Resep Kue Cucur Gula Pasir Takaran Gelas, Berserat dan Bersayap Cantik

5 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Kue cucur gula pasir bisa menjadi pilihan camilan tradisional yang mudah dibuat di rumah. Rasanya manis, bagian tengahnya empuk, sementara bagian pinggirnya memiliki tekstur sedikit renyah dan khas.

Tak perlu menggunakan timbangan dapur untuk membuatnya. Resep kue cucur gula pasir berikut menggunakan takaran gelas, sehingga lebih praktis untuk dicoba, termasuk bagi pemula.

Kunci membuat kue cucur yang berserat dan memiliki bentuk bersayap bukan hanya pada bahan, tetapi juga pada konsistensi adonan, proses pengadukan, serta suhu minyak saat menggoreng. Jika minyak terlalu panas, bagian luar bisa cepat matang sementara bagian dalam belum sempurna.

Resep Kue Cucur Gula Pasir Takaran Gelas

Bahan-bahan

  • 1 gelas tepung beras
  • 1/2 gelas tepung terigu
  • 1/2 gelas gula pasir
  • 1 1/2 gelas air
  • 1 lembar daun pandan
  • 1/4 sendok teh garam
  • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Catatan: Gunakan gelas dengan ukuran yang sama untuk mengukur semua bahan agar perbandingannya tetap konsisten.

Cara Membuat Kue Cucur Gula Pasir

1. Buat larutan gula

Masukkan air, gula pasir, garam, dan daun pandan ke dalam panci. Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga gula larut.

Tidak perlu memasaknya sampai menjadi sirup yang terlalu kental. Setelah gula larut, matikan api dan biarkan larutan gula hingga hangat.

2. Campurkan tepung

Masukkan tepung beras dan tepung terigu ke dalam wadah. Tuangkan sedikit demi sedikit larutan gula hangat sambil diaduk menggunakan whisk atau spatula.

Aduk hingga tidak ada bagian tepung yang menggumpal.

3. Aduk atau pukul adonan

Setelah adonan tercampur, aduk dengan kuat selama beberapa menit. Proses ini membantu membentuk tekstur khas kue cucur.

Adonan sebaiknya memiliki konsistensi lebih encer daripada adonan gorengan, tetapi tidak terlalu cair seperti air.

Jika adonan terlalu kental, tambahkan sedikit air. Sebaliknya, jika terlalu encer, tambahkan sedikit tepung.

4. Diamkan adonan

Tutup wadah dan diamkan adonan sekitar 30–60 menit.

Tahap ini tidak sebaiknya dilewati jika ingin mendapatkan tekstur kue cucur yang lebih baik.

Cara Menggoreng Kue Cucur Gula Pasir

5. Panaskan minyak

Tuangkan minyak secukupnya ke dalam wajan kecil atau cekung. Gunakan api sedang cenderung kecil.

Minyak tidak perlu terlalu banyak. Kue cucur justru lebih mudah dibentuk jika digoreng dengan minyak yang cukup untuk membuat bagian bawah kue terendam.

6. Tuang adonan

Setelah minyak panas, aduk adonan terlebih dahulu. Ambil sekitar satu sendok sayur adonan, kemudian tuangkan ke bagian tengah wajan.

Adonan akan mengembang dan membentuk lingkaran dengan sendirinya.

7. Siram bagian tengah dengan minyak

Saat bagian pinggir mulai membentuk tekstur berserat dan bagian tengah masih terlihat basah, siram-siram permukaan kue dengan minyak panas menggunakan sendok.

Hindari membalik kue terlalu sering. Cukup siram bagian atasnya sampai permukaan matang dan bagian tengahnya tidak lagi terlihat basah.

8. Angkat dan tiriskan

Jika bagian pinggir sudah kecokelatan dan bagian tengah matang, angkat kue cucur.

Tiriskan dengan posisi sedikit miring atau letakkan di atas rak agar minyak berlebih dapat turun.

Kue cucur gula pasir siap disajikan.

Tips Agar Kue Cucur Berserat dan Tidak Bantat

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil kue cucur tidak keras atau gagal membentuk serat.

1. Jangan menggunakan larutan gula yang terlalu panas

Larutan gula yang baru mendidih sebaiknya tidak langsung dicampurkan ke tepung. Tunggu sampai hangat terlebih dahulu.

Cairan yang terlalu panas dapat memengaruhi tekstur adonan.

2. Perhatikan kekentalan adonan

Adonan kue cucur tidak boleh terlalu kental. Jika terlalu kental, kue dapat menjadi berat dan sulit membentuk serat.

Namun, adonan juga jangan dibuat terlalu encer karena kue bisa melebar dan sulit mengembang di bagian tengah.

3. Aduk adonan dengan cukup

Mengaduk adonan dengan kuat merupakan salah satu tahap penting dalam pembuatan kue cucur.

Tidak perlu menggunakan mixer. Whisk atau spatula juga bisa digunakan selama adonan benar-benar tercampur dan diaduk dengan baik.

4. Jangan menggunakan api besar

Ini salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi. Minyak yang terlalu panas membuat bagian luar kue cepat kecokelatan, tetapi bagian tengah belum matang. Akibatnya, kue cucur bisa terlihat matang dari luar tetapi masih terasa basah atau bahkan berminyak di bagian dalam. Gunakan api sedang cenderung kecil dan sesuaikan selama proses menggoreng.

Tepung dapat mengendap di dasar wadah selama adonan didiamkan. Karena itu, aduk kembali adonan sebelum mengambil setiap sendok sayur. Cara ini membantu menjaga konsistensi setiap kue yang digoreng.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Kue Cucur Gula Pasir Takaran Gelas

Berapa gelas tepung untuk membuat kue cucur?

Resep ini menggunakan 1 gelas tepung beras dan 1/2 gelas tepung terigu. Takaran tersebut kemudian dicampur dengan 1/2 gelas gula pasir dan 1 1/2 gelas air.

Apakah tepung terigu bisa diganti?

Bisa, tetapi hasil teksturnya dapat berbeda. Tepung beras merupakan bahan utama yang memberikan karakter khas pada kue cucur, sedangkan tepung terigu membantu memberikan struktur pada adonan.

Mengapa kue cucur berminyak?

Kue cucur bisa menjadi terlalu berminyak jika minyak belum cukup panas ketika adonan dimasukkan. Sebaliknya, api yang terlalu besar juga tidak tepat karena bagian luar cepat matang sementara bagian dalam belum matang.

Apakah adonan kue cucur harus didiamkan?

Sebaiknya iya. Mendiamkan adonan selama sekitar 30–60 menit membantu proses hidrasi tepung dan dapat menghasilkan tekstur yang lebih baik.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |