efek ini melindungi kolagen dari degradasi. Kombinasi nutrisi salmon menjadikannya makanan premium untuk kulit sehat.
9. Brokoli
Brokoli menyediakan asam askorbat dalam jumlah tinggi. Asam ini diperlukan tubuh untuk memproduksi kolagen setiap hari. Ketika kebutuhan vitamin C terpenuhi, pembentukan kolagen berlangsung optimal. Brokoli juga mengandung beta-karoten sebagai antioksidan. Zat ini membantu mencegah kerusakan kolagen akibat radikal bebas.
Konsumsi brokoli juga mendukung kesehatan sel kulit. Nutrisi di dalamnya membantu proses detoksifikasi alami. Kulit menjadi lebih bersih dan segar. Ketika lingkungan sel sehat, kolagen dapat bekerja maksimal. Brokoli pun menjadi sayuran penting untuk kulit awet sehat.
10. Udang
Kulit udang tersusun atas 60 hingga 75 persen kolagen. Bagian inilah yang sering dibuang padahal paling bernilai. Kolagen udang membantu memperbaiki tekstur kulit. Konsumsi utuh memberikan manfaat kolagen lebih besar. Selain itu, udang juga kaya protein.
Protein udang membantu pembentukan jaringan baru. Ketika jaringan kulit terus diperbarui, kulit tampak lebih muda. Udang juga mengandung mineral penting seperti selenium. Mineral ini melindungi sel kulit dari stres oksidatif. Efeknya membuat kulit lebih kuat dan sehat.
11. Putih Telur
Putih telur mengandung proline yang dibutuhkan untuk produksi kolagen. Meski tidak mengandung kolagen langsung, perannya sangat penting. Proline membantu tubuh menyusun kolagen baru. Dengan asupan cukup, produksi kolagen tidak terhambat. Kulit pun lebih elastis dan lembap.
Putih telur juga rendah lemak dan mudah diolah. Konsumsi rutin membantu menjaga keseimbangan nutrisi. Ketika nutrisi terpenuhi, proses regenerasi kulit berjalan lancar. Putih telur sering dijadikan menu sehat harian. Manfaatnya terasa perlahan namun konsisten.
12. Sarden
Kolagen sarden banyak terdapat pada kulit dan tulangnya. Proses presto membuat tulang lunak dan mudah dikonsumsi. Dengan begitu, kolagen dapat diserap optimal. Sarden juga mengandung omega-3 yang baik untuk kulit. Kombinasi ini membantu menjaga tekanan darah.
Ketika sirkulasi darah lancar, nutrisi ke kulit meningkat. Proses regenerasi pun menjadi lebih efektif. Sarden juga mendukung kesehatan jantung. Tubuh yang sehat membantu menjaga kualitas kulit. Karena itu, sarden menjadi pilihan makanan kolagen yang praktis.
13. Bawang Putih
Bawang putih mengandung sulfur yang dibutuhkan dalam sintesis kolagen. Sulfur membantu menjaga struktur kolagen agar tidak mudah rusak. Selain itu, bawang putih juga memiliki sifat antiinflamasi. Peradangan yang rendah membantu kolagen bertahan lebih lama. Kulit pun menjadi lebih sehat.
Konsumsi bawang putih juga mendukung sistem imun. Ketika imun kuat, tubuh lebih optimal memperbaiki jaringan. Proses ini berdampak pada regenerasi kulit. Bawang putih mudah ditambahkan ke berbagai masakan. Manfaatnya terasa menyeluruh.
14. Jeruk
Jeruk kaya vitamin C yang penting untuk pembentukan kolagen. Tanpa vitamin C, tubuh tidak bisa menyusun kolagen dengan baik. Konsumsi jeruk membantu mencegah penurunan kolagen. Kulit pun terhindar dari kekusaman. Vitamin C juga memperkuat pembuluh darah.
Ketika pembuluh darah kuat, nutrisi kulit tersalurkan dengan baik. Jeruk juga membantu mengurangi risiko memar. Hal ini menandakan struktur kulit lebih sehat. Konsumsi rutin memberi efek perlindungan jangka panjang. Jeruk menjadi buah sederhana dengan manfaat besar.
15. Cumi-Cumi
Bagian mantle cumi-cumi mengandung sekitar 12 persen kolagen. Kandungan ini membantu memperkuat jaringan kulit. Kolagen dari seafood juga relatif mudah diserap tubuh. Konsumsi cumi membantu menjaga elastisitas kulit. Kulit terasa lebih kenyal dan padat.
Cumi juga mengandung protein tinggi. Protein mendukung pembentukan asam amino pembentuk kolagen. Ketika asupan protein tercukupi, regenerasi kulit berlangsung optimal. Cumi bisa diolah dengan berbagai cara sehat. Manfaatnya terasa jika dikonsumsi rutin.
16. Kaki Babi
Kaki babi dikenal sebagai sumber kolagen tinggi. Kandungan kolagennya membantu menjaga kebugaran sendi. Selain itu, kolagen kaki babi juga mendukung kekencangan kulit. Banyak budaya mengonsumsinya untuk kesehatan kulit. Efeknya terasa secara bertahap.
Kolagen dari kaki babi juga mendukung massa otot. Ketika otot kuat, metabolisme tubuh meningkat. Proses ini berdampak pada kesehatan kulit. Kulit menjadi lebih segar dan terawat. Konsumsi seimbang memberikan hasil optimal.
17. Daging Sapi Bagian Flank
Flank sapi mengandung sekitar 2,5 gram kolagen per porsi. Bagian ini memiliki jaringan ikat yang cukup tinggi. Kolagen membantu memperkuat struktur kulit. Konsumsi flank sapi juga memberi asupan protein penting. Protein ini mendukung regenerasi jaringan.
Pengolahan yang tepat menjaga kandungan nutrisinya. Dengan nutrisi lengkap, kulit lebih tahan terhadap penuaan. Flank sapi sering diolah sebagai steak. Manfaatnya tidak hanya pada rasa, tetapi juga kesehatan. Kulit pun terasa lebih kencang.
18. Kacang-Kacangan
Kacang-kacangan mengandung zinc yang mendukung produksi kolagen. Zinc membantu proses pembelahan sel kulit. Selain itu, kacang juga kaya vitamin E sebagai antioksidan. Antioksidan melindungi kolagen dari kerusakan. Kulit menjadi lebih lembap dan sehat.
Kacang almond dan kenari juga mendukung elastisitas kulit. Lemak sehatnya membantu menjaga kelembapan alami. Konsumsi secukupnya memberi manfaat maksimal. Pola makan seimbang sangat dianjurkan. Kacang menjadi pelengkap nutrisi kolagen alami.
Pertanyaan seputar Makanan Sumber Kolagen
Apakah kolagen dari makanan benar-benar bekerja?
Ya, kolagen dari makanan dipecah menjadi asam amino yang digunakan tubuh untuk membentuk kolagen baru.
Makanan apa yang paling cepat meningkatkan kolagen kulit?
Makanan tinggi vitamin C dan protein seperti jeruk, ikan, dan kaldu tulang bekerja paling efektif.
Apakah kolagen alami lebih baik dari suplemen?
Kolagen alami memberikan nutrisi pendukung lengkap, sedangkan suplemen bersifat tambahan.
Berapa lama efek kolagen dari makanan terlihat?
Umumnya perubahan mulai terasa setelah konsumsi rutin selama beberapa minggu.
Apakah usia memengaruhi produksi kolagen?
Ya, produksi kolagen menurun seiring bertambahnya usia sehingga asupan nutrisi menjadi penting.

3 weeks ago
47
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436286/original/027618800_1765167738-Ide_Jualan_Minuman_Cup_Sederhana_untuk_Produk_Cokelat_Hangat_dan_Kopi_Gula_Aren_Panas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420568/original/009927800_1763794275-ubi_cilembu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510887/original/095725800_1771842183-Gemini_Generated_Image_jy8pc7jy8pc7jy8p.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4777981/original/067485400_1710879359-young-muslim-businesswoman-check-product-purchase-order-stock-save-tablet-computer-work-home-office_7861-2997.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4894595/original/094443000_1721262079-fotor-ai-202407187201.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511656/original/021660000_1771915641-sahur__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4046521/original/050757400_1654679476-hainanese-chicken-rice-steamed-rice-with-chicken-asian-food-style_1339-155917.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5511545/original/075593400_1771912199-sahur.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988352/original/070445600_1730521952-fotor-ai-20241102113127.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511436/original/039994000_1771909117-Kentang_Panggang_Sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426592/original/079842900_1764310895-Gemini_Generated_Image_ojw24hojw24hojw2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509460/original/003972000_1771714799-Gemini_Generated_Image_873br7873br7873b_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509016/original/078334000_1771647759-ChatGPT_Image_Feb_21__2026__10_59_43_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4747697/original/068152300_1708409408-young-people-using-reels.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4930209/original/093047700_1724826163-WhatsApp_Image_2024-08-28_at_13.03.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500638/original/020943300_1770872557-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3543485/original/026270900_1629265067-20210818-FOTO---VAKSINASI-IBU-HAMIL-HERMAN-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771371/original/083671100_1710334470-20240313-Pasar_Takjil_Benhil-HER_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)